Archive for category life and love

“Cinta (tapi) Beda”

“Cinta Tapi Beda”

Itu judul film Indonesia yang saat ini beredar di bioskop-bioskop. Pertama liat trailernya itu di film 5cm. Dari situ gue tertarik untuk nonton film tersebut. Ceritanya tentang cinta dua orang insan, yang harus terbentur perbedaan mendasar, agama. Konflik timbul ketika keduanya menuju jenjang yang lebih serius. Masing-masing keluarga tidak ada yang mengalah dan tidak setuju. Keduanya pun tidak ada yang mengalah dengan kepercayaan yang mereka yakini. Gue belum nonton, dan gue gatau akhir dari konflik ini. Tapi film ini membuat gue banyak berpikir. Saat ini gue belum pernah mengalami konflik sepelik ini. Namun, jika (hanya jika) suatu saat mungkin gue terbentur pada perbedaan seperti ini, apa yang akan gue lakukan? Atau dia (ini hanya mungkin) lakukan?

Kalo katanya lagu Marcell sih, Tuhan memang satu, kita yang tak sama. Intinya ada pada perbedaan sendiri. Cinta itu sendiri bagi gue adalah menyatukan hal-hal yang berbeda menjadi satu, saling melengkapi dan saling memberi, atau dengan kata lain cinta itu saling. Namun, jika tembok yang memisahkan adalah sebuah perbedaan paling mendasar seperti agama, apa yang akan terjadi? Apakah mungkin sebuah kata lima huruf itu akan tetap diagung-agungkan? Bagi gue, seharusnya sih cinta itu tidak mengenal perbedaan, seharusnya cinta itu penuh dengan toleransi. Tapi (selalu ada tapi) kita kan disini tidak hanya berbicara tentang cinta menurut kita. Tapi bagaimana menyatukan rasa cinta itu sendiri, ditengah sebuah perbedaan yang begitu jelas. Jujur, gue pun belum tahu. Jujur (lagi) jika mungkin memang ada masa depan bagi sebuah cinta dengan tembok perbedaan seperti ini, maka harus ada toleransi yang besar, sebuah kata cinta aja menurut gue ga cukup. Jadi, kenapa mesti melanjutkan sesuatu yang pada akhirnya kita ragu akan bisa menyatu atau bahkan kita yakin tidak akan bisa menyatu? Gue juga gatau, tapi kan yang namanya sayang, cinta, itu hadirnya ga sopan, bisa kapan aja, dimana aja dan juga….sama siapa aja.

Hehe. Ngoceh banget deh obrolan gue ini. hihi. Nitey, blogger. Love you :*

Tags: ,

catatan 23.10.12

21 tahun gue hidup di kota ini. Dari lahir sampai dengan hari ini, jam ini, menit ini dan detik ini. Ketika kata perkata gue ungkapkan disatu lembar putih. Dan dalam hitungan hari gue akan meninggalkan kota ini, untuk mejemput rezeki, meraih mimpi dan menggapai cita-cita.

Dari satu kota sejuk yang menurut gue sangatlah nyaman ini, ke satu tempat yang bukan bintang yang menghiasi langit malamnya, tapi ribuan lampu di bangunan yang mengangkasa. Gue akan sangat merindukan momen-momen malam saat gue duduk di balkon rumah hanya untuk memandang bulan atau sekedar menyapa bintang. Bintang pasti ada disana, gue yakin, hanya saja rasanya pasti berbeda dengan rumah.

Gue pasti kangen berat sama bingarnya suasana rumah dengan segala kehebohan dan konfliknya. Gue pasti sangat merindukan duduk di pojokkan kamar untuk sekedar berbagi kata seperti hari ini.

Keluar dari zona nyaman. Itulah tantangan gue selanjutnya. Sudah di depan mata. Sanggupkah? Pasti. Keyakinan adalah salah satu kekuatan gue untuk tetap berpijak. Keyakinan bahwa suatu hari nanti pada waktunya, langit disini, pojokkan kamar ini akan kembali menjadi milik gue. Tapi saat ini yang penting adalah gue membangun bata demi bata cita-cita gue, mewujudkan hal-hal yang tadinya hanya berupa do’a atau harapan menjadi sesuatu yang lebih nyata dari sekedar bisikan. I will survive, I promise.

