City Of Bones

Cassandra Clare

city of bones City of Bones   Review

City of Bones adalah buku yang ditulis oleh Cassandra Clare. Dari covernya sendiri memang cukup menarik yaitu seorang lelaki bersayap. Jelas dengan melihat cover tersebut buku ini menawarkan cerita fiksi. Semakin marak cerita fiksi dipasaran terutama yang berkaitan dengan sihir ataupun dunia malam (vampir, werewolf, dan rekan-rekannya), tapi entah kenapa saat melihat buku ini saya langsung tertarik.

City of Bones bercerita tentang seorang gadis berumur 16 tahun bernama Clarissa, yang kehidupannya tampak biasa. Clary sapaan akrab gadis tersebut merupakan anak tunggal dari seorang orang tua tunggal, ayahnya telah meninggal sejak ia masih dalam kandungan. Ia mengenal seorang Paman bernama Luke sepajang hidupnya dan sahabat terbaik, Simon. Setidaknya itulah hal yang ia ketahui pada awalnya.

Sampai suatu hari Clary tiba-tiba bisa melihat sesuatu yang tidak bisa dilihat oleh orang lain. Ia bertemu dengan Jace, Issabel dan Alec yang ternyata adalah Pemburu Bayangan, pemburu iblis. Semenjak itu dunianya tidaklah sama. Apa yang ia ketahui bukanlah hal yang sebenarnya, ibunya menyimpan banyak rahasia, bahkan Luke ternyata bukan ‘Paman’ biasa. Clary memulai petualangannya, baik dalam mendapatkan kembali ibunya yang diculik, mendapatkan kebenaran, juga memperjuangkan cinta dan mempertahankan persahabatannya.

Setelah saya menelan buku ini bulat-bulat:

Cerita yang disajikan cukup menarik, meskipun sekilah mirip dengan Twilight Saga, karena adanya sentuhan cinta terlarang (halah). Tapi karena alurnya yang cukup cepat dan bahasa yang diolah sedemikian rupa buku ini sangat layak untuk menghabiskan waktu senggang, sangat sulit meletakkan buku ini tanpa membuka halaman selanjutnya. Bagi siapa saja yang suka dengan cerita fiksi-romance-mystery pasti jatuh cinta pada buku ini.

City of Bones sendiri bukan merupakan buku tunggal, tapi terdiri dari beberapa seri. Sejauh yang saya ketahui ada empat seri. Namun mengintip sedikit dari e-books keempat, tampaknya masih ada buku kelima. Buku keempatnya sendiri belum terbit dalam bahasa Indonesia. Selamat menikmati.