Archive for category books and novels

untaian kata di balik Perahu

Ini dia beberapa quote dari buku yang udah bertahun-tahun lalu gw baca, dan baru aja diangkat ke layar lebar. Perahu Kertas. Entah promosi yang gencar, tertarik dengan para cast-nya yang muda dan berbakat, penulis dibalik buku yang ceritanya diangkat ke film (Dee) atau memang, sederhana karena isi bukunya sendiri yang bagus, tapi di beberapa bioskop antrian tiket dari film ini ada yang ampe keluar wilayah bioskopnya lho. Hihi. Menurut gw, baca dulu bukunya, baru tonton filmnya, seru dan…..sweet.

novel pk untaian kata di balik Perahu

Tidak akan ada masa depan bila tidak ada masa lalu. Pengkhianat terbesar adalah harapan kosong. Kenyataan terpahit adalah kenyataan yang tak setinggi harapan itu”

Ada saatnya cinta harus dilepas, tidak digenggam dengan begitu erat. Bahwa ada saatnya kita tidak perlu berlari, tapi berhenti, melihat sekeliling dan tersenyum”

Carilah orang yang memberikan segalanya, sedangkan kamu tidak minta apa-apa, bukan orang yang memberikan segalanya apa yang kamu minta”

“Saya belajar dari kisah hidup seseorang. Hati tidak pernah memilih. Hati dipilih….karena hati tidak perlu memilih. Ia selalu tahu kemana harus berlabuh

“Karena hanya bersama kamu, segalanya terasa dekat, segala sesuatunya ada, segala sesuatunya benar. Dan Bumi hanyalah sebutir debu di bawah telapak kaki kita”

“Berputar menjadi sesuatu yang bukan kita, demi bisa menjadi diri kita lagi”

“Jalan kita mungkin berputar, tapi suatu saat, entah kapan kita pasti punya kesempatan jadi diri kita sendiri

perahukertasfilm untaian kata di balik Perahu

Tags:

Harry Potter dan anak 8 Tahun

The book series are practically, the best English teacher I ever had. My father wouldn’t give me the money to buy the translated one. I was so angry back then about that, you now, it took me longer time to digest the idea of each paragraph. I need dictionary everytime I read the book. I precisely remember the 8 year old version of me, struggling to read the very first book accompanied by a-head-size dictionary I barely can lifted. And the following years after, obsessively waiting for the early copy from Bloomsburry.

novel Harry Potter dan anak 8 Tahun

The obsession gradually ceased after the last book published, but still it was heart moving and (mulai freak bahasa gw) a “transient teary moment” seeing the cast speeches just now. I’m so going to give my kids the books like what my father did, probably one copy for each birthday! And Oh probably the movie for family time hmmm. (well, even I’m still wondering, who’s gonna be my future husband)

Thank you ibu J.K Rowling for created such childhood experience for everyone. (DUH, mellow gini)

Tags: , ,

buku. kisah. tokoh. baca.

Buku. Kisah. Cerita. Tokoh. Alur. Skenario.

Membaca.

Kadang setelah selesai membaca sebuah buku, novel atau cerita saya suka bengong sendiri. Antara masih berada dalam cerita atau terlalu terkesima dengan isi buku tersebut (novel sih biasanya). Tidak jarang pula, jika sebuah novel begitu menarik, setebal apapun akan sulit bagi saya untuk berhenti membacanya, seolah-olah jika berhenti maka kisah tersebut akan gantung ga jelas, sampai terbawa mimpi. Disituasi lain, kadang saya merasa menjadi salah satu tokoh dalam kisah novel tersebut. Entah karena ada kesamaan alur ataupun ada penggalan cerita dari novel yang saya baca memang pernah saya alami.

Bagi sebagian orang mungkin hal tersebut terdengar aneh, tapi itulah yang sering saya rasakan, bahkan ketika saya membaca Harry Potter, kadang saya merasa menjadi bagian dari cerita tersebut, menempatkan diri saya sebagai salah satu dari sekian banyak tokoh dalam cerita tersebut. Yap, memang jatohnya kaya mengkhayal, apa yang akan terjadi jika sekolah sihir itu benar-benar ada? *sigh* itulah yang kerap terjadi saat saya membaca novel, cerpen atau apapun yang membawa saya ke alam imajinasi tanpa batas, mengilustrasikan rangkaian kata dalam benak saya. Itulah alasan lebih suka novel dibanding komik dan teman-temannya.

