Archive for November, 2011

cek-ricek resolusi 2011

haloha para blogger muda. sudah lama juga ga nengok page ini. karena ini-dan itu sehingga kadang hanya sempat menulis tapi ga nge-post.

well, bulan november ternyata bukan bulan yang mudah untuk dijalani. sejak awal bulan sudah banyak ini-itu yang mesti dilakukan. dan rasanya bulan ini berjalan dengan cepat. tau-tau liat kalender udah tanggal 20. WOW. sisa 10 hari lagi sebelum bulan desember. yang artinya semakin dekat kita pada awal tahun 2012. bukan rencana tahun baru yang disusun, tap mulai ngecek resolusi 2011 apa saja yang sudah dan belum tercapai. Ternyata masih ada beberapa yang menyisakan kotak kosong tanpa checklist. sisa waktu satu bulan sebelum deadline pemenuhan resolusi 2011.

new year s resolution pic getty 681635794 cek ricek resolusi 2011

dan satu bulan juga waktu gw untuk bikin resolusi 2012. juga untuk evaluasi apa saja sih hal yang sudah dicapai selama tahun 2011. hafesyuuhh…ternyata bukan november yang waktunya berjalan sangat cepat, tapi juga tahun 2011. masih terekam jelas 1 januari 2011, waktu pertama menghabiskan tahun baru bareng Beswan Djarum. sekarang sudah mau awal tahun 2012. well, ternyata rencana tahun baru pun harus mulai disusun. -.-“

bukan itu sebenarnya intinya, setiap awal tahun selalu ada keinginan untuk memulai semuanya dari titik awal. memulai usaha untuk mencapai target selama satu tahun. 2011 sebentar lagi berakhir, tapi bukan berarti kita menyerah begitu saja untuk mencapai target-target selanjutnya untuk 2011. masih tersisa satu bulan, ayo mari kita marathon untuk mencapai target. icon smile cek ricek resolusi 2011 mungkin bukan hal yang mudah, tapi ga mau kan 2011 berlalu tanpa pencapaian apa-apa? well, lets start from our smallest step : wake up in the morning, maybe. atau ga pernah telat masuk kuliah.

tulisan kali ini cuma sekedar intermezo. tapi semoga bisa bermanfaat. cheers icon smile cek ricek resolusi 2011

Tags: , , ,

Hujan dan 2008

Hujan selalu penuh cerita, hujan selalu bercerita. Bukan hujan dengan cerita, namun cerita yang dibawa hujan. Dan bagaimana kita mengingat cerita dibalik hujan.

Setiap kali hujan turun entah kenapa selalu membawa renungan tersendiri. Begitupun hari ini saat hujan kembali mengguyur dengan derasnya. Hujan terus menerus, tidak pernah absen sejak awal November membasahi kota Bandung. Seperti hari ini hujan turun cukup deras, terlindung aman di dalam kamar dengan selimut tebal dan secangkir cokelat, gw kembali pada perenungan kilas balik. Satu memori yang hari ini menghampiri adalah saat awal gw masuk kuliah.

Tiga tahun lalu tepat di Agustus 2008 gw memulai hari sebagai seorang mahasiswa. Masih terkesima dengan segala hal yang berkaitan dengan mahasiswa. Kebebasan mengenakan pakaian, memiliki jadwal yang fleksible, bisa mendapatkan libur 2-3 kali dalam seminggu dan banyak hal lainnya. Diawal kuliah banyak target yang masuk dalam list coretan buku agenda. Dengan segala kendala, krikil juga bentuk kemalasannya, beberapa target dengan beruntung sudah mendapatkan ceklist, namun beberapa lagi masih menyisakan kotak kosong. Saat menjalani hari pertama ospek dulu bahkan tidak terbayang gw ada diposisi gw saat ini. Hari ini, gw, Endah Purnamasari, 20 tahun, menunggu wisuda di bulan Februari. Bolehkan sedikit bangga dengan diri sendiri dititik ini? Bahkan hati kecil gw masih melarang untuk melakukan hal tersebut.

conceptualphotographybyphotographermichelleellis 027 Hujan dan 2008

Kenapa? Pada intinya apasih yang telah gw capai? Sukses belum. Namun sedikit logika mengatakan gw boleh sedikit bangga. Karena gw hari ini berbeda dengan seorang gadis 16 tahun menuju 17 tahun yang tiga tahun lalu memulai karir sebagai seorang mahasiswa. Pada intinya memang setiap orang berubah. Masalah, waktu, proses dan hidup itu sendiri yang membuat mereka berubah. Hanya masalah arah yang menentukan, kemana perubahan mereka.

