Archive for category cerita dibalik beswan

23.00 – Final Post

Awalnya sempet kepikiran untuk absen di kontes blog tahun ini. Kenapa? Pertama gue jarang banget travelling ke tempat-tempat aneh, palingan ke tempat-tempat wisata standar. Kedua adalah…..well, entahlah susah banget bikin tulisan dengan tema ‘jalan-jalan’ ini (kalo jalan-jalan ke hati kamu mungkin gampang #salahfokus) tapi setelah ‘hampir dipaksa’ beberapa kali akhirnya gue pun meluncurkan tiga tulisan untuk meramaikan kontes blog tahunan ini. then here they are:

1. 23.30

2. 08.00

3. 00.01

entah kenapa tiga moment traveling tadi melibatkan beswan didalamnya, sumpah gue ga sengaja. Hehe. Tapi emang menurut gue perjalanan ke tiga tempat tadi yang emang paling ngena. Akhirnya yaa sudah, apolo sudah diluncurkan, tinggal menunggu pertanda dari Venus, kali ini dia minjemin keberuntungan dia buat gue atau engga. Happy reading, and good luck for all of you guys J

Tags: ,

23.30

Thirty minutes to midnight and I still wide awake. So, what can I do? Write something.

Kata orang Jakarta itu macetnya kebangetan, bikin stress dan kemungkinan darah tinggi meningkat. Well, gue ga akan berusaha membantah, emang iya.

Katanya Jakarta itu tebal dengan polusi, megah dengan gedung pencakar langit, dan padat dengan bangunan merayap. Ini pun ga akan gue bantah, emang iya.

Jakarta, ibu kota negara kita. Entah sejak kapan mulai naik daun dengan segala reputasi dari keluhan warganya, tapi tetap saja banyak harapan digantungkan disana, terutama taraf hidup dan karir yang lebih baik. Harapan. Dibalik semua reputasi ‘negatif’ Jakarta, terangnya harapan seolah menjadi nilai seimbang bagi kota yang tidak pernah minta ‘dilahirkan’ untuk jadi ‘ibu’ ini.

Well, gue punya sisi lain dari kilaunya Jakarta ini. Seperti halnya mata pedang, jendela ataupun tambang, ada dua sisi memandang Jakarta, dan gue, ditiga puluh menit menjelang tengah malam akan sedikit berbagi satu petualangan di Jakarta, pusat dari segala pusat (negara Indonesia).

Here there are…

Satu masa di bulan Maret saat salah satu festival Jazz paling besar di Indonesia dilaksanakan, gue dengan keberuntungan yang jatuh dari planet Venus sana, memenangkan tiket gratis untuk menonton tiga hari berturut-turut plus akomodasi. Akhirnya satu hari sebelum festival dimulai, dengan gagah berani, gue yang di Bandung aja masih nyasar memberanikan diri untuk pergi seorang diri ke Jakarta, untuk pertama kalinya. Untuk kemudahan itu gue harus mengucapkan terima kasih pada pencetus usaha travel, jarak Bandung-Jakarta dengan mudah dipangkas, terima kasih juga kepada abang ojeg yang udah jemput dari pool travel di daerah Kemanggisan (yang baru hari itu gue tau letaknya dimana).

Malam pertama gue nginep di kosan Mba Putri, daerah Slipi. Bahkan saat itu pun mata si anak Bandung ini sudah terpesona pada Jakarta. Jakarta di waktu malam begitu….lenggang. Entah memang daerah Slipi saat itu sedang lowong, atau memang malam itu gue keluar pada waktu orang-orang sudah jauh menembus macetnya Jakarta di tempat lain. Tapi menurut gue, Jakarta ga ‘semacet’ itu saat malam menjelang.

goldenboutique 23.30

Golden Boutique Hotel

Saat tiba hari pertama menjelang festival Jazz tersebut digelar, gue dan para pemenang lainnya diantar ke hotel Golden Boutique, Jl. Angkasa No. 1, Jakarta Pusat. Bahkan saat menempuh perjalanan kesana dari bilangan Slipi pun bisa dibilang tidak terjebak macet yang santer dibicarakan orang, atau entah, memang sang Venus masih menaungi gue dengan anugerah keberuntungan. Satu hal yang berbeda dengan macetnya Bandung, menghadapi macet di Jakarta, kesabaran bertarung berbagai arah, selain menghadapi antrian kendaraan yang (seolah) tidak berujung, juga cuaca yang panas. Sepanas-panasnya Bandung, masih ‘adem’, di Jakarta? Well, definisi ‘adem’ mesti diperluas dengan menambahkan AC di bagian belakang uraian kalimat penjelas.

Festival Jazz yang konon dikenal luas dengan Java Jazz 2012 tadi dilaksanakan di daerah Kemayoran, tepatnya di JIEXPO, perjalanan dari hotel menuju venue terbilang singkat, karena jaraknya yang memang sengaja diatur tidak terlalu jauh. Disini kami berangkat sore hari menjelang pembukaan festival tadi, yang bisa dilihat? Banyak. Jakarta sama dengan kota-kota lainnya, pinggiran jalan diisi dengan pedagang kaki lima, jalanan diisi dengan segala macam kendaraan, ada manusia diantara keramaian, mencoba cara kuno memangkas jalan dengan berjalan kaki. Perbedaan paling mencolok adalah tinggi dan besarnya gedung yang mengelilingi jalanan tadi. Rangkaian gedung pencakar langit seolah tidak ada habisnya, juga lebarnya jalan yang jika dibangun di kota lain pastinya sudah jadi solusi macet, tapi kita kan bicara tentang Jakarta. Macet itu tradisi (katanya).

Tiga hari selama festival berlangsung, perjalanan yang akrab adalah hotel-JIEXPO. Akhirnya dihari terakhir gue menghubungi salah seorang teman, dan (dengan sedikit memaksa) mencapai kesepakatan untuk ‘kabur’ dimalam ketiga Java Jazz tersebut, yang kebetulan jatuh pada hari Sabtu (malem minggu). Saat itu yang terbayang adalah macetnya Jakarta. Kalo di Bandung, biasanya Sabtu itu adalah hari saat macet bertahta sebagai raja. Apalagi saat dijemput di daerah parkiran JIEXPO antrian kendaraan sangatlah padat.

But, suprisingly, sehabis keluar dari JIEXPO jalanan justru lancar. Benar-benar lancar. Ini bisa dibilang terpesona bagian dua. Dari JIEXPO itu kami sempat berputar-putar sambil berdiskusi ‘akan

img 20120303 013761 225x300 23.30

at JIEXPO

kemana’. Akhirnya karena gue satu-satunya yang bukan asli warga ibu kota di mobil itu, cuma ngikut aja saat dibawa ke salah satu jalan tempat (katanya sih) pempek paling enak berada. Pempek tersebut masih berada dibilangan Jakarta Pusat tepatnya di daerah Tosari. Well, rasa pempeknya sendiri yah…sama aja kaya pempek biasa.

425270 10150724394679363 594024362 11468338 1403224974 n 300x225 23.30

taman pramuka w/ bramantyo

Dari daerah Tosari kami pun kembali berkeliaran dimalam Jakarta. Saat itu waktu menunjukkan pukul 22.30 malam. Dari JakPus kami menuju ke daerah Taman Lawang, karena menurut para tour guide gue saat itu, belum berkunjung ke Jakarta kalo belum ke Taman Lawang (hmpfh). Dalam perjalanan kesana gue diajak ngelewatin daerah Menteng, ditunjukkin sekolahan Obama, tempat bikin video klip Vidi Aldiano (semacam glass house) dan akhirnya TL. Dari Taman Lawang, yang ternyata gue cuma diajak muter, liat ‘penampakan’ dan ditunjukkin rumah penjabat, gue pun dibawa ke daerah Jalan Pramuka, Jakarta Timur. Disana, kami berhenti disalah satu kios kecil, warung kopi. Sejenak melepas lelah tertawa yang mengisi sepanjang perjalanan. Luar biasa dari Jakarta Pusat – Menteng – Taman Lawang – Jakarta Timur, kami bahkan tidak bertemu dengan makhluk yang namanya macet. Dan jujur gue terpesona dengan Jakarta diwaktu malam. Begitu tenang, meski jauh dari sunyi, dan taburan lampu di gedung-gedung pencakar langit menjadi subtitusi dari hamparan bintang yang biasa ditemukan di langit malam. Jakarta malam itu seolah begitu…jinak. Setelah waktu menunjukkan pukul 00.00 akhirnya gue kembali diantar ke hotel. Dan selama perjalanan, gue ga bisa ngelepas pandangan dari jalanan Jakarta diwaktu malam, yang entah bagaimana sudah berubah, sulit gue kenali, meskipun sudah beberapa kali ke tempat ini atau itu diwaktu siang. Dan itu bukan kali terakhir gue menikmati sisi lain Jakarta.

