Archive for October, 2010

Beswan Bandung 26 goes to Semarang #part 1

Sabtu, 30 Oktober 2010
Latihan pertama yel-yel Beswan Bandung. Selain untuk identitas diri juga (ehem) agak unjuk bakat nanti dihadapan Beswan Nasional.
Latihan ada dua bagian, jam 11 kumpul untuk tim kreatif yel-yel. Alhasil beres ujian pagi langsung geber nyari tebengan buat nganter ke otten. :p . Alhamdulillah, yel-yel yang menurut kita OK banget (meskipun agak misleuk ini) akhirnya jadi. Jam 14.00 latihan gabungan bareng Beswan lain. Sayangnya yg dateng di hari pertama ini agak dikit, mungkin masi ada kuliah, ujian atau mau nonton PERSIB (ehh matee). Dan alhamdulillah dapet tambahan masukan dari rekan-rekan lain juga yang bikin yel-yel kita makin nendang! Heboh plus seru banget latihannya.
Menurut kita yel-yel ini pasti jadi yang terbaik, meskipun gak bagi orang lain tapi untuk kita tetep yang terbaik. Karena hasil dari pikiran kita bersama dan juga karya kita bersama. Go Bandung ! ROARR..
Hari ini kita ada latihan kedua, mudah-mudahan tambah mantap, kompak dan Nendang lagi. Semangat Beswan. We do our best, to serve the best. icon biggrin Beswan Bandung 26 goes to Semarang #part 1

Tags: , ,

Another Story from Me and Djarum

Finally home ! After had a meeting with Beswan Djarum 26. And briefing and preparation for our next event SILATNAS! I’m very excited with this one. Another chance to go to another city with so many activities. \(^o^)/‎​
We started at 16.00 and finished at 18.30. What a great meeting. :p
Dan yang menarik saat pulang bareng Rombongan Timur (caheum, dsb) :p. Kita berdelapan dengan arah pulang ke arah timur,naek angkot bareng. Pertama : Pake angkot Gn. Batu arah Pasupati. Langsung disambung : Caheum-Ciroyom. Yang lucu, saat kita mau pindah angkot, kebetulan lampu merah, alhasil kita udah ngeceng angkot di barisan terdepan yang kebetulan emang kosong, tapi takdir berkata lain (aehh matee) pas nyampe pinggiran jalan, tuh lampu langsung ijo, alhasil angkot tadi malah maju. (˘̩̩̩⌣˘̩̩̩) . Kepaksa kita nunggu lampu merah, dan ternyata pas lampu merah, angkot yang dimaksud ada dibarisan belakang, alhasil bukannya nunggu angkot lewat depan kita, kita malah nyamperin lewat TENGAH JALAN. Berasa aja jalan milik pribadi. ‎​(‾(••)‾”) .
Setelah aman dudu manis di angkot, kita langsung lanjut rumpi cantik (cakep buat cowok). Kadang topiknya sangat edukatif (ex : gempa, sumbangan, dll) kadang sangat rumpi sekali juga (NGEDENCE – what a word, jalur bis, dll).
Setelah beberapa waktu (yang pastinya lama) sampailah kita di terminal Cicaheum, yang konyol, sebelum kita turun dari angkot ada bis tujuan Sumedang lewat, alhasil para genk Sumedang langsung turun dan ngejar bis tadi. Hahaha. Huft, akhirnya saya malah pulang sendiri, soalnya yang lain naik bis itu.
Tapi pengalaman hari ini sangat-sangat melekat dalam ingatan, mulai dari keburu-buru ujian, nyasar pas mau ke otten, dikhawatirin temen-temen kampus gara-gara nyasar, keseruan rapat sampai perjalanan pulang.
Kebersamaan Beswan 26 masih panjang, mudah-mudahan masih banyak cerita, tawa dan potret yang bisa kita rangkai bersama.
Oia..happy birthday to Karina dari Unjani. \(^o^)/‎​
Selamat berjuang semua, siap-siap buat SilatNas nanti yya.. icon biggrin Another Story from Me and Djarum

*ps : ujian Pajak buat besok justru belum buka buku. Saking asyiknya Djarum tadi. ‎​(‾(••)‾”) – Belajaaaarrr -

Tags: ,

28 Oktober 2010

Selamat Hari SUmpah Pemuda yang ke 82. Saat ini generasi muda tahu bahwa tanggal 28 Oktober adalah hari Sumpah Pemuda. Tapi coba kita telusuri lebih jauh, apakah mereka tahu makna sesungguhnya dari Sumpah Pemuda? Tahukan mereka isi Sumpah Pemuda? Saya yakin masih banyak yang ‘kurang’ hafal isi Sumpah Pemuda itu sendiri apalagi memahami makna dari Sumpah Pemuda. Bukan memandang sebelah mata pada generasi muda saat ini (saya juga termasuk generasi muda) hanya saja, penurunan pemahaman mengenai arti dari peristiwa bersejarah memang rentan terjadi saat ini.

