Kaca Mata Saya

segala hal yang terlihat oleh saya

Kaca Mata Saya - segala hal yang terlihat oleh saya

Wahana Kelima #7

Klik!

“Hallo.”

“Hallo, yu dimana?”

“Aku di wahana Keping Pedia ni, baru aja beres. Kang Ibam dimana?”

“Aku juga di deket Keping Pedia nih, pake baju oren, ngejreng.”

Aku clingak-clinguk di pintu keluar wahana, gak nemu tuh makhluk berbaju oren ngejreng bin gonjreng. Jangan-jangan dia berdiri di pintu masuk. Eh iya bener. Itu dia kang Ibam dengan kaos oren Kelas Inspirasinya.

Siapa lagi nih Ibam?

Aku cerita dulu sedikit ya. Jadi begini ceritanya. Pertama kali aku ketemu si makhluk eksis ini, di event Kelas Insprasi Bandung 20 Februari 2013 lalu. Doski jadi MC disana. Satu hal yang paling nempel di kepala, hahahha… waktu kang Ibam memperagakan dancing open banana di depan semua inspirator dan volunteer. Tahu kan dancing open banana kayak apa. Dan dia joged-joged sendiri dan haahahaa… yah begitulah.

Kang Ibam lang ng-MC di briefing kelas inspirasi bandung.

Usut punya usut. Ternyata dia temennya si @jhengroroo di Forum Indonesia Muda. Nah siapa lagi Jeng Roro? Dia temen aku di Beswan Djarum angkatan ke-27 Regional Surabaya. Jadi intinya, dunia ini sempit yaaaahhh… Dan ternyata ketemu lagi sama makhluk ini di event Indonesia Mengajar.

Ternyata dia baru keluar dari wahana hhhmm sebentar, antara Sains Berdendang, Melodi Ceria atau Teater Dongen, aku lupa ahhaha… Baru juga ketemu. Langsung minta difoto. Yaelah bro~~

Nih wujudnya. Pose doang di samping board, tapi aslinya mah dia gak masuk ke dalam wahana Surat Semangat ahhahaha…

Bersama si oren ngejreng gonjreng a.k.a kang Ibam

Bertukar kabar dan berceloteh ini-itu. Dari dia juga akhirnya aku kenalan sama beberapa panitia relawan yang dulunya juga terlibat di Kelas Inspirasi. Dan ide gila bermula dari sini.

“Aku mau ke wahana Video Profesi, mau ikut gak?” Entah kang Ibam beneran ngajak atau nanya doang.

“Lah, aku kan belum lulus. Mau cerita apa tentang profesi?” 

“Kalau masih kuliah, kamu bisa cerita tentang apa yang kamu pelajari di jurusan kamu. Tadi juga ada yang seperti itu kok.” Jawab lengkap salah satu teman Kang Ibam yang baru aku kenal beberapa menit (dan aku lupa siapa namanya ahahha…).

“Jadi mau ikut gak?” Kang Ibam nanya lagi

“Okey deh.” 

Berjalan menuju wahana kelima dari perjalanan FestivalGIM ku hari ini. Sebentar yah hhmmm… Video Profesi tentang materi yang aku pelajari di kuliah. Teknik Lingkungan itu~~ Aduuh luas banget. Segala jenis elemen bumi (air, tanah, udara~~ avatar the legend of aang) ada di materi kuliah. Mau diceritain semua?

Sambil mikir, sambil registrasi sebelum masuk wahana ekstrim ini. Gak lama kemudian, aku terima papan blackboard lumayan besar. Di papan ini aku bisa nulis kilat script yang aku pakai saat rekaman video nanti. Gini aja deh, kenapa aku sebut wahana ini wahana ekstrim? Bayangin aja, aku berangkat tanpa ada persiapan apapun untuk wahana yang satu ini. Bahkan aku mau cerita tentang profesi apapun masih bingung. 

“Kang, mending aku cerita tentang Teknik Lingkungan atau tentang Blogger?” Semoga dapet pencerahan dari kang Ibam.

“Blogger aja.” Sambil sibuk nulis-nulis di blackboard pake kapur warna-warni.

