Selamat Jalan Kawan

23 Apr

Pagi tadi ketika akan mengawali hari aku iseng mebuka facebook. Begitu kubuka ada pemberitahuan di grup Outbound Cikole Beswan 26 Batch 1 ,ternyata ada salah satu beswan mengabarkan kabar duka. Aku masih tak percaya saat membuka tulisannya bahwa salah satu anggota keluarga Beswan Djarum angkatan 26 telah pergi meninggalkan kita semua. Beswan dari regional Surabaya bernama M Syukron Abdillah. Lalu kuambil buku direktori Beswan yang sering kubaca satu persatu itu. Begitu kubuka, aku mencari namanya. Aku makin terkejut. M Syukron Abdillah berasal dari Universita Trunojoyo adalah orang yang aku kenal. Meski kami tidak begitu dekat bahkan mungkin dia lupa namaku tapi aku mengenalnya dia. Yah dia anak yang sangat baik dan tidak sombong. Benar-benar pribadi yang rendah hati. Memang dia agak pendiam, namun dibalik diamnya dia memiliki semangat dan kelebihan yang luar biasa.

Pertama mengenalnya saat silatnas Beswan Djarum 26 di PRPP Semarang. Lebih tepatnya saat Malam Dharma Puruhita. Ketika itu aku terpilih menjadi penerima simbolis Beswan Djarum 26 mewakili regional Semarang bersama Aldorio (Beswan Jogjakarta). Kami dipertemukan dengan regional lainnya. Ahirnya kita semua berkenalan. Dari deret kiri kekanan M Syukron Abdillah (Beswan Surabaya) dan Nana Leon (Beswan Bali) mewakili regional Surabaya kemudian Aldorio (Beswan Jogjakarta) dan aku (Beswan Kudus) mewakili regional Semarang lalu Reza Alhaditia (Beswan Bandung) dan Fierly (Beswan Bandung) mewakili regional Bandung serta Dias Erfan (Beswan Jakarta) dan Dini (Beswan Riau) mewakili regional Jakarta. Meski hanya latihan sebentar saja untuk barisan tapi aku ingat, harus berdiri dengan senyum mengembang lebar selebar-lebarnya. Syukron, nama panggilannya, memang sudah terlihat sedikit pendiam. Tapi saat itu benar-benar moment yang tak terlupakan. Kita berenam berdiri mewakili Beswan seluruh Indonesia harus menahan kekeringan dimulut yang luar biasa, setelah selesai kembali kebelakang panggung kita merasakan hal yang sama mulut kaku karena terlalu lama senyum lebar. Aku ingat sekali. Aku masih tak menyangka.

penerima simbolis paling kiri alm Syukron

penerima simbolis paling kiri alm Syukron

bersebelahan dengan nana (beswan bali)

bersebelahan dengan nana (beswan bali)

saat menari tari papua

saat menari tari papua

Ditambah lagi saat event nasional Beswan Djarum yang ketiga yaitu dare to be a leader. Aku mendapat kesempatan di Jogjakarta batch VI. Ketika itu aku dipertemukan kembali dengan Syukron. Dari situlah aku mulai mengerti akan semangat dia yang begitu luar biasa. Meski dengan keterbatasan yang dia miliki, tak ada rendah diri darinya. Dia tetap sosok yang berani dan argument dia yang berbobot. Aku sangat salut padanya. Bahkan saat acara terahir DTL yaitu debat, dia membantu memberikan argument untuk timnya (tim ungu, sedang aku ikut tim biru). Tiba-tiba aku teringat suatu kejadian yang lucu. Saat temanku Septi (Beswan Kudus) yang juga satu kamar denganku panik dengan laundry hotel. Kenapa? Karena sebelumnya melaundry pakaian itu tidak termasuk fasilitas yang diberikan Djarum oleh pihak resepsionis. Karena terlalu panik sudah meninggalkan pakaian kotor untuk dilaundry saat kami di Lift,aku dan septi bertemu dengan Syukron. Septi masih tak percaya dengan nasehatku kalau itu pasti termasuk fasilitas dan nanti kita tanyakan Pak Welly (Pembina regional Semarang). Lalu dia bertanya pada Syukron dengan paniknya apakah laundry hotel gratis atau bayar secara harga laundry dihotel itu berlipat. Dengan keramahannya dia menenangkan Septi untuk tenang saja pasti gratis gak masalah melaundrykan pakaian disana itu kan termasuk fasilitas dari Djarum. Akhirnya Septi berhasil lega dengan ucapan Syukron yang menjawabnya dengan tenang dan berhasil menenangkan Septi yang khawatir. Dan Alhamdulillah ternyata gratis meski dengan syarat tertentu. Sekali lagi aku ingat sekali moment ini.

