Kaca Mata Saya

segala hal yang terlihat oleh saya

Kaca Mata Saya - segala hal yang terlihat oleh saya

Terima Kasih Wira

Selepas pantai. Sejengkal laut biru kalau kurentang telapak tangan di atas peta.

Ketika jarak meregang dan nafas mendalam. Bahwa sebenarnya Tuhan sedang menyajikan sebuah ruang.

Tapi aku sempat keburu gila. Gak apa-apa. Sapuan fakta jadi tamparan mahakarya. Ubun-ubunku berdenyut dan nyawaku sudah kembali pulang ke raga.

Tadinya ada logam titanium sepadat rapatan atom terdekat, sebesar bola bowling. Tertanam di terowongan udara. Kalau aku hirup oksigen, dia menyekat. Aku hembuskan karbon dioksida, dia juga menyekat.

Tamparanmu itu mahakarya. Titaniumku melebur. Hancur seketika. Atomnya adalah magnet yang merangsang ubun-ubun berdenyut. Protonnya menarik nyawaku masuk lagi ke dalam tubuh.

Tamparanmu itu mahakarya. Menghidupkan dunia lama yang mengempis karena rasa. Rasa dekat. Rasa nyaman. Rasa lega. Rasa dangkal. Rasa kurang. Rasa hilang.

Sebenarnya Tuhan sedang sajikan sebuah ruang.

Tamparanmu adalah sebuah mahakarya. Ada tangan Tuhan disana.

Aku percaya.

Karena kamu adalah seorang dewa.

Category: Aku

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Before you post, please prove you are sentient.

What color is the sky on a sunny day?