Share Everything of My Wonderful Life

Because Sharing Is Caring

Archive for November, 2009

kamu boleh bilang saya perempuan gila!

03/04/2009

“please des, gw sayang banget sama lo. Lo adalah sesuatu yang paling berharga yang pernah gw miliki selama ini. gw mohon, gw ingin jadi seseorang yang bisa bahagiain lo” Satria mulai kehabisan kata-kata.

“maaf sat, tapi ini adalah pilihan yang lo pilih.” Deska memilih untuk meninggalkan satria yang sedang berlutut, dengan bunga di tangan kirinya dan cincin mereka di tangan kanannya.

Dan satria menangis.

Menyesal.

***

19/12/2008

“Dasar perempuan ngga tau diri! Masih aja dia terus-terusan ganggu hidup gw?apaan lagi nih pake kirim-kirim surat segala. Mau neror gw?Gila!”

“ngga cukup apa ya caci maki kemarin?gw udah males sama lo, gw pengen dapet yg terbaik, gw masih muda, ngga ada salahnya gw cari yang lain dong?dasar perempuan aneh. Apa lagi isi suratnya?”

satria akhirnya membuka surat yang dikirimkan khusus untuknya. Dia mengerenyitka dahi,tapi di akhir kata yang dia baca, satria tertawa bahagia.

“akhirnya lo ngerti juga”gumam satria.

***

13/12/2008

Kamu boleh bilang aku gila. Gila karena sampai detik ini, aku masih sayang kamu. Kamu ingat? Ketika hari dimana aku menemukanmu pergi bersama perempuan itu. Perempuan yang akhirnya kamu akui sebagai orang yang istimewa bagi kamu. Padahal kamu tau aku sangat mencintaimu, bahkan terlalu mencintaimu. Padahal kamu tau kalau dia SAHABATku!

Kamu boleh bilang aku perempuan gila. Gila karena rela melakukan apapun agar kamu tetap berada disisiku. Kamu tau, aku habiskan waktuku untuk pergi ke salon, mempercantik diri dengan menyoba berbagai macam kosmetik, membeli baju-baju yang membuat aku tampil semakin menarik di mata kamu. Agar aku tampil secantik yang kamu harapkan. Tapi itu semua tidak cukup bagi kamu. Aku tetap layaknya itik buruk rupa dimatamu. Tapi aku tetap mencintaimu.

Aku memang perempuan gila. Bagaimana tidak. Setiap hari kamu memperlakukan aku bukan layaknya orang yang istimewa bagimu. Kamu datang padaku hanya karena kamu tidak menemukan sesosok yang kamu inginkan diluaran sana. Tapi aku tidak keberatan. Selama kamu bahagia, aku lakukan apapun yang kamu mau.

Sebenarnya aku lelah, aku bahkan sudah tidak mampu lagi berdiri jika tiap waktu aku harus begitu. Kadang aku berkhayal, ingin rasanya kembali seperti dulu. Kamu yang dulu. Kamu yang sangat baik, bersahaja, dan sederhana. Aku masih ingat saat dulu kamu mengajakku ke tempat makan. Tempatnya tidak bagus, bahkan terlalu kecil untuk disebut sebagai tempat makan. Tapi kamu tidak malu untuk mengajaku kesana, aku pun tidak malu untuk makan disana. Aku juga masih ingat ketika kamu tidak peduli bagaimana penampilanku, kamu bilang padaku ‘I love you just the way you are’. Dan masih terngiang dibenakku bagaimana kamu meyakinkan aku bahwa kita akan terus bersama, kita tidak akan terpisahkan, dan kamu tidak akan meninggalkanku.

