Posts Tagged Kisah

Donat Kentang

Donat Kentang.

Tampilannya sederhana, bulat dengan bolong ditengah layaknya donat pada umumnya. Ditaburi gula tepung putih yang menambah citra rasa manis diantara gurihnya adonan tepung campur kentang dan sedikit pembumbu rasa. Ukurannya tidak besar, hanya sebesar telapak tangan. Adonannya yang kental membuat donat tersebut berisi dan tidak kosong. Sehingga satu buah donat bisa mengganjal perut yang belum mendapat jatah makan siang.

Yups. Siang yang panas, terdampar di jalan Buah Batu, Bandung. Lapar. Sejak pagi perut yang merana hanya diisi nasi goreng setengah piring dan sisanya air putih yang rutin diteguk untuk mencegah dehidrasi. Karena perut yang terus bernyanyi dan entah kenapa sejak kemarin rasanya kangen sama donat, akhirnya kedua kaki dan sedikit informasi membawa kedua kaki ke sebuah mall. Satu kios kecil menyajikan pemandangan sebuah papan dengan tulisan utama “DONAT KENTANG” dengan huruf meliuk-liuk menarik mata dan paduan warna yang sulit dilewatkan. Dibandrol dengan harga Rp 2.000/potong, akhirnya sampailah si donat kentang dengan selamat di dua tangan yang sudah ga sabar membawanya ke dalam proses panjang pencernaan.

Lalu sebuah ide analogi pun muncul. Kalo jadi manusia, kira harus seperti donat kentang. Tampilannya mungkin sederhana, tidak terlihat mewah, namun memberikan manfaat yang besar, berisi. Bisa memberikan kepuasan pada rasa penasaran, pemenuhan kebutuhan dari yang membutuhkan. Sudah memiliki daya tarik alami dari citra rasa adonannya, ditambah dengan sedikit sentuhan yang memberikan daya tarik lebih. Donat kentang. Sederhana.

Tags: ,

semu itu meramu

“…cinta itu sesuatu yang asing. aku hanya tau sayang. lebih membumi. meskipun tanpa garansi. tapi akhirnya kembali. (pada satu hati) disuatu hari.” -endah”(source: endahsjournal.tumblr.com)

ada yang bilang jatuh cinta itu awal dari merasakan sakit, yang artinya kamu akan bertambah dewasa seiring dengan proses jatuh cinta itu sendir. Berdasarkan buku Manusia Setengah Salmon – Raditya Dika disana dianalogikan jika kamu sudah pernah merasa sakit, maka artinya kamu bertambah dewasa. Seperti proses tumbuhnya gigi. Tapi ini bukan kisah tentang tumbuh gigi, ini kisah tentang definisi sederhana jatuh sayang, bukan cinta, karena sampai sekarang (seperti tulisan sebelum-sebelumnya) saya ga ngerti cinta itu apa. Ini satu cerita dari cerita-cerita lainnya, cerita yang kalo ini sinetron, masih ada season selanjutnya, tapi penulis skenario memilih untuk menulis cerita untuk sinetron lain terlebih dahulu sebelum melanjutkan.

Jadi dia ini seseorang, disana, bukan disini. Awalnya kenal hanya saling tahu. Lalu karena perkembangan teknologi semua mulai berkembang, tumbuh perlahan. Diawali dari tuker-tukeran pin bbm (awal-awal Cuma say hi), follow mem-follow twitter sampai saling temenan di FB. Sampai suatu saat setelah berbulan-bulan tahapan sekedar saling tahu, diawali dari bertanya tentang sesuatu, berkembang jadi obrolan sulit diakhiri via bbm (yuph, memang ngobrol via bbm ini susah banget diudahinnya), sedikit demi sedikit meningkat jadi akrab. Lalu tiba-tiba dari akrab sebatas teman, mulai berani saling ejek, dari saling ejek, berantem, debat-debat (meskipun topiknya ga penting), we’re looks like tom and jerry. Dibilang PDKT bukan, dibilang HTS juga bukan, dibilang sahabat (ga rela), dibilang ade-kaka-an juga engga, apalagi dibilang pacaran (ga ada komitmen). Akhirnya ini hanya ini, saling nyaman iya, saling perhatian oke (meskipun lewat gaya slengeean), saling curhat (meskipun kadang gengsi dan pilih-pilih topik), saling ejek, sering. Sekilas kami sahabat, di bagian lain kami ade-kaka, diujung lain kami musuh abadi, disatu saat kami bisa juga lovey-dovey. Tapi kenyataannya kami tidak berlabel.