Well, tapi bukan itu yang ingin saya bagi. Pagi ini dalam endahsjournal.tumblr.com saya memposting sebuah kalimat yang entah kenapa tiba-tiba terlintas tanpa stimulus (atau mungkin terstimulus secara tidak sadar):

“….kujadikan buku sebagai kitabku. Menyimpan setiap alur cerita yang tertulis tanpa rencana” – endah”

Yap. Novel kadang menjadi panduan sendiri bagi saya untuk mengenal suatu masalah, merasakan apa yang dirasakan suatu tokoh dalam cerita membuat saya lebih mengerti tentang banyak hal, berusaha melebur dengan cerita yang saya baca. Pada akhirnya saat mengalami suatu situasi yang terasa mirip dengan cerita yang pernah saya baca, tidak jarang saya mencari novel atau cerita yang saya baca tersebut, kemudian membacanya kembali. Bagi saya novel-novel tersebut atau cerita-cerita tersebut adalah buku pintar atau …kitab.

Saya mungkin memang bukan penulis, saya hanya hobi menulis. Tapi berdasarkan apa yang saya rasakan, menulis itu membutuhkan inspirasi, dan inspirasi bisa berasal dari mana saja. Hal yang paling dasar, inspirasi itu berasal dari hal-hal yang berada di sekitar kita, termasuk pengalaman, baik itu pengalaman si penulis, teman atau bahkan orang lain. Namun, seperti sinetron atau film, meskipun ada unsur imajinasi penulis, namun yang ditumpahkan di dalamnya adalah sebuah konsep realita yang mungkin terjadi pada hidup seseorang….diluar sana.

 buku. kisah. tokoh. baca.

So, bukan tanpa alasan dan landasan, ketika menghadapi suatu situasi saya kadang merasa familiar dengan keadaan tersebut, karena saya pernah membacanya. Namun, tentu saja kisah tersebut hanya dijadikan sebagai suatu referensi, karena meskipun situasi serupa, tapi realita tetap tidaklah sama. Tokoh yang diciptakan oleh si penulis, karakternya dibentuk oleh si penulis, sementara saya adalah saya, dengan karakter saya. Hanya saja dengan membaca kisah tersebut, pikiran saya merasa lebih terbuka. Ini sama dengan mendapatkan pengetahuan kan? So, memang benar kalo banyak baca itu membuka jendela dunia, termasuk baca novel, meskipun kisah di dalamnya hanya fiksi, tapi ditulis berdasarkan pengetahuan yang ada, malah kadang ilmunya lebih random. Hehe.

*tulisan kali ini bener-bener random

Xoxo, *kissonthecheeks*, Readers

Love

Tags: , ,

The Warlock – Review

The Warlock
Michael Scott
The Secret of The Immortal : Nicholas Flamel

Finally, finished w/ this book. Well, not book at all, the ebook of this book (oh, whatever). Berhubung di Indonesia belum terbit edisi bahasa Indonesianya, dan versi Inggrisnya pun tampak ga beredar, akhirny saya putuskan u/ mendownload buku kelima dari seri Nicholas Flamel ini, The Warlock. Fuuhh..dan..ga sia-sia. ?(???)?

What that I say bout this book is The Warlock is the most interesting book from the series. Seriously, adventurenya sangat terasa sekali, banyak rahasia yang terungkap, twist-nya oke dan yang pasti alurnya rapi, meskipun ini menceritakan kejadian masa lalu dan masa kini. ?-??

