Archive for August 14th, 2011

Follow Your Heart :)

conceptualphotographybyphotographermichelleellis 007 Follow Your Heart :)

It may bother you to think that someone isn't going to approve of a decision or choice you are about to make. It might worry you when you imagine that someone else could judge you harshly. Thoughts like this might inhibit what you do with an upcoming challenge. But you need to be very conscious about NOT letting that happen. While doing what's best for yourself may feel awkward, and while it may hurt to have someone think less of you, it will ultimately be much worse to regret making an important choice based on someone else's preferences. Follow your heart.

Tags: ,

The Alchemyst – Review

THE SECRETS OF THE IMMORTAL NICHOLAS FLAMEL

#1ST THE ALCHEMYST

the alchemyst1 The Alchemyst   Review

Buku yang baru saja rampung dibaca adalah kisah tentang manusia abadi bernama Nicholas Flamel. Buku ini ditulis oleh Michael Scott, sejauh ini sudah ada empat buku seri The Secrets of Immortal Nicholas Flamel. Buku pertama ini berjudul The Alchemyst.

Kisah diawali oleh kehidupan normal sepasang anak kembar bernama Josh dan Sophie Newman, keduanya sedang menghabiskan liburan musim panas di San Fransisco. Josh berkerja sambilan di sebuah toko buku milik Nick Flemming sedangkan Sophie bekerja di Coffee Shop yang hanya terpisah seruas jalan. Bisa dibilang kehidupan mereka normal dan hampir sempurna. Sampai Dr. John Dee datang untuk merebut sebuah buku dari Nick Flemming yang ternyata bernama Nicholas Flamel dan menculik istri sang manusia abadi Perenelle Flamel. Buku tersebut merupakan buku dengan nama Codex yaitu buku yang ditulis oleh Abraham sang Magus, yang memuat resep ramuan abadi, rahasia merubah batu menjadi emas, juga rahasia tergelap lainnya yang bisa membuat dunia menjadi lestari atau justru menjadi binasa.

Ternyata saat merebut buku tersebut Josh berhasil merobek dua lembar terakhir dari Codex yang merupakan lembar paling penting dari buku tersebut. Namun dengan adanya lembar tersebut maka kehidupan si kembar yang tadinya tampak damai pun berbalik 180 derajat. Bersama dengan si manusia abadi dan seorang vampir cantik bernama Scatty mereka pun berpetualang menghindari Dr. John Dee, berusaha menyelamatkan Perenelle Flamel juga berusaha untuk merebut kembali Codex. Di atas semua itu ternyata si kembar adalah bagian dari sebuah ramalah luar biasa, mereka memiliki kekuatan yang bisa menyelamatkan atau justru menghancurkan dunia. Mereka mulai mengunjungi para Tetua yang menjadi sekutu untuk membangkitkan kekuatan sihir mereka dan juga melatih mereka untuk menggunakan sihir. Bagaimana kelanjutan petualangan si kembar? Saya sarankan untuk membaca buku The Alchemyst ini.

Jujur, saat membaca buku ini sangat sulit untuk berhenti dari membuka lembar perlembarnya. Kisahnya beralur cepat tapi juga rinci, sehingga kita akan terus penasaran dengan kelanjutan petualangan dari si kembar, manusia abadi dan vampir cantik Scatty sang Petarung. Buku ini ringan dan menarik disaat yang sama. Sangat cocok sebagai bacaan untuk membunuh waktu dan menghilangkan rasa bosan. Saat ini saya sedang melanjutkan untuk membaca seri selanjutnya yaitu The Magicians.

Tags: , , ,

Goodbye, Mr. Potter ~

Me and Mr. Potter Grow Old together.

Harry Potter adalah film yang saya tonton sejak kelas 6 SD. Dan novel pertamanya sendiri pertama kali saya baca ketika duduk dibangku kelas 1 SMP. Sejak pertama kali menyaksikan film dan membaca novel Harry Potter saya langsung jatuh cinta dan mulai menunggu kelanjutannya setiap tahun.

Bahkan untuk novel sendiri saya rela antri pukul 00.00 untuk mendapatkan novel Harry Potter ini secara langsung. Setiap kali filmnya direlease saya pastikan menontonnya diminggu pertama film tersebut premiere. Mungkin hal ini termasuk gila, sampe segitunya menunggu kisah si Penyihir Cilik yang memang sudah menyihir dunia (saya). Kisah yang ditulis oleh the witch J.K Rowling ini memang sangat fenomenal. Mungkin diluar sana juga banyak orang yang sedih karena berakhirnya kisah Harry Potter ini,

novel Goodbye, Mr. Potter ~

Novel dan film Harry Potter ini sendiri seolah-olah menemani saya dalam menapaki segala usia. Dimulai dari kanak-kanak, remaja sampai menuju ulang tahun yang ke 20. Dapat dikatakan tepat dan tidak tepat. Petualangan si Penyihir Cilik dimulai ketika usianya menginjak 11 tahun, dan saya sendiri pertama kali mengenal Harry Potter saat berumur 10 tahun. Tapi film terakhirnya sendiri rilis diusia saya yang 19 tahun menuju 20. Bisa dibilang Harry Potter dan saya tumbuh bersama.

