Posts Tagged Beswan

23.00 – Final Post

Awalnya sempet kepikiran untuk absen di kontes blog tahun ini. Kenapa? Pertama gue jarang banget travelling ke tempat-tempat aneh, palingan ke tempat-tempat wisata standar. Kedua adalah…..well, entahlah susah banget bikin tulisan dengan tema ‘jalan-jalan’ ini (kalo jalan-jalan ke hati kamu mungkin gampang #salahfokus) tapi setelah ‘hampir dipaksa’ beberapa kali akhirnya gue pun meluncurkan tiga tulisan untuk meramaikan kontes blog tahunan ini. then here they are:

1. 23.30

2. 08.00

3. 00.01

entah kenapa tiga moment traveling tadi melibatkan beswan didalamnya, sumpah gue ga sengaja. Hehe. Tapi emang menurut gue perjalanan ke tiga tempat tadi yang emang paling ngena. Akhirnya yaa sudah, apolo sudah diluncurkan, tinggal menunggu pertanda dari Venus, kali ini dia minjemin keberuntungan dia buat gue atau engga. Happy reading, and good luck for all of you guys J

Tags: ,

Transformasi AMT >> Character Building

Mengingat kembali masa-masa Achievement Motivation Training (AMT) Beswan Djarum tahun lalu, atau biasa dikenal dengan oubond, ternyata banyak sekali perubahan yang tentunya ke arah lebih baik dalam outbond tahun ini. acara tahunan yang biasa dilaksanakan setelah Silatnas ini, merupakan agenda nasional kedua yang diikuti oleh Beswan Djarum. Beswan Djarum dibagi dalam beberapa batch yang mencakup keseluruhan regional dengan kuotanya masing-masing. Perubahan pertama adalah dari nama kegiatan yang bertransformasi menjadi Character Building. Untuk tempat sendiri masih berada di Cikole, Lembang di bawah binaan Zone 235 yang sudah hampir lima tahun membina kegiatan outbond Beswan Djarum ini.

img01680 20120225 0955 300x225 Transformasi AMT >> Character Building

Batch pertama dilaksanakan pada bulan Januari akhir, menyusul batch dua, tiga dan empat pada bulan Februari. Hal kedua yang menjadi pembeda adalah adanya Cultural Visit yang dilaksanakan di Saung Angklung Udjo. Dalam kesempatan ini Beswan Djarum melihat pertunjukan dan juga mendapatkan souvernir berupa angklung dari SAU. Hal yang membuat kegiatan ini menarik adalah dengan kesempatan dari Beswan Djarum untuk belajar singkat memainkan angklung. Kegiatan ini dilakukan untuk memberikan nilai baru pada kegiatan Character Building Beswan Djarum, salah satunya adalah mengingatkan mengenai kebudayaan asli Indonesia, yaitu Angklung. Pelaksanaan Cultural Visit sendiri untuk bacth 1 dan 2 dilaksanakan sebelum menuju Cikole dan untuk bacth 3 dan 4 dilaksanakan setelah pelaksanaan CB di Cikole.

Perbedaan selanjutnya adalah jumlah game dan juga tes keberanian yang diberikan selama CB ini, pada tahun lalu sekitar 20 game dilakukan selama 2 hari, sedangkan tahun ini kira-kira ada 13 game dalam dua hari. Dengan jumlah game yang lebih sedikit maka kegiatan tidak terlalu padat dan juga memberikan kesempatan pada seluruh peserta Character Building untuk bisa menikmati setiap game. Tentunya kegiatan menarik yang dilaksanakan setiap outbond yang tidak hilang adalah : ca ra ka. Ini dia kegiatan jalan menyusuri hutan, dengan beberapa pos tes (termasuk tes mental :p). Ini mungkin kegiatan paling ditunggu (dan paling ingin segera dilewati) selama outbond.

img01663 20120224 1723 300x225 Transformasi AMT >> Character Building

img01672 20120225 0909 225x300 Transformasi AMT >> Character Building

Malam puncak dari Character Building juga memiliki konten baru, yaitu dengan adanya Pak Haryo yang memberikan motivasi dan juga sedikit kata-kata penutup dalam CB ini, selain itu ada sesi membuang kertas kekurangan-menyimpan kertas kelebihan saat api unggun. Beberapa perubahan merupakan evaluasi dari outbond sebelumnya. Mudah-mudahan dengan setiap perubahan ke arah yang lebih baik yang dilakukan, outbond Beswan Djarum ini juga kualitasnya semakin meningkat kedepannya. Hal yang sudah jelas adalah outbond Beswan Djarum ini merupakan salah satu kegiatan menarik yang tentunya sayang jika dilewatkan.:D

img01705 20120226 1159 300x225 Transformasi AMT >> Character Building

Tags: , , ,

The Journey : Beswan Djarum #Part 2

…Here we GO PART TWO !

Kejadian mengesankan selama jadi Beswan Djarum #LoveBeswanDjarum

390035 2065420849927 1676955054 1441421 891630133 n The Journey : Beswan Djarum #Part 2

Momen lain adalah saat jd panitia baksos @BeswanDjarum “Peduli Dalam Hati Nyata Dalam Aksi”, kita turun kedesa di Banjaran #LoveBeswanDjarum

Kebersamaan @BeswanDjarum bdg bner2 terbentuk disana (desa Patrolsari),kami hidup selama 3 hr dalam keadaan serba terbatas #LoveBeswanDjarum

Mlam sblum acara hujan deras turun, pdhal kmi sdang mempersiapkan acara, tp hal trsbt tdk dijadikan halangan @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum

Bisa merasakan hidup dan berinteraksi dgn masyarakat disana dgn sgala kterbatasannya mengajadi km banyak hal @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum

Melalui kegiatan baksos ini kami berbagi apa yg kami dapat dr @BeswanDjarum tdk hanya materi tp jg ilmu kpd orng lain #LoveBeswanDjarum

Melihat antusiasme siswa SD disana u/ terus bersekolah mengajarkan kami, bahwa kami termasuk orng2 beruntung @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum

Dgn segala keterbatasan yg ada,smngat mreka tidak redup u/ trus meraih ilmu, kami pun terpacu u/ bs membantu @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum

Di baksos ini jg pertama kali gw nonton “Debus” ampe ada yg berdarah-darah, serem abis, tp pengalaman -.- @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum

Di malam penutupan kami berdiri melingkar dan menyanyikan “Hymne Beswan” @BeswanDjarum di tengah malam, di pekarangan SMP #LoveBeswanDjarum

Disana kedekatan @BeswanDjarum bener2 terasa,berjuang susah-senang, hujan-panas, baksos itu acara regional paling berkesan #LoveBeswanDjarum