Buku kelima ini masih menceritakan petualangan Sophie dan Josh Newman. Kali ini mereka kembali ke San Fransisco. Di buku ke empat, The Necromancers, ciceritakan bahwa Josh akhirnya mengikuti Dee dan Virginia Dare, termakan oleh manipulasi mereka. Sementara Sophie masih berada dipihak Flamel. Petualangan Scartach, Shakespeare, Palamendes, Joan of Arc dan Saint-Germain di Danu Talis (di masa lalu pun masih berlanjut), mereka adalah orang2 terpilih yang diharuskan u/ menghancurkan Danu Talis). Sementara di San Fransisco, para Tetuan yang memihak manusia pun berkumpul di rumah Tsagalalal, She Who Watched, yg mengejutkan dia adalah Bibi Agnes, orang yang selama ini dikenal oleh Sophie dan Josh. Dee berencana untuk melepaskan monster ke San Fransisco, Sophie dihadapkan pada pilihan, Josh semakin masuk pada pengaruh jahat Dee dan Dare, dunia berada diujung tombak, dan di masa lalu ada orang-orang yang berniat untuk merubah sejarah. Bagaimana akhir dari perualangan mereka? Nicholas dan Perenelle Flamel memiliki waktu satu hari sebelum mereka mati, akankah mereka selamat?

Setelah saya menggigit ceritanya sampai akhir : buku ini sangatlah menarik, petualangan makina gelap, rahasia mulai terungkap, dan banyak pengetahuan baru bisa diambil. Dengan bantuan Oxford Dictionary, Alfalink, dan Google Translate alhamdulillah saya masih utuh membaca buku ini. Hehe..kata-katanya mudah dipahami, sehingga tidak sulit untuk menikmati versi bahasa inggris dari buku ini. Recommended. icon smile The Warlock   Review

*cant wait for the next series : The Enchatess, terbitnya masih lama summer tahun depan, itupun English Version. (??_??)

warlock michael scott hardcover cover art The Warlock   Review

Tags: , , ,

City of Ashes ~ Review

City of Ashes

Cassandra Clare

city of ashes City of Ashes ~ Review

City of Ashes merupakan seri kedua dari buku The Mortal Instruments yang ditulis oleh Cassandra Clare. Belem jelas buku ini akan berakhir diseri keberapa, yang jelas buku ini bisa dibilang adalah the next twilight series. Dalam buku pertama City of Bones dikisahkan bahwa Clarissa Mongerstern adalah seorang Pemburu Bayangan yang bahkan tidak tahu jati dirinya sampai dengan ia berusia 16 tahun dan terungkap dengan kejadian yang terpaksa. Ia jatuh cinta pada Jonathan atau akrab dipanggil dengan Jace yang diakhir buku diceritakan sebagai kakaknya, mereka sama-sama anak dari Valentine. Yaitu seorang musuh utama Kunci.

Di buku kedua ini diceritakan bahwa Clary dan Jace masih berusaha membiasakan diri dengan hubungan sebagai kakak-adik yang bahkan bagi mereka dan orang-orang sekeliling merupa itu merupakan hal yang aneh. Valentine masih berkeliaran dengan teror dan rencana jahatnya. Terlepas dari itu semua tiba-tiba sahabat Clary, Simon berubah menjadi vampir. Jace harus berurusan dengan Inkuisitor yang menganggap dia sebagai mata-mata Valentine. Petualangan mereka bertambah seru ketika ternyata rencana sang Inkuisitor untuk bernegosiasi dengan Valentine gagal, dan Valentine telah memanggil iblis-iblis jahat untuk menyerang para pemburu bayangan. Hubungan Jace dan Clary semakin rumit karena adanya ulah iseng sang Ratu Peri. Diatas semua itu pernyataan mencengangkan dan Ratu Peri bahwa Clary dan Jace adalah hasil percobaan Valentine : Jace memiliki bakat sang Malaikat, sementara bakat Clary adalah berkaitan dengan hal-hal tidak terucap.

Setelah saya selesai dengan buku ini : dibandingkan dengan buku sebelumnya, buku kedua ini menjadi agak membosankan, mungkin karena terlalu banyak pemaparan. Namun saat mencapai tengah buku, maka buku ini akan semakin terasa menarik. Bukan kisah romance-mystery seperti Twilight Saga, buku ini lebih menekankan pada kisah petualangan secara keseluruhan. Tidak meletakkan inti cerita hanya pada dua tokoh utama yaitu Jace dan Clary. Buku ini cukup bagus untuk terus dilahap. Saat ini saya dalam proses menggigit buku selanjutnya yaitu City of Glass. Cheers !