Tags:

240912

24 September 2012

tumblr lqj9vkU1qi1qajjdco1 500 240912

Akhirnya setelah hampir lima bulan menjalani proses yang lapisannya lebih banyak dibanding kue rainbow cake, tepat pukul 16.30 kemarin gue dapet kepastian dipinang oleh salah satu bank terbesar di Indonesia. Hal yang cukup random adalah, pertama kali gue menginjakkan kaki di bank yang tempat pendidikannya berada di daerah Slipi itu di bulan Maret 2012 lalu, menemani dua orang teman, yang salah satunya baru saja menjalani seleksi masuk di bank tersebut. Tidak pernah terpikir bahwa nantinya, enam bulan kemudian, justru gue akan menjadi salah satu bagian dari perusahaan tersebut. Komentar pendek gue saat itu hanya: “wah, gede ya bangunannya”. Mungkin ini yang dinamakan dengan rahasia dan jalan Tuhan. Jatuh, bangun, masa-masa menunggu yang seolah ga ada akhir, pada akhirnya terbayar. Akhir bulan Oktober nanti gue akan pindah ke Jakarta untuk memulai pendidikan selama satu tahun, untuk itu gue meminta do’a restu untuk kelancaran kegiatan di depannya. Gue gatau, apa yang akan gue hadapi, ada juga ketakutan untuk bisa survive sendiri di kota besar dan tinggal sendiri, tapi sekali lagi gue akan belajar.

“Misteri paling mengasyikan dari rencana Tuhan adalah menjalani hidup itu sendiri” – random dipagi hari J

Tags: ,

#duasatu

Hay guys, its been a long time since the last time i wrote here. My life is like roller coaster lately. So, apa aja nih yang terlewat selama masa ‘menghilang’ ini? Gue mau berbagi cerita tentang ulang tahun ke duasatu.

6 September 2012 – jadi hari bersejarah tersendiri buat gue. Tepat 00.01 gue menginjak umur duasatu, akhirnya. Meskipun kata orang “your life begins at twenty” gue sendiri merasa perjalanan panjang dimulai diumur duasatu ini. Ada target yang belum tercapai diumur duasatu ini, ada juga yang sudah tercapai dan dengan segala naik turunnya perjalanan dari duapuluh ke duasatu gue sangat bersyukur. Gue merasa ada proses pendewasaan disini. Mudah-mudahan diumur yang baru gue bisa lebih bijak lagi dalam melangkah, tidak mudah tergoda oleh emosi dan banyak hal-hal lain yang gue harap bisa hadir di umur duasatu ini. Kado paling berkesan diumur duasatu? Kabar bahwa penantian gue selama lima bulan akan terbayar, by the end of this year gue akan pindah ke Jakarta untuk memulai petualang hidup sendiri gue. Hehe. Dengan segala hal belum pasti di depannya, gue mohon do’a untuk kelancarannya. icon smile #duasatu

birthday 300x300 #duasatu

duasatu

Hemm…banyak hal yang ingin gue tulis, gue bagi, tapi entah kenapa kata-kata seolah lagi main petak umpet, sulit rasanya. But, soon, gue bakal rajin-rajin lagi posting. Hal-hal absurd, pikiran-pikiran nyeleneh atau pertanyaan-pertanyaan sederhana yang kadang mampir di otak yang kecil ini.

Tags: , ,

- jarak (antara)

Jarak.

Satu garis yang membentang diantara dua titik, tiga titik bahkan lebih, memisahkan titik-titik tersebut, titik-titik yang terhubung satu sama lain dengan satu makna dari suatu hubungan.

Jarak.

Satu garis yang membentang memisahkan dua insan, tiga insan bahkan lebih. Memisahkan insan-insan tersebut, insan-insan yang terhubung satu sama lain dengan satu makna dari suatu hubungan.

Jarak.

Bisa bermakna memberikan keeratan. Meningkatkan kualitas suatu pertemuan, sebagai suatu manifestasi dari kerinduan.