Ini dia momen salah satu kegiatan PDHA @BeswanDjarum berbagi ilmu kpd siswa SD disana #LoveBeswanDjarum http://t.co/UXulNDgL

disini jg kami mngadakan pengobatan gratis,kami belajar berinteraksi dgn Basa Sunda lho @BeswanDjarum #LoveBeswanDJarum http://t.co/FvlNVVql

salah satu foto diambil setelah Pengobatan Gratis bersama Tim Dokter icon smile The Journey : Beswan Djarum #Part 2 *great moments @BeswanDjarum #LoveBeswanDJarum http://t.co/RWyNwTui

1. kegiatan regional lain yang kami arrange adalah “One Day Seminar” di dua Univ. dalam waktu 2 minggu @BeswanDJarum #LoveBeswanDjarum

2. sempat merasa ragu hanya dalam waktu 2 mg bs menghasilkan suatu event besar, tp kami @BeswanDjarum sudah ditempa #LoveBeswanDjarum

3. kerja kerasa,kerja sama tim,keyakinan, dan pembagian tugas yg jelas membuat OneDaySeminar bisa terlaksana @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum

4. dlm proses persiapan OneDaySeminar smua manfaat pelatiahn dr @BeswanDJarum AMT, DTL dan softskill lainnya benar2 terasa #LoveBeswanDjarum

5. target peserta 400 orng, dr berbagai kampus, sampai malam panitia terus konfirmasi ini bener2 perjuangan @BeswanDjarum #LoveBeswanDJarum

6. tp momen ‘kerja ampe malem’-‘bangunsubuh’ ini jg jd kesan sendiri dalam proses persiapan OneDaySeminar @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum

7. Bahkan di persiapan ODS ini sy, @chanisa_cha @gellarramadhan @reza_alhadithia sampe nginep bareng.haha @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum

inger banget di kereta menuju DTL Semarang sama2 minum antimo, tp malah seger ngobrol >> @sestrioktaviani @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum

8. ini dia ODS 1 #Universitas Widyatama (Alhamdulillah) >> http://t.co/WgHQblve

9. ini dia panitia ODS yang meskipun kurang tidur tapi tetep super @BeswanDJarum #LoveBeswanDjarum >> http://t.co/j0SdPkb8

10. bikin acara SuperTrap di depan lift UKM.ngerjain orang2 yg naik lift. itu pas ODS sesi 2 di Maranatha icon smile The Journey : Beswan Djarum #Part 2 @BeswanDJarum #LoveBeswanDJarum

11. Here we go, the committees of One Day Seminar @BeswanDjarum #LoveBeswanDJarum >> http://t.co/OXY27Uxv

12. ini dia @aga_costantine ikutan salah game di ODS 2. dan ternyata dia jd @BeswanDjarum 27. icon smile The Journey : Beswan Djarum #Part 2 #LoveBeswanDJarum http://t.co/ATDstwmU

ga beberapa dr ODS, kami pun diminta u/ mempersiapkan @BeswanDjarum Road to Campus, jarak event cuma semingguan u.w.o.w #LoveBeswanDJarum

1. Di RTC kami belajar buat jd crew EO, kerja profesional, dan kenal serta kerja bareng dengan orang2 hebat. @BeswanDJarum #LoveBeswanDJarum

2. adanya target pserta bikin rutinitas ODS kmbali terulang, tp krn sudah ada pengalaman skrng kami tau arah @BeswanDjarum #LoveBeswanDJarum

3. Bs kenal @vincentrompies dan adenya itu gara2 jd LO pas RTC @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum »» http://t.co/e7mMoiIG

3. kenalan dana bisa foto bareng si gokil @dagienkz juga itu semua pas di RTC @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum http://t.co/KCEJHx4T

4. di RTC @BeswanDJarum jg kenal dgn mba @widyabloop pembisnis muda yg sukses *memotivasi bgt #loveBeswanDjarum http://t.co/ZvdCRDto

5. selain itu berawal dr RTC @BeswanDJarum bs kenal dgn crew RedBuzz jg EO Redboxactive ampe sekarang masih kontak2an #LoveBeswanDjarum

6. Ini dia satu momen bareng LO RTC UNPAD @BeswanDJarum #LoveBeswanDJarum *love http://t.co/d1p7cRZY

dari @BeswanDjarum jg sy punya kesempatan u/ menyaksikan Teater Koma Maret 2011 lalu *amazing #LoveBeswanDJarum http://t.co/AFp2QECK

pertama masuk TV ikutan salah satu kuis juga berkat @BeswanDjarum , bener2 ngerasain gimana rasanya syuting seharian icon smile The Journey : Beswan Djarum #Part 2 #LoveBeswanDjarum

dapet pembelajaran seru ttng Public Speaking langsung dr ahlinya jg di acara PubSpeak @BeswanDjarum #LoveBeswanDJarum http://t.co/xjXgUsJa

@BeswanDjarum ga kenal senioritas, sering maen (apalagi karaoke) bareng ka2 diva ini @fizukakireina @gemaputri @putikemala #LoveBeswanDJarum

pengalaman lain yg berkesan adalah bisa jd salah satu finalis 10 besar LKT Regional Bandung @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum icon smile The Journey : Beswan Djarum #Part 2

1. Dr LKT sy belajar bnyk,menyusun naskah LKT, presentasi.Mskipun g msuk nasional,tp itu pengalaman berharga @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum

2. Ilmu yg didapet pas PubSpeak dn DTL bener2 kepake slama proses LKT ini @BeswanDjarum ibaratnya dulu teori, LKT= Praktek #LoveBeswanDjarum

3. Dpet pelajaran ttng presentasi lngsung dr pa @budhiboeas ,tips n’trick dr @pujiprabowo @iqbalom @masyogi_ @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum

4. Sy bener2 besyukur bs dapet pengalaman LKT @BeswanDjarum ini, saat penyusunan skripsi lebih mudah krn sudah terbiasa #LoveBeswanDjarum

5. ini dia momen saat presentasi materi LKT dihadapan 3 juri #LKTRegional @BeswanDJarum #LoveBeswanDjarum http://t.co/xVjH1al7

6. ini juga foto bareng finalis regional Bandung dan juri LKT. proud to be part of it @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum http://t.co/ChDt6Tok

7. LKT itu banyak ilmunya, deg2an berasa ikut idol #eh buat @BeswanDjarum 27 yuu ah mulai siap2 ikutan LKT 2012 #LoveBeswanDjarum

pas persiapan Welcoming Party @BeswanDjarum Bndung hujan2an breng @cuzizuz belanja keperluan trus makan siomay bareng HAHA #LoveBeswanDjarum

