Kaca Mata Saya

segala hal yang terlihat oleh saya

Kaca Mata Saya - segala hal yang terlihat oleh saya

Tolong Tinggalkan Petunjuk

Rasakan fluida angin sore setiap kali berselancar bersama. Menelusuri jalan. Tanyakan pada sepeda motor yang pernah bawa kita pergi kemana saja. Asalkan saat itu sore benderang. Kamu pernah bilang jalan-jalan sore itu menyenangkan. Aku juga demikian. Sejak saat itu muncul belasan rencana, ketika menjelang sore matahari masih bercahaya. Kita selalu bahagia dikala sore itu datang.

Aku nikmati setiap detiknya. Hampir setiap hari kemarau sore jadi saksi.

Ada satu set lapangan. Mulai dari lintasan lari dan area beraspal untuk bermain sepatu roda. Kamu pernah bilang ingin bermain dengan tiga pasang roda kecil di kaki. Sayangnya aku tak suka berkeringat. Kamu mengalah. Jadi kita habiskan sore dengan mengirup dalam-dalam aroma hangatnya. Hangatkan dada. Hangatkan kita.

Hingga suatu hari kamu bercerita tentang hati. Kamu jatuh cinta pada pemuda belia. Apa yang bisa ia bagi denganmu?

Keraguanku timbul saat kau bahas tentang bersenang-senang.

Sore hangat, angin sejuk dan bersamaku, itu bukan bersenang-senang?

***

Bulan lalu awan abu-abu berkuasa atas nama musim hujan. Setiap saat lembab. Tapi kini kemarau datang. Yang membuatku girang adalah sore cerah dan kamu. Sahabat soreku.

Aku pergi ke dokter. Tak ada yang salah dengan tubuhku. Aku bersumpah, sore ini beku. Matahari keemasan, langitnya masih biru bahagia. Tapi seluruh tubuhku kelu.

Sembari menunggu musim penghujan usai, ternyata pemuda itu telah ciptakan bunga-bunga disekujur hidupmu. Tapi aku masih ingin habiskan sore denganmu. Disaat yang sama, aku juga ingat. Kamu pernah mengidam-idamkan sebuah kebahagiaan. Jadi sekarang telah kau dapati kebahagiaan itu.

Bersamaku tidak bahagia?

Pernah pula kamu katakan masalah kesepian. Itu salah satu sebab kamu hampiri aku yang juga kesepian. Tapi dengan begitu, aku pikir sepi itu hilang bersama uap panas yang pecah tadi siang.

Memang tak bisa salahkan dirimu, sahabat. Kamu berlari menghampiri mimpimu. Tapi kamu lupa akan satu hal.

Aku…

Minimal tinggalkan petunjuk…

Bagaimana cara habiskan sore ini ~~ sendiri?

Category: Serpihan Kaca
  • ayu emiliandini says:

    hiqmawannp :

    yuu bahasanya mateng gila,,hahaa

    untuk belum keburu bosok yo wan haahaha

    May 5, 2013 at 11:43 am
  • wahyuprabowob says:

    luar biasa lah penulis “KILOMETER” yang satu ini hahhah

    May 6, 2013 at 12:15 am
  • ayu emiliandini says:

    wahyuprabowob :

    luar biasa lah penulis “KILOMETER” yang satu ini hahhah

    jiahahah kilometer dibawa-bawa. thank you Uwai

    May 6, 2013 at 5:40 am
  • Mahmud says:

    “Bagaimana cara habiskan sore ini ~~ sendiri?”

    Ungkapan seperti ini yang terkadang melupakan tentang bagaimana cara untuk bahagia..

    hhahahaa…
    good luck sista, skrg kan udah jauh lebih dari move on..

    May 6, 2013 at 8:41 am
  • ayu emiliandini says:

    Mahmud :

    “Bagaimana cara habiskan sore ini ~~ sendiri?”
    Ungkapan seperti ini yang terkadang melupakan tentang bagaimana cara untuk bahagia..
    hhahahaa…
    good luck sista, skrg kan udah jauh lebih dari move on..

    pertama, ini cerita nyata. pemeran utama itu aku sendiri.
    kedua, aku bener2 pernah galau karena pertanyaan “bagaimana cara habiskan sore ini~~sendiri?”

    untungnya aku cepat dapat key word. ketika aku mulai hidup bersama diri yang seutuhnya, sendiri itu bukan berarti sendirian. dan bagaimana cara habiskan sore ini sendiri? habiskan dengan diri sendiri pastinya hahahhaa…

    bahkan itu jauh lebih menyenangkan.

    May 6, 2013 at 10:04 am
  • galangpratama says:

    mantep yu,, sampe ngiler gw bacanya..hahaha

    May 6, 2013 at 10:43 am
  • ayu emiliandini says:

    galangpratama :

    mantep yu,, sampe ngiler gw bacanya..hahaha

    emang tulisan gw kaya tahu isi heheheeh

    May 6, 2013 at 11:48 am
  • wulan nuriana says:

    kayanya emang harus belajar nulis sama teh ayu deh :p

    May 7, 2013 at 10:17 am
  • ayu emiliandini says:

    wulan nuriana :

    kayanya emang harus belajar nulis sama teh ayu deh :p

    boleh hehehehe

    May 7, 2013 at 12:04 pm

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Before you post, please prove you are sentient.

What is the outer covering of a tree?