City of Ashes

Cassandra Clare

city of ashes City of Ashes ~ Review

City of Ashes merupakan seri kedua dari buku The Mortal Instruments yang ditulis oleh Cassandra Clare. Belem jelas buku ini akan berakhir diseri keberapa, yang jelas buku ini bisa dibilang adalah the next twilight series. Dalam buku pertama City of Bones dikisahkan bahwa Clarissa Mongerstern adalah seorang Pemburu Bayangan yang bahkan tidak tahu jati dirinya sampai dengan ia berusia 16 tahun dan terungkap dengan kejadian yang terpaksa. Ia jatuh cinta pada Jonathan atau akrab dipanggil dengan Jace yang diakhir buku diceritakan sebagai kakaknya, mereka sama-sama anak dari Valentine. Yaitu seorang musuh utama Kunci.

Di buku kedua ini diceritakan bahwa Clary dan Jace masih berusaha membiasakan diri dengan hubungan sebagai kakak-adik yang bahkan bagi mereka dan orang-orang sekeliling merupa itu merupakan hal yang aneh. Valentine masih berkeliaran dengan teror dan rencana jahatnya. Terlepas dari itu semua tiba-tiba sahabat Clary, Simon berubah menjadi vampir. Jace harus berurusan dengan Inkuisitor yang menganggap dia sebagai mata-mata Valentine. Petualangan mereka bertambah seru ketika ternyata rencana sang Inkuisitor untuk bernegosiasi dengan Valentine gagal, dan Valentine telah memanggil iblis-iblis jahat untuk menyerang para pemburu bayangan. Hubungan Jace dan Clary semakin rumit karena adanya ulah iseng sang Ratu Peri. Diatas semua itu pernyataan mencengangkan dan Ratu Peri bahwa Clary dan Jace adalah hasil percobaan Valentine : Jace memiliki bakat sang Malaikat, sementara bakat Clary adalah berkaitan dengan hal-hal tidak terucap.

Setelah saya selesai dengan buku ini : dibandingkan dengan buku sebelumnya, buku kedua ini menjadi agak membosankan, mungkin karena terlalu banyak pemaparan. Namun saat mencapai tengah buku, maka buku ini akan semakin terasa menarik. Bukan kisah romance-mystery seperti Twilight Saga, buku ini lebih menekankan pada kisah petualangan secara keseluruhan. Tidak meletakkan inti cerita hanya pada dua tokoh utama yaitu Jace dan Clary. Buku ini cukup bagus untuk terus dilahap. Saat ini saya dalam proses menggigit buku selanjutnya yaitu City of Glass. Cheers !