H-1 Welcoming Party @BeswanDjarum 27, nginep bareng di kosan @chanisa_cha bareng @garind_perry paginya dandan bareng jg #LoveBeswanDjarum

1. Yg paling seru dapet jackpot jd LO u/ #IndonesiaDigdaya @BeswanDjarum YIPPIE! Semarang (again) #bis3 #LoveBeswanDjarum

2. #bis3 itu paling bnyk cerita. Baru jg maju beberapa km, bis terpaksa berhenti krn ban bocor (di tol) @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum

3. Niatnya #bis3 mau ntn film hantu, udh siap tutup mata.taunya dvd player g fungsi.Alhasil ngbrol sana-sini @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum

4. Saat mau sampai ke Semarang, di Kendal #bis3 harus berhenti (lg) krn kopling bermasalah. Deg2an sumpah @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum

4. Akhirnya #bis3 ga dpt ksmptn brkunjung ke mesjid agung,tp lngsung ke hotel n jd bis prtma yg dtng *bangga @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum

5. Ga dapet ksmpatan buat mandi, langsung digiring ke PRPP (how much I miss you). Tp tetep berusaha maksimal @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum

6. Di PRPP dismperin @daengadiguna (dulu belom kenal) yg minta foto bareng.HAHA.Pdahal itu belom mandi :p @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum

7. Cuma di #IndonesiaDigdaya gw dapet mkanan vegetarian (jg AMT). Biasanya cuma tukeran daging-sayur @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum -.-

8. Ngerasain jd LO #IndonesiaDigdaya bangun lebih pagi buat morning call. Full senyum. Ga boleh bete @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum

9. Wooz.in? Oh trnyata photo booth saat #IndonesiaDigdaya (yg bikin susah evakuasi beswan ke bis.Haha) @BeswanDjarum #IndonesiaDigdaya

10. Hr 1 #ID *belom mandi cc: @reza_alhadithia @garind_perry @andykick @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum http://t.co/q6mtBXe9

11. Ketemu lg @ObetYasika (yg hobi nebeng di #bis3 ) semenjak RTC purwokerto @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum http://t.co/4hqYJOMJ

12. Nyobain wooz.in pertama kali di gor pas @BeswanDjarum 27 lg sibuk ngebatik ! Yippi! #LoveBeswanDjarum»» http://t.co/5pjixK3G

13. Dapet kesempatan foto bareng Pa Suwarno di #IndonesiaDigdaya hihi @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum http://t.co/m3dJ3SEK

http://t.co/fRSxzQL4 14. @BeswanDjarum lg dngerin materi pembibitan, LO nyuri waktu (cont) http://t.co/4W8EXy1z

http://t.co/KbIJGid0 15. Bisa ktemu lg temen2 @BeswanDjarum di #IndonesiaDigdaya sungguh (cont) http://t.co/vFOauBFu

http://t.co/4Sxfrn8b 16. Wooz.in dulu bareng para ‘kera’ sebelum mereka pentas di (cont) http://t.co/AGwtBnk3

17. inget banget nyortir kartu wooz.in bareng @irwanstinjak sementara yg lain lg ntn Ari Lasso @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum

18. bosen nunggu di bis akhirnya minta dibawain aer 1Lt ke @dimasjbhe dan maen game di bis bareng @BeswanDjarum 27 #LoveBeswanDjarum

19. gerebek kamar buat ngucapin selamat ultah ke Bebey dan Ali.setelah kelaperan dan ditinggal makan @BeswanDjarum lainnya #LoveBeswanDjarum

20. oia di #ID sempet digombalin @dimasjbhe TAPI GATOT ! gara-gara lemot, cape, abis kepanasan ! haha @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum

dapet temen baru, networking, banyak ilmu, pengalaman, bisa jalan2 itu semua ada di @BeswanDjarum #LoveBeswanDjarum dalam satu paket. mau?

bisa kenal kaka-kaka ini @johantectona @wana23 ini berawal dari #MemberArea @BeswanDjarum lho #LoveBeswanDjarum icon smile The Journey : Beswan Djarum #Part 2

this is not the end, i have so many stories of being Beswan Djarum. keep updated my blogs, I’ll share you guys. #LoveBeswanDjarum



Tags: , , , ,

Blast OUT !

Djarum Mild Blast Out

this is another event from Djarum Mild Blast Out. Dikesempatan kali ini kami berkesempatan untuk menyaksikan langsung penampilan dari beberapa band yang luar biasa. Acara dilaksanakan di Grand Hotel Panghegar, Jl. Merdeka No. 2 pukul 19.00-till drop. Diantaranya menyajikan penampilan dari Bottle Smoker’s, Neo Indorock, Maliq and D’essential and many others. Wow ! sebagai salah satu penggemar Maliq seneng banget gw dapet kesempatan ini icon biggrin Blast OUT !

garindi pur Blast OUT !

the invitation

402028 2967243333117 1022695936 32491094 1815889401 n Blast OUT !

the girls

img01457 20120214 2143 300x225 Blast OUT !the stage

img01456 20120214 2029 225x300 Blast OUT !me w/ Organic Project poster uwow

Tags: , , ,

20.00

Satu dari sedikit pengalaman traveling yang gue inget adalah liburan bareng ke Yogyakarta di bulan Januari 2012 lalu. I was very excited that time. Why? Simply. Gue jarang bahkan ga pernah traveling tanpa adanya pengawasan orang dewasa, well, maksud gue cuma gue dan teman-teman sebaya, apalagi jarak jauh seperti Bandung-Yogyakarta. But, we did it. And here the story of our Yogyaventure.

img00990 20120112 1917 300x225 20.00

Chronicles of Yogyakarta

20.00 adalah jam keberangkatan yang tertera di tiket keberangkatan Bandung-Yogyakarta kami. Tepat pukul 18.00 kami berenam (gue, Reza, Icus,  Andy, Tides dan Indi) sudah berkumpul di stasiun Bandung pintu timur. Bukannya memang niat kepagian, tapi kami berniat makan malam bersama  sebelum menempuh perjalanan delapan jam menuju Yogyakarta. Suasana stasiun sendiri saat itu ramai, sepertinya memang selalu ramai dan ini adalah  kali keempat gue naik kereta dalam rentang 20 tahun hidup gue. Setelah makan malam, ngobrol ini-itu dan perpisahan yang tidak terlalu mengharukan  dengan para pengantar (well, kami kan hanya pergi 3 hari, dan ke Yogya pula) akhirnya tepat pukul delapan malam kereta pun berangkat menuju  Yogyakarta. Perjalanan malam, artinya tidak banyak pemandangan yang disajikan diluar jendela kereta sana. Akhirnya, cara terbaik menghabiskan  malam adalah dengan sedikit obrolan dan tidur. Beruntung kami berada di kereta kelas eksekutif, sehingga masih bisa tidur cukup enak dalam perjalanan  panjang tersebut.