420927 231016616995364 100002610829420 464680 2126785242 n 300x225 23.30

w/ Redbuzz crew

Di hari kelima gue di Jakarta, gue mendapat undangan untuk dateng ke kantor Redbuzz, saat itu gue sudah kembali ke daerah Slipi, tapi belum mau  pulang, karena rasanya masih kurang ‘menelanjangi’ Jakarta. Kantor Redbuzz sendiri berada di daerah Palmerah, Jakarta Barat. Dari Slipi sih ‘katanya’ deket, tapi gue percayakan ukuran dekat-jauh itu pada Abang ojeg langganan baru gue, Bang Angga. Berangkatlah kami sekitar pukut 12.30 dari Slipi ke Palmerah. Asyiknya Bang Angga, tanpa gue minta, dia selalu menjelaskan tempat-tempat yang kami lewati, gedung The Jakarta Post, Kompas, bahkan Pasar Palmerah, sampai akhirnya kami sampai di gedung Cahaya, Palmerah Timur. Gue menghabiskan siang sampai dengan petang, berkeliling dalam gedung yang ternyata meskipun terlihat kecil dari luar tapi punya pesonanya sendiri. Rooftop. Tempat dimana gue dan teman-teman bisa memandangi Jakarta ‘sedikit’ lebih jauh dari ketinggian. Dan gue pun sekali lagi terhenyak, Jakarta itu…luas, besar, dan yahh..megah. Gue jadi bertanya-tanya, butuh berapa tahun untuk gue nantinya bisa mengenal Jakarta sampai dengan bagian paling kecil dan paling jauh?

Well, sorenya, gue diajak ‘cari makan’ yang artinya makan beberapa kali, di beberapa tempat. Tujuan pertama adalah es krim Ragusa. Gue yang memang pengen banget es krim karena gerah dengan cuaca Jakarta senang bukan main.

ragusa 300x225 23.30

penampakan ragusa

Es krim Ragusa sendiri berada di Jalan Veteran, tempatnya kecil, tapi ramai. Apalagi dengan berbagai es krim homemade yang disediakan disana, dengan citra rasa yang termasuk unik. Perjalanan dari Palmerah ke Jalan Veteran lagi-lagi tanpa macet (mungkin si Venus masih minjemin keberuntungan). Gue pun lagi-lagi memandang jalanan luas diwaktu twilight. Statiun Gambir disebelah sana, Tugu Tani disini, gedung ini-gedung itu, satu persatu dari mereka memberikan gue penjelasan tempat-tempat yang kami lewati.

Lagi-lagi mungkin kebetulan, hujan turun saat kami sampai di Ragusa, membuat suasana kian ‘hangat’ dengan gelak tawa, untaian canda menunggu hujan reda. Gue pun memandangi keseluruhan Ragusa, bangunan tua yang sudah dipugar, dengan beberapa arsitektur dan gaya lama yang dipertahankan, foto-foto awal Ragusa dan sekeliling Ragusa sendiri. I felt like home. Ada tempat begini di Bandung and that just felt the same being there for a momment.

Setelah agak lama, kami melanjutkan perjalanan, mengejar tempat makanan berat, hujan masih mengguyur Jakarta dan itu kembali membuat kota yang tangguh dan seolah tak tertebus diwaktu hujan, tampak sendiri saat malam, terlebih saat hujan Jakarta seolah…ditinggalkan. Sepi meskipun tetap jauh dari sunyi dan gelap. Selalu ada laju kendaraan dan binar lampu dimana-mana. Dari jalan Veteran kami menuju daerah Cikini. Sampailah diperempatan Cikini, tepat didepan McD ada tempat makan, lebih besar dari warung, tapi terlalu biasa jika dibilang rumah makan, dikenal dengan sebutan bubur Cikini. Sedikit kedinginan (yang awalnya gue rasa ga mungkin, ini kan Jakarta), akhirnya kami memesan makanan hangat, melihat keluar jalanan dari jendela yang terbuka, gue melihat kota ini mungkin sepi saat hujan dan malam, tapi tidak mati, selalu ada orang-orang yang bahkan saat malam menjelang, tetap berkeliaran untuk urusannya masing-masing.

Diantara rintik hujan, melalui sebuah jendela kecil, gue melihat bahwa Jakarta, sekalipun orang berkeluh kesah hidup di dalamnya, memang menawarkan harapan. Harapan itu juga yang membuat orang-orang ini tetap ‘menghidupkan’ Jakarta, ada disana, di jalanan, saat malam, saat hujan, menyeret langkah demi langkah demi mimpinya, demi harapannya. Satu gelak tawa dan potongan canda membawa gue kembali ke warung bubur tadi. Tapi satu hal yang terlintas sebelum itu adalah, gue juga ingin berada disini, dan meraih mimpi gue, sepenuhnya gue sadar gue terpesona dengan Jakarta melalui perjalanan singkat itu. Gue biasa melihat Jakarta dari sisi matahari, tapi dua perjalanan gue dengan teman-teman ini mengajarkan gue untuk melihat dari sisi bulan. Jakarta yang reputasinya hampir (meskipun masih jauh) mendekati Gotham City, sudah membuat gue jatuh cinta, kota ini memesona dengan caranya sendiri.

jakarta night view 300x225 23.30

Jakarta, diantara lampu pengganti bintang

* Well, itu tadi sedikit dari perjalanan absurd gue ke kota yang meskipun sudah sekian banyak gue kunjungi, baru gue sadari pesonanya. Gue menulis ini di thirty minutes to midnight and now thirty minutes after midnight gue siap membagi ini buat kalian, readers, xoxo.

Tags: , ,

Gone Too Soon (one of our family)

Misteri dan Teka-teki

besok adalah sebuah misteri

masa depan adalah teka-teki

kita tidak pernah tahu apa yang ada di persimpangan

kita tidak pernah tahu apa yang terjadi di hari esok

masa depan tetap sebuah tanya

tanya yang besar

misteri tanpa petunjuk

pagi ini kita membuka mata

detik ini kita bernafas

nanti malam (mungkin) kita menutup mata

besok (mungkin) kita tidak bertemu pagi

satu jam nanti (mungkin) nafas kita terhenti

itu semua tetap misteri

hanya kenangan yang bisa kita buat

hanya nama yang bisa kita tinggalkan

biarkan kita diingat

bukan sebagai apa atau siapa

hanya sebagai diri kita

(sendiri)

sebagai kenangan indah

senin, 23 April 2012.

sebuah rangkaian kata, untuk sahabat

saudara, dan juga dia seorang insan

M. Syukron Abdillah

Beswan Djarum Angkatan 26 RSO Surabaya

may he got the place in heaven

Tags:

Beswan, JJF, dan Jakarta

Jakarta Here We ARE !

Itu mungkin teriakan dari setiap pemenang tiket gratis nonton Java Jazz 2012 dari Djarum Beasiswa Plus. Animo mengikuti kuis dengan cara mengirimkan tweet atau dengan membuat status FB mengenai hal-hal yang berkesan selama menjadi Beswan Djarum langsung ke akun @BeswanDjarum ini sangatlah besar. Akun twitter @BeswanDjarum dibanjiri mention dari para BeswanDjarum yang dengan semangat 2012 pengen ikutan nonton. Saking besarnya animo tersebut, maka kuis yang tadinya dibuka tiga hari dijadikan satu hari. (kasihan mimin hihi).

Akhirnya munculan 20 pemenang dari tiket JavaJazz (yang awalnya Cuma 12 orang). Kebanyakan dari mereka adalah BeswanDjarum dari luar kota Jakarta, ga Cuma tiket tapi BeswanDjarum juga dapet akomodasi memuaskan selama menonton JavaJazz 2012 (beruntung banget kan mereka). Well here the story:

1st Day !

BeswanDjarum dari luar kota yang sudah mendapat peringkat pemenang tiket plus akomodasi JavaJazz diberangkatkan langsung dari kota masing-masing menggunakan pesawat (kecuali untuk Bandung dan sekitarnya). Setelah tiba seluruhnya di bandara langsung diboyong ke kantor Djarum untuk bertemu dengan Pak Primadi juga untuk makan siang bersama. Belum apa-apa mereka sudah luar biasa antusias dengan acara yang akan dimulai sore nanti itu. Lalu tibalah saatnya amplop besar dibagikan, disana terdapat tiket, jadwal dan rundown acara JavaJazz 2012 eits tunggu dulu adalagi amplop lainnya yang isinyaa kejutan buat mereka.