Jarak.

Hal yang sama yang bisa menjadi jurang pemupus. Memupuskan suatu ikatan bahkan menghilangkan ikatan yang terbangun, tanpa ada yang tersisa. Pupus. Hilang. Kandas.

Tags: ,

(lagi-lagi) disini, disana dan disini

Ramadhan is coming. Yeay, Alhamdulillah masih diberi umur untuk menikmati indahnya bulan Ramadhan lagi. Bulan ini selalu punya ceritanya tersendiri, mendekatkan yang jauh, lebih mendekatkan yang memang sudah dekat, membangun cerita yang bisa dibagi sampai tujuh turunan dan banyak moment lainnya.

Kangen ga sih kalian sama moment-moment taraweh bareng, ibu-ibu yang suka pake mukena saat udah keluar masjid bikin kaget, mae petasan bareng atau bahkan batal bareng (yang ini jangan dicontoh). Haha.

kartu 1 (lagi lagi) disini, disana dan disini

Jujur, yang paling dirindukan dari bulan ini adalah moment buka bersama. Kenapa? Karena disini ajang ketemu, kumpul dan bareng-bareng lagi dengan teman-teman yang sudah lama tidak bertemu. Mulai dari temen TK sampai dengan temen yang baru-baru ini kenal. Luar biasa, satu moment kecil yang udah jarang bareng kami lakuin bareng-bareng: kumpul, berbagi cerita, becanda bareng bahkan saling ngeledek.

Diantara semuanya adalah moment ketemu temen-temen masa kecil dulu. inget dulu waktu kecil, tiap kali udah sahur ada sholat subuh bareng, dan abisnya kami pasti maen-maen bareng, entah itu monopoli, polisi-penjahat dan permainan anak kecil lainnya. Meskipun akhirnya bikin haus dan ga jarang puasa kami Cuma ampe tengah hari, tapi itu bikin kangen banget kalo sekarang.

As we grow old, some of us grow apart. Mulai pada sibuk dengan hidupnya masing-masing. mulai dari masuk SMP yang berbeda, SMA diluar kota akhirnya saat kuliah punya ‘hidupnya’ masing-masing. bahkan beberapa yang memang lebih tua, sudah ada yang berkeluarga. Nah, tapi selalu saat bulan Ramadhan ini kami ketemu lagi, entah itu saat taraweh bareng atau sholat shubuh bareng juga kami suka mengadakan buka bareng, yang sudah jauh pindah keluar kota, akhirnya pulang kampung. Meskipun pada akhirnya personil yang ga dateng ga selengkap dulu, tapi tetep semua keceriaan masa kecil selalu balik lagi. Mungkin karena kami tumbuh bareng, tahu bagaimana keadaan awal kami, gimana kami dulunya saat masih ‘jelek’ haha. Intinya tau banget aslinya kami, yang menjadikan diri kami sekarang. Tahun ini, bulan ini, akhirnya kami akan kumpul lagi, berbagi cerita baru, dan tentunya di atas semuanya menjaga kenangan yang dulu kami milikin bareng-bareng. Meskipun bahkan puasa belum dimulai, tapi perbincangan untuk bikin acara kecil ini udah ada jauh-jauh hari, hehe. Kami udah saling kangen nih. Mudah-mudahan Ramadhan kali ini dikasih kelancaran, dalam ibadah dan segala halnya. Amin.

