Kaca Mata Saya

segala hal yang terlihat oleh saya

Kaca Mata Saya - segala hal yang terlihat oleh saya

Bagaimana kabarku saat ini?

Setahun belakangan – Indekos – Bandung

Bangun tidur. Kucek-kucek mata. Guling-guling. Buka leptop. Lampu modem kedip-kedip. Buka Google Chrome. Melipir ke member area. Nongkrong di dashboard. Klik new post. Sepuluh jari menari-nari di atas keyboard leptop. Isi kepala berdendang ria, mengeja setiap lafal aksara untuk membahasakan seluruh keinginan jiwa sampai raga. Alhasil, 2-4 posting dalam sehari.

Sekarang – home sweet hometown – Balikpapan

Bangun tidur. Kucek-kucek mata kilat sambil melipir ke jemuran. Ambil handuk, sangkutin di bahu. Mama teriak dari dapur, “Ayuuu… air angetnya udah. Cepet mandi.”. Lirik jam dinding di ruang tamu, setengah tujuh pagi. Mandi. Byuurrr-byuurrr. Ganti baju. Kemeja, blue jeans, pink nike sneakers, jam tangan ungu, hazel eye cat glasses, dan yang terakhir name tag (badge). Sarapan kilat. Ngunyah sambil make helm. Manasin si pink scoopy. Tarik gas. Melipir kece ke kantor. Ngendog di depan leptop. Break lunch pulang ke rumah. Ngantor lagi sampe sore. Alhasil, nyampe rumah tewas sambil bawa pengalaman baru.

Itu dia guys. Kenapa mulai dari bulan lalu kuantitas posting yang diproduksi menurun yeah cukup drastis. Dan bulan ini baru ada satu posting. Itu juga bukan apa-apa. Sekedar cerita singkat tenang kota kelahiran yang sering di pandang sebelah mata. Karena dia kecil. Segala hal yang bernaung di dalamnya dianggap kecil. Bukan salah mata lain yang melihat sekelebat menghilang. Toh dia kota kecil. Dan aku lahir di sana. Tubuh dan berkembang di sana. Walau aku khianati dia sebentar, sekitar 4-5 tahun di kota besar. Bandung.

Bagaimana tugas akhir? Bagaimana running? Masih ada, masih hidup, tapi sedang tidak berjalan. Aku pending untuk beberapa bulan kedepan untuk proses lain yang sedang dilewati. Kerja praktek. Itu dia, dari senin-jumat hidup di kantor dengan gumpalan step by step tentang efisiensi energi dalam bangunan gedung atau biasa orang familiar dengan konsen green building office. Aku familiar dengan ini? Seminggu yang lalu tidak. Tapi semakin kesini semakin baik. Bisa dibilang ~do more and then you will get more~ atau ~take the challenge more and then you will learn more ~.

Satu topik yang tidak pernah terlitas dalam kepala ketika duduk di bangku perkuliahan jurusan Teknik Lingkungan di salah satu institut swasta di Bandung tapi topik inilah yang akan aku analisa pada salah satu Oil and Gas Company besar di dunia. Dan perusahaan ini hidup dan tumbuh berkembang di kota kecil Balikpapan yang banyak dipandang sebelah mata. Ambil sebelah matamu yang lain dan lihat dia lebih jauh. Dia tidak kecil.

Ingin aku ceritakan tentang bagaimana kota kecil ini begitu mudah dirindukan. Atau bagaimana kamu akan jatuh cinta dengan kesederhanaan yang belum tentu dimiliki kota besar yang serba kompleks. Ingin sekali. Tapi sebagian dari dalam diri belum siap. Nanti akan aku ceritakan. Segalanya butuh waktu yang tepat.

Jadi, bagaimana kabarku saat ini? Masih tertanam di atas kursi, di depan leptop, duduk di bawah saluran HVAC yang sudah didesain dalam comfort zone orang-orang asia (kalau aku ikuti comfort zone makhluk-makhluk expatriate, sekarang juga aku ambil jaket dan syal). Isi kepala penuh dengan pertimbangan topik yang masih perlu diperhalus sesuai dengan skala kapasitasku. Mahasiswa S1 On the Job Training di divisi HSE/ENVIRO. Sulit? No, it’s easy. Hanya butuh penyesuaian diri dan berpikir dua kali lebih cepat untuk merespon segala masukan dan kritikan. Ini perusahaan asing. Ini bukan kantor kecil seperti orang-orang katakan tentang Balikpapan, kecil. Dia tidak kecil. Aku bilang dia jauh lebih besar, asal kamu ambil sebelah matamu lagi untuk lihat dia lebih dekat.

Betapa kamu akan terkejut. Ia sangat mudah untuk diinginkan. Bahkan orang-orang Jakarta ingin tempatkan ibu kota negara disini. Dan aku benci pertimbangan itu. Sangat benci. Kota ku kota kecil tapi ingin jadikan dia sebagai ibu kota negara. Padahal sedang dipandang sebelah mata. Entah kemana sebelah mata yang lain. Juling mungkin.

Bagaimana kabarku saat ini? Aku baik-baik saja. :)

Category: Aku
  • ayu emiliandini says:

    sucilestari :

    Wah good luck ya KP nya yu, anyway aku suka backsound blog kamu, manis, hehe

    yuhuuu makasih kak suc… soundnya semanis aku??? hahahahaa

    June 15, 2013 at 11:14 pm
  • pujiprabowo says:

    semangat!

    July 2, 2013 at 10:54 am
  • ayu emiliandini says:

    pujiprabowo :

    semangat!

    thanks big bro (^_^)9

    July 3, 2013 at 2:26 am

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Before you post, please prove you are sentient.

What is melted ice?