Archive for category Kotak Kenangan Keluarga

Mau Jadi Apa?

  Suatu malam di musim penghujan. Aku berguling dalam selimut tebal. Hujan diluar sana bertambah deras. Kamarku remang, sedikit cahaya masuk dari pintu kaca yang tertutup tirai transparan. Dianugerahi imajinasi seluas jagat, susah buat pikiranku untuk nggak melantur kemana-mana. Dari mulai otomatis mirip-miripin siluet pepohonan yang jatuh menjadi bayangan di lantai kamar sebagai beragam makhluk, […]

, , , , , ,

8 Comments

Salam Tanduk Kambing, Yah! d(-___-)b

Gimana rasanya bisa manja-manjaan sama ayah di usia twenty something? Asyik ya pasti. Apalagi yang jadi anak kesayangan, anak tunggal. Sebagai anak yang terakhir kali bermanja sama ayahnya saat masih umur 8 tahun, jelas-jelas saya ngiri. Super iri malah. :D Seperti tentang mama, kayaknya saya sudah banyak sekali bercerita tentang ayah dimana-mana. Termasuk di blog […]

, ,

5 Comments

Hi, Mom!

Hari Ibu ya? Mungkin sudah beberapa bulan terakhir sejak pertama kali mata saya tak bisa terpejam dalam lelap sebelum jam 12 malam. Ngapain? Banyak. Kebanyakan begadangan buat nugas. Kalau sedang free biasanya jemari saya akan otomatis scrolling timeline lewat blackberry bapuk yang baterenya sudah soak itu. Kadang ngetwit, kadang hanya membaca bermacam ragam twit, bermacam […]

, ,

4 Comments

Ayah & Perjalanan Pertama

Hari masih sangat muda ketika aku mengerjapkan mata, tersadar dari mimpi tentang miki tikus yang dikejar-kejar gerombolan siberat. Tepat disamping ketika aku menoleh, adikku masih memejam, memeluk gulingnya dalam damai. Mama belum kesini ternyata. Jendela kamar kami belum terbuka. Kuseret langkah menuju jendela, menyibak gordennya, kemudian membentangkan daun jendelanya keluar. Hawa dingin menyergap wajahku. Dingin […]

11 Comments

Percakapan sama mama di telfon tadi sore

TUUUUT…TUT..TUUUT Me : Hallo? Assalamualaikum, Mama? Mama : Hey, walaikumsalam, sayang. Gimana kabarnya? Udah jadi potong rambut belom kamu? Gimana kuliahmu? Me : Baik, ma. Belom, gak sempet. Kuliahnya sibuk terus. Capek. Mama gimana? Lagi ngapain? Mama : Alhamdulillah, nak. Ni lagi maem risoles. Enak lho. Haha Me : Ih, mama. Anaknya diiming imingi tok. […]

3 Comments

Kepada Lelaki yang Mencium Ibuku

Tahukah kau, jarang aku menangisimu bahkan sejak kepulanganmu kepadaNya. namun malam ini, aku merindumu hingga sesak. aku ingin kau. aku cinta kau. sungguh.

No Comments