First day of Yogyaventure

427412 3215146666312 1495685873 33249040 822011209 n 300x225 20.00

Lost in Stasiun Tugu

4.00 kereta sampai di Stasiun Tugu Yogyakarta. Masih pagi buta, mau jalan keluar pun dipastikan masih sepi, sementara pihak yang menjemput kami baru datang di tengah hari. Akhirnya kami mendamparkan diri di salah satu pojokkan Stasiun Tugu, tepatnya pelataran mesjid stasiun, sambil menunggu pukul 06.00 saat penitipan barang buka, dan kami bisa menitipkan barang bawaan tersebut sampai tengah hari. Lagi-lagi obrolan ringan dan candaan menyela pagi kami, disertai tidur-tidur ayam. Banyak yang bisa diamati di stasiun tersebut. Bahkan sepagi itu suasananya sudah ramai dengan pendatang atau penjemput, pedagang makanan, dan petugas-petugas stasiun. Tepat pukul 05.00 untuk pertama kalinya gue merasakan mandi di stasiun. Seru, buru-buruan, yang jelas sensasinya beda. Ini s t a s i u n. Gue udah berasa pelarian aja yang gapunya tempat berteduh (agak berlebih :p).

429976 3215173226976 1495685873 33249072 1108731202 n 300x225 20.00

Breakfast at Malioboro

Pukul 06.00 pun datang, ditemani cahaya pagi yang masih mengintip malu-malu. Kami pun menitipkan barang bawaan kami, dan memutuskan untuk menjelajah Malioboro sepagi itu. Keluar dari Stasiun Tugu yang letaknya bersebelahan dengan kawasan Malioboro, kami langsung disambut dengan keramaian, bukan keramaian khas Malioboro diwaktu penuh dengan wisatawan, tapi keramaian pagi hari. Malioboro masih lenggang dari rentetan kendaraan atau turis, tapi mulai ramai dengan para pedagang yang sudah mulai menjajakan dagangannya sepagi itu. Berjalan sepelan mungkin menyusuri Malioboro sambil mencari sarapan, tentunya toko-toko sendiri belum buka saat itu. Sebisa mungkin merengkuh pemandangan Malioboro dilenggangnya pagi itu.

393794 3215211427931 1495685873 33249101 2124959654 n 300x225 20.00

UGM, I Love You

Dari Malioboro sekitar pukul 07.00 kami memutuskan untuk mengunjungi Universitas Gadjah Mada, kalo liat di googlemaps, Yogyakarta bukan kota yang terlalu besar, tapi tetap saja dari Malioboro menuju ke UGM terbentang jalan yang panjang. Saat itu kami naik angkutan sejenis busway (TransYogya) dari halte Malioboro, dan turun tepat di pelataran UGM. Menghabiskan waktu sepanjang pagi menuju siang mengelilingi UGM, dan lagi-lagi kulineran sekitar UGM. Harga makanan di Yogyakarta ini cukup mencengangkan, dengan harga miring, porsi yang ditawarkan banyak. Gimana ga ketagihan coba, jarang banget di Bandung nemu makanan enak, murah porsinya banyak. Hehe.

Dari UGM, kami kembali ke Malioboro dengan tujuan Stasiun Tugu, untuk mengambil barang dan menunggu jemputan. Tepat pukul 12.00 kami pun dijemput menuju LPP Garden yang letaknya di dekat  bandara. Dari hotel, kami dibawa ke Rumah Makan Lestari, disana kami bertemu dengan peserta liburan lainnya, ada sekitar 40 orangan setelah di jumlah-jumlah. Seru pokoknya, makan barengan, satu penginapan kayanya diisi kami semua. Hehe. Dari RML tadi, kami kembali ke penginapan dan menghabiskan malam disana, dengan menjelajah isi hotel dari mulai berenang di sore hari, sampai pesta barbeque di malam hari (yang terpaksa dipindah ke pelataran hotel karena hujan mengguyur).

Second Day of Yogyaventure

RAFTING. MAGELANG.

397313 3215422313203 1495685873 33249202 1166011661 n 300x225 20.00

Amazing Magelang

Itu dia agenda utama hari kedua di Yogyakarta itu. Sepagi yang dimungkinkan setelah malamnya begadang, gue dan teman-teman lainnya siap untuk menuju Magelang, untuk rafting iya rafting. Gue yang main arung jeram Dufan aja pegangan masih super kenceng mau rafting beneran di sungai beneran. Amazing. Kami masuk ke dua bis yang sudah disediakan, lalu memulai perjalanan Yogyakarta- Magelang. Jaraknya ga terlalu jauh, selain itu karena untuk pertama kalinya gue ke Magelang, akhirnya sepanjang jalan buka mata liat kanan-kiri, kebetulan hari itu hari agak kelabu, bahkan beberapa waktu diiringi hujan rintik. Kesan gue selama menempuh jarak Yogyakarta-Magelang ini adalah kota ini bersih, sepi dan seolah masih tidak tersentuh pembangunan modern, maksud gue adalah dengan intesitas mall yang memadari berbagai kota besar, Yogyakarta-Magelang ini masih bisa mempertahankan keasliannya, keunikannya dan daya tariknya terhadap wisatawan, jauh dari ingar-bingar apalagi reputasi kota ‘gaul’ modern. Di pinggiran jalan terdapat toko-toko kecil oleh-oleh atau sekedar toko kerajinan, bangunan-bangunan yang berjajar pun kebanyakan masih jauh dari kesan modern, apalagi saat memasuki Magelang, suasananya hampir seperti desa yang udah lama ga ditemuin.

