Kaca Mata Saya

segala hal yang terlihat oleh saya

Kaca Mata Saya - segala hal yang terlihat oleh saya

Sang Seleb dan Rumournya

Well, dengan merebaknya berita tentang seorang seleb di salah satu media sosial yang menjual barang pemberian fans, saya jadi gatel untuk ikutan nulis soal tanggapan saya.

Saya salah satu subscriber di channel-nya. Nggak ada alasan khusus kenapa saya subscribe channel-nya. Saya juga subscribe channel-channel  anak bangsa yang lain dimana mereka menunjukkan kreatifitas mereka di sana dan pantas untuk diapresiasikan. Ini salah satu cara saya mengapresiasi karya-karya mereka, subscribe. Continue reading

Panggung

Entah aku cukup berkapasitas untuk membicarakan hal ini atau tidak. Pantas atau tidak.

Intinya aku resah dan butuh menulis. Itu saja.

Bila ternyata ada yang tidak berkenan, silahkan tinggalkan komentar atau bisa hubungi aku via email yang tertera dalam widgets blog ini. Yang jelas aku paling tidak suka berdebat. Beradu pengetahuan sampai beradu kedudukan siapa yang paling tinggi. Berani taruhan! Yang merespon sinis pastilah orang-orang yang merasa tersindir dan ingin membela diri. Continue reading

Nyari Kerja Malah Dikerjain

Yah beginilah hidup.

Setelah selesai masa kontrak sejak awal Januari lalu, aku kembali jadi jobseeker di Balikpapan tercinta. Berdua bareng Nilam (kembaran beda silsilah keluarga dipertemukan saat MOS SMA dan ketemu lagi di Beswan Djarum angkatan 27) menelusuri kota Balikpapan pakai sepeda motor dan nge-drop CV dari pos satpam ke pos satpam. Dari lobi ke lobi. Dari resepsionis ke resepsionis. Nggak jarang juga kita sama-sama dipanggil untuk interview atau test di kantor yang sama. Continue reading

Diversitas Tanpa Batas

Yes! Finally the day is coming.

Udah lama banget pengen nulis atau sharing seputar menghilangnya aku dari dunia maya dan segenap dunia nyata he-he. Entah kenapa, ada kekuatan Maha Dasyat yang menekan sepuluh jari ini untuk sekedar cerita bagaimana kehidupan aku setahun terakhir ini. Dulu sih panik, tapi sekarang sudah selow. Pasti ada sesuatu yang harus diendapkan terlebih dahulu sebelum akhirnya aku tulis di blog. Continue reading

Berpendidikan Saja Sudah Cukup?

Dulu. Waktu usiaku masih belasan tahun. Seragam masih putih biru. Aku terkesima dengan wanita-wanita karir berbaju rapih, berdiri tegak menantang, bicara lugas tanpa teriak dan kharismatik. Ibuku bilang, supaya jadi seperti mereka, aku harus banyak belajar. Semakin banyak hal yang kupelajari, maka semakin terlatih pula sikapku nanti. Jadilah aku anak yang rajin belajar. Selama SMP, aku tidak pernah lepas dari perikat 5 besar di kelas dan 10 besar di angkatan.  Continue reading

Dokter Hans #2

Michael bisa lihat sesuatu yang menyenangkan di dalam sana. Di dalam kelopak mata yang menutup. Di dalam seutas senyum yang mengembang. Michael bisa lihat dua gigi kelinci yang juga ikut bersahaja di bawah hujan laser LED biru dan bulir kertas berkilau berbentuk bintang yang ia biarkan buram. Karena fokus matanya hanyalah makhluk kecil ini. Yang semula ia pikir sedang tenggelam di lautan manusia. Tidak. Dia punya caranya sendiri untuk menikmati pecahnya penampilan diva galaksi malam itu. Continue reading