Well, mungkin ini cuma sekedar intermezo dari perenungan yang gw lakukan saat hujan. Bukan hal besar, namun gw berharap, setiap orang memiliki waktu mereka sendiri untuk kembali merenungkan hal apa yang telah mereka dapatkan, siapa yang datang pada kehidupan mereka ataupun siapa yang sudah pergi dari kehidupan mereka. Kadang hal ini menjadi resep ampuh tersendiri untuk mendapatkan kembali alasan untuk menjalani hidup dengan lebih baik. Cheers!

Tags: , ,

Welcoming Party Beswan 27 Bandung (Reportase)

Welcoming Party Beswan Regional Bandung 2011/2012

09.00

Kantor Djarum di jalan Dr. Otten sudah mulai ramai dengan orang-orang yang berdatangan menggunakan baju warna-warni. Tema hari adalah Be a Star: Be Everything You Wanna Be. Dari yang paling unk tampak menggunakan wig kribo seperri Marco Simoncelli (alm) ataupun seorang tokoh Jepang lengkap dengan kimono. Tidak hanya itu seorang perempuan tampak bendandan seperti Audrey Hepburn di Breakfast at Tiffany lengkap dengan tatanan rambutnya. Sampai dengan pukul 10 orang-orang terus berdatangan, bersiap-siap untuk menghadiri sebuah acara Welcoming Party. Mereka adalah Beswan 27, beswan yang baru saja bergabung bersama keluarga besar Beswan Djarum.

12.00

Tempat pun berpindah, setelah peserta dievakuasi langsung dari Dr. Otten menuju Galeri Ciumbeuleuit menggunakan transportasi yang pasti tak akan mereka lupakan yaitu Angkot. (Haha. Dengan gaya yang sudah maksimal agak dibikin gendok boleh dong ya). Di venue peserta langsung digiring ke restoran dekat ruangan Gracia 1 dan 2 yang akan digunakan untuk acara siang hari. Saat akan mendekati jam 13.00 sebelum memasuki ruang Gracia, peserta berfoto di wall of fame sesuai dengan kelompok masing-masing.

13.00-17.00

Setelah berfoto di wall of fame peserta langsung digiring masuk ke ruangan yang sudah diatur gelap untuk menambah efek dramatis. Setelah itu acara pun langsung dimulai dengan voice over MC. Untuk membangkitkan semangat peserta maka panitia menampilkan suatu dance yang telah dipersiapkan selama satu bulan masa persiapan WP, diakhir dance panitia pun mengajak peserta untuk turun ke lantai dan berdansa semua. Setelah pembukaan tersebut acara terus bergulir, dimulai dengan penampilan yel-yel dance tiap kelompok. Dilanjutkan dengan acara inti yaitu presentasi kelompok untuk konsep yang telah mereka susun, berupa rangkaian kegiatan yang akan mereka buat selama satu tahun periode beasiswa.

Dalam segmen ini kami sangat terkejut dengan kreatifitas mereka sehingga mampu menghasilkan suatu konsep acara yang kreatif dan juga target serta tujuannya jelas dalam waktu yang singkat. Segmen ini dibuat untuk memilih ketua angkatan dan membentuk kepengurusan Beswan Regional Bandung periode 2011/2012. Setelah presentasi untuk para calon terpilih telah ditarik ke ruangan terpisah, untuk melakukansesi khusus bersama dewan juri. Acara pun dilanjutkan dengan penyampaian kegiatan regional yang telah dilaksanakan selama satu tahun periode beasiswa 2010/2011 oleh panitia yang diwakili oleh Nur Anisa, Gellar Ramadhan, Endah Purnamasari (blog), dan Aghnia (LKT).

308838 194450863966377 100002043939083 417684 1398789141 n Welcoming Party Beswan 27 Bandung (Reportase)

Untuk mengatasi kebosanan peserta maka acara diselingi dengan game. Melihat antusiasme peserta panitia pun ikut bersemangat untuk memberikan yang terbaik dalam acara WP ini. Setelah games acara bergulir pada serah terima jabatan ketua angkatan, dari beswan periode 2010/2011 kepada beswan periode 2011/2012. Ketua angkatan terpilih adalah R. Avianty – Universitas Pasundan, Febryan – Universitas Kristen Maranatha dan Aris – Universitas Pendidikan Indonesia.

