Kaca Mata Saya

segala hal yang terlihat oleh saya

Kaca Mata Saya - segala hal yang terlihat oleh saya

As You Wish

Hati Ben sedang berbunga-bunga. Mulai dari bangun tidur, mandi, sarapan sampai gosok gigi sambil senyam-senyum. Pagi ini Ben memilih atasan kaos dan jeans warna khaki kesukaannya. Santai memang, karena hari ini akan sangat melelahkan. Selesai mematut diri, Ben kembali membaca pesan singkat dari Dika. Pujaan hati yang cukup lama ia rindukan.

“Jam sepuluhan ya, dad. Kita langsung ketemu disana aja.”

                                                            -Mommy Dika- Continue reading

Jauh

Pemandangan diluar jendela selalu menarik. Bila ada waktu, kapanpun, ia akan menoleh sebentar ke jendela. Barang semenit-dua menit kemudian kembali berpijak lagi ke bumi yang ia arungi. Seperti setiap pagi dari jendela kamar indekos lantai tiga. Waktu menyibak tirai untuk memastikan apakah matahari sudah hadir. Seperti cipratan pagi yang menyilaukan sudut mata dari jendela kopaja. Sangat menarik untuk ditilik sebentar saja. Continue reading

Cinta

Cinta, senantiasa ada untuk diutarakan. Tak ayal banyak pihak yang menganggapnya butuh pengakuan. Bukan seperti itu…

Justru karena ia bukan ilmu pasti, cinta tidak butuh alasan, sebab-akibat, bahkan hierarki.

Seorang profesor bisa merasa bodoh bila cintanya tak berbalas dan narapidana sekalipun, dapat bebas lepas setelah cintanya berhasil ia ucapkan.

Hanya ini yang saya tahu tentang cinta. Masih dangkal,memang…