Kaca Mata Saya

segala hal yang terlihat oleh saya

Kaca Mata Saya - segala hal yang terlihat oleh saya

On The Way Boat (re:Home) #20

Third mission complete! Setelah misi pertama di air terjun Cinca Rami dan misi kedua di desa Pasir Panjang pesisir Pulau Rinca. Lega? Tentu saja. Keliatannya aja cuma seperti jalan-jalan, tapi siapa yang tau rasanya betis keram dan keringat terjun bebas sampai baju sudah nyaris basah. Khusus aku, ini muka sudah gak tau gimana rasanya. Antara perih dan nyut-nyutan. Kayanya Loh Buaya ini cocok banget jadi lokasi pembuktian berbagai merk pelembab yang koar-koar di layar tv. Hehehee…

Continue reading

Bukit Mi’un #19

Liat komodo? Udah. Liat pohon palem ajaib? Udah. Terus? Yah, sekarang waktunya mas Budi menepati janjinya. Itu lho tentang kejutan di akhir tracking kami kali ini. Kaki masih terus gerak jalan lincah ke depan. Penasaran? Pasti! Track makin kerasa panjang karena gak nyampe-nyampe. Lihat kanan-kiri udah gak keliatan lagi satwa setempat mulai dari komodo, burung gosong, atau kerbau. Gak ada sama sekali, cuma pohon-pohon dan ilalang yang sekarat karena kering.

Continue reading

Next #16

Dermaga Pasir Panjang nyaris rata. Sama seperti pesisir pulau yang sudah-sudah. Boat berenang memecah ketenangan air laut. Ini yang paling aku suka. Setiap kali boat berlayar, seperti menabrak fluida angin yang mati suri. Ketika boat berhenti, jangan harap akan ada angin sepoi-sepoi seperti di pantai pada umumnya. Aku pun gak paham kenapa ada laut dengan angin seminim ini.

Continue reading