Tapi kamu berubah. Kamu yang kini bukan kamu yang dulu. Rasa kamu padaku kini berbeda dari yang dulu. Kamu lupa dengan semua janji-janji yang pernah terucap. Janji-janji yang membuat aku tidak ragu memberikan seluruh cintaku untukmu. Janji-janji yang membuatku mulai mencintai segala kekuranganmu. Aku sungguh gila! Yang aku cintai adalah kekuranganmu. Bahkan sesakit apapun kamu menyakitiku, aku tetap mencintaimu. Aku bahkan tidak rela bila kehilanganmu.

Aku mencintaimu dengan setulus hati. Bohong bila aku tidak mengharapkan kamu mencintaiku dengan setulus hati. Aku yakin, hanya aku yang mencintaimu dengan setulus hati, mencintai segala kelebihan bahkan kekuranganmu. Tidak ada perempuan yang mampu. Andai waktu bisa aku putar kembali. Aku ingin waktu kembali ketika cinta kita berdua masih sama-sama kuat.

Aku berharap kamu mendapatkan seseorang yang kamu mau. Dan mencintaimu dengan tulus. Karena aku akan bahagia, bila kamu bahagia. kini aku akan pergi, benar-benar pergi dari hidupmu. sesuai dengan keinginanmu.

Sulit memang. Tapi kini aku harus bisa berjalan tanpa kamu. jangan menyesal nanti jika suatu saat kamu menyadari bahwa memang akulah yang terbaik karena mungkin ketika kamu sadari, aku bahkan telah berlari jauh meninggalkanmu.

Semoga kamu bahagia.

Deska.

coba katakan

GALAU.

mungkin itu kata yang tepat yang sedang saya alami saat ini. bukan karena saya sedang memikirkan bagaimana nasib saya besok karena uang semakin menipis, bukan juga karena nilai- nilai dalam lembaran Kartu Kemajuan Studi tidak sesuai harapan.

hal yang lebih simpel.

bahkan mungkin sepele.

karena RASA.

saya terlalu lemah untuk cukup tegar dan kuat dalam menghadapi RASA. Bukan karena saya memang wanita lemah, saya wanita kuat, mandiri. tapi sungguh untuk yang satu itu saya menyerah!

ya mungkin lagu ini mewakili apa yang saya rasakan saat ini…

COBA KATAKAN by MALIQ N D’ESSENTIALS

Coba coba katakan kepadaku bahwa kita sedang berjalan menuju satu alasan
Janganlah kau katakan bila kita memang tak ada tujuan dari apa yang dijalankan

Aku tak ingin terus terdiam memandangi harapan
Terlena akan manis cinta dan berujung kecewa
Aku tak ingin terus menunggu sesuatu yang tak pasti
Lebih baik kita menangis dan terluka hari ini..

Coba coba katakan kepadaku sekali lagi bila kita memang benar akan kesana,
Buktikan dan buat aku percaya bahwa kita bisa mewujudkan bahagia..

Aku tak ingin terus terdiam memandangi harapan
Terlena akan manis cinta dan berujung kecewa
Aku tak ingin terus menunggu sesuatu yang tak pasti
Lebih baik kita menangis dan terluka hari ini..

Ohh.. Oh.. Habis sudah semua rangkai kata..
Telah terungkap semua yang kurasa..
Yang kuingin akhir yang bahagia.. hoo..

Aku tak ingin terus terdiam memandangi harapan
Terlena akan manis cinta dan berujung kecewa
Aku tak ingin terus menunggu sesuatu yang tak pasti
Lebih baik kita menangis dan terluka..

Aku tak ingin terus terdiam memandangi harapan
Terlena akan manis cinta dan berujung kecewa
Aku tak ingin terus menunggu sesuatu yang tak pasti
Lebih baik kita menangis dan terluka hari ini..

Wohoho.. Dudududu…
Wohoho.. Dudududu…

Yang ku inginkan..
Satu tujuan..
Sebuah kenyataan..
Bukan impian..
Bukan harapan..
Bukan alasan..
Satu kepastian..

Coba katakan..
Coba katakan..
Coba katakan..
Coba katakan..