Kaca Mata Saya

segala hal yang terlihat oleh saya

Kaca Mata Saya - segala hal yang terlihat oleh saya

Budget

Sedikit flashback ke belakang. Ketika kesempatan itu ada. Tidak ada sekat. Hanya batas untuk melindungi pergerakan. Tidak ada kekang yang menghalangi pergerakan. Sehingga setiap neuron dalam otak bebas berkembang seperti ragi dalam adonan roti.

Ini sangat membahagiakan… bila dibandingkan dengan orang lain yang sibuk meraba-raba dinding karena terlalu sering dipapah.

Kini roda berputar. Rotasi yang bisa berbalik.

Kesempatan ada tapi tak terjangkau tangan. Sekat memekakkan otot hingga ingin geram setiap kali ia tertekan. Aroma uang menyeruak melebihi bau bangkai yang ditimbun seribu tahun. Kemana kaki melangkah, jejaknya berbentuk mata uang fana.

Aku kesal. Bukan kepalang.

Ketika terbiasa loyal dan bekerja total, sekarang… boneka teddy bear masih lebih lucu. Saat tangan-kakinya bergerak-gerak karena digerakkan oleh bocah usia lima tahun. Saat suara cempreng yang dikeluarkan sang bocah seolah-olah itu suara si boneka. Teddy bear jauh lebih ‘lucu’.

Mungkin begini rasanya dijajah. Tapi sekutu yang menjajah cuma lulusan sekolah antah berantah yang gak jelas bagaimana bentuk ijazahnya.

Ini kesalnya bukan kepalang.

Contohnya begini…

Tentang save budget. Yeah… tentang uang. Bagaimana caranya mengeluarkan modal sekecil mungkin dengan untung yang sebesar-besarnya?

Sedangkan yang nalar saya bisa terima adalah efficiency energy. Segala jenis penggunaan energi pasti selalu berbanding lurus dengan biaya. Kembali lagi… budget. Dengan fasilitas dan kapasitas terbatas, bagaimana caranya agar tetap bekerja maksimal? Atau dengan menggunakan energi seminim mungkin namun operasional tetap berjalan dengan baik, malah kalau perlu bisa menghasilkan profit lebih. Kalau sudah begini, yang dirombak adalah sistem managemennya.

Mau pakai contoh lagi? Sudahlah bung… jangan terlalu bodoh. Terlalu detail itu kayak orang bodoh. Semacam tidak paham tapi ingin terkesan perfeksionis. Sudahlah boss… sekarang sudah jamannya topeng. Pakai topeng itu sudah lumrah. Semua orang sudah tahu kalau Anda itu bodoh. Cuma Anda sendiri yang berpikir bahwa orang lain bodoh…

Ketika Anda berpikir orang lain bodoh… semua orang justru sudah tertawa geli, sudah tahu dari saban hari, siapa gerangan orang bodoh yang sedang ingin jadi harimau…

Kembali soal fucking budget  yang bikin saya kesal…

Hah! Yang satu ini memang sensitif. Bisa sampai bunuh-bunuhan. Bisa sampai dendam tujuh turunan.

Tapi kalau otak Anda masih bisa di-upgrade kapasitasnya, hal seperti ini tidak seharusnya terjadi. Saya tidak perlu kesal sampai sebegininya…

Itu juga kalau kapasitas otaknya masih bisa di-upgrade dari 3% ke 5%… lumayan, kan… bisa naik 2%. Kenapa Cuma 2%? Sedangkan manusia normal pada umumnya memiliki kapasitas otak sebesar 10%. Sederhana, karena ‘tidak ada biaya’ untuk upgrade sampai 10%.

Crazy save budget.

Category: #LiveInBintan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Before you post, please prove you are sentient.

What is 5 times 7?