Dengan perasaan yang berbunga-bunga mereka pun diberangkatkan ke hotel di daerah Kemayoran, Hotel Golden Boutique yang terletak di daerah Jl. Angkasa. Setelah check-in mereka punya waktu sekitar satu jam untuk bersiap-siap segera menuju venue. Sebelumnya ada kejadian lucu yaitu salah satu pemenang yang namanya Aldi Nuary hampir aja ketinggalan bis yang membawa mereka ke hotel, untungnya masih jodoh :p. Di hotel sebelum berangkat ke venue, mereka masih harus menunggu kedatangan dari para pemenang Bandung yang terlambat datang karena apalagi kalo bukan macetnya kota Jakarta. Akhirnya setelah aksi tunggu-menunggu para pemnang siap untuk segera menuju venue di JIExpo yang terletak di daerah Kemayoran juga. Oia, disini juga ga cuma ada pemenang tiket resmi, tapi ada para addotional player yang memang niat untuk berkumpul bareng untuk menyaksikan JJF dan kumpul bareng, hello Faisal Bedul dan Hanif :D. (nebengers ahh haha, tp kalo ga ada mereka nanti kurang berasa ramenya)

Tiba disana yang pertama dicari adalah hall A2 tempat Maliq and d’Essential perform sebagai pembuka JavaJazz 2012. Setelah terpukau dengan penampilan Maliq, para pemenang tetap stay di hall tersebut untuk menyaksikan penampilan dari Depapepe, duo instrumental yang berasal dari Jepang. Antrinya luar biasa panjang, bahkan sebelum perform dimulai. Namun, antrian panjang itu dibayar dengan penampilan memukau dari duo tersebut. Setelah menyaksikan dua perform awal bersama-sama, akhirnya para pemenang mulai berpencar untuk menyaksikan perform dari idola mereka masing-masing. Kesepakatannya adalah para pemenang bertemu kembali di tempat parkir bis untuk kembali ke hotel nanti.

Tepat pukul 23.00 para pemenang bertolak dari JIExpo untuk menuju hotel. Sampai di hotel? Jangankan langsung tidur, para pemenang langsung mengadakan pertemuan di kamar masing-masing untuk saling tukar cerita (atau bahkan oleh-oleh). Wajar kan asalnya dari regional-regional yang berbeda juga jauh. J satu hari sudah dilalui..masih ada dua hari lagi.

2nd Day

hari kedua hemm ada waktu banyak nih sebelum JJF, akhirnya para pemenang memutuskan untuk pergi ke Taman Anggrek, sekedar untuk makan siang dan keliling-keliling sambil membunuh waktu. Perform pertama yang akan ditonton adalah DEPAPEPE (AGAIN). Setelah puas keliling-keliling di TA para pemenang pun menuju kembali ke venue, dan datang setengah jam lebih awal. Yang bikin seru adalah selama perjalanan kesana para pemenang punya rutinitas baru yaitu karaoke di bis. Plus sampe bikin video klip bareng.

Well, setelah sampai di venue para pemenang kembali menyebar untuk menonton perform dari artis JJF idola mereka masing-masing. Uniknya di hari kedua ini para pemenang punya titip point ketemu baru yaitu di lounge Djarum Super MILD, selain buat nongkrong dan ngobrol disana juga strategis banget buat nge-charge handphone. Hahaha.

Malamnya usai puas menonton tiap perform tepat pukul 23.00 para pemenang kembali menuju hotel dan seperti malam sebelumnya ngadain kumpul singkat, khusus kali ini tempatnya adalah lobby hotel. Keadaan lobby yang gelap ga jadi halangan buat para pemenang terus berbincang mengenai berbagai macam topik. Satu lagi hari sudah dilewati. Then tomorrow gonna be last day. Sad.

3rd Day

Last Day of JJF.

Kali ini buat membunuh waktu sebelum perform dimulai para pemenang mengunjungi Kota Tua. Pastinya tidak lain dan tidak bukan adalah untuk foto-foto. Haha. Berbagai gaya foto akhirnya dicoba dari gaya girlband sama boyband. Dari Kota Tua awalnya menuju ke Sarinah tapi karena macet dan takut ga keburu ke venue akhirnya langsung ke venue dan makan siang di tempat makan samping JIExpo. Haha. EIts. disini ketambahan temen nihh ada David yang kebetullan pulang kampung dan nyempetin gabung nonton JJF bareng para pemenang. Ga tanggung-tanggung langsung ikut akrab bareng yang lain.

Karaokean dalam bis tetap menghiasi perjalanan. Berbagai macam lagu kebanyakan lagu galau terus sih. Haha. Tapi setelah perform Trio Lestari, entah karena jenuh dengan suasana JIExpo atau sudah lelah, akhirnya kita menutuskan untuk pergi keluar venue dan main ke Plaza Semanggi. Bukan untuk melakukan hal-hal lain tapi jugaa untuk KARAOKEAN di Inul Vista. Yang jelas adalah seru-seruan bareng ngabisin waktu sebelum besok para pemenang pisah ke kota masing-masing. Malemnya saat sampai di hotel pun kita masih berkumpul untuk menghabiskan waktu bareng sampai dengan shubuh.

img 20120304 05572 Beswan, JJF, dan Jakarta

421070 359933727371775 100000654511253 1147632 999958955 n Beswan, JJF, dan Jakarta

427597 359943037370844 100000654511253 1147647 553895834 n1 Beswan, JJF, dan Jakarta

In the end yang seru dari acara nonton Java Jazz 2012 ini adalah bisa ketemu dengan teman-teman regional lain, kumpul-kumpul, tuker cerita dan banyak lagi. Ini nih yang susah mommentnya. Bahkan setelah acara ini kita makin deket. J

and here the winner (with some additional player :p ):

thank to all of you guys >> Roi Rahmat, Hiqmawan, Aldy MZ, Stefani Vera, Yohannes Dimas, Putri, Wiwin, Fuji, Fuad, Rizki (yang hobi banget nyanyi), Fina, Ina, Calista, Andreas, Bonita, Tyas, Intan, Ayu, Evelyn, Faisal (Bedul), David (hari terkahir), Maudy, Maya, Aldi Nuary, Hanif, LadyGaga #EH

Tags: , , ,

Transformasi AMT >> Character Building

Mengingat kembali masa-masa Achievement Motivation Training (AMT) Beswan Djarum tahun lalu, atau biasa dikenal dengan oubond, ternyata banyak sekali perubahan yang tentunya ke arah lebih baik dalam outbond tahun ini. acara tahunan yang biasa dilaksanakan setelah Silatnas ini, merupakan agenda nasional kedua yang diikuti oleh Beswan Djarum. Beswan Djarum dibagi dalam beberapa batch yang mencakup keseluruhan regional dengan kuotanya masing-masing. Perubahan pertama adalah dari nama kegiatan yang bertransformasi menjadi Character Building. Untuk tempat sendiri masih berada di Cikole, Lembang di bawah binaan Zone 235 yang sudah hampir lima tahun membina kegiatan outbond Beswan Djarum ini.

img01680 20120225 0955 300x225 Transformasi AMT >> Character Building

Batch pertama dilaksanakan pada bulan Januari akhir, menyusul batch dua, tiga dan empat pada bulan Februari. Hal kedua yang menjadi pembeda adalah adanya Cultural Visit yang dilaksanakan di Saung Angklung Udjo. Dalam kesempatan ini Beswan Djarum melihat pertunjukan dan juga mendapatkan souvernir berupa angklung dari SAU. Hal yang membuat kegiatan ini menarik adalah dengan kesempatan dari Beswan Djarum untuk belajar singkat memainkan angklung. Kegiatan ini dilakukan untuk memberikan nilai baru pada kegiatan Character Building Beswan Djarum, salah satunya adalah mengingatkan mengenai kebudayaan asli Indonesia, yaitu Angklung. Pelaksanaan Cultural Visit sendiri untuk bacth 1 dan 2 dilaksanakan sebelum menuju Cikole dan untuk bacth 3 dan 4 dilaksanakan setelah pelaksanaan CB di Cikole.

Perbedaan selanjutnya adalah jumlah game dan juga tes keberanian yang diberikan selama CB ini, pada tahun lalu sekitar 20 game dilakukan selama 2 hari, sedangkan tahun ini kira-kira ada 13 game dalam dua hari. Dengan jumlah game yang lebih sedikit maka kegiatan tidak terlalu padat dan juga memberikan kesempatan pada seluruh peserta Character Building untuk bisa menikmati setiap game. Tentunya kegiatan menarik yang dilaksanakan setiap outbond yang tidak hilang adalah : ca ra ka. Ini dia kegiatan jalan menyusuri hutan, dengan beberapa pos tes (termasuk tes mental :p). Ini mungkin kegiatan paling ditunggu (dan paling ingin segera dilewati) selama outbond.

img01663 20120224 1723 300x225 Transformasi AMT >> Character Building

img01672 20120225 0909 225x300 Transformasi AMT >> Character Building

Malam puncak dari Character Building juga memiliki konten baru, yaitu dengan adanya Pak Haryo yang memberikan motivasi dan juga sedikit kata-kata penutup dalam CB ini, selain itu ada sesi membuang kertas kekurangan-menyimpan kertas kelebihan saat api unggun. Beberapa perubahan merupakan evaluasi dari outbond sebelumnya. Mudah-mudahan dengan setiap perubahan ke arah yang lebih baik yang dilakukan, outbond Beswan Djarum ini juga kualitasnya semakin meningkat kedepannya. Hal yang sudah jelas adalah outbond Beswan Djarum ini merupakan salah satu kegiatan menarik yang tentunya sayang jika dilewatkan.:D

img01705 20120226 1159 300x225 Transformasi AMT >> Character Building

Tags: , , ,

The Journey : Beswan Djarum #Part 2

…Here we GO PART TWO !