Tags: ,

day of sucky

Hari ini saya punya sebuah cerita tentang pengalaman saya yang merasakan langsung pelayanan masyarakat. Jadi hari ini saya menuju ke kecamatan dengan misi untuk mencetak ulang KK baru karena ada kesalahan pada tanggal lahir salah seorang anggota keluarga. Sesuai prosedur saya menuju meja penerima tamu kecamatan tersebut dan menanyakan perihal perbaikan pada KK tersebut, dan minta untuk bertemu dengan petugas yang berwenang untuk menangani masalah tersebut. Hal pertama yang membuat saya kecewa adalah petugas penerima tamu tersebut sangat tidak ramah, tidak mengucapkan salam, menjawab salam atau bahkan membalas senyum. Hal sepele memang, tapi hey, saya disini sebagai masyarakat yang membutuhkan bantuan. Kedua, saat saya menanyakan petugas yang berwenang, petugas tersebut meninggikan suara dan menyatakan bahwa petugas yang dimaksud sedang sibuk dan tidak dapat diganggu. Bahkan petugas penerima tamu tersebut tidak melakukan kontak terlebih dahulu dengan bagian yang berwenang ataupun dengan petugas yang dimaksud. Padahal saya yakin bahwa petugas yang menangani masalah data penduduk tentunya bukan hanya seorang yang menurut petugas yang beinteraksi dengan saya sedang sibuk. Ketiga, saat saya menanyakan kapan petugas yang menangani kasus saya kira-kira, beliau bilang malam. Hell-o bahkan kecamatan punya jam kerja ‘normal’ dalam menangani keluhan masyarakat kan? Ketika saya menanyakan kembali, waktu siang kapan saya bisa bertemu langsung dengan petugas tersebut dia bilang: tidak tahu, datang saja besok lagi. GREAT ! udah ga sopan, sok kuasa, tidak disiplin, meremehkan customer. Itulah yang ada dalam pikiran saya saat itu, dengan satu kata saya merasa kecewa.

Tapi tentunya saya tidak bisa melakukan penilaian sepihak hanya dari ‘hasil’ interaksi saya dengan petugas satu itu saja. Tidak putus asa saya menuju bagian belakang kecamatan dan menemukan dua petugas wanita, kemudian saya menyampaikan keluhan saya, dan voilaa petugas wanita tersebut membawa saya ke satu ruangan, yang ternyata merupakan ruangan data dan disana ada petugas yanga available untuk menangani kasus saya. Bahkan saat petugas tersebut mengalami kesulitan berkaitan dengan data saya, petugas tersebut memanggil petugas yang seharusnya saya temui tadi (yang ternyata bisa berkompromi, asal diberi tahu) dan akhirnya menangani kasus tersebut. Meskipun ada waktu tunggu, namun secara keseluruhan pelayanannya cukup memuaskan.

Hal-hal yang saya petik dari kejadian hari ini adalah:

1. Jangan menilai keseluruhan, hanya karena bagian kecil atau sebagian. Terbukti di atas, bahwa sekalipun ada bagian-bagian yang cukup mengecewakan dari birokrasi dan jalannya pelayanan masyarakat di negara ini, namun di dalamnya ada petugas-petugas yang memang berdedikasi untuk memberikan pelayanan yang tebaik bagi masyarakat.

2. Kesabaran adalah hal yang mutlak harus kita miliki. Dengan kasus di atas, jujur saya memang awalnya merasa tidak sabar dengan birokrasi yang terasa bertele-tele. Namun, jika kita mau menjadi warga yang baik, semua harus mengikuti prosedur. Toh disitu akan tetap selesai, dan itu mendidik kita untuk lebih menghargai proses.

Tags:

titik ini, masa kini, aku kini

Kini aku berada di situasi lain, situasi dimana aku ingin tertawa jika mengingat bagaimana aku sekitar 1 tahun 3 bulan yang lalu. Kini aku kembali pada memori itu, thanks to twitter for saving my TL.


….kalo inget gimana galaunya gw waktu itu rasanya pengen gigit jari ampe abis

….kalo inget gimana dangdutnya kata-kata gw di twitter dulu, rasanya pengen ditelen bumi saat ini juga

….kalo inget gimana tragisnya gw menempatkan diri sebagai korban waktu itu, ingin rasanya minum baygon saat ini juga

….tapi gw sadar, kalo sekarang gw disini, baik-baik aja, bahkan pengen ngetawain orang yang satu tahun lalu itu adalah……..gw.


Tapi gw sekarang ada disini, merangkai untaian kenangan baru, setelah segala perjuangan, setelah segala kenangan, akhirnya gw sampai dititik ini. titik dimana gw bersyukur gw pernah ngalamin hal yang gw rasain setaun lalu itu, gw bersyukur bahwa satu tahun lalu, dia minta maaf karena nyakitin gw, gw bersyukur dia cukup lelaki untuk nyampein sama gw bahwa ada yang lain, bahkan saat dia bareng gw, gw bersyukur gw pernah kenal sama dia, gw bersyukur karena dengan adanya dia disatu tahun lalu, gw jadi gw yang sekarang.