Sampai akhirnya titik jenuh (bukan jenuh, tapi kesal) itu datang. Situasi diam di tempat, menuntut pada suatu kepastian, bertanya gengsi, akhirnya diam dan ambil jalan putar arah. Saling menjauh, sampai masing-masing punya label dengan orang lain, sama sekali bukan saling melabeli. Bahkan dia lebih dulu (ya, dia). Tapi kami kembali lagi pada situasi lama, saling menyapa, saling bercerita, saling mengejek, saling menjatuhkan, saling memberi support, saling kangen, tapi saling diam, namun tetap saling mengucap tanpa tersurat hanya tersirat. Tapi disatu sisi kami tidak saling bercerita tentang label masing-masing dengan yang lainnya, sadar, tapi tetap saling diam. Seolah-olah kami berada dalam balon, isinya hanya kami. Tahu tentang satu dengan yang lainnya, tapi saat berdua, kami saling mengingkari. Intinya hanya kami dan kami.

ljs heart11 semu itu meramu

Bedanya, saya merasa sakit hati. Sakit hati ketika tahu dia dengan yang lain, tanpa cerita terlebih (padahal kami dekat, bukan?), sakit hati ketika sadar mungkin ini hanya disatu sisi, sisi saya, sakit hati ketika saya sendiri memilih menjauh, dan dia menjauh. Saya sadar saya main hati. Lalu saat kami kembali pada kami yang dulu (dengan segala batasannya), semua sakit hati itu seolah ga pernah ada. Tapi saya ga lupa dengan sakit hati itu, sampai saya teringat satu penggalan percakapan……..

“…..kalo lo disini juga, gw milih lo kali ndah”

Satu pernyataan iseng, bermakna ambigu, namun dari situ ada kesimpulan. Ini masalah jarak. Jarak yang sebenarnya hanya ditempuh dengan 2 jam. Namun ini tetap masalah jarak. Bagi dia. (mungkin juga sebenarnya bagi saya)

Cerita lama, terasa baru. Itu kali ya yang disebut situasi semu. Entah maunya gimana, jalanin yang ada. Tapi dari pengalaman tersebut saya banyak belajar. Belajar memahami, belajar menghargai. Mungkin ini bukan jalan kami, tapi ini cerita kami. Berada disatu situasi semu ini sangatlah menyebalkan, menguras tenaga, dan juga olahraga hati. Tapi akhirnya punya cerita, pengalaman untuk dibagi. Meskipun banyak sakit hati, tapi cerita bahagianya juga lebih banyak. Satu sih yang pasti, dulu waktu saya ngalamin situasi ini, banyak pertanyaan seandainya. Banyak hal ga tersampaikan karena gengsi, takut, akhirnya menyisakan lebih banyak rasa penasaran. So, buat kamu yang mungkin berada dalam situasi yang sama, say it anything you feel, before the time is running, you lost the moment, then you endlessly questioning.

*tulisan ini dalam rangka meramaikan Euforia menulis tentang Euforia Jatuh Cinta. Tapi ini bukan cerita cinta, ini hanya cerita saya, tentang dua, dua insan, dan pilihan. *cheers

Tags: , ,

HEY ! Finally I’m Graduated :)