Kejadian mengesankan selama jadi Beswan Djarum #LoveBeswanDjarum

390035 2065420849927 1676955054 1441421 891630133 n The Journey : Beswan Djarum #Part 2

Momen lain adalah saat jd panitia baksos @BeswanDjarum “Peduli Dalam Hati Nyata Dalam Aksi”, kita turun kedesa di Banjaran #LoveBeswanDjarum

Kebersamaan @BeswanDjarum bdg bner2 terbentuk disana (desa Patrolsari),kami hidup selama 3 hr dalam keadaan serba terbatas #LoveBeswanDjarum

Mlam sblum acara hujan deras turun, pdhal kmi sdang mempersiapkan acara, tp hal trsbt tdk dijadikan halangan @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum

Bisa merasakan hidup dan berinteraksi dgn masyarakat disana dgn sgala kterbatasannya mengajadi km banyak hal @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum

Melalui kegiatan baksos ini kami berbagi apa yg kami dapat dr @BeswanDjarum tdk hanya materi tp jg ilmu kpd orng lain #LoveBeswanDjarum

Melihat antusiasme siswa SD disana u/ terus bersekolah mengajarkan kami, bahwa kami termasuk orng2 beruntung @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum

Dgn segala keterbatasan yg ada,smngat mreka tidak redup u/ trus meraih ilmu, kami pun terpacu u/ bs membantu @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum

Di baksos ini jg pertama kali gw nonton “Debus” ampe ada yg berdarah-darah, serem abis, tp pengalaman -.- @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum

Di malam penutupan kami berdiri melingkar dan menyanyikan “Hymne Beswan” @BeswanDjarum di tengah malam, di pekarangan SMP #LoveBeswanDjarum

Disana kedekatan @BeswanDjarum bener2 terasa,berjuang susah-senang, hujan-panas, baksos itu acara regional paling berkesan #LoveBeswanDjarum

Ini dia momen salah satu kegiatan PDHA @BeswanDjarum berbagi ilmu kpd siswa SD disana #LoveBeswanDjarum http://t.co/UXulNDgL

disini jg kami mngadakan pengobatan gratis,kami belajar berinteraksi dgn Basa Sunda lho @BeswanDjarum #LoveBeswanDJarum http://t.co/FvlNVVql

salah satu foto diambil setelah Pengobatan Gratis bersama Tim Dokter icon smile The Journey : Beswan Djarum #Part 2 *great moments @BeswanDjarum #LoveBeswanDJarum http://t.co/RWyNwTui

1. kegiatan regional lain yang kami arrange adalah “One Day Seminar” di dua Univ. dalam waktu 2 minggu @BeswanDJarum #LoveBeswanDjarum

2. sempat merasa ragu hanya dalam waktu 2 mg bs menghasilkan suatu event besar, tp kami @BeswanDjarum sudah ditempa #LoveBeswanDjarum

3. kerja kerasa,kerja sama tim,keyakinan, dan pembagian tugas yg jelas membuat OneDaySeminar bisa terlaksana @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum

4. dlm proses persiapan OneDaySeminar smua manfaat pelatiahn dr @BeswanDJarum AMT, DTL dan softskill lainnya benar2 terasa #LoveBeswanDjarum

5. target peserta 400 orng, dr berbagai kampus, sampai malam panitia terus konfirmasi ini bener2 perjuangan @BeswanDjarum #LoveBeswanDJarum

6. tp momen ‘kerja ampe malem’-‘bangunsubuh’ ini jg jd kesan sendiri dalam proses persiapan OneDaySeminar @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum

7. Bahkan di persiapan ODS ini sy, @chanisa_cha @gellarramadhan @reza_alhadithia sampe nginep bareng.haha @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum

inger banget di kereta menuju DTL Semarang sama2 minum antimo, tp malah seger ngobrol >> @sestrioktaviani @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum

8. ini dia ODS 1 #Universitas Widyatama (Alhamdulillah) >> http://t.co/WgHQblve

9. ini dia panitia ODS yang meskipun kurang tidur tapi tetep super @BeswanDJarum #LoveBeswanDjarum >> http://t.co/j0SdPkb8

10. bikin acara SuperTrap di depan lift UKM.ngerjain orang2 yg naik lift. itu pas ODS sesi 2 di Maranatha icon smile The Journey : Beswan Djarum #Part 2 @BeswanDJarum #LoveBeswanDJarum

11. Here we go, the committees of One Day Seminar @BeswanDjarum #LoveBeswanDJarum >> http://t.co/OXY27Uxv

12. ini dia @aga_costantine ikutan salah game di ODS 2. dan ternyata dia jd @BeswanDjarum 27. icon smile The Journey : Beswan Djarum #Part 2 #LoveBeswanDJarum http://t.co/ATDstwmU

ga beberapa dr ODS, kami pun diminta u/ mempersiapkan @BeswanDjarum Road to Campus, jarak event cuma semingguan u.w.o.w #LoveBeswanDJarum

1. Di RTC kami belajar buat jd crew EO, kerja profesional, dan kenal serta kerja bareng dengan orang2 hebat. @BeswanDJarum #LoveBeswanDJarum

2. adanya target pserta bikin rutinitas ODS kmbali terulang, tp krn sudah ada pengalaman skrng kami tau arah @BeswanDjarum #LoveBeswanDJarum

3. Bs kenal @vincentrompies dan adenya itu gara2 jd LO pas RTC @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum »» http://t.co/e7mMoiIG

3. kenalan dana bisa foto bareng si gokil @dagienkz juga itu semua pas di RTC @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum http://t.co/KCEJHx4T

4. di RTC @BeswanDJarum jg kenal dgn mba @widyabloop pembisnis muda yg sukses *memotivasi bgt #loveBeswanDjarum http://t.co/ZvdCRDto

5. selain itu berawal dr RTC @BeswanDJarum bs kenal dgn crew RedBuzz jg EO Redboxactive ampe sekarang masih kontak2an #LoveBeswanDjarum

6. Ini dia satu momen bareng LO RTC UNPAD @BeswanDJarum #LoveBeswanDJarum *love http://t.co/d1p7cRZY

dari @BeswanDjarum jg sy punya kesempatan u/ menyaksikan Teater Koma Maret 2011 lalu *amazing #LoveBeswanDJarum http://t.co/AFp2QECK

pertama masuk TV ikutan salah satu kuis juga berkat @BeswanDjarum , bener2 ngerasain gimana rasanya syuting seharian icon smile The Journey : Beswan Djarum #Part 2 #LoveBeswanDjarum

dapet pembelajaran seru ttng Public Speaking langsung dr ahlinya jg di acara PubSpeak @BeswanDjarum #LoveBeswanDJarum http://t.co/xjXgUsJa

@BeswanDjarum ga kenal senioritas, sering maen (apalagi karaoke) bareng ka2 diva ini @fizukakireina @gemaputri @putikemala #LoveBeswanDJarum

pengalaman lain yg berkesan adalah bisa jd salah satu finalis 10 besar LKT Regional Bandung @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum icon smile The Journey : Beswan Djarum #Part 2

1. Dr LKT sy belajar bnyk,menyusun naskah LKT, presentasi.Mskipun g msuk nasional,tp itu pengalaman berharga @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum

2. Ilmu yg didapet pas PubSpeak dn DTL bener2 kepake slama proses LKT ini @BeswanDjarum ibaratnya dulu teori, LKT= Praktek #LoveBeswanDjarum

3. Dpet pelajaran ttng presentasi lngsung dr pa @budhiboeas ,tips n’trick dr @pujiprabowo @iqbalom @masyogi_ @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum

4. Sy bener2 besyukur bs dapet pengalaman LKT @BeswanDjarum ini, saat penyusunan skripsi lebih mudah krn sudah terbiasa #LoveBeswanDjarum

5. ini dia momen saat presentasi materi LKT dihadapan 3 juri #LKTRegional @BeswanDJarum #LoveBeswanDjarum http://t.co/xVjH1al7

6. ini juga foto bareng finalis regional Bandung dan juri LKT. proud to be part of it @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum http://t.co/ChDt6Tok

7. LKT itu banyak ilmunya, deg2an berasa ikut idol #eh buat @BeswanDjarum 27 yuu ah mulai siap2 ikutan LKT 2012 #LoveBeswanDjarum

pas persiapan Welcoming Party @BeswanDjarum Bndung hujan2an breng @cuzizuz belanja keperluan trus makan siomay bareng HAHA #LoveBeswanDjarum

H-1 Welcoming Party @BeswanDjarum 27, nginep bareng di kosan @chanisa_cha bareng @garind_perry paginya dandan bareng jg #LoveBeswanDjarum

1. Yg paling seru dapet jackpot jd LO u/ #IndonesiaDigdaya @BeswanDjarum YIPPIE! Semarang (again) #bis3 #LoveBeswanDjarum

2. #bis3 itu paling bnyk cerita. Baru jg maju beberapa km, bis terpaksa berhenti krn ban bocor (di tol) @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum

3. Niatnya #bis3 mau ntn film hantu, udh siap tutup mata.taunya dvd player g fungsi.Alhasil ngbrol sana-sini @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum

4. Saat mau sampai ke Semarang, di Kendal #bis3 harus berhenti (lg) krn kopling bermasalah. Deg2an sumpah @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum

4. Akhirnya #bis3 ga dpt ksmptn brkunjung ke mesjid agung,tp lngsung ke hotel n jd bis prtma yg dtng *bangga @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum

5. Ga dapet ksmpatan buat mandi, langsung digiring ke PRPP (how much I miss you). Tp tetep berusaha maksimal @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum

6. Di PRPP dismperin @daengadiguna (dulu belom kenal) yg minta foto bareng.HAHA.Pdahal itu belom mandi :p @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum

7. Cuma di #IndonesiaDigdaya gw dapet mkanan vegetarian (jg AMT). Biasanya cuma tukeran daging-sayur @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum -.-

8. Ngerasain jd LO #IndonesiaDigdaya bangun lebih pagi buat morning call. Full senyum. Ga boleh bete @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum

9. Wooz.in? Oh trnyata photo booth saat #IndonesiaDigdaya (yg bikin susah evakuasi beswan ke bis.Haha) @BeswanDjarum #IndonesiaDigdaya

10. Hr 1 #ID *belom mandi cc: @reza_alhadithia @garind_perry @andykick @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum http://t.co/q6mtBXe9

11. Ketemu lg @ObetYasika (yg hobi nebeng di #bis3 ) semenjak RTC purwokerto @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum http://t.co/4hqYJOMJ

12. Nyobain wooz.in pertama kali di gor pas @BeswanDjarum 27 lg sibuk ngebatik ! Yippi! #LoveBeswanDjarum»» http://t.co/5pjixK3G

13. Dapet kesempatan foto bareng Pa Suwarno di #IndonesiaDigdaya hihi @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum http://t.co/m3dJ3SEK

http://t.co/fRSxzQL4 14. @BeswanDjarum lg dngerin materi pembibitan, LO nyuri waktu (cont) http://t.co/4W8EXy1z

http://t.co/KbIJGid0 15. Bisa ktemu lg temen2 @BeswanDjarum di #IndonesiaDigdaya sungguh (cont) http://t.co/vFOauBFu

http://t.co/4Sxfrn8b 16. Wooz.in dulu bareng para ‘kera’ sebelum mereka pentas di (cont) http://t.co/AGwtBnk3

17. inget banget nyortir kartu wooz.in bareng @irwanstinjak sementara yg lain lg ntn Ari Lasso @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum

18. bosen nunggu di bis akhirnya minta dibawain aer 1Lt ke @dimasjbhe dan maen game di bis bareng @BeswanDjarum 27 #LoveBeswanDjarum

19. gerebek kamar buat ngucapin selamat ultah ke Bebey dan Ali.setelah kelaperan dan ditinggal makan @BeswanDjarum lainnya #LoveBeswanDjarum

20. oia di #ID sempet digombalin @dimasjbhe TAPI GATOT ! gara-gara lemot, cape, abis kepanasan ! haha @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum

dapet temen baru, networking, banyak ilmu, pengalaman, bisa jalan2 itu semua ada di @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum dalam satu paket. mau?

bisa kenal kaka-kaka ini @johantectona @wana23 ini berawal dari #MemberArea @BeswanDjarum lho #LoveBeswanDjarum icon smile The Journey : Beswan Djarum #Part 2

this is not the end, i have so many stories of being Beswan Djarum. keep updated my blogs, I’ll share you guys. #LoveBeswanDjarum



Tags: , , , ,

The Jouney : Beswan Djarum

Apa sih yang gw rasakan saat jadi seorang Beswan Djarum? Jawabannya adalah sampai dengan detik ini masih ada rasa ga percaya, tapi juga bangga dan bersyukur banget. Karena jadi bagian keluarga besar Beswan Djarum ini, sudah membawa gw ke banyak bagian hidup yang mungkin ga akan pernah gw kunjungi jika gw bukan beswan. Dimulai dari dilatih untuk bisa lebih supel saat Silatnas, dilatih untuk menjadi entertainer, dibentuk karakter menjadi mandiri, bisa memimpin dan tanggung jawab, dilatih dalam berbicara, bekerja dalam kelompok dan mengenali karakter diri, dan banyak pelajaran berharga lainnya. Dan termasuk di dalamnya yang sangat merubah hidup gw adalah bertambahnya teman, saudara dan networking, tadinya ruang lingkup gw yang itu-itu aja berkembang menjadi seluruh Indonesia. Punya teman di seluruh Indonesia sungguh membuat gw terbuka wawasannya. Alhamdulillah menjadi part of this family memberikan arah baru dalam perjalanan hidup gw. J

267676 1985416196411 1273442605 32037727 2395892 n The Jouney : Beswan Djarum

Nah, kemaren nih dibuka suatu kuis dari @BeswanDjarum untuk memperebutkan tiket JavaJazz 2012 sebanyak 12 orang (plus akomodasi boo, JavaJazz pula, gw pun langsung siap senam jari). Jadi beswan yang boleh ikut adalah beswan 26 dan 27 caranya simpel cukup men-tweet atau membuat status Facebook yang isinya adalah tentang hal-hal mengesankan selama menjadi Beswan Djarum dengan mention @BeswanDjarum di FB atau Twitter juga hash tag #LoveBeswanDjarum. Dimulailah perjuangan gw sebagai salah saty JavaJazz hunter. *mengepalkan tangan*

Awalnya memang dengan obsesi untuk dapet itu tiket, tapi lama kelamaan jadi seolah nostalgia dan mengenang bagaimana rasanya jadi Beswan Djarum selama satu tahun kebelakang, dan luar biasa itu bikin super kangen. Akhirnya malah asyik cerita tentang pengalaman mengesankan selama jadi Beswan Djarum. Buat yang penasaran ini dia tweet-tweet gw tentang hal-hal berkesan selama jadi Beswan Djarum (sorted by time):

Sebelum jd @BeswanDjarum lingkup tmn hanya sebatas JaBar dan sekitarnya,saat jd #Beswan lingkup teman jd seluruh Indonesia #LoveBeswanDjarum

Momen pertama adalah Silatnas,prgi ke Semarang u/ bertemu dgn @BeswanDjarum seluruh Indonesia.Ada deg2an jg excited disana #LoveBeswanDjarum

Menjadi salah satu tim advance, latihan non-stop selama 3 hari, dgn tarian yg sama sekali baru brng @BeswanDjarum lainnya #LoveBeswanDjarum

Padatnya kegiatan termasuk seminar, talkshow dan factory visit menjadi rangkaian silatnas 2010 @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum

hari2 di Semarang berlalu dgn cerita berbeda setiap hari, kenalan baru jg keakraban yg makin kental antar @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum

Malam puncak Simfoni Citra Bangsa (091110). Penampilan tarian dr Sabang s/d Merauke o/ @BeswanDjarum menjadi sorotan #LoveBeswanDjarum

Malam puncak Simfoni Citra Bangsa (091110). Penampilan tarian dr Sabang s/d Merauke o/ @BeswanDjarum menjadi sorotan #LoveBeswanDjarum

Saat bagian terakhir, saat seluruh @BeswanDjarum naik di atas panggung, berpegangan tangan, disitulah kami dipersatukan #LoveBeswanDjarum

Jika sy bukan @BeswanDjarum sy ga akan kenal orng2 hebat dr 4 regional berbeda, punya cerita dgn masing2 dr mereka #LoveBeswanDjarum

Selama silatnas kebanyakan di PRPP, dgn bentuk bangunan sama smua,kalo g ngikutin orng kayanya nyasar mulu @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum

Di PRPP jg @BeswanDjarum diajarkan bagaimana rasanya kekenyangan dan melupakan yg namanya kelaparan. #LoveBeswanDjarum

Di @BeswanDjarum sy belajar ttng berbagai budaya dan prbdaan bhsa secara langsung, namun intinya satu. Unity in diversity. #LoveBeswanDjarum

Bermula dr silatnas, akhirnya akrab dgn @BeswanDjarum lainnya termasuk kaka angkatan, banyak sharing ini-itu #LoveBeswanDjarum

membuka networking, membangun karakter, juga membuka wawasan, semua itu didaptkan dalam satu paket, menjadi @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum

Adanya blog @BeswanDjarum membuat sy jd sering sharing tulisan di blog beswan http://t.co/0uhSaF6M #LoveBeswanDjarum

Di blog @BeswanDjarum sy cerita tiap kegiatan beswan, ataupun ttng apapun, asyiknya temen2 beswan lain pd mampir dan komen #LoveBeswanDjarum

Dr blog,masuk lg ke #MemberArea @BeswanDjarum disitu semua beswan (bahkan yg blum ktemu) bs kenalan #LoveBeswanDjarum *networking makin luas

Syukur terus terucap,dr @BeswanDjarum circle networking bs terus tumbuh,tdk hanya dgn sesama beswan,tp teman2nya beswan jg #LoveBeswanDjarum

