Kaca Mata Saya

segala hal yang terlihat oleh saya

Kaca Mata Saya - segala hal yang terlihat oleh saya

Jatim Park 2 (Museum Satwa) #5

Ragu kalau dalam waktu hitungan jam aku tetap bisa pergi ke sana. Tapi tetap gak akan tau kalau gak dicoba. Sayangnya hari itu teman-teman Dalang 27 sudah punya jadwal masing-masing. Mau coba bujuk dengan cara apa pun yah percuma. Kan aku sudah bilang, aku datang di tengah momen-momen akademik yang sakral. Alhasil aku cuma pergi berdua sama Rahmat. Kebetulan penelitiannya gak berlaku di hari sabtu. Waktu itu 19 Januari 2012.

Continue reading

Alun-alun Batu #1

Bermodal googling dan kekuatan imajinasi. Tetap berbentuk juga segala deskripsi lengkap. Deretan adegan yang aku tuangkan dalam tulisan. Terdorong dari keinginan hati yang ingin berkunjung ke sana. Tapi apa daya, urusan dunia kampus luar biasa menyita. Dunia kampus? Bahkan kampus aku buatkan skala dunianya sendiri. Gedung-gedungnya memang gak seberapa, tapi jadwal dan urusan yang gak kasat mata sering minta dipentingkan. Menjadi penting. Kalau aku abaikan, aku fix jadi manusia laknat berstatus mahasiswa.

Continue reading

Ternyata (keputusan ditanganku) #40

Pintu terbuka. Aku ayun sekuat tenaga hingga hampir jatuh terjerembab, tapi belum sampai jatuh. Kepalaku langsung menghadap sosok berwajah cemas yang duduk di atas sofa ruang tamu.

Isi hati dan kepalaku sudah berantakan kaya kapal pecah. Tapi aku menata wajahku sedemikian rupa agar terlihat datar. Minimal Tiwi gak semakin cemas. Diam-diam menata nafas setelah sedikit berlari. Cukup berhasil.

Continue reading

Pertahankan Aku #39

Diam-diam aku tarik perlahan lengan jaket Gery yang menenggelamkan lebih dari setengah tubuhku. Cukup melirik karena aku gak mengangkat tanganku tinggi-tinggi. Sebuah sudut 30 derajat antara dua jarum di dalam arlogiku. Jam 11 malam. Sudah malam sekali. Sekarang aku tahu kenapa udara Malang luar biasa dingin. Seluruh kancing jaket Gery yang aku pakai ini tertutup rapat.

Continue reading