24 Januari 2012 – The Shocking Day
Hari selasa itu diawali dengan biasa-biasa aja, gw pergi ke RSGM buat discaling gigi. Dan jujur gw ga ada firasat bakal ada sesuatu yang luar biasa bakal terjadi hari itu. Hari gw tampak normal. Bahkan paginya gw sibuk haha-hihi curhat persiapan sidang gw yang HARUSNYA adalah Rabu minggu depan.
Namun seolah angin dan Tuhan punya rencana lain, sekitar pukul 12.00 gw dapet bbm dari seorang temen yang menyatakan bahwa gw terdaftar sebagai peserta sidang 25 JANUARI 2012 bahkan sudah lengkap dengan penguji. WHAT? Yess, im terribly shock. Akhirnya gw pun bergegas ke kampus (untung discaling gigi gw udah beres). Gw pun ngurusin ke pihak akademik dan prodi, namun keputusannya tetap jelas, bahwa gw adalah peserta buat sidang BESOKnya. Alhasil, gw pun pasrah dan berserah diri pada Tuhan.
Entah karena saking pasrah atau memang gw udah terlalu shock, gw pun tetep melakukan to-do-list gw hari itu, sambil sepanjag jalan nyuri-nyuri bahan-bahan sidang yang belum sempet gw baca. Ditambah lagi gw minta do’a ke setiap orang yang gw temuin hari itu (termasuk supir angkot dan penjual buah). Gw pun menyempatkan diri untuk belanja (gw tau ini agak aneh, but, i’m shocked). Akhrinya saat di rumah gw Cuma nyempetin buat baca dikit, bikin power point dan nyiapin perlengkapan perang buat besok.
Malem itu gw dapet banyak sms, bbm dan mention yang nyemangatin, ngasih kisi-kisi dan banyak lagi. Gw bahkan sempet buat balesin satu-satu. Dan yang gw ucapkan ketika akan tidur adalah: mudah-mudahan gw ga ngecewain orang-orang yang udah ngasih dukungan ke gw. Bismillahirrohmanirrohim 

img03563 20120124 1203 HEY ! Finally Im Graduated :)


25 Januari 2012 – THE DAY (Final Assestment’s Day)


gw bangun kaya biasa, sekitar pukul 04.30. langsung mandi dan sholat shubuh, kemudian baca-baca dikit dan sarapan. Mama dan orang-orang rumah hari itu sudah sangat perhatian, begitu pula sahabat-sahabat dan teman-teman yang sudah ngirim bbm semangat dan dukungan sepagi itu. Gw pun merasa lebih bersemangat dan percaya diri.
Sekitar pukul 07.00 gw pun bertolak ke kampus diantar oleh Mama dan sepupu, sesampainya di kampus, bahkan peserta sidang lainnya sudah siap. Sementara gw dateng dianter Mama, pake sendal jepit dan muka pucat -.-. akhirnya gw pun langsung nyari toilet untuk siap-siap kilat.

img 1757 HEY ! Finally Im Graduated :)

Pukul 08.00 sidang dibuka. Shock gw yang kedua adalah penguji skripsi gw diganti, dan penggantinya lumayan hemm..tapi gw pun kembali ke tahap pasrah. Sekitar pukul 10.00 gw pun menghadapi penguji pertama untuk skripsi gw. Sekitar satu jam gw ‘disidang’. Setelah selesai dan keluar dari ruangan sidang, beberapa sahabat sudah hadir buat memberi dukungan moril untuk gw. Alhamdulillah, tidak beberapa lama gw dipanggil untuk menghadapi penguji kedua. Sekitar satu jam juga gw bercerita dan beliau bertanya ini-itu. Akhirnya tepat pukul 12.00 gw pun sudah menghadapi dua penguji, sekarang yang bisa gw lakukan adalah menunggu. Alhamdulillah gw ditemani oleh beberapa sahabat yang hadir disana, sehingga menunggu hasil ga termasuk aktivitas yang menegangkan, gw bahkan tertawa cukup banyak.
img 1763 HEY ! Finally Im Graduated :)

Sekitar pukul 16.00 peserta sidang kembali dikumpulkan di ruangan, untuk yudisium dan penutupan sidang. Rasa mual dan tegang yang sempat hilang kembali datang, gw bahkan susah untuk diam, tangan berkeringat, ga Cuma gw tapi begitu pula dengan peserta lainnya. Namun semua ketegangan itu akhirnya hilang seketika, ketika gw dinyatakan LULUS dengan predikat memuaskan. Rasanya gw sangat tenang. 16.30 gw resmi dinyatakan sebagai SARJANA EKONOMI. terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa untuk segala berkah ini dan keluarga serta sahabat-sahabat dan pihak-pihak yang ga ada hentinya ngasih support positif. welcome to the real world, Ndah icon smile HEY ! Finally Im Graduated :)

sandrariefdha2 HEY ! Finally Im Graduated :)
Nama gw Endah Purnamasari, Perempuan, 20 tahun dan gw sekarang berstatus Sarjana. Alhamdulillah. Syukur pun terucap tanpa henti dari hati dan bibir gw. 

img 20120125 00013 HEY ! Finally Im Graduated :)