Terus asyiknya,kalo mau liburan ke daerah lain dan tanya2 soal tmpt wisata bs langsung ke ahlinya @BeswanDjarum daerah itu #LoveBeswanDjarum

Ga jarang jg kalo liburan ke kota lain bahkan sampai ditemenin @BeswanDjarum atau sebaliknya jika ada yg dtng kita temenin #LoveBeswanDjarum

saking banyaknya kisah bareng @BeswanDjarum yg pengen dibagi, ada kategori khusus di blog sy: http://t.co/Ni99lcJo #LoveBeswanDjarum

Setelah Silatnas, @BeswanDjarum pun siap2 u/ Achievement Motivation Training di Cikole. Kita dibagi dalam 3 batch dulu #LoveBeswanDjarum

Ikutan batch 1 AMT punya kesan tersendiri, belom dapet bocoran (meskipun kisi2 senior udah) @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum deg2an dan takut

Hr 1 game-nya tntngan smua,sempet jiper liat jurang di bawah, tp tetep bisa dilalui meskipun keringet dingin @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum

Paling berkesan jembatan tali 1, soalnya naiknya ampe digendong Pa Lili sama Pa Rizal, dan tetep nyebur haha @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum

Blind Man Walking ga kalah seru, disitu instruksi disampaikan dalam berbagai bahasa sampe bingung. Kocak! @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum

Nah,uji nyali bgt adalah pas malem jum’at ada yg namanya CARAKA. Gw yg ga penakut tp ga punya nyali ini ciut @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum

Tp apa mau dikata kalo mau balik ke tenda dan tidur yaa harus lewat jalur caraka,akhirnya tetep dijalanin jg @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum

Sempet tidur dulu nunggu giliran kebagian terakhir,akhirnya g digangguin ama setan2nya (udah cape kali y) :p @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum

Sangat bersyukur ketika akhirnya ketemu pak Asep Gordon yg konon hilang. Nyampein pesan dan tidur di tenda @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum

Ketika penutupan AMT batch 1 jg sangat berkesan buat sy, party in the middle of jungle. Dance floor bener2 @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum

Setelah susah, berjuang, dan seneng bareng, jg nambah kenalan baru, bertambah lg networking berkat @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum #zone235

Dr AMT jg sy belajar bahwa “anything is possible” saat kita yakin, pentingnya teamwork, cara jd pemimpin @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum

@putikemala @BeswanDjarum di penutupan AMT jg berkesan bgt itu sempet naek panggung wuih kenalan deh sama beswan nasional #LoveBeswanDjarum

Di AMT jg belajar u/ menahan diri, setiap orng bs jd pemimpin, tp paling susah adalah memimpin diri sendiri. @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum

Di silatnas diajarin supaya supel, tahan banting, di AMT diajarin cara bangun karakter, daya juang, teamwork @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum

Dari hotel bintang 5 selama silatnas sampai hotel seribu bintang di cikole udah dirasain. Berkesan banget. @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum

Ibaratnya nih y, kalo mau keliling Indonesia, tinggal bawa direktori,dijamin g akan nyasar atau terlantar icon smile The Jouney : Beswan Djarum @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum

Tdnya sih usaha supaya dapet tiket #JavaJazz2012 setelah dipikir-pikir tweet malem ini bikin kangen momen2 @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum ♥

Nulis di blog @BeswanDjarum ttng kegiatan jg kesan2nya bukan sekedar hobi nulis, tp krn ingin berbagi senengnya icon smile The Jouney : Beswan Djarum #LoveBeswanDjarum

Dr kesukaan nulis @irwanstinjak bs jd juara 1 lomba blog @BeswanDjarum dan sy beruntung bs kenal dy #LoveBeswanDjarum *debur ombak

Di #MemberArea @BeswanDjarum ada mainan Puzzle, gw sama @SefdyThen selalu saingan buat cepet2an. Kocak. Haha #LoveBeswanDjarum

@rezahani11 kirain serem orangnya (dr foto), tp setelah dy liburan ke bandung dan kenal, wow, dia kocak. @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum

Ada jg @pungkytiyul rumah nan jauh di kopo, rela nganterin ke ujungberung setelah maen bareng @BeswanDjarum dan kemaleman #LoveBeswanDjarum

Ada jg @cuzicuz yg luar biasa tenang bahkan saat hampir ga dapet travel pas pulang bareng dr dufan bareng @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum

Inget jg pas surprise ulthnya @reza_alhadithia pas silatnas,ada @andykick yg hampir bikin pingsan satu kamar @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum

Diselamatkan dgn heroik o/ @genthonk dan @MooToTheMAX dr ‘kelalaian’ naik kereta itu super sekali. Cuma di @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum

Mau ngasi surprise buat @evalya08 bingung toko kue tutup. Alhasil beli burger super banyak, pake lilin putih @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum

Sama2 jd LO pas NB, tp kenalnya pas liburan bareng di Yogja sama beswan Makassar satu ini -.- @ardigoesnadi @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum

Paling zonk adalah nyangka @teguh_kim asli Surabaya, taunya dy orng Bogor dan fasih basa Sunda @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum

Berkesan jg ketika teriak HAH? Super kenceng krn tiba2 ditanya “Sopo jenenge?” Dan ga ngerti, cuma di DTL @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum

Dr AMT kita berangkat ke DareToBeLeader @BeswanDjarum 2011. Sy dan 9 orng lainnya kebagian batch 5 di Semarang (lg) #LoveBeswanDjarum

Pertama kali perjalanan jauh pake kereta (plng jauh bdg-jakarta) bareng @BeswanDjarum cuma 10 orng plus pembina 2 orng. #LoveBeswanDjarum

Di DTL ketemu dgn orng2 luar biasa pa @MarthenSumual & mas @sigantengaduhai mendapat ilmu dgn cara yg FUN! @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum

Pengalaman ikut dlm kompetisi debat dgn tema “Ulat Bulu” sbg 3rd speaker #TimKuning *lthn sampai jauh malam @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum

Jd leader u/ tim presentasi dan dapet boneka kodok dan ‘pujian’ bicara satu nafas dr @sigantengaduhai @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum ♥

Dapet selempang #BestSpeaker bareng @ObetYasika dan #MostDiscipline di DTL #Batch5 itu sangat patut dikenang @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum

Nyanyi “Oh Ya” duet bareng @ichahee pas break DTL khusus buat pa @MarthenSumual padahal suara segini-gininya @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum

Dapet julukan Upin jg berkat DTL #Batch5 mungkin karena ukuran yg mungil ini #intermezo #abaikan @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum

Oia, pertama ketemu mba @putrikapratiwi jg pas AMT @BeswanDjarum batch 1 di cikole lho..hihi #LoveBeswanDjarum

Jd tim yel2 bareng semangat 2010 @cuzicuz @reza_alhadithia @garind_perry dll, tp pas tampil justru ga tampil @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum

Setiap momen latihan yel2, bikin koreo brng, banyak canda tawa jd awal keakraban kita semua @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum ♥

Di AMT yg berkesan adlh bngun paling pagi n lari paling kenceng supaya bs mandi duluan dgn air super dingin @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum

….. EITS. Ini PART 1 ! TUNGGU PART 2 yaaa ! masih banyak keseruan jadi @BeswanDjarum lainnya #LOVEBESWANDJARUM

Tags: , , , ,

20.00

Satu dari sedikit pengalaman traveling yang gue inget adalah liburan bareng ke Yogyakarta di bulan Januari 2012 lalu. I was very excited that time. Why? Simply. Gue jarang bahkan ga pernah traveling tanpa adanya pengawasan orang dewasa, well, maksud gue cuma gue dan teman-teman sebaya, apalagi jarak jauh seperti Bandung-Yogyakarta. But, we did it. And here the story of our Yogyaventure.

img00990 20120112 1917 300x225 20.00

Chronicles of Yogyakarta

20.00 adalah jam keberangkatan yang tertera di tiket keberangkatan Bandung-Yogyakarta kami. Tepat pukul 18.00 kami berenam (gue, Reza, Icus,  Andy, Tides dan Indi) sudah berkumpul di stasiun Bandung pintu timur. Bukannya memang niat kepagian, tapi kami berniat makan malam bersama  sebelum menempuh perjalanan delapan jam menuju Yogyakarta. Suasana stasiun sendiri saat itu ramai, sepertinya memang selalu ramai dan ini adalah  kali keempat gue naik kereta dalam rentang 20 tahun hidup gue. Setelah makan malam, ngobrol ini-itu dan perpisahan yang tidak terlalu mengharukan  dengan para pengantar (well, kami kan hanya pergi 3 hari, dan ke Yogya pula) akhirnya tepat pukul delapan malam kereta pun berangkat menuju  Yogyakarta. Perjalanan malam, artinya tidak banyak pemandangan yang disajikan diluar jendela kereta sana. Akhirnya, cara terbaik menghabiskan  malam adalah dengan sedikit obrolan dan tidur. Beruntung kami berada di kereta kelas eksekutif, sehingga masih bisa tidur cukup enak dalam perjalanan  panjang tersebut.

