Share Everything of My Wonderful Life

Because Sharing Is Caring

Archive for August, 2009

Saya HAMPIR lupa

Saia hampir lupa..
Bgmana rasanya hidup tanpa mikirin masalah yg ada layaknya anak kecil yg cm inget maen sm tmen2nya..

Saia hampir lupa..

Bgman rasanya bahagia karna dibuat bahagia oleh seorang pria..

Saia hampir lupa

bgman rasanya dipahami tanpa memikirkan bgman qt memahami..

Saia hampir lupa..

Bgmana rasanya dimengerti tanpa memikrkan bgmana rasany mengerti..

Saia bhkan hampir lupa bgmana rasany prasaan saia be2rapa menit yang lalu,be2rapa jam yang lalu..

Smoga saia ngga lupa siapa saia sbenernya..dan rasanya menjadi diri sndiri..

Ya.

M I M P I

Orang bilang mimpi indah itu bunga tidur.
Aku bilang tidak.

Orang bilang mimpi indah itu palsu.
Aku bilang tidak.

Aku bilang mimpi indah adalah pengharapan.

Aku bilang mimpi indah adalah ‘MIMPI’.

Aku bilang MIMPI INDAHKU akan menjadi KENYATAAN.

saya SANGAT kaya

money saya SANGAT kaya

Saya sangat kaya…

Bahkan lebih kaya dari Prabowo yang mempunyai harta lebih dari 6 triliun rupiah!

Harta saya bukanlah uang, mobil, apalagi rumah mewah nan megah.
Harta saya adalah keluarga.
Keluarga dimana saya di didik dan dibesarkan,
Dengan segala kesederhanaan.
Tempat dimana saya merasa sangat aman dan terlindungi,
Keluargaku tidak kaya seperti keluarga kerajaan,
Harta kami hanyalah kepedulian, iman, tawa canda, kesederhanaan, kasih sayang.
Tetapi harta itu membuat kami selalu bahagia.

Harta saya bukanlah perusahaan-perusahaan nan sukses, apalagi sebuah pulau indah di Indonesia,
Harta saya adalah Sahabat.
Sahabat yang mengisi hari-hari saya,
Sahabat yang menjadi tangan saya yang akan menghapus air mata jika saya menangis,
Sahabat yang rela meminjamkan telinganya hanya untuk mendengar keluhan saya,
Sahabat yang selalu memarahi saya ketika saya berbuat salah, tapi mereka tetap berada disana.
Sahabat yang rela menjadi mata saya dan membimbing saya ketika saya buta akan sesuatu,
Sahabat yang menerima saya apa adanya.

Saya sungguhlah kaya,
Memiliki mereka semua, harta yang sangat berharga, yang tak akan pernah terbeli dengan uang dan pulau dimanapun.
Saya ingin tetap kaya,
Hingga saya tak mau mereka pergi dari hidup saya,
Sayang itu telah tertanam dalam hati, dan akan tetap ada sampai kapanpun.
Dan ikatan itu bukannya terlepas, tapi dieratkan dalam hati.

thank you for everything friends..

love u all…

akhirnya tenggelam juga

Layaknya sinar itu.
Kala dia baru saja memberikan kehangatan,
menampakan cahayanya.

Begitu hangat.
Dan dinanti.

Layaknya sinar itu.
Sama seperti sinar itu.
Kini ia mulai jatuh.
Akhirnya,
ikut tenggelam.

berharap mungkin esok hari,atau hari-hari berikutnya,
akan kembali bercahaya..
Tanpa berakhir dalam tenggelam.

matahari terbenam bengkulu akhirnya tenggelam juga

disudut ruang itu

60 menit sudah aku menunggu.

Disudut ruang itu. Ruang yang sama, bau yang sama, berdebu.meja coklat itu tetap berada ditempatnya, dengan plastic penutup yang telah robek disanasini.

Aku masih tetap menunggu. Dengan penuh harap dan cemas. Menantikan yang telah lama dinanti. Aku tidak akan pernah lupa. Baju orange lusuh itu masih terpaku dalam ingatan.


Aaah, dan aku masih tetap menunggu. Lebih tepatnya telah 6 bulan aku menunggu. Jadi buatku, 60 menit ini tak berarti, dibandingpenantianku selama 6bulan lalu.

Kamu tau aku menunggu, di tempat biasa. Disudut ruang itu.tempat favoritku. Kamu tau itu.

**

Aah, akhirnya datang juga. Suara motor bebek itu telah terdengar. Langkah itu terdengar semakin dekat, dan dekat. Semakin keras langkah itu, semakin berdebar jantungku.

Tap.


Tap.

Tap.

Kulihat senyum itu. Senyum yang sama. Seperti senyum 6bulan yang lalu. Tapi heemm, ada yang berbeda dengan hari ini. kertas itu tak lagi berwarna coklat. Kali ini merah muda.akhirnya, penantianku telah usai. Amplop merah muda itu telah mengukir senyum di bibirku. Dan tentu saja hatiku.

Dan detik kemudian, penantianku dimulai kembali. Kutunggu 6 bulan lagi. Ditempat biasa, disudut ruang itu.

pink envelope 150x150 disudut ruang itu