Have you ever wonder who is gonna be your future husband (or wife-for man)? Me? Every second time when I was lost on my wild mind.

I have some definition for those things (my own definition):

~ Berteman adalah saling mengenal dan belajar bertoleransi.

~ Sahabatan adalah saling memahami, saling menerima baik kelebihan maupun kekurangan

~ Pacaran adalah saling mengenal lebih dalam, memahami segala kelebihan dan kekurangan, dan mentoleransi tingkat ego masing-masing.

~ Menikah adalah belajar mencintai, menyayangi, seseorang yang akan kamu lihat pertama kali dipagi hari dan orang terakhir yang kamu lihat dimalam hari…setiap hari.

….setiap hari. Orang yang akan menjadi bagian dari hidup saya, tua bersama saya, membangun keluarga dengan saya, membawa tawa, menjadi alasan akan adanya air mata, memicu amarah, dan selalu ada disana, saat saya meminta maaf ataupun memaafkan. Memberikan kasih sayang tanpa batas dan mencintai saya tanpa alasan. Menjadi seseorang yang sayangi tanpa batas dan saya cintai tanpa alasan. Itulah dia, seorang suami bagi saya dimasa depan (berdasarkan harapan saya yang tergila-gila pada fairytale).

conceptualphotographybyphotographermichelleellis 014 Aku dan Definisi

Pertanyaan paling utama, dengan tanda tanya paling besar adalah SIAPA? Tapi itu adalah halaman yang hanya Tuhan yang tahu, bahkan Dia tidak membisikkan petunjuk tentang siapa dia nanti. Dia yang disimpan untuk hadir pada waktu yang tepat, saat saya sudah siap. Dia yang mungkin sebenarnya sudah saya kenal, pernah berpapasan atau bahkan tidak pernah terpikirkan oleh saya sebelumnya. Dia yang selalu menjadi rahasia, rahasia yang tersimpan rapat, dan akan terungkap saat waktunya diungkap, saat Dia menghendaki saya untuk mengetahui siapa dia untuk saya. Ya, dia.

Hehe…yaa kadang-kadang memang pemikiran serius, tak terduga seperti ini menyambar-nyambar. Bahkan jika bentuknya berupa pertanyaan, sulit untuk menahan diri bila tidak mendapatkan jawaban saat itu juga. Padahal beberapa pertanyaan memang terlahir untuk ditanyakan secara retoris, jawaban yang disediakan akan hadir dengan sendirinya atau bahkan jawaban tersebut tersedia tepat dihadapan kita, hanya soal waktu sebelum kita memahami dan menyadari hal tersebut. Karena pada dasarnya manusia itu memiliki kecenderungan untuk selalu mencari, menggali pengetahuan, dan tidak lelah untuk terus bertanya. *sigh

Well, in the end no matter who he is gonna be. Harapan saya adalah dia adalah seorang teman, yang tahu kapan harus menjaga jarak saat saya marah, seorang sahabat yang meminjamkan bahunya saat saya menangis dan selalu tahu bagaimana membuat saya tertawa, seorang kakak yang bisa beradu argumentasi, bertengkar tapi selalu saling memaafkan, seorang kekasih yang memberikan kasih sayang tanpa batas dan mencintai saya tanpa alasan, dan seorang suami yang menjadikan saya orang pertama yang dia lihat dipagi hari, dan orang terakhir yang dia lihat dimalam hari serta orang yang selalu jatuh cinta pada saya setiap hari. Fuuh, banyak ya? Hehe…karena saya akan menjadi itu semua untuk dia. J *amin

xoxo, *kissonthecheeks*, readers

Love