First day of Yogyaventure

427412 3215146666312 1495685873 33249040 822011209 n 300x225 20.00

Lost in Stasiun Tugu

4.00 kereta sampai di Stasiun Tugu Yogyakarta. Masih pagi buta, mau jalan keluar pun dipastikan masih sepi, sementara pihak yang menjemput kami baru datang di tengah hari. Akhirnya kami mendamparkan diri di salah satu pojokkan Stasiun Tugu, tepatnya pelataran mesjid stasiun, sambil menunggu pukul 06.00 saat penitipan barang buka, dan kami bisa menitipkan barang bawaan tersebut sampai tengah hari. Lagi-lagi obrolan ringan dan candaan menyela pagi kami, disertai tidur-tidur ayam. Banyak yang bisa diamati di stasiun tersebut. Bahkan sepagi itu suasananya sudah ramai dengan pendatang atau penjemput, pedagang makanan, dan petugas-petugas stasiun. Tepat pukul 05.00 untuk pertama kalinya gue merasakan mandi di stasiun. Seru, buru-buruan, yang jelas sensasinya beda. Ini s t a s i u n. Gue udah berasa pelarian aja yang gapunya tempat berteduh (agak berlebih :p).

429976 3215173226976 1495685873 33249072 1108731202 n 300x225 20.00

Breakfast at Malioboro

Pukul 06.00 pun datang, ditemani cahaya pagi yang masih mengintip malu-malu. Kami pun menitipkan barang bawaan kami, dan memutuskan untuk menjelajah Malioboro sepagi itu. Keluar dari Stasiun Tugu yang letaknya bersebelahan dengan kawasan Malioboro, kami langsung disambut dengan keramaian, bukan keramaian khas Malioboro diwaktu penuh dengan wisatawan, tapi keramaian pagi hari. Malioboro masih lenggang dari rentetan kendaraan atau turis, tapi mulai ramai dengan para pedagang yang sudah mulai menjajakan dagangannya sepagi itu. Berjalan sepelan mungkin menyusuri Malioboro sambil mencari sarapan, tentunya toko-toko sendiri belum buka saat itu. Sebisa mungkin merengkuh pemandangan Malioboro dilenggangnya pagi itu.

393794 3215211427931 1495685873 33249101 2124959654 n 300x225 20.00

UGM, I Love You

Dari Malioboro sekitar pukul 07.00 kami memutuskan untuk mengunjungi Universitas Gadjah Mada, kalo liat di googlemaps, Yogyakarta bukan kota yang terlalu besar, tapi tetap saja dari Malioboro menuju ke UGM terbentang jalan yang panjang. Saat itu kami naik angkutan sejenis busway (TransYogya) dari halte Malioboro, dan turun tepat di pelataran UGM. Menghabiskan waktu sepanjang pagi menuju siang mengelilingi UGM, dan lagi-lagi kulineran sekitar UGM. Harga makanan di Yogyakarta ini cukup mencengangkan, dengan harga miring, porsi yang ditawarkan banyak. Gimana ga ketagihan coba, jarang banget di Bandung nemu makanan enak, murah porsinya banyak. Hehe.

Dari UGM, kami kembali ke Malioboro dengan tujuan Stasiun Tugu, untuk mengambil barang dan menunggu jemputan. Tepat pukul 12.00 kami pun dijemput menuju LPP Garden yang letaknya di dekat  bandara. Dari hotel, kami dibawa ke Rumah Makan Lestari, disana kami bertemu dengan peserta liburan lainnya, ada sekitar 40 orangan setelah di jumlah-jumlah. Seru pokoknya, makan barengan, satu penginapan kayanya diisi kami semua. Hehe. Dari RML tadi, kami kembali ke penginapan dan menghabiskan malam disana, dengan menjelajah isi hotel dari mulai berenang di sore hari, sampai pesta barbeque di malam hari (yang terpaksa dipindah ke pelataran hotel karena hujan mengguyur).

Second Day of Yogyaventure

RAFTING. MAGELANG.

397313 3215422313203 1495685873 33249202 1166011661 n 300x225 20.00

Amazing Magelang

Itu dia agenda utama hari kedua di Yogyakarta itu. Sepagi yang dimungkinkan setelah malamnya begadang, gue dan teman-teman lainnya siap untuk menuju Magelang, untuk rafting iya rafting. Gue yang main arung jeram Dufan aja pegangan masih super kenceng mau rafting beneran di sungai beneran. Amazing. Kami masuk ke dua bis yang sudah disediakan, lalu memulai perjalanan Yogyakarta- Magelang. Jaraknya ga terlalu jauh, selain itu karena untuk pertama kalinya gue ke Magelang, akhirnya sepanjang jalan buka mata liat kanan-kiri, kebetulan hari itu hari agak kelabu, bahkan beberapa waktu diiringi hujan rintik. Kesan gue selama menempuh jarak Yogyakarta-Magelang ini adalah kota ini bersih, sepi dan seolah masih tidak tersentuh pembangunan modern, maksud gue adalah dengan intesitas mall yang memadari berbagai kota besar, Yogyakarta-Magelang ini masih bisa mempertahankan keasliannya, keunikannya dan daya tariknya terhadap wisatawan, jauh dari ingar-bingar apalagi reputasi kota ‘gaul’ modern. Di pinggiran jalan terdapat toko-toko kecil oleh-oleh atau sekedar toko kerajinan, bangunan-bangunan yang berjajar pun kebanyakan masih jauh dari kesan modern, apalagi saat memasuki Magelang, suasananya hampir seperti desa yang udah lama ga ditemuin.

Setelah satu jam perjalanan akhirnya kami sampai di Magelang. Kami berhenti di meeting point rafting, dari situ kami berganti pakaian dan dibawa ke start point rafting dengan menggunakan mobil kecil, karena jalanan yang menanjak dan agak sempit serta parkir terbatas disebelah sungai. Nama sungai itu adalah sungai Elo, letaknya di desa Pare, Kabupaten Magelang. Pertama langsung gue cek keadaan sungai, ini sungai beneran, lebar, airnya coklat, batu disana-sini, kiri-kanan rimbun tanaman, pengamatan singkat memutuskan yang kebayang adalah tempat syutingnya Anaconda jauh di Kalimantan sekarang, saking stressnya gue sempet-sempetnya mikir ada buaya, anaconda atau apa gitu, tapi akhirnya cuma bisa pasrah.

img01045 20120114 1247 300x225 20.00

A-Team

Sebelum memulai rafting kami dipersenjatai pelampung, helm, dan dayung serta pengarahan singkat mengenai hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan selama rafting. Termasuk cara-cara menghadapi panik kalo misalkan terlempar dari perahu (gue do’a paling kenceng). Dan dimulailah rafting tersebut. Jarak yang ditempuh sekitar 12 KM dengan satu rest area, dipertengahan jalan, waktu yang diestimasi adalah 2,5-3 jam. Selama rafting gue cukup terpesona dengan asrinya daerah sungai tersebut, pinggiran sungai dipadati rimbunan pohon, dan kadang di kejauhan terlihat rumah penduduk yang masih sangat sederhana, khas-khas desa. Andai saja saat itu gue ga tegang karena takut terlempar dari perahu, gue pasti sangat menikmati pemandangan tersebut, apalagi udara segar bebas dari polusi yang dihirup sepanjang perjalanan. Kami mengambil rafting untuk pemula, sehingga katanya (menurut guide) rintangan dan rutenya tidak terlalu sulit (hmpfh), tidak jarang diantara pohon gue liat ada biawak ngintip atau ular menampakan diri. Perjalanan selama tiga jam akhirnya selesai, akhirnya kami sampai di garis finish.

img01046 20120114 16541 225x300 20.00

A Girl w/ Dragon Tatoo

Dari Magelang kami dibawa kembali ke Malioboro. Kali ini disore hari, Malioboro benar-benar berbeda dengan suasana pagi waktu itu. Kata pertama yang terlintas adalah padat. Padat oleh kendaraan yang terparkir di pinggiran jalan, becak dan juga manusia. Dimulailah perjalanan menyusuri Malioboro di sore itu, berjuang menembus padatnya manusia dari satu toko ke toko lain, ga jarang sampai bertabrakan dengan beberapa diantaranya saking padatnya. Saking padatnya gue sampe kurang menikmati acara belanja dan jalan-jalan sore itu. Akhirnya gue menemukan satu gelaran di depan sebuah toko, disitu penjaganya yang bernama Tejo (katanya) menawarkan untuk menggambar tatoo temporari, well, why not? Sambil beristirahat sejenak gue pun akhirnya setuju untuk ditatoo dengan harga yang cukup murah yaitu Rp 25.000 untuk satu tatoo berukuran sedang. Bisa dibilang gue kurang menikmati sore di Malioboro sore itu saking padatnya, ini bukan liburan kalo masih harus berjuang menembus lautan manusia, tapi kebetulan hari itu adalah hari Sabtu, dan gue berusaha menghibur diri, mungkin besok Malioboro tidak sepadat hari ini. Akhirnya gue kembali ke hotel tanpa membeli buah tangan apapun.

