Hai, selamat hari Kartini untuk seluruh wanita di Indonesia. Tetap berprestasi, semangat meraih mimpi dan tidak pernah lupa pada perannya sebagai wanita – Sabtu, 21 April 2012.

Pertanyaan random kali ini: Jika Kartini masih hidup dan hari Sabtu, 21 April 2012 lalu berumur 21 tahun, apa yang akan beliau lakukan?

2236899 20120408123500 21 April (masa kini) Tentu itu hanya pertanyaan retoris. Sulit untuk mengetahui apa yang akan dilakukan oleh R.A Kartini jika (ya hanya jika) beliau masih hidup di 2012 ini dan berumur 21 tahun. Mungkin beliau sudah terlena dengan teknologi smartphone atau juga tenggelam dalam trend anak muda sampai orang tua saat ini galau. Well, its only an intermezo.

Inget ga sih waktu kecil, kita selalu semangat untuk merayakan Hari Kartini? Well, setidaknya itu yang saya rasakan. Ketika semakin dekat hari Kartini, biasanya udah nyerewetin mama untuk nyiapin kostum. Entah itu kebaya manis berwarna pink (yah selalu pink), atau jas dokter dengan heels mini (dulu waktu SD cita-cita masih dokter), atau juga baju adat lain. Saat hari Kartini tiba, paling semangat untuk didandanin Mama dan akhirnya ikut pawai keliling komplek sekitar atau ikut perayaan di sekolah. Itu terjadi sekitar 13-15 tahun lalu. Tapi sekarang keadaan berubah.

Saya punya ade seorang pelajar SD, dia ga heboh minta disiapin alat tempur pawai atau perayaan Kartini. Di sekolahnya yang dulu adalah sekolah dimana saya menempuh pendidikan dasar juga tidak ada perayaan resmi hari Kartini. Mereka hanya diberi tahu itu hari Kartini, mengadakan lomba nyanyi dan…thats it. Saya ga tahu dengan keadaan di sekolah lain, mungkin hanya sekolah ade saya aja. Tapi dari apa yang saya lihat perayaan Kartini mulai bergeser, sudah karang ditemukan pawai pakaian adat atau pakaian profesi masa depan seperti dulu. i know, sekarang udah 2012, udah berubah zamannya, tapi kenapa ya, tradisi bagus seperti itu justru tersisih? Padahal dengan pawai kaya gitu kan sebagai sarana pengenalan budaya dan tradisi juga buat anak sejak dini.

Bukan berarti ditahun 2012 ini tidak perayaan Kartini juga, hanya saja bentuknya lebih ke modern Kartini’s Day. Contohnya macam-macam produk mengadakan lomba ‘Kartini Muda’ atau lomba karaoke atau busana kebaya modern. Pesertanya pun kebanyakan adalah remaja-dewasa. Atau ada juga lomba menulis, dengan tema utama Kartini atau Habis Gelap Terbitlah Terang. Ga jarang juga ada yang melenceng seperti Habis Putus Terbitlah Move On (<<yang ini diadakan oleh akun-akun yang hobi bikin galau). Perayaannya masih ada, tapi maknanya semakin terkikis.

Kadang sudah terlintas dalam benak saya, berapa persen anak kecil sekarang yang kenal dengan Kartini (iya saya juga ga kenal, maksud saya tahu)? Kalo gini terus lama-lama Kartini cuma salah satu tanggal yang diingat, tanpa tahun kenapa harus diingat. Saya berharap dimasa depan acara Kartinian yang lebih membumi bisa kembali. Anak Indonesia tidak seharusnya lupa pada tokoh-tokoh pahlawannya. Bukanya Bangsa yang Maju adalah Bangsa yang Tidak Lupa pada Sejarahnya? J

PS: mungkin bisa juga dijadikan project Beswan Djarum J

Tags: ,