Kaca Mata Saya

segala hal yang terlihat oleh saya

Kaca Mata Saya - segala hal yang terlihat oleh saya

Terima Kasih, Mela #10

Niatnya, sesampai di apartemen. Cepat-cepat menanggalkan tas dan pergi ke kamar mandi. Membilas tubuh dengan air hangat nampak menggiurkan. Tapi niatnya menguap entah kemana. Baru membuka pintu, ia terpana cukup lama. Ada sepucuk surat terselip di bawah daun pintu. Ketika jemari menyambut, ukuran amplop tidak seperti biasanya. Ada plastik transparan membungkus di bagian luar. Sepertinya lembar di dalam amplop cukup tebal. Continue reading

Kamu Sejarahku #9

Berkali-kali Gerald tatapi wanita di sisinya. Menikmati belaian angin sore yang turut memainkan sebagian anak rambutnya. Menari-nari. Selebihnya berayun-ayun di tempat. Sesekali menunduk dan mendapati anak ombak terkecil menyapa ujung sepatu kanvasnya. Namun ia rela sepatunya sedikit basah. Mela menikmati pertunjukan sore oleh sang pemilik drama alam. Continue reading

Pertunjukan #2

“Dari tadi aku nonton pertunjukan ini, Jess.”

Hingga akhir kalimat, senyumnya enggan budar. Merekah bersama lantunan kata. Sangat luas hingga menyerupai tawa tanpa terbahak. Senyum dari bibir yang merekah kemana-mana. Bahkan sampai sudut mata. Kelopak lebar Tatiana menjadi lebih sipit. Tertekan gumpalah daging bagian pipi, menekan ke atas.

Continue reading

Pertunjukan

Tubuhnya meringkuk. Duduk menekuk lutut dan agak membungkuk. Mendekap sepasang tungkai dalam sudut 30 derajat. Kedua tangan mengunci. Duduk bungkuk di atas pasir putih. Menatap segala yang ada di hadapannya. Memunggungi belasan teman sejawat yang tertawa bersama. Musik menyentak material padat. Bass juga menyentak tapi teredam prematur. Berdegum-degum. Getarnya berdegum sampai dada. Lama-lama sesak.

Continue reading

Meng-Gili Lawa-Tawa #28

Ada yang spesial nih. Apaan tuh? Yang pasti bukan nasi goreng pake telor, tapi ini sunset pake tracking ke puncak bukit Gili Lawa. Wow! Habis main air, berbasah-basah keringat lagi demi mengejar momen sunset. Selama ini kami sudah sering banget tracking, tiap hari malah. Nah! Apa bedanya sama tracking kali ini? Aku juga penasaran, ihiiiyyy… Pantengin aja terus deh cerita aku hehheee..

Continue reading

Pantai Senja

Awalnya aku ragu kalau siluet yang tertangkap mataku itu benar-benar bocah yang sedari tadi aku cari. Ragu karena jaraknya yang lumayan jauh dari tempatku berdiri. Sepertinya minus di mataku sedikit bertambah. Sambil memicingkan mata aku dekati sosok itu perlahan. Berjalan mengendap, berjalan santai dengan ritme yang konstan, semakin lama semakin cepat dan kini aku sedang berlari.

Continue reading