Hal ini mungkin disebabkan karena kondisi peradaban yang berbeda. Di era yang serba ada (dan sudah merdeka) berjuang bersama, bersatu padu dari Sabang sampai dengan Merauke terlihat tidak memiliki alasan yang kuat. Padahal sebenarnya justru tugas generasi muda itu sendiri lebih berat yaitu mengisi pembangunan dan menjadi bagian dari pembangunan itu sendiri. Namun, sepertinya pelajaran Sejarah hanya menjadi satu dari banyaknya pelajaran yang harus lulus dengan nilai bagus agar bisa terus manapaki tangga studi. Padahal seharusnya,pelajaran Sejarah itu mengajarkan kita untuk lebih memahami perjuangan bangsa hingga kita bisa sampai pada titik nyaman ini, dan memotivasi kita untuk melanjutkan perjuangan dengan cara yang berbeda namun sama kerasnya.

Salah satunya adalah Sumpah Pemuda. Sumpah Pemuda memiliki makna mendalam sebagi ikrar pemuda-pemudi Indonesia sebagai satu kesatuan, komitmen pemuda-pemudi Indonesia sebagai satu kesatuan. Sumpah Pemuda bukan hanya sekedar sejarah, tapi juga suatu ikrar yang seharusnya diulang kembali oleh setiap generasi. Karena saat ini persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia semakin terancam. Sumpah Pemuda juga menurut saya adalah janji pemuda-pemudi Indonesia untuk membawa perubahan bagi bangsa, ke arah yang lebih baik.

Oleh karena itu, dihari Sumpah Pemuda hari ini, mari kita buat perubahan yang positif. Sekecil apapun perubahan yang dilakukan, akan sangat berarti untuk kelangsungan bangsa. Mari berpikir dan bertindak positif.

Isi Sumpah Pemuda:

SOEMPAH PEMOEDA
Pertama :
– KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGAKOE BERTOEMPAH DARAH JANG SATOE,

TANAH AIR INDONESIA

Kedua :
– KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA, MENGAKOE BERBANGSA JANG SATOE,

BANGSA INDONESIA

Ketiga :
– KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGJOENJOENG BAHASA PERSATOEAN,

BAHASA INDONESIA

Djakarta, 28 Oktober 1928

Tags: , ,

Pray For Indonesia

Banjir Wassior, Banjir di Jakarta, Tsunami di Mentawai, dan letusan gunung berapi di Yogyakarta. Apakah Tuhan marah pada Indonesia? Kemarin pagi saya terbangun karena suara rintik hujan di jendela. Teringat bencana yang terjadi hari Selasa, langsung saya berpikir bahwa langit pun ikut menangis untuk Indonesia. Bencana memang bukan sesuatu yang bisa dicegah atau dihindari, karena bahkan manusi tidak tahu kapan bencana datang, hanya bisa menduga dari tanda-tanda alam. Bahkan untuk bencana yang disebabkan oleh manusia, tetap kita tidak bisa menduga. Flashback ke tahun 2004, saat itu pun Indonesia dilanda bencana bertubi-tubi, puncaknya adalah tsunami dahsyat di DI Aceh. Sungguh miris melihat bahwa negara kita ini kembali dilanda bencana bertubi-tubi.Bisa dibilang, bahkan pemulihan bencana terdahulu pun belum sepenuhnya terlaksana, saat ini negara kita kembali dituntut untuk tegar dan bersatu-padu untuk menghadapi teguran Tuhan. Indonesia adalah negara kuat, saya yakin itu, mari kita berpegang tangan dan menyatukan kekuatan untuk menghadapi masa-masa sulit ini bersama-sama. Mari kita berdo’a dan membantu Saudara-saudara kita korban bencana. Kontribusi sekecil apapun akan sangat berarti, bahkan do’a bersama dari berbagai tempat di Indonesia pun akan sangat berarti, terutama untuk membangkitkan semangat kita agar tidak putus asa dalam menghadapi aral melintang. Be strong Indonesia, we are here, together with you.

Tags: , ,