Setelah satu jam perjalanan akhirnya kami sampai di Magelang. Kami berhenti di meeting point rafting, dari situ kami berganti pakaian dan dibawa ke start point rafting dengan menggunakan mobil kecil, karena jalanan yang menanjak dan agak sempit serta parkir terbatas disebelah sungai. Nama sungai itu adalah sungai Elo, letaknya di desa Pare, Kabupaten Magelang. Pertama langsung gue cek keadaan sungai, ini sungai beneran, lebar, airnya coklat, batu disana-sini, kiri-kanan rimbun tanaman, pengamatan singkat memutuskan yang kebayang adalah tempat syutingnya Anaconda jauh di Kalimantan sekarang, saking stressnya gue sempet-sempetnya mikir ada buaya, anaconda atau apa gitu, tapi akhirnya cuma bisa pasrah.

img01045 20120114 1247 300x225 20.00

A-Team

Sebelum memulai rafting kami dipersenjatai pelampung, helm, dan dayung serta pengarahan singkat mengenai hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan selama rafting. Termasuk cara-cara menghadapi panik kalo misalkan terlempar dari perahu (gue do’a paling kenceng). Dan dimulailah rafting tersebut. Jarak yang ditempuh sekitar 12 KM dengan satu rest area, dipertengahan jalan, waktu yang diestimasi adalah 2,5-3 jam. Selama rafting gue cukup terpesona dengan asrinya daerah sungai tersebut, pinggiran sungai dipadati rimbunan pohon, dan kadang di kejauhan terlihat rumah penduduk yang masih sangat sederhana, khas-khas desa. Andai saja saat itu gue ga tegang karena takut terlempar dari perahu, gue pasti sangat menikmati pemandangan tersebut, apalagi udara segar bebas dari polusi yang dihirup sepanjang perjalanan. Kami mengambil rafting untuk pemula, sehingga katanya (menurut guide) rintangan dan rutenya tidak terlalu sulit (hmpfh), tidak jarang diantara pohon gue liat ada biawak ngintip atau ular menampakan diri. Perjalanan selama tiga jam akhirnya selesai, akhirnya kami sampai di garis finish.

img01046 20120114 16541 225x300 20.00

A Girl w/ Dragon Tatoo

Dari Magelang kami dibawa kembali ke Malioboro. Kali ini disore hari, Malioboro benar-benar berbeda dengan suasana pagi waktu itu. Kata pertama yang terlintas adalah padat. Padat oleh kendaraan yang terparkir di pinggiran jalan, becak dan juga manusia. Dimulailah perjalanan menyusuri Malioboro di sore itu, berjuang menembus padatnya manusia dari satu toko ke toko lain, ga jarang sampai bertabrakan dengan beberapa diantaranya saking padatnya. Saking padatnya gue sampe kurang menikmati acara belanja dan jalan-jalan sore itu. Akhirnya gue menemukan satu gelaran di depan sebuah toko, disitu penjaganya yang bernama Tejo (katanya) menawarkan untuk menggambar tatoo temporari, well, why not? Sambil beristirahat sejenak gue pun akhirnya setuju untuk ditatoo dengan harga yang cukup murah yaitu Rp 25.000 untuk satu tatoo berukuran sedang. Bisa dibilang gue kurang menikmati sore di Malioboro sore itu saking padatnya, ini bukan liburan kalo masih harus berjuang menembus lautan manusia, tapi kebetulan hari itu adalah hari Sabtu, dan gue berusaha menghibur diri, mungkin besok Malioboro tidak sepadat hari ini. Akhirnya gue kembali ke hotel tanpa membeli buah tangan apapun.

Third Day of Yogyaventure

edit2 300x200 20.00

We are The Champhion

p1150238 300x225 20.00

The Art of Kopi Joss

Last day. Dari hotel kami langsung diantar ke Malioboro, kebanyakan karena akan pulang dengan menggunakan kereta ke kota asal masing-masing. Sementara gue (sementara teman-teman Bandung lainnya sudah pulang jadwal siang) dan beberapa teman mendapatkan jadwal kereta malam, akhirnya menghabiskan waktu sepanjang hari untuk menjelajahi Maliboro (lagi) yang ternyata masih sama padatnya dengan hari  sebelumnya. Kali ini gue mulai dapet mood untuk belanja, lagi-lagi tercengang dengan murahnya harga barang-barang disana. Pernak-pernik, oleh-oleh, makanan gue beli semampu memungkinkan dibawa, pantes aja rame, harganya murah, penjualnya ramah, barangnya beragam. Selain itu meskipun ramai, sebenarnya memang banyak yang ditawarkan sederhananya Malioboro. Kami mengunjungi Mirota, House of Raminten dan beberapa toko lainnya. Malamnya kami berkeliling untuk makan di angkringan, namanya adalah Kopi Joss, lagi-lagi makan murah dengan porsi yang memuaskan. Meskipun udara Yogyakarta tidak bisa dibilang adem, tapi karena masih jauh dari ‘terinfeksi’ polusi, udara disana cukup segar, warganya ramah, kotanya yang masih sepi. Yogyakarta gue rasa kota yang tepat untuk nanti menghabiskan hari tua.

Tepat pukul 22.00 kami kembali ke Stasiun Tugu, saat itu kereta gue dijadwalkan berangkat pukul 11.15. Sementara dua teman lainnya mendapat kereta pukul 00.00 jurusan Malang. Dengan kombinasi percaya diri, memberanikan diri, dan lelah setelah seharian bisa dibilang ‘jalan’ tepat pukul 11.15 saat ada kereta datang, gue pun naik ke kereta tersebut. Setelah beberapa lama sampai di tempat duduk sesuai tiket datang seorang bapak mengatakan itu tempat duduk beliau. Tepat saat gue siap mendebat dengan mengeluarkan bukti tiket kereta, teman gue (GENTHONK) masuk ke kereta dan berteriak “ENDAH, KERETA KAMU BELUM DATENG, INI KERETA YANG SALAH”. Gue pun dengan kombinasi malu, bingung cepat-cepat merapihkan barang langsung keluar dari kereta bahkan tanpa sempat minta maaf pada bapak tersebut (maluuuuuu). Ternyata selidik punya selidik kereta gue jurusan Bandung telat, dan tadi gue hampir aja kebawa ke antah berantah. Sendirian. Thanks to my saviour. Bisa dibilang liburan singkat gue itu ditutup dengan tragedi hampir salah kereta. Akhirnya baru pukul 01.00 kereta gue (dan bener) tiba di stasiun, dengan penuh syukur gue naik kereta menuju Bandung. Bye, Yogyakarta.