Tags: , , ,

The Necromancer – Review

THE NECROMANCER

THE SECRETS OF THE IMMORTAL : NICHOLAS FLAMEL

MICHAEL SCOTT

necro The Necromancer   Review

Akhirnya beres juga baca buku keempat dari Michael Scott ini. Dalam seminggu saya beres melahap keempat seri yang rencananya akan ditulis dalam lima seri. Buku ini intinya berkisah mengenai kehidupan manusia abadi Nicholas Flamel bersama istrinya Perenelle Flamel di abad 21. Mereka bertemu dengan pasangan kembar yang diindakasi merupakan pasangan kembar dalam legenda. Sophie dan Josh Newman memiliki aura murni perak dan emas. Mereka memiliki kekuatan luar biasa yang bisa menghancurkan atau menyelamatkan bumi. Musuh abadi yang sama terus mengejar mereka, yaitu Dr. John Dee.

Dibuku keempat ini petualangan Sophie dan Josh Newman kembali ke San Fransisco. Mereka mendapat kesempatan untuk pulang ke rumah Bibi Agnes, pengasuh mereka. Sementara itu Nicholas dan Perenele Flamel menyiapkan rencana untuk menyerbu Alcatraz untuk menghancurkan monster-monster yang disiapkan disana. Di Inggris John Dee diburu oleh para Tetua, dan dia sendiri menyiapkan rencana untuk menguasai dunia. Ia kemudian mengajak Virginia Dare untuk bekerja sama. Berdua mereka pun kembali ke San Fransisco menggunakan gerbang Ley yang dibuat dari empat pedang batu legendaris. Disinilah petualangan kembali dimulai. Bagaimanakan nasib Josh dan Sophie Newman? Bagaimana pula nasib Joan dan Scartach yang masih terjebak dimasa lalu atau justru alam bayangan?

Setelah saya selesai melahap buku ini yang saya rasakan adalah : tidak sabar untuk membaca seri selanjutnya yaitu The Warlock. Sayang di Indonesia sendiri belumlah terbit.

Tags: , ,

The Sorceres ~ Review

THE SORCERERS

THE SECRETS OF THE IMMORTAL : NICHOLAS FLAMEL

MICHAEL SCOTT

sorceress michael scott hardcover cover art The Sorceres ~ Review

Ini merupakan buku ketiga dari seri THE SECRETS OF THE IMMORTAL : NICHOLAS FLAMEL ceritanya masih berkisar dari petualangan si kembar Sophie dan Josh Newman yang berlangsung dalam hitungan hari. Membaca buku ini membawa kita berimajinasi ke kota-kota besar dengan keindahan masing-masing yang diceritakan secara rinci oleh penulisnya. Disini juga terselip pengetahuan sejarah mengenai tempat-tempat tertentu yang menjadi lokasi petualang si kembar dan si manusia abadi.

Sophie dan Josh Newman melanjutkan petualangan mereka, mereka telah berpetualang di San Fransisco, Paris dan kali ini mereka akan berpetualang bersama Nicholas Flamel dalam usaha untuk merebut kembali Codex, menyelamatkan Perenelle Flamel dan juga mencegah para Tetua Gelap menguasai bumi. Setelah petualangan yang memacu adrenalin di kota mode kali ini lokasi berpindah ke kota Inggris, yang merupakan pusat dari peradapan para Tetua di dunia modern. Masih dengan musuh yang sama yang mengejar mereka yaitu Dr. John Dee. Kali ini mereka dibantu oleh manusia abadi lain yaitu Palamendes dan yang mengejutkan adalah William Shakespeare. Machiavelli mendapatkan tugas untuk membunuh Perenelle di Alcatraz. Petualangan mereka kali ini yaitu untuk mencari Raja Gilgamesh agar bisa mengajari mereka sihir Air. Bagaimana petualangan si kembar selanjutnya?