Saat membaca buku terakhirnya Harry Potter and Deathly Hallows yang pertama kali terlintas adalah..yaah tidak ada lagi novel yang saya tunggu kelanjutannya. Kemudian saat menonton part terakhir dari filmnya langsung tiba-tiba galau. Dengan final part ini rasanya benar-benar lepas dari Harry Potter.

hpppp2 Goodbye, Mr. Potter ~

Sedih juga rasanya kehilangan sesuatu yang setiap tahun kita tunggu, dan pada akhirnya memang ada ujungnya. Tapi dari semua itu saya tidak kecewa dengan kisah si Penyihir Cilik (yang akhirnya dewasa juga), J.K Rowling telah meramu kisahnya dengan luar biasa. Dan untuk filmnya sendiri memberikan waktu tambahan untuk setidaknya bersiap-siap dan mengatakan Goodbye Mr. Potter.


ps: diawal film Harry Potter saya pikir Daniel Radcliffe itu super ganteng, eh, diakhir film ternyata Rupert Grint is hotter than Dan. So sorry Dan. :p


Tags: , , ,

Harry Potter and Deathly Hallow Part 2

Well, akhirnya Rabu, 10 Agustus kemaren dapet juga tiket Harry Potter and Deathly Hallow Part 2. Tumben-tumbenan saya ga nonton HP di minggu pertama premiere, bukan hanya karena sulit untuk mendapatkan tiket, tapi juga karena memang ada sedikit rasa enggan untuk menonton bagian terakhir dari film yang sudah saya tonton semenjak SD. Belom lagi ini film telat juga masuk ke Indonesia akibat sengketa antara si distributor dan pemerintah. fuuhh -.-”

936full harry potter and the deathly hallows  part 2 poster 202x300 Harry Potter and Deathly Hallow Part 2

Dibuka dengan adegan yang cukup mencengangkan, menceritakan tentang lanjutan dari teror Lord Voldemort. Adegan berlanjut pada tiga sekawan yang berusaha mendapatkan Horcux berupa piala di bank yang dikelola oleh pada Goblin, Gringotts. Diceritakan disana mereka mendapatkan Horcux dengan bantuan Goblin yang pada akhirnya menghianati mereka. Petualangan terus berlanjut, ketiga sekawan harus kembali ke Hogwarts karena Horcux lainnya diyakini ada disana yaitu Ravenclaw Crowns. Proses kembali mereka pun tidaklah mulus, baru saja tiba di desa Hogmeade mereka sudah dikejar oleh para Pelahap Maut, untung saja ada pertolongan dari adik Albus Dumbledore yaitu Aberforth Dumbledore. Baru saja sampai di Hogwarts ternyata kedangan mereka sudah diketahui, tidak ada cara lain bagi mereka selain melakukan tidakan frontal dengan langsung mengkonfrontasi Severus Snape juga para Pelahap Maut yang ada disana. Dengan konfrontasi tersebut juga maka dimulailah peperangan antara pihak Voldermort dan Harry Potter. Apa yang kemudian terjadi? Bisakah Hogwarts bertahan? Siapakah yang akhirnya menjadi The Last Stand? Nonton sih yaa supaya greget..hehe..

Menurut pendapat saya alur di Harry Potter and Deathly Hallow Part 2 berjalan dengan cepat, mungkin karena bukunya yang tebal juga dan mesti dirangkum dalam film yang berdurasi 120 menit. Tentunya bukan perkerjaan mudah, karena bagi sebagian penonton yang sudah membaca bukunya akan timbul pertanyaan sendiri apabila film disajikan jauh dari bukunya. Namun, memang ada beberapa hal yang berbeda dengan bukunya, saya sendiri lebih menyukai novelnya dibandingkan dengan filmnya. Tapi dengan bantuan efek dan juga cast yang luar biasa, Harry Potter and Deathly Hallow Part 2 bisa divisualisasikan dengan cukup baik. Meskipub karena alur yang dibuat cepat, kesannya jadi kurang menikmati film ini. Dibandingkan dengan part 1 saja menurut saya lebih menegangkan part 1.

harrypotter3 Harry Potter and Deathly Hallow Part 2

Adegan yang sangat membuat tersentuh adalah kenyataan dibalik sikap Severus Snape. Jujur, saat bagian menceritakan mengenai Severus Snape saya menitikan air mata (kebiasaan liat film sedih dikit langsung terharu-biru). Namun bagi saya akhir dari film terakhir Harry Potter ini kurang greget. Bagi film yang sudah ada semenjak saya kelas enam SD ini dan baru berakhir di tahun 2011, akhir dari film ini tidak begitu mengesankan. Tidak ada kenangan yang membuat saya merasa ‘wow’ setelah menunggu sekian lama untuk melihat Harry Potter and Deathly Hallow Part 2. Agak kecewa dengan bagian akhir film yang kurang mengesankan.

But, overall keseluruhan film dengan perpaduan cerita, cast, sutradara dan efek yang menunjang cukup bagus. Goodbye Mr. Potter L

Tags: , , , ,