Sekarang, gw yang lebih bisa menghargai apa yang gw miliki sekarang bersama seseorang yang lain. Seseorang yang akhirnya bisa bikin gw tertawa tanpa terpaksa. Seseorang yang ga menyuruh gw untuk menebak-nebak, seseorang yang sapaannya gw tunggu, seseorang yang candanya gw nantikan, seseorang yang selalu tahu cara nge-handdle gw dengan segala sesuatu yang gw lemparin ke dia, seseorang yang tahan banting debat, dengan topik yang bahkan kadang ga penting, seseorang yang tahu gimana cara bikin gw merasa lebih baik, tanpa harus terkesan dangdut, seseorang yang ga membuat gw harus pura-pura manis, seseorang yang membuat gw menjadi diri gw apa adanya, seseorang yang tahu cerita gw sama dia, dan tetap ada buat gw.

colorful, mystery, life

Jalan hidup itu lucu ya, misteri yang bikin kamu ketagihan buat terus ngejalanin hari dari satu detik ke detik lainnya. Cerita masing-masing orang itu berbeda, dan lebih luar biasanya cerita tersebut bisa saling terjalin, tanpa ada yang tahu tujuannya kita kenal seseorang, ketemu seseorang atau bahkan hanya tahu seseorang itu untuk alasan apa. Hanya saja orang bijak sering bilang: pasti ada alasan, mereka punya peran untuk hadir dalam hidup kamu.

Yup. Bener banget, kamu mungkin gatau alesannya sekarang, tapi nanti. Tapi hal itupun akan kamu sadari ketika kamu diam sejenak dan mulai merenung (*tsah). Kenapa mesti merenung? Karena kalo kamu ga diam sejenak dan meresapi hal-hal yang sudah terjadi dalam hidup kamu, gimana caranya kamu sadar atau tahu peran dari seseorang tersebut dalam hidup kamu? No answer.

Prinsip gw adalah jalanin selama kamu masih punya waktu untuk ngejalanin hal tersebut. Coba sebanyak mungkin hal-hal baru, kenalan dengan sebanyak mungkin orang. Bukan karena alasan: dimasa depan mereka pasti punya peran tapi dengan keyakinan bahwa saya pasti punya peran dalam hidup mereka. Dengan keyakinan tersebut tentunya yang dicari bukanlah hubungan simbiosis mutualisme, tapi justru keyakinan bahwa kamu bisa menjadi sesuatu bagi hidup orang lain nantinya, dengan itu kita akan terpacu untuk menjadi lebih baik kan? Seperti halnya hubungan sosial pada umumnya, selalu memiliki timbal balik, kalo kamu punya peranan dalam hidup mereka, berarti mereka pun memiliki peranan dalam hidup kamu. Yakinlah pada akhirnya untuk kebaikan, sebagaimanapun ceritanya, seperti apapun jalannya. Buat apasih buang-buang waktu untuk mikirin hal negatif? *tsah

So, jangan pernah nyesel udah kenal seseorang, atau merasa rugi kalo kenal orang lain. Cerita kamu bisa terbentuk itu karena ada peranan dari orang-orang lain juga. Dari sekarang banyakin kenalan sama temennya-temennya temen kamu, sodaranya temen kamu, dan lain-lain. Luaskan pergaulan kamu, bikin hidup kamu lebih berwarna. Ciao !