Setelah saya selesai dengan buku ini, tadinya saya berpikir bahwa buku ini akan selesai dalam waktu yang cukup lama, karena buku ini memang paling tebal dibandingkan dengan buku yang lain. Namun ternyata dalam waktu tiga hari saya bisa melahap buku ini sampai dengan selesai. Ini karena buku ini sendiri sangat sulit untuk diletakan. Saat kita mulai membaca halaman pertama, akan sulit bagi kita untuk behenti membuka halaman selanjutnya. Buku ini menawarkan cerita yang membawa kita untuk terus berimajinasi.

Tags: , ,

The Magicians – Review

The Magicians

Michael Scott

The Secrets of The Immortal : Nicholas Flamel

magician The Magicians   Review

Yup. Beres juga baca seri kedua dari The Secrets of The Immortal : Nicholas Flamel, The Magicians. Buku ini bener-bener bagus banget deh buat ngisi waktu ngabuburit. Tiap lembarnya bikin susah banget buat berhenti mengunyah lanjutan ceritanya.

Cerita di buku kedua ini masih melingkupi petualangan si kembar Sophie dan Josh Newman bersama sang Alchemyst dan manusia abadi Nicholas Flamel. Musuh yang sama pun masih mengejar mereka, yaitu Dr. John Dee. Kali ini perualangan beralih ke Eropa yaitu Paris. Si kembar, Scatty, dan Nicholas diceritakan berada di Paris setelah melarikan diri dari Dr. John Dee melalui gerbang ley dikediaman Penyihir Endor yang telah mengajari Sophie sihir udara. Dee pun tidak kehabisan akal, untuk menangkap mereka, dia mengunjungi Nicolo Machievell, yang menurut Scatty lebih berbahaya dibanding Dee. Aksi kejar-kejaran dengan penggunaan sihir pun kembali terjadi. Kali ini mereka menemukan sekutu di Paris, yaitu Saint-German dan Joan of Arc, yang juga adalah manusia abadi. Kegentingan mulai terjadi saat Machievelli meminta bantuan para Disir untuk menangkap mereka terutama menyingkirkan Scatty sebagai petarung utama. Untuk menangkap sang Petarung, Disir telah membawa makhluk paling tua, yang telah bebas akibat Pohon Dunia telah hancur : Nidhog. Disini juga diceritakan kekuatan Josh dibangkitkan oleh seorang Tetua yang dikenal dengan sebutan Dewa Perang. Lalu, bagaimanakah kelanjutan petualangan mereka? Apakah mereka akan tertangkap? Bagaimana dengan Secatty dan Perenelle?

Lanjutan petualangan si kembar masih sangat asik untuk diikuti. Petualangan mereka berlangsung dalam hitungan hari, namun tidak berhenti untuk membuat jantung berdebar menantikan petualangan mereka selanjutnya. Setelah buku ini, saya dalam proses untuk melahap kisah selanjutnya, yaitu The Sorcerers.

Tags: , ,

City of Bones – Review

City Of Bones

Cassandra Clare

city of bones City of Bones   Review

City of Bones adalah buku yang ditulis oleh Cassandra Clare. Dari covernya sendiri memang cukup menarik yaitu seorang lelaki bersayap. Jelas dengan melihat cover tersebut buku ini menawarkan cerita fiksi. Semakin marak cerita fiksi dipasaran terutama yang berkaitan dengan sihir ataupun dunia malam (vampir, werewolf, dan rekan-rekannya), tapi entah kenapa saat melihat buku ini saya langsung tertarik.

City of Bones bercerita tentang seorang gadis berumur 16 tahun bernama Clarissa, yang kehidupannya tampak biasa. Clary sapaan akrab gadis tersebut merupakan anak tunggal dari seorang orang tua tunggal, ayahnya telah meninggal sejak ia masih dalam kandungan. Ia mengenal seorang Paman bernama Luke sepajang hidupnya dan sahabat terbaik, Simon. Setidaknya itulah hal yang ia ketahui pada awalnya.

Sampai suatu hari Clary tiba-tiba bisa melihat sesuatu yang tidak bisa dilihat oleh orang lain. Ia bertemu dengan Jace, Issabel dan Alec yang ternyata adalah Pemburu Bayangan, pemburu iblis. Semenjak itu dunianya tidaklah sama. Apa yang ia ketahui bukanlah hal yang sebenarnya, ibunya menyimpan banyak rahasia, bahkan Luke ternyata bukan ‘Paman’ biasa. Clary memulai petualangannya, baik dalam mendapatkan kembali ibunya yang diculik, mendapatkan kebenaran, juga memperjuangkan cinta dan mempertahankan persahabatannya.

