Gw dan Indonesia

Postingan ini adalah postingan terakhir untuk Blog Competition 2013 yang temanya Bangga Indonesia dan cerita ini adalah pengalaman spiritual gw saat menuju kedewasaan. Postingan ini gw tulis berbeda dari postingan gw sebelumnya yang penuh dengan ekspresi yang tersampaikan dalam foto-foto, postingan ini gw bikin secara serius dan penuh emosi (real). Perjalanan ini dimulai dari sikap pesimis gw tentang Indonesia, cukup sedikit yang bisa gw banggain tentang Indonesia hingga gw kebingungan bagian mana yang saat ini gw rasain sebagai bentuk kebanggaan gw terhadap Indonesia. Banyak orang bangga dengan prestasi-prestasi yg sudah ditorehkan pada jaman dulu. Mulai dari pernah jadi Macan Asia, pernah ikutan piala dunia, pernah bikin pesawat terbang, pernah punya presiden yang top banget di mata dunia, tapi semua ini cuman pernah dan itupun terjadi setelah berpuluh-puluh tahun dan sekarang semua itu tak pernah terjadi lagi. Ya, saya bangga atas prestasi itu, tapi bukan berarti kita harus menampilakan iklan yang sama (kualitas gambar era 90′) dan mengungkit-ungkit prestasi itu-itu lagi. Bangga boleh, tapi bukan berarti harus jalan ditempat toh? Pasti lo bisa lebih bangga kan kalo ngeliat iklan prestasi Indonesia pada tahun 2011 atau 2013 atau mungkin pada minggu lalu, yang bisa menunjukkan bahwa Indonesia itu update. Bukannya update soal korupsi oleh orang-orang yang menganggap dirinya penting (buat gw gak sama sekali).

Gw tipe orang yang gak suka politik dan gak terlalu memikirkan warisan nenek moyang Indonesia, gw cuman bisa memandang Indonesia sudah maju kalo teknologi yang ada di tanah air ini lahir dari tangan-tangan pribumi. Setiap berita di televisi kebanyakan tentang korupsi, kejahatan, hingga penistaan agama, apa gak ada yang lebih komersil dibanding berita seperti ini? Bukankah lebih elok kalo televisi isinya tentang edukasi yang menayangkan tentang dunia teknologi masa kini. Liat tuh Amerika, Jepang, China, Jerman, mereka bisa sangat bangga terhadap negaranya bukan karena pakaian adat atau karena mereka punya beribu bahasa daerah, tapi karena mereka bisa menguasai dan menjual produk-produk buatan mereka sendiri. Mereka enggan menggunakan barang buatan kompetitor mereka, sampe-sampe enggan keluar dari negara asalnya. Pertanyaannya adalah kapan situasi kebanggaan anak-anak Indonesia seperti ini.

Kalo lo tanya “Seberapa besar harapan gw terhadap nih Indonesia?”, dengan tegas gw jawab sangat besar dan gw ingin sekali menjadi bagian dari harapan-harapan itu. Indonesia punya potensi, Indonesia punya harapan itu, hanya saja tidak terimplementasikan. Kurang apa kita? perlu material pembuat pesawat terbang tinggal gali tanah, perlu energi panas besar tinggal ambil aja, perlu pekerja berjuta-juta orang tinggal buka lowongan kerja maka 200 juta penduduk Indonesia siap kerja keras, atau perlu bahan bakar fosil sekalipun tinggal sedot dari perut bumi Indonesia. Kurang apa sob kita? tinggal niat dan mau atau tidak. Ya Indonesia kaya, seperti orang-orang bilang, tapi semuanya kita relakan dicuri oleh cukong-cukong asing biadab itu. Ya semua orang pun berpendapat sama seperti ini, tapi tak ada satupun yang mampu menghentikan semua ini.