Tags: ,

hujan, analogi, dan hidup ‘nano-nano’

Pagi-pagi iseng selancar timeline twitter. Ada satu teman yang tampaknya terlalu mendalami makna hujan, akhirnya bikin twit-twit yang nyenggol galau. Well, ini dia beberapa tweet-nya:


Dulu,kamu seperti cahaya matahari yg datang membawa kehangatan serta harapan disaat pagi hujan. #sajak

Tapi sekarang, kamu cuma bayangan yg akan luntur diguyur rintik hujan. #sajak

Aku berbicara pada hujan..lirih..lirih sekali..mengulas kenangan walau harus berujung perih. #sajak

source: @dado_bedul

see? Hujan emang bikin efek macem-macem, bisa membawa kenyamanan, perasaan ga terburu-buru, mendadak mellow atau juga emosi. Tapi yang luar biasa dari hujan adalah menghadirkan inspirasi. Salah satunya adalah analogi hidup. Dalam hidup kita, orang itu datang dan pergi sudah jadi hal yang lumrah, itu seperti sebuah siklus ga terputus. Satu orang pergi, satu orang datang. Jujur, diantara proses menerima, membiasakan kehadiran seseorang dan merelakan kepergian seseorang, paling susah adalah merelakan. Tidak hanya seseorang tapi barang atau hal-hal lain yang siklusnya datang dan pergi. Tapi akhirnya semua itu kembali pada penerimaan, cara kita menyikapinya, orang-orang yang hadir di hidup kita itu membawa kita pada tingkat kedewasaan tertentu, belajar, dan akhirnya membawa kita semakin bijak menyikapi problema hidup. (ceilah)

nah akhirnya dasar ini otak lagi iseng, gw pun membalas tweet-tweet tersebut dengan sebuah analogi yang kejadiannya memang pernah nyata gw alamin. (#nomention dan sedikit nyindir sih haha)


Gini dulu hp gw sempet ilang. Terus gw teleponin+sms masih aktif,nyambung. Dua hari dia g ada. Trus gw ikhlas-in. Ga ngarep itu hp balik lg.

Saat udah ikhlas itu, gw pikir buat terakhir kali gw telepon itu hp. AHA! Taunya ada yg ngangkat, dan dia mau nyimpenin hp gw. Dia balik lg.

Jd apapun yg prnah kamu milikin, trus lepas dr kamu, kalo misalkan memang itu buat kamu, pasti balik lg. Ikhlas aja dulu (tp usaha haha).

Dilain kasus,iPod gw yg dulu ilang di taxi, dan ga mungkin kn dicari, udh kemana jg. Ngedumel iya, ga ikhlas iya. Tp akhirnya nerima.

Trus ga beberapa lama gw dapet gantinya, lebih baik dr yg lama, baru. Nah, jd emang ada alesannya yg lama ilang: ada yg lebih baik buat km

source: @endahpurnama

Hal-hal di atas adalah bukti nyata ngerelain barang aja kita susah (apalagi orang kan?). tapi kita bisa, masalahnya adalah waktu yang diperluin untuk proses tersebut, ada cepet, lambat tapi akhirnya life goes on. Hidup ga bisa dipause buat kita bisa istirahat, hidup juga gabisa direwind supaya bisa ngulang, bisa sih distop, tapi emang rela untuk ngebuang sesuatu dimasa depan yang bahkan kita belom tau gimana didepannya? Apalagi hanya karena seseorang atau sesuatu ilang dari hidup kita, baik sementara atau selamanya. There is always a reason, the hard part is find out what the reason is. But, the choice is on your own hands.

2717964188 cd1d3274de hujan, analogi, dan hidup nano nano

Hal terbaik yang bisa kita lakuin kalo menurut gw adalah ngejalanin hidup itu sendiri. Ngeluh boleh, cape iya, tapi seengaknya kita ga nyerah. Pikirin deh, hidup ini sesuatu yang menarik, banyak unsur kejutannya. Buat yang suka kejutan, kalian bisa bikin plan, seenggaknya kalian bisa tau hal-hal apa aja yang mungkin terjadi. So, buat yang mungkin lagi merasa kehilangan baik sesuatu atau seseorang, coba pikirin apa yang kalian punya saat ini, gimana kalian hidup sebelum seseorang atau sesuatu itu ada. Sebelum ada mereka atau ‘sesuatu’ itu kalian bisa survive, kenapa sekarang engga? Just bring it guys.

Selasa, 08 Mei 2012

Keputusan kamu, masa depan kamu

*PS: buat yang tweet-nya gw publish di atas ini request lo lho. haha

Tags: ,