saat DTL di Jogjakarta (3 dari kiri berbaju ungu)

saat DTL di Jogjakarta (3 dari kiri berbaju ungu)

tim ungu yang menjadi timnya saat Debate DTL

tim ungu yang menjadi timnya saat Debate DTL

Lalu hapeku berbunyi, pesan masuk dari Iwan (Beswan Kudus) tentang berita duka atas meninggalnya sahabat kita Syukron. Kepergian yang terasa sangat cepat. Aku masih belum mengerti apa penyebabnya yang pasti, hanya Allah SWT yang tau dan ini semua kuasa Allah SWT. Meski terasa sangat cepat tapi harus ikhlas. Kubuka facebook Syukron. Telah ramai postingan berupa belasungkawa dan turut berduka dari teman-teman Beswan dan juga rekan-rekannya. Semua seakan tak percaya. Dan perjuangan serta semangatnya terlihat sangat jelas luar biasa. Seperti yang diungkapkan Nana Leon pagi itu “Sahabatku Syukron….aku ingat akan cita-cita muliamu dulu yg pernah kau utarakan pada saat SILATNAS Beswan 26 tahun lalu, Kamu berdiri di Sampingku pada saat penyerahan Djarum Beasiswa Plus, begitu kagumnya aku padamu, dengan keterbatasan dan sedikit kemungkinan engkau tak pernah menyerah dan begitu berambisi akan merubah dunia, Tuhan baik. Istirahat dengan tenang di sana. tolong sampaikan pada Tuhan untuk melahirkan M Syukron Abdillah ‘s yang selanjutnya yang akan melanjutkan impianmu *salamBESWANdjarum26 – BALI, 23 April 2012” .

Semangatmu dan perjuangan serta impianmu tidak akan pernah mati. Dan kata-kata yang aku petik dar salah satu orang yang menulis didinding facebookmu. Kau “seorang inspirator sahaja, sederhana, berwibawa, baik, berprestasi”. Semoga amal ibadahmu diterima Allah SWT dan dihapuskan semua kesalhanmu. Selamat jalan kawan, semoga kau bahagia disana. Meski kau telah tiada kau tetap menjadi bagian dari kami keluarga Beswan Djarum.

10 Responses to “Selamat Jalan Kawan”

  1. Marhaindra Gary 23/04/2012 at 10:16 #

    “Meski kami tak mengenalmu secara nyata, tapi kami rasakan semangatmu masih ada hingga saat ini (sama seperti yang engkau rasakan dulu), selamat tinggal SOBAT, semoga kau tenang dialam sana, REST IN PEACE!”

  2. irwansitinjak 23/04/2012 at 10:25 #

    may he rest in peace in heaven!
    ratna, kamu cikole batch 1 juga ternyata, kita dulu blm kenal ya
    hehhehe :D

  3. dianratnasari 23/04/2012 at 10:56 #

    Marhaindra Gary :

    “Meski kami tak mengenalmu secara nyata, tapi kami rasakan semangatmu masih ada hingga saat ini (sama seperti yang engkau rasakan dulu), selamat tinggal SOBAT, semoga kau tenang dialam sana, REST IN PEACE!”

    selamat jalan bahagialah disana

  4. dianratnasari 23/04/2012 at 10:57 #

    irwansitinjak :

    may he rest in peace in heaven!
    ratna, kamu cikole batch 1 juga ternyata, kita dulu blm kenal ya
    hehhehe

    ratna…ratna…
    iyo yo..mosok kamu batch 1?maap ga tau dulu (-_-)…

  5. arumkw 24/04/2012 at 04:34 #

    turun berduka cita untuk kakak yang tak ku kenal secara langsung.. semoga tenang disana..

  6. dianratnasari 26/04/2012 at 07:32 #

    arumkw :

    turun berduka cita untuk kakak yang tak ku kenal secara langsung.. semoga tenang disana..

    amin :-)

  7. septiana nurul hidayah 28/04/2012 at 00:24 #

    semoga engkau mendapat tempat terindah disisi-Nya kawan – M. Syukron Abdillah
    Amin Ya Rabb…

  8. dianratnasari 28/04/2012 at 07:00 #

    septiana nurul hidayah :

    semoga engkau mendapat tempat terindah disisi-Nya kawan – M. Syukron Abdillah
    Amin Ya Rabb…

    amin :-)

  9. romanisah 10/08/2012 at 23:38 #

    Smoga Allah membalas amal ibadahNya
    selamat jalan syukron

    btw buka punyaku..

  10. dianratnasari 10/08/2012 at 23:44 #

    Aamiin

    oke ke TKP

Leave a Reply

Before you post, please prove you are sentient.

what is 5 plus 2?