Special thanks to : Aini Fadhilah, Mutiara Putri, Rizkiah Kesuma, Marisha Ramadhina, Elsi Tresandi dan Gellar Ramadhan juga teman-teman lain yang udah hadir saat sidang gw dan teman-teman yang udah ngasih dukungan 

ferina HEY ! Finally Im Graduated :)

thank you Ferina Rosiana for making this cute one :*

Tags: , , , ,

Dia Tidak Meminta Lahir Sebagai Orang Miskin

Pernyataan Badan Pusat Statistik (BPS) yang menyatakan 60% atau 50,15 juta orang pekerja yang dibayar (karyawan) di Indonesia masih berpenghasilan rendah (Rata-rata penghasilan mereka US$ 2.284 per tahun) membuktikan hal itu. Jika setiap pekerja menanggung seorang istri dan 2 anak, maka setiap orang pendapatannya cuma US$ 1,5/orang/hari.  Secara matematis, lebih dari 75% rakyat Indonesia penghasilannya di bawah dari US$ 2/orang/hari!

(source : http://ekonomi.kompasiana.com/bisnis/2011/01/04/angka-kemiskinan-di-indonesia-bertambah-3-16/)

orang miskin Dia Tidak Meminta Lahir Sebagai Orang Miskinanak ini bahkan ga tau ketika dilahirkan nasib apa yang ada dihadapnnya.

Kemiskinan di Indonesia sebenernya bukan hal yang baru, namun yang membuat miris adalah bagaimana pemerintah menanganinya. Kemiskinan bukanya berkurang, namun justru bertambah dari waktu ke waktu. Dengan segala janji manis para ParPol negara kita saat menjelang Pemilu, bahwa mereka akan memberantas kemiskinan, rupanya memang hanya janji manis. Sampai dengan saat ini yang menjadi sorotan hanyalah tindakan-tindakan yang bisa menaikan citra di mata masyarakat melalui media. Jika kita cermati, bahkan tindakan pemerintah dalam memberantas kemiskinan sendiri sangatlah minim. Tindakan yang kecil dan banyak dilakukan oleh para relawan saja langsung diliput media, seolah-oleh itu adalah perbuatan dewa padahal hanya pencitraan semata.

Bukan berarti pemerintah tidak melakukan sesuatu, hanya saja sesuatu itu tidaklah cukup. Sistem penjamin kesejahteraan di negara kita ini masih sangat dipertanyakan. Jaminan sosial, jaminan sekolah dan jaminan kesehatan saja masih menjadi misteri bagi saya. Bagi saya yang bertambah di Indonesia tidak hanya orang miskin, tapi juga orang kaya, sementara tingkat kesejahteraan masyarakat diluar golongan menengah keatas semakin dipertanyakan.

Well, alasan saya bilang bahwa orang kaya semakin bertambah adalah karena semakin padatnya jalanan di Indonesia, terutama kota-kota besar. Menurut pandangan awam saya, itu membuktikan bahwa semakin banyak orang yang mampu membeli kendaraan pribadi sendiri, membiayai bensin dan perawatan kendaraan tersebut. Dan hal ini menjadi fakta yang menjadi sebuah ironi, di negara yang tampak makmur justru kemiskinan malah merajalela. Bukanya membantu sesama, justru malah mendahulukan menambah kesejahteraan pribadi. Contohnya : korupsi merajalela. Kalau dipikir, gimana pemerintah mau ngurusin kemiskinan, kalo mereka justru sibuk untuk membuat taktik licin melakukan praktek korupsi. Haha. Ironis kan? Tidak semua memang, tapi kita juga tidak buta. Memang, kita tidak 100% menyalahkan pemerintah dan antek-anteknya, tapi kenyataannya negara yang harus menjamin kesejahteraan rakyatnya saat ini semakin dipertanyakan perannya.

So, mesti gimana ya kita? Menurut saya, jika kita mampu maka bantu orang-orang yang dekat dengan kita. Hal kecil seperti memberikan sumbangan pakaian bekas atau sekedar menyumbang bahan makanan, bagi mereka yang membutuhkan adalah suatu hal yang besar. Tidak usah banyak bersuara melalui demo dan mendesak pemerintah untuk melakukan banyak hal dalam memberantas kemiskinan, lebih baik kita memulai dari diri kita. Semakin banyak orang peduli, semakin banyak yang akan tertolong. Yuk, mari kita mulai peduli.

Tags: , ,