Well, overall, penutupan tadi ga bikin gue kapok untuk kembali ke Yogyakarta lagi. Yogyakarta dengan sepinya, ramahnya, dan murahnya harga-harga disana menjadi pilihan baik untuk liburan, selain itu ga mesti melulu keliling Yogya-nya aja, tapi tempat-tempat sekitar Yogya. Disana ga perlu gengsi untuk jalan kaki, jarak jauh pun ga akan terlalu kerasa, dengan banyaknya yang bisa dilihat dan dinikmati. Mungkin suatu hari, dimasa tua nanti gue akan kembali kesini, untuk menetap. Well, who knows? :p

Tags: , , ,

ID ID ID

edit1 ID ID ID

LO Indonesia Digdaya

edit2 ID ID ID

Tags: , , , , ,

2nd Day Story in Yogja

2nd day in YOGYAVENTURE

06.00 we need to wake up at 5 o’clock. Saking padatnya kegiatan Sabtu, 14 Januari 2011 ini, kami diwajibkan untuk bangun pukul 5 pagi. Jam 6 kemudian sarapan dan akhirnya kumpul untuk keberangkatan ke Magelang sekitar pukul 07.30. bangun pagi bukan hal yang mudah, mengingat malam sebelumnya kita bisa dibilang hampir begadang dan hari sebelumnyaaa…kurang tidur. Tapi akhirnya the power of KEPEPET pun bermain.

img01040 20120114 0726 300x225 2nd Day Story in Yogja

07.30 Goes to Magelang. Akhirnyaa pukul setengah 8 kami sudah siap untuk menuju Magelang, dimana adalah lokasi buat rafting. Kami dibagi ke dalam dua bis. Dan selama perjalanan yang paling seru adalah TIDUR. :p perjalanan selama kurang lebih dua jam ampe ga kerasa.
09.00 we’re in Magelang ready to Rafting. Uwoww..ternyata tempat raftingnya ga seserem yang dibayangin koq, padahal ternyata itu adalah restorannya -.-“ setelah sampai di Magelang, tempat raftingnya kemudia kami dibawa menggunakan beberapa mobil kecil ke tempat rafting yaang masih jauh dari situ. Disitulah pertama kali gw liat sungai gede yang nanti bakal kita arungi, pake perahu karet. Disana kita dibagi dalam beberapa tim, ga lupa dengan peralatan rafting, rompi pelampung, helm dan dayung (yang tingginya hampir sama ama badan gw -.-“) then we’re ready, well, i keep talk to myself that is only rafting only for three hours, 12 km, and my team will keep me safety. Its better. Sejujurnya gw takut banget RAFTING. Sungainya beneran BOOO..ada jeramnya -.-“ but, the show must go on. Here i come. Fiuuuuhhh

10.00 RAFTING TIMEEEEE. Akhirnya setelah berada di sungai (BENERAN LHO INI) there is kind of being in the point w/ no return, the only way to get out from the boat is finish this rafting as soon as possible. Itulah yang memacu gw untuk mendayung sekuat tenaga. Tapi apa daya seolah duni pengennya gw itu nyampe sulit banget. Sekeliling gw, tim gw, dan tim lain memilih ajang rafting ini untuk maen bombom car. Saling tabrak, saling tarik, dan saling jatohin orang dari perahu. Fiuuhhh untungnyaa gw cukup kecil alhasil bisa ngehindar kalo udah mulai ditarik-tarik. Fufufu…tapi sebenernya lumayan seru sih, adrenalin bener-bener kepacu, dan sense of survivenya bener-bener diuji. *lebay haha. Belum lagi perahu ampir-ampiran nabrakdan kebalik tapi alhamdulillah sampai dengan finish gw ga pernah jatoh, meskipun kalo kesiram ato hampir kelempar udah ga keitung. Well, it was quite fun, but, i’m not sure i’ll do it again in the future. Hahaha.

img01045 20120114 1247 300x225 2nd Day Story in Yogja
13.00 BREAK TIME. Tentunya abis rafting baju basah ga kekira. Akhirnya kita langsung lari dan mandi membabi-buta. Dan ZONK kulit belangnya langsung keliatan. Untungnya ga terlalu kentara banget. Dilanjutkan dengan makan siang dan ngobrol ngaler-ngidul, maen game, dan selama itu juga hujan yang cukup deras mengguyur Magelang *kenapa hujan ga turun dari tadi aja siih sebelum rafting *nangis diem-diem.
15.00 Back to Jogja. Malioboro here we come (again). Perjalanan magelang-jogja sih seperti biasa gw tidur. Hehe. Sekali lagi kita dibawa ke Malioboro, disini kita dilepas buat berkeliling. Tapi karena banyaknya orang, gw pribadi sih ga terlalu banyak keliling dan belanja *masih ada hari esok*. Menghabiskan sebagai besar waktu keliling bareng Garindi, kemudian tatoo kaki dan akhirnya kumpul lagi sama yang lain. Udah lumayan langsung hafal sama daerah malioboro saking banyaknya kita jalan-jalan.

19.00 back to hotel. Akhirnyaa makan malem juga *lho. Haha. Kita balik lagi ke hotel buat acara ramimg01046 20120114 1654 300x225 2nd Day Story in Yogjaah-tamah sesi dua karena disini juga Bapak Primadi sudah hadir buat kita. icon biggrin 2nd Day Story in Yogja acaranya berlangsung santai. Disini kita makan malem seperti biasa, kemudian kita berbagi kesan dan pesan, kemudian seperti biasa SINGING ALL NIGHT LONG. And happy birthday to Angel. yang akhirnya dijeburin ke kolam renang hotel. Hehe.
22.00 closing ceremony. Not kind of formal closing ceremony but yeahh kinda. Hihi. Setelah ini kita pun kembali ke acara masing-masing, ada yang kumpul di kamar dan menghabiskan waktu buat mengobrol, ada juga yang pergi keluar bareng-bareng. Semua punya cerita, yang pasti momen ini akan selalu dikenang dan akan sulit buat dilupakan. 

