Kaca Mata Saya

segala hal yang terlihat oleh saya

Kaca Mata Saya - segala hal yang terlihat oleh saya

Jatuh Cinta #1

Ini sungguh diluar dugaan. Perjalanan yang semula amatlah menyenangkan sampai lupa waktu dan lupa order tiket travel menuju Bandung, sekarang seperti kunjungan menuju… entah, kepala Mika tak sanggup menemukan perumpamaan yang sepadan.

Jalan ini tak lagi seramai jalan-jalan protokol di tengah kota. “Ini sudah masuk daerah Cinere. Sebentar lagi kita sampai, kamu jangan laper dulu ya he-he,” dia di balik kemudi bicara tanpa menoleh. Mika yang melirik seadanya dan ikut tersenyum samar. Continue reading

Sang Seleb dan Rumournya

Well, dengan merebaknya berita tentang seorang seleb di salah satu media sosial yang menjual barang pemberian fans, saya jadi gatel untuk ikutan nulis soal tanggapan saya.

Saya salah satu subscriber di channel-nya. Nggak ada alasan khusus kenapa saya subscribe channel-nya. Saya juga subscribe channel-channel  anak bangsa yang lain dimana mereka menunjukkan kreatifitas mereka di sana dan pantas untuk diapresiasikan. Ini salah satu cara saya mengapresiasi karya-karya mereka, subscribe. Continue reading

Sudah Waktunya

Mia meraih ponsel pintarnya. Jenuh dengan pekerjaan yang serupa siklus, tidak ada henti-hentinya. Kemudian telunjuk berhenti menyentuh layar. Matanya tertuju lurus pada sebuah nama dan foto kecil di sisinya. Ini selalu terjadi setiap kali ia membuka aplikasi chatting tersebut. Berulang kali tertegun. Berulang kali mengerjap. Berulang kali terjun ke kolam penuh memori indah dan menenggelamkan diri disana. Begitu menyentuh dasar realitas, ia menyembul dari kolam dan berenang ketepi. Continue reading

Panggung

Entah aku cukup berkapasitas untuk membicarakan hal ini atau tidak. Pantas atau tidak.

Intinya aku resah dan butuh menulis. Itu saja.

Bila ternyata ada yang tidak berkenan, silahkan tinggalkan komentar atau bisa hubungi aku via email yang tertera dalam widgets blog ini. Yang jelas aku paling tidak suka berdebat. Beradu pengetahuan sampai beradu kedudukan siapa yang paling tinggi. Berani taruhan! Yang merespon sinis pastilah orang-orang yang merasa tersindir dan ingin membela diri. Continue reading

Nyari Kerja Malah Dikerjain

Yah beginilah hidup.

Setelah selesai masa kontrak sejak awal Januari lalu, aku kembali jadi jobseeker di Balikpapan tercinta. Berdua bareng Nilam (kembaran beda silsilah keluarga dipertemukan saat MOS SMA dan ketemu lagi di Beswan Djarum angkatan 27) menelusuri kota Balikpapan pakai sepeda motor dan nge-drop CV dari pos satpam ke pos satpam. Dari lobi ke lobi. Dari resepsionis ke resepsionis. Nggak jarang juga kita sama-sama dipanggil untuk interview atau test di kantor yang sama. Continue reading

Diversitas Tanpa Batas

Yes! Finally the day is coming.

Udah lama banget pengen nulis atau sharing seputar menghilangnya aku dari dunia maya dan segenap dunia nyata he-he. Entah kenapa, ada kekuatan Maha Dasyat yang menekan sepuluh jari ini untuk sekedar cerita bagaimana kehidupan aku setahun terakhir ini. Dulu sih panik, tapi sekarang sudah selow. Pasti ada sesuatu yang harus diendapkan terlebih dahulu sebelum akhirnya aku tulis di blog. Continue reading

As You Wish

Hati Ben sedang berbunga-bunga. Mulai dari bangun tidur, mandi, sarapan sampai gosok gigi sambil senyam-senyum. Pagi ini Ben memilih atasan kaos dan jeans warna khaki kesukaannya. Santai memang, karena hari ini akan sangat melelahkan. Selesai mematut diri, Ben kembali membaca pesan singkat dari Dika. Pujaan hati yang cukup lama ia rindukan.

“Jam sepuluhan ya, dad. Kita langsung ketemu disana aja.”

                                                            -Mommy Dika- Continue reading