Suatu saat gw ingin melakukan seperti apa yang dilakukan pak Habibie, belajar keluar negeri lalu curi semua ilmu disana dan bawa ke Indonesia. “1 Orang baik diantara 10 orang jahat, pasti orang baiknya yang mati”, begitu pernyataan yang cocok untuk menggambarkan situasi Indonesia saat ini. Satu prinsip yang gw pegang untuk menyangkal kondisi tersebut “Jangan pikirkan apa yang Negara berikan, tapi pikirkan apa yang bisa saya berikan untuk Negara”. Sudah gw tuliskan dalam proposal hidup gw kalo suatu saat nanti gw akan sekolah di Jerman dan kemudian pulang ke tanah air dan apabila kondisi tidak memungkinkan untuk merubah Indonesia dari sisi “plat merah” maka wirausaha “plat hitam” merupakan jalan satu-satunya. Banyak tokoh-tokoh yg bisa menambah nilai kebanggaan gw atas bangsa ini yang berkecimpung dalam dunia wirausaha. Gw melakukan bukan hanya untuk diri gw sendiri atau mengambil keuntungan sebesar-besarnya, tapi gw ingin menjadi satu dari sekian banyak idola dari anak-anak Indonesia nantinya. Contoh hanya dengan 1 idola inspirator (Habibie) semangat gw untuk melakukan penelitian meningkat. Bayangkan klo Indonesia punya ratusan juta tokoh inspirator yang masih hidup pada saat ini, gw rasa kita-kita pun termotivasi langsung.

Gw bangga akan tanah air Indonesia, bukan berarti gw bangga dengan seluruh yang ada di negeri ini. Gw bangga karena gw lahir di Negara yang kaya, Negara dengan sejuta potensi, dan ini Negara kelahiran gw, jadi apapun bentuknya saat ini. Satu, hidup dan mati gw hanya untuk Indonesia. Bicara itu semudah membalikkan telapak tangan, ya disini gw cuman bicara, soal realisasinya adalah kemarin, hari ini, dan esok hanya untuk Ibu Pertiwi (bukan pemerintah).

Gw berharap kalian yang baca postingan ini merasakan hal yang sama, disaat Indonesia minim kemajuan tapi lo punya harapan dan tetap bangga akan negara kelahiran lo.

Pokoknya, I LOVE INDONESIA

1064198_10200292540779763_635506944_o
Orang bilang luar negeri itu luar biasa indahnya,
Orang bilang luar negeri itu negara makmur dan pasti bakalan enak banget tinggal disana,
Orang bilang luar negeri itu keren…

Semua informasi yang gw dapet saat itu cuman dari “orang bilang”, gak ada mimpi sedikitpun untuk bisa ke luar negeri, secara duit pas-pasan (akhir bulan gak jauh-jauh dari nasi telor-Indomie). Otak yang pas-pasan dan kemampuan bahasa inggris gw yang jeblok banget ngebuat gw memandang luar negeri itu jauh banget. Hingga suatu hari gw baca blog salah satu dosen Universitas Indonesia yang mewajibkan mahasiswanya memiliki passport, do’i bilang “jangan tanya mau kemana lo punya passport, punya duit gak lo ke luar negeri, dan mau ngapain lo ke luar negeri?”, yang bisa gw simpulin dari pertanyaan itu adalah beliau ngasih tau kalo mahasiswa wajib punya passport, minimal kita punya motivasi untuk menjelajah negeri orang dan ngerasain gimana rasanya hidup di luar negeri. Okey, sepintas gw langsung termotivasi, dengan memanjatkan do’a terlebih dahulu.

“Doa bikin passport, dimulai!”

Read the rest of this entry »

Nasionalisme Harga Mati

04_zps0b6e7bda
Malam itu, hampir tengah malam dimana pada siang harinya gw kehabisan tiket nonton Habibie dan Ainun dalam layar perak panggung gerak, kini tiket itu ada ditangan gw dengan jadwal pemutaran film pukul 10 malam.

“Gerbang mall hampir tertutup dan pasukan seragam putih sebut saja bawang putih mondar-mandir menjaga barang dagangan bawang merah”

“Cahaya yang tadinya menyilaukan lambat laun mulai memudar sepudar make up Syahrini saat kehujanan”
Read the rest of this entry »

Coklat Rasa Tai Kucing (Balada Move On)

balada-pop-up Perkenalkan nama gw sebut saja “Mawar” dan gw mau berbagi pengalaman tentang bagaimana membuat mentari bernyanyi hingga pelangipun ikut menari setelah hati tersakiti (Andien – MovingOn). Memang tidak terlalu banyak cerita cinta yang harus gw tangisin, karena memang cinta pada saat itu benar-benar flat layaknya anak kutu buku pacaran di perpus. Tapi yang namanya hati tetap saja tak bisa dbohongi, sakit dan terhempas ke batu jalanan mungkin bisa mengekspresikan kegalauan gw saat itu. Sebelumnya gw pernah bikin postingan tentang Jatuh Cinta (http://blog.djarumbeasiswaplus.org/marhaindragary/archives/297), namun ini beda (kebalikannya)