Third Day of Yogyaventure

edit2 300x200 20.00

We are The Champhion

p1150238 300x225 20.00

The Art of Kopi Joss

Last day. Dari hotel kami langsung diantar ke Malioboro, kebanyakan karena akan pulang dengan menggunakan kereta ke kota asal masing-masing. Sementara gue (sementara teman-teman Bandung lainnya sudah pulang jadwal siang) dan beberapa teman mendapatkan jadwal kereta malam, akhirnya menghabiskan waktu sepanjang hari untuk menjelajahi Maliboro (lagi) yang ternyata masih sama padatnya dengan hari  sebelumnya. Kali ini gue mulai dapet mood untuk belanja, lagi-lagi tercengang dengan murahnya harga barang-barang disana. Pernak-pernik, oleh-oleh, makanan gue beli semampu memungkinkan dibawa, pantes aja rame, harganya murah, penjualnya ramah, barangnya beragam. Selain itu meskipun ramai, sebenarnya memang banyak yang ditawarkan sederhananya Malioboro. Kami mengunjungi Mirota, House of Raminten dan beberapa toko lainnya. Malamnya kami berkeliling untuk makan di angkringan, namanya adalah Kopi Joss, lagi-lagi makan murah dengan porsi yang memuaskan. Meskipun udara Yogyakarta tidak bisa dibilang adem, tapi karena masih jauh dari ‘terinfeksi’ polusi, udara disana cukup segar, warganya ramah, kotanya yang masih sepi. Yogyakarta gue rasa kota yang tepat untuk nanti menghabiskan hari tua.

Tepat pukul 22.00 kami kembali ke Stasiun Tugu, saat itu kereta gue dijadwalkan berangkat pukul 11.15. Sementara dua teman lainnya mendapat kereta pukul 00.00 jurusan Malang. Dengan kombinasi percaya diri, memberanikan diri, dan lelah setelah seharian bisa dibilang ‘jalan’ tepat pukul 11.15 saat ada kereta datang, gue pun naik ke kereta tersebut. Setelah beberapa lama sampai di tempat duduk sesuai tiket datang seorang bapak mengatakan itu tempat duduk beliau. Tepat saat gue siap mendebat dengan mengeluarkan bukti tiket kereta, teman gue (GENTHONK) masuk ke kereta dan berteriak “ENDAH, KERETA KAMU BELUM DATENG, INI KERETA YANG SALAH”. Gue pun dengan kombinasi malu, bingung cepat-cepat merapihkan barang langsung keluar dari kereta bahkan tanpa sempat minta maaf pada bapak tersebut (maluuuuuu). Ternyata selidik punya selidik kereta gue jurusan Bandung telat, dan tadi gue hampir aja kebawa ke antah berantah. Sendirian. Thanks to my saviour. Bisa dibilang liburan singkat gue itu ditutup dengan tragedi hampir salah kereta. Akhirnya baru pukul 01.00 kereta gue (dan bener) tiba di stasiun, dengan penuh syukur gue naik kereta menuju Bandung. Bye, Yogyakarta.

Well, overall, penutupan tadi ga bikin gue kapok untuk kembali ke Yogyakarta lagi. Yogyakarta dengan sepinya, ramahnya, dan murahnya harga-harga disana menjadi pilihan baik untuk liburan, selain itu ga mesti melulu keliling Yogya-nya aja, tapi tempat-tempat sekitar Yogya. Disana ga perlu gengsi untuk jalan kaki, jarak jauh pun ga akan terlalu kerasa, dengan banyaknya yang bisa dilihat dan dinikmati. Mungkin suatu hari, dimasa tua nanti gue akan kembali kesini, untuk menetap. Well, who knows? :p

Tags: , , ,

ID ID ID

edit1 ID ID ID

LO Indonesia Digdaya

edit2 ID ID ID

Tags: , , , , ,

2nd Day Story in Yogja

2nd day in YOGYAVENTURE

06.00 we need to wake up at 5 o’clock. Saking padatnya kegiatan Sabtu, 14 Januari 2011 ini, kami diwajibkan untuk bangun pukul 5 pagi. Jam 6 kemudian sarapan dan akhirnya kumpul untuk keberangkatan ke Magelang sekitar pukul 07.30. bangun pagi bukan hal yang mudah, mengingat malam sebelumnya kita bisa dibilang hampir begadang dan hari sebelumnyaaa…kurang tidur. Tapi akhirnya the power of KEPEPET pun bermain.

img01040 20120114 0726 300x225 2nd Day Story in Yogja

07.30 Goes to Magelang. Akhirnyaa pukul setengah 8 kami sudah siap untuk menuju Magelang, dimana adalah lokasi buat rafting. Kami dibagi ke dalam dua bis. Dan selama perjalanan yang paling seru adalah TIDUR. :p perjalanan selama kurang lebih dua jam ampe ga kerasa.
09.00 we’re in Magelang ready to Rafting. Uwoww..ternyata tempat raftingnya ga seserem yang dibayangin koq, padahal ternyata itu adalah restorannya -.-“ setelah sampai di Magelang, tempat raftingnya kemudia kami dibawa menggunakan beberapa mobil kecil ke tempat rafting yaang masih jauh dari situ. Disitulah pertama kali gw liat sungai gede yang nanti bakal kita arungi, pake perahu karet. Disana kita dibagi dalam beberapa tim, ga lupa dengan peralatan rafting, rompi pelampung, helm dan dayung (yang tingginya hampir sama ama badan gw -.-“) then we’re ready, well, i keep talk to myself that is only rafting only for three hours, 12 km, and my team will keep me safety. Its better. Sejujurnya gw takut banget RAFTING. Sungainya beneran BOOO..ada jeramnya -.-“ but, the show must go on. Here i come. Fiuuuuhhh

10.00 RAFTING TIMEEEEE. Akhirnya setelah berada di sungai (BENERAN LHO INI) there is kind of being in the point w/ no return, the only way to get out from the boat is finish this rafting as soon as possible. Itulah yang memacu gw untuk mendayung sekuat tenaga. Tapi apa daya seolah duni pengennya gw itu nyampe sulit banget. Sekeliling gw, tim gw, dan tim lain memilih ajang rafting ini untuk maen bombom car. Saling tabrak, saling tarik, dan saling jatohin orang dari perahu. Fiuuhhh untungnyaa gw cukup kecil alhasil bisa ngehindar kalo udah mulai ditarik-tarik. Fufufu…tapi sebenernya lumayan seru sih, adrenalin bener-bener kepacu, dan sense of survivenya bener-bener diuji. *lebay haha. Belum lagi perahu ampir-ampiran nabrakdan kebalik tapi alhamdulillah sampai dengan finish gw ga pernah jatoh, meskipun kalo kesiram ato hampir kelempar udah ga keitung. Well, it was quite fun, but, i’m not sure i’ll do it again in the future. Hahaha.

img01045 20120114 1247 300x225 2nd Day Story in Yogja
13.00 BREAK TIME. Tentunya abis rafting baju basah ga kekira. Akhirnya kita langsung lari dan mandi membabi-buta. Dan ZONK kulit belangnya langsung keliatan. Untungnya ga terlalu kentara banget. Dilanjutkan dengan makan siang dan ngobrol ngaler-ngidul, maen game, dan selama itu juga hujan yang cukup deras mengguyur Magelang *kenapa hujan ga turun dari tadi aja siih sebelum rafting *nangis diem-diem.
15.00 Back to Jogja. Malioboro here we come (again). Perjalanan magelang-jogja sih seperti biasa gw tidur. Hehe. Sekali lagi kita dibawa ke Malioboro, disini kita dilepas buat berkeliling. Tapi karena banyaknya orang, gw pribadi sih ga terlalu banyak keliling dan belanja *masih ada hari esok*. Menghabiskan sebagai besar waktu keliling bareng Garindi, kemudian tatoo kaki dan akhirnya kumpul lagi sama yang lain. Udah lumayan langsung hafal sama daerah malioboro saking banyaknya kita jalan-jalan.

19.00 back to hotel. Akhirnyaa makan malem juga *lho. Haha. Kita balik lagi ke hotel buat acara ramimg01046 20120114 1654 300x225 2nd Day Story in Yogjaah-tamah sesi dua karena disini juga Bapak Primadi sudah hadir buat kita. icon biggrin 2nd Day Story in Yogja acaranya berlangsung santai. Disini kita makan malem seperti biasa, kemudian kita berbagi kesan dan pesan, kemudian seperti biasa SINGING ALL NIGHT LONG. And happy birthday to Angel. yang akhirnya dijeburin ke kolam renang hotel. Hehe.
22.00 closing ceremony. Not kind of formal closing ceremony but yeahh kinda. Hihi. Setelah ini kita pun kembali ke acara masing-masing, ada yang kumpul di kamar dan menghabiskan waktu buat mengobrol, ada juga yang pergi keluar bareng-bareng. Semua punya cerita, yang pasti momen ini akan selalu dikenang dan akan sulit buat dilupakan. 

Tags: , , , , ,