Kaca Mata Saya

segala hal yang terlihat oleh saya

Kaca Mata Saya - segala hal yang terlihat oleh saya

Hak Waktu

Ponselnya bisu sejak tadi pagi. Tidak ada notifikasi. Terakhir cuma pesan dari pacar, dia bilang selamat pagi dan maaf tidak bisa mengantar ke kantor karena Vice Presiden tempatnya bekerja tahu-tahu datang dari Singapure dan mengadakan meeting pagi-pagi buta. Itu saja sudah bikin nafasnya berhembus berat. Jalan ke terminal Trans Jakarta makin terasa berat. Saat terpaksa lembur sesore inipun masih terasa berat. Kepalanya juga berat. Continue reading

Jauh

Pemandangan diluar jendela selalu menarik. Bila ada waktu, kapanpun, ia akan menoleh sebentar ke jendela. Barang semenit-dua menit kemudian kembali berpijak lagi ke bumi yang ia arungi. Seperti setiap pagi dari jendela kamar indekos lantai tiga. Waktu menyibak tirai untuk memastikan apakah matahari sudah hadir. Seperti cipratan pagi yang menyilaukan sudut mata dari jendela kopaja. Sangat menarik untuk ditilik sebentar saja. Continue reading

Pergi #7

Hari-hari di kantor bergulir dengan semestinya. Sebulan dua kali rapat umum bersama HSE Department. Lebih sering melintasi jendela-jendela besar berisi wajah Jakarta dari berbagai tingkat lantai. Kemana matanya tertuju, disitulah Jakarta berada. Namun untuk seminggu kedepan ia harus melakukan inspeksi Behavior Based Safety Program di salah satu site milik mitra perusahaan. Delta Mahakam di pesisir Kutai Kartanegara. Meninggalkan Jakarta sebentar. Continue reading