Kaca Mata Saya

segala hal yang terlihat oleh saya

Kaca Mata Saya - segala hal yang terlihat oleh saya

Dingin #puisimalam

Aku butuh sekian lapis jaket. Kamu hanya butuh selapis kulit. Begitu cintanya kamu dengan dingin. #puisimalam @nulisbuku

Saat sore sejukpun aku masih berbalut jaket. Kamu bilang ini hanyat. Aku membatin sambil mengutuk dingin. #puisimalam @nulisbuku

Kamu bilang malam ini dingin. Aku sudah membeku. Dingin enggan bersahabat dengan wanitra tropis. Aku. #puisimalam @nulisbuku

Sempat berkelakar tentang persahabatan matahari dan pantai, tapi kamu berteman dengan dinginnya Bandung. #puisimalam @nulisbuku

Satu hal mengejutkan, waktu kamu bilang ingin hidup di Bali. Udara lembab dan gerah. Jauh dari dingin. #puisimalam @nulisbuku

Bermain di pantai. Aku hanya butuh selembar kaos. Bagaimana dengan kulitmu? Betah jika jauh dari dingin? #puisimalam @nulisbuku

Setiap kali bersama, teori dingin selalu berhasil kita patahkan. Kita buat dunia sendiri. Kita hangat. #puisimalam @nulisbuku

Sebenarnya kita tah butuh pantai untuk bertahan. Dalam dingin pun kita tetap hidup. Kita hangat. #puisimalam @nulisbuku

Tak apa kota ini berselimut kabut dingin. Kita cukup tertawa dan pecahkan setiap embun menjelang fajar. #puisimalam @nulisbuku

“Mau liburan kemana nih kita?” Tanyamu. “Puncak, kita pecahkan dingin disana.” Jawabku riang. #puisimalam @nulisbuku

Kita cukup tertawa. Dingin pecah karena kita hangat.

Category: Bilik Kecil
  • ayu emiliandini says:

    I’m totally miss you

    October 21, 2014 at 2:54 am

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Before you post, please prove you are sentient.

What is 6 times 2?