Tags: , , , , ,

1st Day in Yogya

1st Day in Yogyaventure

04.00    we’re coming to Yogyakarta. Hari masih gelap saat kereta yang kita tumpangi akhirnya sampai di Stasiun Tugu, Yogyakarta. Akhirnya karena ga mau jalan-jalan dengan bawaan seabrek, kami memutuskan untuk menunggu sampai dengan jam 6 pagi (sampai loker penitipan barang dibuka). Untuk membunuh waktu kami mengobrol ngaler-ngidul tentang segala sesuatu, bertukar canda dan bahkan sempat mandi.
06.00    Malioboro in the Morning. setelah menitipkan barang kami pun memutuskan untuk berjalan-jalan di Malioboro. Saat itu kondisi Malioboro sangatlah sepi baik dari pedagang maupun kendaraan yang parkir. Ini membuat kami bisa berjalan-jalan bebas di jalanan Malioboro sambil sesekali mengambil foto. Memang toko-toko saat itu belum buka, tapi kami memang tidak berniat berbelanja. Di salah satu kedai soto kami pun memutuskan untuk sarapan yang memang tampak kepagian tapi apa daya kami kelaparan.
07.00 Goes to Universitas Gadjah Mada. Sekitar pukul tujuh gw yang memang ada kepentingan di UGM memutuskan untuk saatnya pergi menggunakan Trans Jogya. Awalnya teman-teman yang lain hanya berniat untuk mengantar sampai dengan halte, namun akhirnya mereka memutuskan untuk ikut serta berkeliling menggunakan Trans Jogja. Hanya dengan membayar Rp 3.000 kami pun mendapatkan transportasi yang cukup nyaman belum lagi rute Trans Jogja memungkin kami untuk melihat pemandangan Jogja di pagi hari (juga mencuri waktu tidur :p)
08.00 Universitas Gadjah Mada. Akhirnya kami sampai di UGM, tentunya kami sempat untuk berfoto. Tepat pada pukul 08.30 kami pun berpisah. Gw mengikuti seleksi salah satu bank, dan yang lainnya berkeliling di UGM.
Tanpa disangka gw ketemu dengan salah satu beswan yang juga ikut dalam seleksi tersebut, Inggy beswan Semarang yang juga akan ikut dalam acara liburan di Jogja ini. Setelah selesai dengan seleksi tersebut gw dan Inggy juga ketemu dengan Asyik, salah satu beswan Yogya. Hal ini benar-benar ga terduga dan gw seneng. icon biggrin 1st Day in Yogya
12.00 Back to Malioboro and pick up by EO go to LPP Garden. Setelah selesai di UGM kami kembali ke Malioboro, gw sama Inggy pake Trans Jogya, sedangkan yang lainnya pake Kopata. Yang lucu adalah saat sampai di halte Trans Jogja, kami bertemu di waktu yang bersamaan kalo jodoh emang ga kemana. icon biggrin 1st Day in Yogya kami bahkan menyempatkan diri untuk berfoto dengan sang mas-mas petugas Trans Jogya. Tepat pukul 12.15 kami dijemput oleh EO yang disewa pihak Djarum di Stasiun Tugu dan kami dibawa ke tempat kami menginap di LPP Garden.
13.00 having lunch together. baru juga sampai di hotel, tanpa sempat melakukan aktivitas apapun selain unpack seadanya kami pun dibawa untuk makan di Rumah Makan Lestari yang letaknya tidak jauh dari penginapan. Disana kami bertemu dengan beswan yang telah sampai terlebih dahulu. 
15.00 Swimming. Acara utama baru saja akan dimulai pukul 18.00, untuk mengisi waktu akhirnya kami memutuskan untuk berenang di kolam hotel yang cukup enak dan sepi. Kami bermain-main bersama disana. Untuk pertama kalinya dalam rangkaian kegiatan kami punya waktu untuk sekedar bersantai. Jarang bangettt ini ibaratnya pelepasan icon biggrin 1st Day in Yogya
18.00 Barbeque Party. Sebenarnya acara barbeque ini awalnya akan dilaksanakan di area swimming pool namun karena hujan yang gamau kompromi terpaksa acara makan malam dipindah ke restoran hotel. Acara ini juga tidak terlalu formal. Diisi dengan ramah-tamah, saling berbagi cerita dan kangen-kangenan antar sesama LO yang sudah cukup lama ga ketemu. Diisi juga dengan sesi akustik sampai akhirnya nge-jam bareng-bareng. Sekitar pukul 22.00 acara pun ditutup dan kami kembali ke kamar masing-masing untuk beristirahat sebelum aktivitas esok hari (meskipun sebagian tetap menjalankan ritual jalan-jalan malam :p )
23.00 Hello Dreamland.

Tags: , , , ,

Bye Ucup, Here We Come Yogya !

we’re going to YOGYAKARTA.

Jam 6 kami berenam (eh, belom kenalan ya?), jadi gini gw, Henricus (biasa dipanggil icus), Reza, Andi, Garindi (indi), dan Agnia (tides) dapet kesempatan untuk mengujungi Yogyakarta bersama, kembali lagi ke awal jam 6 sore atau 18.00 kami berenam sepakat untuk berkumpul di stasiun Bandung. Jadwal keberangkatan kereta kami adalah 20.00 memakai kereta Lodaya, namun sebelumnya kami akan makan malam di Hoka-hoka Bento stasiun. Sekitar pukul 19.00 akhirnya semua personil lengkap dan siap untuk makan malam (berasa boy-girl-band).

img00990 20120112 1917 300x225 Bye Ucup, Here We Come Yogya !

img00989 20120112 1917 300x225 Bye Ucup, Here We Come Yogya !

Selesai makan sekitar pukul 19.30 kami bertemu dengan salah satu teman bernama Yusuf (Ucup) yang hari itu mengantar kami ke stasiun dan meninipkan sekantong besar keresek hitam yang isinya adalah camilan dan juga oleh-oleh bagi teman-teman lain nanti disana. Seharusnya Ucup pergi dengan kami menuju Yogyakarta, namun karena satu dan lain hal dia terpaksa tidak ikut (begitu juga Icha). Well, meskipun hanya akan berpisah selama kurang lebih empat hari, suasana cukup haru (atau gw yang terlalu sensitif? Haha). Sekitar 10 menit sebelum keberangkatan kereta sudah tiba di stasiun, kami pun menuju kereta dan kemudian mulai mencari gerbong sesuai dengan tiket dan duduk manis mengatur duduk senyaman mungkin. Maklum perjalanan sejauh 8 jam akan ditempuh.

Tepat pukul 20.00 kereta Lodaya pun berangkat. Here we come Yogyakarta. Dan kemudian kami pun jatuh dalam tidur selama perjalanan (sedikit obrolan sebelum tidur tapi akhirnya kami tidur sebelum memulai petualangan seru selama di Yogja) YAY!!!

Tags: , , , ,

00.01

Moment pergantian tahun selalu jadi sesuatu yang special, apalagi jika dihabiskan bareng-bareng dengan teman atau keluarga. Meskipun tahun baru 2012 ini jatuh pada hari Minggu, yang artinya mengurangi jatah libur, tapi tetap tidak membunuh keinginan untuk menghabiskan tahun baru dengan meriah. And this year start with a long trip to Sumedang.

Entah sejak kapan biasanya tahun baru dihabiskan di keramaian kota, atau villa di gunung atau pantai. Nah, kali ini mencoba yang baru yaitu ke pelosok Sumedang nan jauh disana.

Starting point: Universitas Padjadjaran, Dipatiukur, Bandung

img00825 20111231 1125 226x300 00.01Janjian sih pukul 10.00 di Unpad untuk kepergian, karena perjalanan yang cukup jauh dan akan memakan waktu cukup lama. Namun, namanya juga anak muda rombongan baru terkumpul pukul 12.00. Tiga mobil pun siap berangkat menuju daerah Sumedang sana. Dari Dipatiukur kami langsung mengarah ke Sumedang, melewati daerah Cicaheum, Ujungberung, Cibiru, Cileunyi sana, tampaknya hari itu meskipun hari Minggu namun orang-orang memilih jalur lalu lintas yang berbeda, jalanan sampai dengan Jatinangor lancar tanpa hambatan berarti.