296478 194448600633270 100002043939083 417659 384559711 n1 Welcoming Party Beswan 27 Bandung (Reportase)

Setelah serah terima jabatan dan pisah sambut secara simbolis maka acara resmi sebagai acara inti pun sudah berakhir.

18.00-21.00

Setelah coffe break selama kurang lebih 30 menit, acara kembali dilanjutkan, dibuka dengan dance bersama dengan menggunakan topeng yang sebelumnya sudah dipersiapkan. Kemudian tanpa peserta ketahui panitia telah menyiapkan venue lain yaitu di restoran terbuka. Setelah semua siap, maka peserta kemudian digiring dari dalam ruangan Gracia menuju restoran terbuka, kembali dalam keadaan gelap. Namun bedanya, saat ini panitia telah siap dengan lilin, dan menyanyikan lagu Hymne Beswan, sambil mengiringi peserta yang masuk ke restoran terbuka. Dengan lagu tersebut maka acara makan malam sebagai penghujung acara WP ini pun resmi dibuka. Selanjutnya sambutan dan perkenalan Manajemen Djarum yang saat itu hadir (Bapak Sugian, Bapak Herman, Bapak Budhi, Ibu Popi, Bapak Ferry). Selanjutnya adalah makan malam. Dipenghujung acara diumumkan kategori award peserta, diantaranya adalah King and Queen of Party: Akbar – Universitas Widyatama, Irnaning Tyas – Universitas Kristen Maranatha, Best Dress: Vannesa Dea Roso – Universitas Padjadjaran, Muhammad Aulia – Universitas Padjadjaran, Best Couple – Rahayu – STBA, Adi, Best Concept: Kelompok 1 dengan program School of Writing dan Best Team: Kelompok.

Setelah pengumuman kategori award maka acara pun ditutup dengan menyanyikan lagu Hymne Beswan bersama-sama seluruh hadirin. Kemudian acara ramah-tamah.

Sungguh akhir yang mengharukan untuk acara WP Beswan Djarum Regional Bandung ini. Semoga bisa lebih baik dimasa mendatang. J

Tags: , , ,

Road to Welcoming Party Bandung

Welcoming Party Beswan Regional Bandung Periode 2011/2012

Sejujurnya bukan hal yang mudah membuat suatu acara yang kita ketahui sebagai suatu bentuk penciptaan imej awal dari suatu keluarga baru, dalam hal ini adalah Beswan Regional Bandung. Terhitung sejak awal bulan Oktober 2011, Beswan Djarum Regional Bandung angkatan 26 mulai mempersiapkan acara pertamayang akan menjadi acara pisah sambut angkatan lama dengan angkatan baru tersebut. Dengan tuntutan acara yang dibuat harus seapik mungkin dan juga maksud serta tujuan yang harus dicapai tepat pada sasarannya, maka ada 20 panitia inti yang berkontribusi dalam persiapan acara Welcoming Party ini.

314665 2123029151378 1115313399 31922400 1043512528 n Road to Welcoming Party Bandung

Rapat mulai dilaksanakan sejak awal Oktober, tentu saja bukan hal yang mudah membagi kesibukan, menyesuaikan waktu antar panitia, mencari ide yang memang orisinil dan mampu membangkitkan ketertarikan peserta WP ini nantinya. Ditambah lagi saat itu sebagian panitia juga terlibat dalam proses rekruitmen Beswan Djarum Regional Bandung. Namun berkat kerja keras dan tekad yang kuat maka lahirlah sebuah konsep untuk WP nanti dengan tema utama yaitu Uniquely Future.

Alasan tema ini yang diangkat sangatlah simple, bahwa beswan merupakan generasi muda yang nantinya akan menjadi masa depan bangsa. Dan kata unik sendiri karena kita ingin menghadirkan suatu konsep yang tidak biasa. Untuk tema kostum sendiri kami memilih tema Be a Star. Kami ingin menyampaikan bahwa siapapun mampu menjadi bintang, bintang dimasa sekarang juga masa depan.

