Kaca Mata Saya

segala hal yang terlihat oleh saya

Kaca Mata Saya - segala hal yang terlihat oleh saya

Siluet

Silau di tepi punggung yang gelap. Dia lebih suka bekerja di ruang yang remang. Hanya butuh terang di depan mata. Selebihnya gelap untuk memusatkan perhatian. Aku berselimut gelap. Memperhatikan dari belakang. Punggungnya hitam karena terang jatuh di depan dada. Gemericik sepuluh jemari di atas keyboard dan sesekali klik dari tombol mouse.

Lehernya memakan gaji buta. Sepenuhnya mata yang berkelok-kelok dari sudut satu ke sudut layar lainnya. Sesekali ia gerakaan leher. Kepala ke kanan dan kiri seperti patah. Kemudian leher kembali memakan gaji buta. Hanya sebagai penopang kepala. Atau dia lupa masih punya leher.

Layarnya masih bersinar. Tempatku menatap seperti menyelinap di belakang bayangan. Ia duduk tepat di depan layar komputer. Satu lampu meja menyoroti keyboard. Mungkin dia tidak akan butuh lampu itu lagi kalau sudah berhasil membeli keyboard canggih. Deret huruf dan angka yang dapat menyala dalam gelap.

Dia masih mengerjakan tugas desainnya di tengah malam. “Biasa anak muda, baru dapat ide kalau tengah malam. Jadi kerjanya malam.” Ujarnya kepada seseorang di seberang udara sana. Saat seorang teman lama menanyakan kabarnya lewat telpon genggam. Langkahnya sibuk. Terus bicara sambil berjalan kesana-kemari. Saat telpon berakhir, langkahnya kembali berakhir di meja kerja. Biliknya masih gelap dan lampu meja dibiarkan menyala. Lampu meja yang sudah berumur. Dimmernya sudah rusak. Terang-redup tak bisa disetel sesuka hati. Sekali menyala, langsung benderang. Mencolok mata. Itu jadi satu alasan mengapa lampu ini diarahkan ke dinding. Cahayanya menembak dinding cat tak rata dan pecah.

Aku masih berselimut gelap. Dari belakang, cahaya lampu dan layar yang berpotongan dengan lekuk bahu dan kepala. Seperti kertas putih yang dipotong sesuai pola. Siluet. Cahaya yang berhasil menyeruak dari permukaan bahu yang kini menyilaukan mataku. Yang perih karena kering. Yang menguap karena ngantuk. Malam ini menjurus pagi.

Category: Bilik Kecil
Tag: ,

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Before you post, please prove you are sentient.

What color is the sky on a sunny day?