Diantara kalian ada ga yang pernah bertanya-tanya, apasih bakat gw? Bisa apasih gw?

Menurut gw bakat itu ditemukan, sementara kemampuan itu diasah.

Misalkan seseorang ga merasa dirinya bisa menyanyi, dia hanya jadi penyanyi untuk dirinya sendiri. Suatu saat ada kejadian yang mengharuskan dia bernyanyi dan ternyata dia bernyanyi dengan sangat baik. Banyak orang kagum dengan suaranya. Akhirnya dia ‘dinyatakan berbakat’ dalam bidang tersebut. Dukungan dari orang-orang serta pujian positif membuat dia makin percaya diri untuk mengasah ‘kemampuan’ barunya tersebut.

Banyaknya ajang pencarian ‘bakat’ juga diperuntukkan untuk itu (selain tujuan komersil). Nantinya setelah bakat-bakat tersebut ditemukan akan dilanjutkan pada tahapan mengasah kemampuan. Semua akan lebih mudah jika orang tersebut memang memiliki bakat. In the other words, punya dasar untuk bisa melakukan sesuatu. Tapi jangan lupa bahwa pada awalnya kita semua berada dalam posisi tidak mengetahui ‘bakat terpendam’ yang kita miliki. Akhirnya kita mencoba-coba sesuatu yang kita menurut kita menarik, menulis, menyanyi, akting, modeling, dll. Kita asah satu-persatu, meskipun ga punya bakat alam dalam melakukan suatu hal secara spesifik, tapi karena kemauan kita kuat, belajar dari nol sampai kita bisa setidaknya setara dengan orang yang memang sudah berbakat alami, kita pun bisa membuktikan bahwa tidak hanya bakat yang membuat kita mampu untuk melakukan sesuatu, tapi juga kemauan keras dan usaha.

Well, seperti kompetisi kuis ‘Euforia Jatuh Cinta’ yang saat ini sedang diadakan oleh Beswan Djarum, secara ‘tiba-tiba’ yang tadinya jarang menulis, jarang muncul di blog, mengganti status invicible menjadi available. Menulis kisah euforia jatuh cinta entah itu yang akhirnya romantis, miris atau mistis dalam 300 kata. Yup, dibatasi biasanya lebih sulit. Namun, dari beberapa tulisan yang gw baca, gw terkagum-kagum sendiri, mereka yang jarang keliatan menulis, ternyata mampu untuk menulis. Well, bercerita secara tersurat. Sekali lagi yang dibutuhkan adalah kemauan untuk mengasah kemampuan tersebut. Banyak bibit unggul, yang jadi pertanyaan setelah kompetisi ini selesai, akankah para bakat muda tadi ‘ketagihan’ untuk terus menulis? icon biggrin Bakat ditemukan, Kemampuan diasah hehe.

Harapan terbesar gw tentu saja iya, bukan untuk tujuan komersil, tapi menulis untuk diri mereka sendiri (agar bisa dinikmati orang lain tentunya). Tapi itu kembali pada diri sendiri kan? Hanya saja berdasarkan pengalaman, kalo sekali mencoba biasanya bikin ketagihan. Mudah-mudahan semuanya ketagihan buat terus meramaikan dunia blog ini ya. J good luck for all of you guys.

Intinya adalah setiap orang mampu melakukan sesuatu, entah dia punya bakat atau tidak, semua tergantung pada kemauan dan usaha untuk mengasah kemampuan tersebut. Tentunya harus didukung dengan percaya diri. J

Tags: ,