Okey… Aku setuju. Eh tapi anak SD emang ada yang udah ngerti blog atau blogger? Yaelah bingung lagi kan.. Setelah berpikir kilat dan keras akhirnyaaa…

“Yaudah deh, aku cerita tentang profesi penulis. hahahaa…”

Pilihan jatuh ke profesi penulis (padahal baru satu naskah yang berhasil dicetak ke pasaran ahahah…)

Gak lama kemudian salah satu kakak panitia datang sambil memberikan arahan. Jadi, di dalam wahana ini, ada beberapa point yang harus disampaikan oleh para relawan. Pertama, perkenalan diri dan profesi. Kedua, apa saja aktivitas yang dilakukan selama menjalani profesi itu. Ketiga, apa saja yang didapat selama menjalani profesi itu. Keempat, bagaimana caranya mencapai profesi itu. Dan yang terakhir, apa alasan menyukai profesi itu.

Alamak!!!!! Mendadak horror begini. Sebenarnya sih point-point itu tergolong standard cuman bagi aku yang sama sekali blank yaaahh… gimana yah… hhmmm…

Oya, khusus di wahana ini aku sama sekali gak kepikiran untuk ambil foto atau apalah. Yang ada di kepala, gimana caranya aku bisa tampil maksimal dengan modal yang super minimalis begini #panik.

Kembali ke wahana Video Profesi. Aku sudah selesaikan script kilat super pendek dan masuklah aku ke dalam ruangan kecil dengan background logo Indonesia Mengajar. Di depanku sudah ada kamera lengkap dengan three-pod. Satu kakak panitia yang megang kamera dan satu lagi memegang papan blackboardku.

“Durasi Video 3-5 menit. Kalau sudah sampai menit ketiga, akan diberi peringatan kartu kuning. Kalau waktu sudah habis kartunya warna merah. Rekaman ini satu kali take ya.” Briefing lengkap dari kakak panitia.

HAH!!! Sekali take? Gak pake ngulang? Duh lengkap nih horrornya *mengkeret di pojokan*. Tiba-tiba kaki dan tangan gemetaran, kemudian blank, kemudian panik lagi dan mendadak tarik nafas ala-ala yoga. Tapi tetap aja jantung di dalem nih jedag-jedug kayak lagi main trampolin. Kemudian lumayan sedikit tenang dan–

“Sudah siap?”

“Okey!” 

Show must go on, men.

“Relax aja ya. Rekaman akan dimulai dari hitungan ketiga. Satu… Dua…”

Senyum, tarik nafas dan—

“Tiga!!”

“Hai adik-adik. Perkenalkan, namaku Ayu Emiliandini. Aku penulis dan aku menuliskan semua yang aku lihat, aku dengar dan aku rasakan (dan bla~~ bla~~ bla~~)”

Hingga akhirnya…

“Sebelum berangkat menulis jangan lupa membaca ya. Baiklah adik-adik, selamat menulis..”

Dadah-dadah cantik dan, cut!!!! Huuffttt.

“Tadi nyampe 3 menit mbak?” Tanyaku penasaran.

“Gak nyampe semenit malah.”

Kemudian aku melihat stopwatch di tangan kakak panitia, 47 detik. Halaaah-halaaahhh ya iyalah gak sampai semenit hahahaha…

Mungkin aku adalah relawan wahana Video Profesi dengan penampilan dan persiapan terburuk. I’ve done my best. Tapi senyum ramah kakak panitia ini bikin aku tenang, minimal aku sudah memeberanikan diri masuk ke dalam wahana ini. Yeah wahana kelima selesai daannnn….

My Fifth sticker!!!

Ganjil sudah 5 wahana yang aku datangi hahaahha… Kalau genap mah 6, 8 atau 10.

Sebentar, seingatku tadi handophone sempat bergetar sebelum aku rekaman video. Begitu buka layar handphone, Oh ya ampun! Teh Suci!

bersambung

Wahana Keempat #6

Kembali ke Bandung #8

Category: FestivalGIM

    Pingback/Trackback

    Kaca Mata Saya » Blog Archive » Wahana Keempat #6

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Before you post, please prove you are sentient.

What color is a typical spring leaf?