Rest point: Universitas Padjadjaran, Jatinangor

Yup. Dari UNPAD menuju UNPAD. Sambil beristirahat dan menunggu beberapa orang yang menjadi rombongan lagi, kami beristirahat di kampus Unpad, Jatinangor. Well,cikeruh 20111231 005971 300x226 00.01sebagai mahasiswa universitas lain gue cukup terpesona dengan pemandangan yang disajikan Unpad. Iseng-iseng sambil menunggu kami berjalan-jalan ke arah satu danau buatan di pelataran Unpad. Setelah melewati taman yang cukup luas, disana terdapat danau buatan yang jika dari jauh akan tampak seperti danau asli, dengan rimbunan pohon di sekeliling danau, batu-batu yang mengelilingi danau, juga ada air mancur di beberapa titik yang cukup alami tampak seperti semburan air biasa. Bukan pemandangan yang biasa disajikan oleh universitas pada umumnya. Berada disana saja sudah terasa piknik.

Setelah berhenti sejenak di Unpad, kami pun kembali melanjutkan perjalanan. Dari Jatinangor ke arah Tanjungsari. Pemandangan silih berganti, masuk ke daerah Tanjungsari, rumah penduduk semakin sedikit, jalanan menyempit dan tampak mulai agak sedit berbukit-bukit, dengan kiri kanan diselingi pepohonan lebat. Tidak jarang ada beberapa titik dimana kami bisa memandang jauh ke bawah, yang artinya kami berada di pegunungan. Dari situ kami terus melaju ke arah timur. Saat memasuki Tanjungsari kami bisa melihat keramaian khas kota pinggiran, alun-alun, kemudian penjual-penjual segala macam makanan dan barang khas kota, buah-buahan dan lainnya. Namun seiring makin timur kami berkendara, pemandangan digantikan dengan hutan dan sedikit rumah penduduk yang mengapit jalanan sempit tersebut. Hal yang tentunya berbeda adalah udara, biasanya penuh polusi, kali ini udara semakin segar, pemandangan yang serba hijau pun semakin sedap dipandang mata.

Dari Tanjungsari kami langsung mengarah ke Sumedang. Memasuki daerah Sumedang kota, kembali jalanan melebar dan penuh dengan keramaian khas kota, bedanya disini jalanan lancar tanpa macet dan agak lebih sepi dibanding Bandung. Kami melewati Mesjid Agung Sumedang juga alun-alun Sumedang dan terus mengarah ke timur menjauhi kota Sumedang. Pemandangan jendela mobil kembali berganti dengan pohon di kanan-kiri dan rumah-rumah penduduk yang semakin tradisional (seperti rumah panggung), beberapa kali bahkan kami menemukan pemadangan, dimana penduduk sedang mencuci atau mandi di kali. Hal yang sudah jarang gue lihat kecuali di TV acara wisata, ini mungkin yang disebut pemandangan khas desa. Selain pohon lebat, kami juga melewati petak-petak sawah yang masih luas, tampak hijau baru saja ditanam setelah musim panen. Hari agak sedikit hujan menambah moment-moment sendu disana.

Semakin jauh kami mengarah ke timur, jauh dari keramaian kota, melewati jalan berbukit yang diapit rindang pohon dan dalamnya jurang, pemandangan jauh membentang adalah gambaran pemandangan pegunungan dengan hamparan sawah dan petak hutan hijau dimana-mana. Mata yang terbiasa memandang tingginya bangunan, seperti mendapatkan relaksasi kala itu. Akhirnya sekitar pukul 16.00 kami sampai di tempat tujuan sebuah desa nan jauh dari Sumedang kota yang menyajikan pemadangan desa semi modern. Kenapa semi modern? Karena untuk bangunan sendiri sudah cukup maju, dengan tembok dan sebagainya, namun hal lainnya tetap menguatkan unsur kedesaan dari daerah tersebut. Sawah membentang dimana-mana, kolam pancingan ikan luas, dimana kami akan menghabiskan tahun baru nanti.

sawah1 300x225 00.01Begitu datang kami langsung disuguhi makan sore, di sebuah pondok di sebelah kolam ikan yang luas, berjalan ke pondok tersebut haruslah melewati pematang, cukup sulit dan harus berhati-hati, sekalinya terpeleset akan langsung berenang bergabung dengan ikan-ikan di kolam sana. Makanan disajikan sekadarnya, namun cukup mewah dengan lauk-pauk masih hangat dan nasi dalam boboko. Sambil menikmati makanan, mata dimanjangan dengan pemandangan kolam luas terbentang dan bayangan ikan-ikan yang berenang di kolam tersebut. Mencuci tangan bukan di air keran biasa, tapi di pancuran disebelah pondokan (saung). Kemudian, sambil menunggu jam-jam pergantian tahun, kami pun menghabiskan sore dan malam dengan bermain permainan zaman kanak-kanak dulu, kartu, UNO, dan lain-lain. Menjelang jam dua belas malam, kami pun langsung menuju saung tadi sore, dan mulai menyiapkan kembang api serta lilin yang diapungkan di kolam ikan untuk membuat suasana agak sedikit hangat. Tidak hanya itu, kami juga membakar ikan dan jagung sebagai makan malam. Ikan yang benar-benar segar, dan kami benar-benar membakarnya sendiri menggunakan peralatan sekadarnya. Akhirnya setelah perut kenyang, semakin dekat pula kami menuju tahun baru. Bedanya, di tahun-tahun lalu, dimana gue menghabiskan malam tahun baru di daerah Lembang, suasana disini lebih sunyi, mungkin karena jarak jauh antara rumah, juga memang kami jauh dari pusat perayaan tahun baru. Bahkan saat menghitung mundur, dan menyalakan mercon tepat pada 00.01, hanya suara kami di sekeliling kolam ikan tersebut yang terdengar. Beberapa saat di malam menjelang pagi tersebut kami menghabiskan waktu dengan berbaik kembang api dan beberapa saat serius membuat harapan.

tanjungkerta 20120101 00624 300x226 00.01

Bukan sekedar hura-hura atau kesenangan semata yang kami inginkan atau dapatkan pada acara malam tahun baru ini. Tapi lebih kepada kebersamaan yang ada didalamnya. Segala keceriaan, cerita baru, setiap derai tawa yang ada menunjukkan bahwa kami adalah keluarga baru yang setiap tahun semakin bertambah anggotanya, semakin erat ikatan antara kami. Gue sendiri berharap semoga kebersamaan ini akan tetap terjaga, bahkan ketika waktu terus berjalan, dan kita sebagai individu harus menyesuaikan, namun kebersamaan ini tetap ada, selalu dijaga. Selamat tahun baru 2012. J

Tags: , , , , ,