Persiapan menuju WP sendiri bukanlah hal yang mudah. Menyatukan beberapa ide dan kepala untuk mencapai suatu kata mufakat memerlukan suatu proses yang alot. Namun akhirnya saat kata sepakat dan kesatuan pemikiran diperoleh, maka yang dihasilkan adalah suatu konsep yang luar biasa. Kerja keras panitia pun dimulai sejak awal. Mempersiapkan rundown acara, teknis pelaksanaan, hal-hal yang dibutuhkan sampai dengan suatu performance dance yang saat itu akan ditampilkan sebagai bagian dari penyambutan beswan angkatan baru.

Dimulai dari tempat rapat yang terus berpindah, kerelaan panitia untuk hadir ditempat rapat, kesediaan untuk meluangkan waktu dalam mempersiapkan acara, kesediaan untuk mengikuti latihan yang intense, kehujanan saat mempersiapkan acara, bekerja sampai sengan lewat tengah malam, kosan dan rumah yang dijadikan basecamp mendadak, sampai dengan teburu-buru antara tugas dan juga menyelesaikan persiapan acara. Banyak sekali bentuk kerja keras yang dilakukan untuk memperiapkan acara WP ini. Kerikil pun turut mewarnai persiapan acara ini dimulai dari sulitnya mendapatkan suatu barang, adanya missed communication sampai dengan masalah ‘kelupaan’.

297293 2123154874521 1115313399 31922530 819850676 n Road to Welcoming Party Bandung

Namun, dengan segala perjuangan keras tersebut, segala peluh, duka akhirnya terbayar sudah dengan menyaksikan bahwa acara Welcoming Party Beswan 27 ini berlangsung sukses. Beswan 27 mampu menangkap maksud dan menikmati acara WP ini, panitia dan tamu undangan bisa ikut menikmati acara WP ini juga. WP berlangsung sukses lancar. Acara yang dimulai pukul 09.00 ini berakhir tepat pukul 21.00 dengan alunan Hymne Beswan Djarum oleh seluruh hadirin. Dan kini sampailah pada saya untuk menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang turut serta membantu terlaksananya acara Welcoming Party Beswan 27 ini, sehingga bisa berlangsung dengan sukses dan lancar. Great teamworks, kalian sangat luar biasa. Terima kasih saya untuk kalian semua.

391102 194454253966038 100002043939083 417694 2065385508 n Road to Welcoming Party Bandung

Tags: , , , ,

Jika Bangsa Tanpa Budaya

Budaya merupakan bagian dari peradaban suatu bangsa. Dengan melihat budaya suatu bangsa, maka kita bisa melihat sejarah bangsa tersebut. Bangsa yang kuat adalah bangsa yang mampu menghargai dan menjaga budaya mereka. Karena dengan melakukan hal tersebut, maka mereka telah menjaga sejarah mereka, mereka tidak akan lupa dengan sulitnya perjuangan untuk mejadi suatu bangsa yang mandiri.

Bisa dibayangkan suatu bangsa tanpa budaya. Mereka akan kesulitan untuk mendapatkan identitas mereka sebagai suatu bangsa yang utuh. Karena unsur dasarnya seuatu bangsa, yaitu budaya tidak mereka miliki. Oleh karena itu yang diperlukan suatu bangsa adalah generasi muda yang mampu mengangkat budaya asli mereka, agar tidak hanya diingat oleh para leluhur namun juga dikenal oleh dunia, sehingga pencurian identitas suatu bangsa akan sulit dilakukan.

Generasi muda adalah generasi kunci untuk kemajuan suatu bangsa. Agar mereka bisa terus ikut dalam menjaga budaya bangsa, maka terlebih dahulu mereka harus tahu budaya seperti apa yang dimiliki oleh suatu bangsa. Salah satunya adalah dengan memberikan stimulus terhadap mereka melalui berbagai bentuk kegiatan yang kental unsur budaya namun dipadupadankan dengan unsur modern, untuk menghindari kebosanan mereka akan hal-hal yang memang tidak biasa bagi mereka.

Beberapa bentuk seni yang memang merupakan budaya asli Indonesia adalah wayang pada seni pertunjukan juga angklung pada seni musik. Dalam dua artikel sebelumnya saya membahas potensi dua jenis seni tadi untuk bisa terus berkembang dalam dunia modern dan diminati oleh generasi muda bangsa.

