“I vow to help you love life, to always hold you with tenderness and to have the patience that love demands, to speak when words are needed and to share the silence when they are not and to live within the warmth of your heart and always call it home.”

- Paige, The Vow

The Vow. Akhirnya masih dengan sahabat yang sama, siang menuju sore kami habiskan untuk menonton salah satu film yang emang udah pengen banget gw tonton (dan ga nyangka dia mau, dengan paksaan sebenernya). Berbekal DVD dan laptop jadilah acara menonton kami berdua.

Dibintangi oleh Rachel Mc Adams (yang cantiknya keterlaluan) dan Channing Tatum (yang gantengnya ga sopan), film ini diambil dari kisah nyata. Sepasang suami istri, saling mencintai, harus menghadapi kenyataan bahwa salah seorang dari mereka (istrinya) lupa akan setiap kenangan yang mereka miliki sebagai suami-istri, bahkan lebih jauh dari itu sang istri lupa akan suaminya, bagaimana mereka saling jatuh cinta. Saat-saat yang diingat oleh istrinya adalah saat mereka belum bertemu, dan sang istri adalah tunangan dari pria lain. Dunia tempat mereka berpijak seketika berubah, kehidupan bergeser, dan mereka merasa asing satu sama lain. Sang suami (Leo) berusaha sekuat tenaga membuat sang istri (Paige) mengingat kembali, membuatnya kembali jatuh cinta, membuat dunia mereka kembali sama. Namun, ternyata hal tersebut lebih sulit, mereka terus mencoba, sampai salah satu merasa lelah dengan yang lainnya, dan akhirnya…TONTON AJA SENDIRI YAAAA ! (~nananana)

the vow The Vow   Please Knock

Setelah selesai film, kami berdua sama-sama terdiam. Biasanya pada saat selesai nonton film drama kaya gini, yang keluar dari sahabat gw adalah rentetan ejekan, cengengnya gw, sensitifnya dan lain-lain. Tapi kali ini bahkan dia pun terdiam. Have you ever imagine, the closest person in you live suddenly forget about you? Not because he/she trying to forget, but accindentaly forget, and not only closest person but the one that you love the most? Gw sendiri ga pernah berpikir sampai sana, gw ga terlalu baik dalam mengatasi kehilangan, apalagi ini, ga kehilangan, tapi dilupakan. Pasti segala cara dicoba untuk mengembalikan segala sesuatu kembali pada tempatnya. Kembali pada tempat dimana lo biasa berpijak. Yup, thats.

Tapi itulah tadi, dengan kekuatan cinta (sesuatu yang mereka sebut dengan kata yang terdiri dari lima huruf tersebut) mereka bisa bertahan (IYA ENDINGNYA HAPPY KOQ). Film ini diambil dari kisah nyata, saat ini mereka yang menjadi inspirasi hidup bahagia dengan dua orang anak. Ini mungkin bukti kalo cinta itu memang ada. Meskipun untuk gw sendiri, dengan pemikiran yang masih sederhana, masih mempertanyakan, benarkah cinta yang tanpa alasan itu benar-benar ada?

in the end, THE VOW is worth to watch, ga mesti nyiapin tissue layaknya film kehilangan ingatan lainnya, tapi siapin aja note, hehe..banyak banget quote bagus di film ini. mungkin, bagi mereka yang sedang (katanya) jatuh cinta kata-katanya bisa dipinjem dan dijadikan inspirasi. ~nanana

xoxo, *kissonthecheeks*, readers