…sedikit pahit. sedikit manis. menemani pagi. memastikan hari. secangkir kopi” -endah”(source: endahsjournal.tumblr.com )

Jujur saya bukan tipe kopi, saya tipe teh. Saat sampai pada satu titik dimana banyak hal yang dipikirkan, banyak hal mesti diselesaikan, dibatasi waktu, tangan hanya ada dua, kaki untuk berdiri pun hanya dua, singkatnya saat stress, teh jadi pilihan pertama. Saat minum teh, ada perasaan hangat, tenang, dan siap untuk berpikir. Nyaman, itu adalah kata yang terlintas yang mendefinisikan teh menurut saya.

Sampai akhirnya, saya mencoba untuk mengenal kopi. Minuman yang saya tidak suka, malah cenderung pantang, karena (katanya) banyak efek negatifnya (tentunya, jika dikonsumsi berlebihan). Kopi yang saya coba adalah kopi dengan cream dan gula kadang sedikit susu ataupun kopi berasa, cappucino, moccacino, atau frappucino. Sedikit pahit, sedikit manis, namun bisa membuat saya bertahan menghadapi hari. Itu definisi saya tentang kopi. Saat minum kopi ada perasaan bersemangat, siap untuk menjalani hari, namun ada juga rasa takut karena tahu efek negatif dari mengkonsumsi kopi.

Kemudian saya kembali beranalogi…..

Teh itu seperti sahabat, memberikan rasa hangat dan nyaman, tanpa takut adanya bahaya, meskipun bahaya itu sebenarnya ada, tapi ada perasaan terlindungi. Jika teh itu lawan jenis, maka teh itu lawan jenis baik-baik, sedikit membosankan, namun sesuatu yang ideal ada pada teh, jenisnya banyak, tapi hasilnya sama, menghadirkan rasa aman, nyaman dan hangat. Tidak banyak menuntut, teh itu seperti secangkir persahabatan, sepotong kasih sayang tanpa syarat.

wpid 15792 secangkir teh dialog, secangkir kopi, secangkir teh

Kopi itu seperti orang yang baru kita kenal, persuatif, menyenangkan, namun selalu ada perasaan insecure karena belum terlalu kenal. Sekali mencoba, bisa mengakibatkan ketagihan, menawarkan berbagai macam rasa berbeda, spontan. Jika kopi itu lawan jenis, maka kopi itu lawan jenis yang termasuk tipe bad boys or bad girls. Tidak berarti buruk, bisa berarti baik, namun bisa juga benar-benar buruk. Sulit ditolak saat sudah mencoba, menawarkan permainan adrenalin yang membuat ketagihan, menjanjikan pengalaman yang membuat penasaran, namun bisa membuat kita lupa rasanya jika terus-terus dicoba, juga bisa berakhir pahit jika kebanyakan dicoba. Kopi itu asyik dicoba, tapi harus dengan kewaspadaan, kehati-hatian.

coffe bean  dialog, secangkir kopi, secangkir teh

Satu lagi analogi yang muncul ga sengaja, agak random sebenernya, kopi dan teh. Sekalipun penasaran sama kopi, tetap mencoba kopi, mencoba terbiasa dengan kopi pada akhirnya selalu membatasi konsumsi kopi. Kembali lagi pada teh, karena rindu akan rasa aman, hangat dan nyaman yang ditawarkan teh. Kopi itu seperti penyemangat, membuat saya siap menjalani hari yang dimulai dipagi membuka mata. Tapi saat penghujung hari, teh tetap jadi pilihan utama.oiya, favorite saya chamomile tea, favorite kalian?

Jum’at, 04 Mei 2012

Di satu sudut

Hujan, petang

Endah

Tags: ,