Setelah saya menelan buku ini bulat-bulat:

Cerita yang disajikan cukup menarik, meskipun sekilah mirip dengan Twilight Saga, karena adanya sentuhan cinta terlarang (halah). Tapi karena alurnya yang cukup cepat dan bahasa yang diolah sedemikian rupa buku ini sangat layak untuk menghabiskan waktu senggang, sangat sulit meletakkan buku ini tanpa membuka halaman selanjutnya. Bagi siapa saja yang suka dengan cerita fiksi-romance-mystery pasti jatuh cinta pada buku ini.

City of Bones sendiri bukan merupakan buku tunggal, tapi terdiri dari beberapa seri. Sejauh yang saya ketahui ada empat seri. Namun mengintip sedikit dari e-books keempat, tampaknya masih ada buku kelima. Buku keempatnya sendiri belum terbit dalam bahasa Indonesia. Selamat menikmati.

Tags: , , ,

The Alchemyst – Review

THE SECRETS OF THE IMMORTAL NICHOLAS FLAMEL

#1ST THE ALCHEMYST

the alchemyst1 The Alchemyst   Review

Buku yang baru saja rampung dibaca adalah kisah tentang manusia abadi bernama Nicholas Flamel. Buku ini ditulis oleh Michael Scott, sejauh ini sudah ada empat buku seri The Secrets of Immortal Nicholas Flamel. Buku pertama ini berjudul The Alchemyst.

Kisah diawali oleh kehidupan normal sepasang anak kembar bernama Josh dan Sophie Newman, keduanya sedang menghabiskan liburan musim panas di San Fransisco. Josh berkerja sambilan di sebuah toko buku milik Nick Flemming sedangkan Sophie bekerja di Coffee Shop yang hanya terpisah seruas jalan. Bisa dibilang kehidupan mereka normal dan hampir sempurna. Sampai Dr. John Dee datang untuk merebut sebuah buku dari Nick Flemming yang ternyata bernama Nicholas Flamel dan menculik istri sang manusia abadi Perenelle Flamel. Buku tersebut merupakan buku dengan nama Codex yaitu buku yang ditulis oleh Abraham sang Magus, yang memuat resep ramuan abadi, rahasia merubah batu menjadi emas, juga rahasia tergelap lainnya yang bisa membuat dunia menjadi lestari atau justru menjadi binasa.

Ternyata saat merebut buku tersebut Josh berhasil merobek dua lembar terakhir dari Codex yang merupakan lembar paling penting dari buku tersebut. Namun dengan adanya lembar tersebut maka kehidupan si kembar yang tadinya tampak damai pun berbalik 180 derajat. Bersama dengan si manusia abadi dan seorang vampir cantik bernama Scatty mereka pun berpetualang menghindari Dr. John Dee, berusaha menyelamatkan Perenelle Flamel juga berusaha untuk merebut kembali Codex. Di atas semua itu ternyata si kembar adalah bagian dari sebuah ramalah luar biasa, mereka memiliki kekuatan yang bisa menyelamatkan atau justru menghancurkan dunia. Mereka mulai mengunjungi para Tetua yang menjadi sekutu untuk membangkitkan kekuatan sihir mereka dan juga melatih mereka untuk menggunakan sihir. Bagaimana kelanjutan petualangan si kembar? Saya sarankan untuk membaca buku The Alchemyst ini.

Jujur, saat membaca buku ini sangat sulit untuk berhenti dari membuka lembar perlembarnya. Kisahnya beralur cepat tapi juga rinci, sehingga kita akan terus penasaran dengan kelanjutan petualangan dari si kembar, manusia abadi dan vampir cantik Scatty sang Petarung. Buku ini ringan dan menarik disaat yang sama. Sangat cocok sebagai bacaan untuk membunuh waktu dan menghilangkan rasa bosan. Saat ini saya sedang melanjutkan untuk membaca seri selanjutnya yaitu The Magicians.

Tags: , , ,