1. Dunia Ini Panggung Wayang

Wayang merupakan salah satu bentuk seni asli Indonesia. Seni pertunjukan wayang ini sangatlah unik, baik dalam hal cerita, penyampaian lakon maupun dalam instrumennya. Wayang memiliki potensi besar untuk terus berkembang dan mengibarkan bendera go internasional. Seni pertunjukan yang ada saat ini berkonsentrasi pada pertujukkan langsung memanfaatkan media digital atau elektronik. Padahal wayang memiliki unsur unik yang tidak biasa, hanya saja karena kental dengan unsur budaya dan cerita yang memang sudah turun menurun, namun tidak dikenal generasi muda, wayang menjadi sesuatu yang asing. Oleh karena itu, unsur modern bisa dimasukan pada seni pertunjukan wayang dan mulai disosialisasikan terhadap generasi muda.

2. Angklung dan Musikalitas Bangsa

Angklung merupakan salah satu seni asli Indonesia yang dikenal oleh dunia. Karena instrumen dan musik yang unik, angklung menjadi kekayaan budaya Indonesia yang bisa terus berkembang tanpa batas. Saat ini di Indonesia tidak bisa dipungkiri bahwa banyak musisi yang berkembang dan mampu menghasilkan karya yang luar biasa. Namun, berapa persen dari mereka yang memanfaatkan seni tradisional sebagai unsur keunikan dari musi mereka? Sangatlah sedikit. Melalui artikel ini saya menyampaikan bahwa angklung memiliki potensi untuk bisa dipadukan dengan musik modern, dan pada akhirnya akan menjadi keunggulan bagi musisi-musisi Indonesia untuk bisa menghasilkan karya musik yang unik.

Demikian merupakan rangkaian artikel yang bisa dijadikan sebagai bacaan santai yang jika ditelaah lebih jauh, terdapat pesan tersendiri bagi generasi muda bangsa. Pesan tersebut cukup singkat dan padat yaitu jagalah budaya bangsa. Karena bangsa tanpa budaya adalah bangsa tanpa identitas.

Tags: , , ,

Angklung dan Musikalitas Bangsa

Musik sudah menjadi bagian dari suatu peradaban sejak lama. Musik menjadi bentuk ekspresi diri dari kata-kata yang tidak mampu terucap. Dengan musik seseorang bisa mengekpresikan diri mereka melalui lirik ataupun alunan nada yang mereka buat. Tidak hanya itu seringkali bagi mereka yang hanya menjadi penikmat, musik bisa menjadi soundtrack kehidupan mereka. Intinya adalah tetap pada ekspresi diri.

indonesia angklung Angklung dan Musikalitas Bangsa

Saat ini banyak seniman-seniman muda yang muncul di Indonesia. Mereka bisa menghasilkan suatu musik yang luar biasa, bakat dan kemampuan mereka memang tidak diragukan lagi. Namun diantara mereka yang menjadi dan mengaku sebagai seniman, siapa saja yang mengenal alat musik tradisional? Atau berapa banyak diantara mereka yang memadukan unsur tradisional dalam musikalitas mereka?

Angklung adalah salah satu jenis alat musik tradisional Indonesia yang sudah go internasional atau istilahnya sudah dikenal dunia. Angklung sendiri saat ini tidak hanya dimainkan oleh orang-orang yang kolot atau fanatik terhadap budaya. Namun, angklung sudah memasuki dunia modern, dimainkan oleh generasi-generasi muda, dan berkolaborasi dengan alat musik modern. Dengan perkembangan angklung saat ini bukan tidak mungkin akan banyak muncul hasil karya seni khususnya musik yang akan memadukan angklung sebagai salah satu instrumennya.

Prihatinnya tidak semua generasi muda Indonesia menganggap angklung itu sebagai sesuatu yang ‘keren’, tidak jarang mereka justu memandang angklung sebagai bentuk instrumen yang asing bagi mereka. Padahal bisa dibayangkan jika musisi-musisi Indonesia memasukan unsur musik angklung sebagai salah satu bentuk karya mereka, angklung akan semakin mendunia juga kesempatan bagi para musisi-musisi tadi untuk bisa menghasilkan suaru karya yang unik.

Ini hanya sebentuk pemikiran, bahwa bahkan seni asli Indonesia memiliki suatu potensi untuk terus berkembang dan terjaga jika generasi mudanya bisa memanfaatkan unsur unik dari alat seni ini untuk bisa menghasilkan suatu karya yang tidak biasa.

mar2 Angklung dan Musikalitas Bangsa

Tags: , , , ,