Gunung.

Satu tempat yang tiba-tiba sangat dirindukan. Pertama mendaki itu saat SMP, itupun hanya gunung kecil dalam rangka kemah pramuka dan OSIS. Akhirnya saat SMA jadi satu hobi yang ditekuni, meskipun ga esktrim, hanya gunung-gunung di daerah Jawa Barat dan pendakian yang dilakukan hanya untuk refreshing.

Dalam satu bulan ini dua kali mendapat ajakan untuk kembali mendaki di bulan depan. Bromo dan Semeru. Dua-duanya adalah gunung yang memang ingin sekali gue datangi. Kalo ngikutin mau gue sih udah di IYAin deh dua-duanya. haha. Sayangnya hidup gabisa semau gue *tsaah.

Kembali pada masa-masa itu. menikmati proses pendakian yang tidak mudah, kedinginan sampe pernah kena hipotermia, melawan arus dia sungat deras untuk sampai ke sebrang, atau jatuh berkali-kali karena akar yang berbelit dan melintang tersembunyi tertutup semak. Tapi akhirnya begitu sampai di puncak, bisa melemaskan kaki, semua lelah, peluh dan bilur-bilur itu seolah hilang. Kepuasan. Itulah yang dirasakan. Melihat hamparan pemandangan di bawah yang terbentang luas, sebagian tertutup kabut karena ketinggian. Adrenalin yang terpacu saat mendekati puncak, dan senyum yang terkembang saat akhirnya menginjakkan kaki di puncak.

Proses dan perasaan itu semua yang bikin kangen.

Harus banget nih masuk resolusi tahun depan. Mendaki Bromo atau Semeru untuk permulaan. Dan suatu hari jika memungkinkan ingin mencicipi eksotis dan mistisnya Mahameru (amin).

Untuk saat ini cukup bersyukur dengan kesempatan mendaki yang ada. Bedanya kali ini yang dijajaki adalah jalan menuju puncak yang lebih nyata. Mendaki gunung karir. J anyhow, disamping itu semua, tetep gue kangen sama gunung, temen-temen pendakian zaman SMA dulu, daaaaannn pasti, suatu hari saat waktu dan kesempatan ada gue ingin kembali mendaki. Wuzzzz !

 Sunrise !

Sunrise at Bromo

*PS: inget ga nih yang ngasi foto ini, dan notes-nya : “lain kali kesini ya, barengan” gueee tagiihhhh janjinyaa tau depaaan ! :p