Read the rest of this entry »

Pagaralam : Sumatera Bagian Selatan

Kota yang ternyata merupakan kota penghasil kopi terbesar di Indonesia ini menyimpan berjuta keindahan alam. Kota yang terletak di kaki Gunung Dempo memiliki perkebunan teh dan kopi yang apabila dilihat sepanjang jalan layaknya benang hijau terajut dengan rapih. Pemandangan yang mengingatkan saya saat berada di Puncak – Jawa Barat. Hampir sama persis kondisi lingkungannya, suhu dingin, udara segar, dan warna hijau dominan yang selalu menjadi kesan pertama saat menginjakkan kaki di sana.
Read the rest of this entry »

Tags: ,

Wisata Belanja Tanah Merah (Abang)

kode1 Siapa yang tak kenal dengan tempat wisata yang satu ini, terutama bagi kaum ibu. Berbagai macam produk yang ditawarkan mulai dari sandal jepit hingga minyak wangi tumpuk jadi satu di sini. Lokasi yang strategis di Ibukota dengan pilihan transportasi yang beragam, bisa ditempuh dengan angkot, bis kota, kereta listrik, atau bajaj sekalipun. Tempat ini sudah menjadi langganan bagi pedagang-pedagang di seluruh penjuru Indonesia karena terkenal dengan barang grosiran yang murah dan berkualitas baik. Hampir setiap hari tempat ini dipenuhi para pemburu barang yang untuk dijual kembali, termasuk saya pada saat itu.
Read the rest of this entry »

Tags: , , ,

Perjalanan Separuh Bumi CN-235 (Dirgantara Indonesia)

Meredupnya PTDI tak berarti hilang pula semua kisah darinya. Pada Mei 2002, dua teknisinya berhasil menuntaskan misi sulit keliling separuh bumi. Dari Venezuela, selama 40 hari lebih, mereka membawa pulang “Jasad” CN-235 menembus berbagai rintangan.

Pesawat CN-235 buatan Spanyol-Indonesia

Pesawat CN-235 buatan Spanyol-Indonesia

Bagi mereka yang sehari-hari bekerja di Aircraft Service PT Dirgantara Indonesia, nama Joko Widadiyo mestinya sudah tak asing lagi. Kefasihanya dengan jeroan CN-235, membuat lulusan teknik mesin ITB separuh baya ini lebih dikenal sebagai “dukun” pesawat ini. Tak Percaya? Serahkan saja masalah terpelik dari pesawat andalan IPTN ini, dalam waktu singkat pasti akan diselesaikanya.

Suatu ketika operator di Filipina pusing lantaran CN-235-nya terbang dengan putaran mesin tak seimbang. Teknisi setempat menyerah, karena semua sudut sudah diperiksa. Akan tetapi, begitu Joko hadir segalanya bisa dibereskan dengan cepat. Usut punya usut, rupanya ada penumpukan debu vulkanik yang tak imbang di ujung bilah baling-balingnya. Debu itupun dibersihkan dan pesawat bisa kembali terbang sempurna.

Banyak yang mengatakan, feeling Joko memang “sudah menyatu” dengan pesawat ini. sehingga apa saja yang dirasakan biasanya benar terjadi. Namun demikian, toh kasus itu hanyalah gambaran kecil dari kemampuanya. Segalanya seolah mudah, tetapi rupanya tidak untuk penerbangan yang satu ini. Yakni, Penerbangan membawa kembali CN-235 bekas sewa Air Venezuela. Penerbangan melintas benua dan samudera ini sangat memeras pikiranya.
Read the rest of this entry »

SDN Polisi 4 Bogor: Topik Yang Tak Habis Dimakan Usia

Gerbang SD N Polisi 4 Bogor

Gerbang SD N Polisi 4 Bogor

Sekolah dasar dengan identitas polisi bukan berarti anak-anak ingusan diajarin untuk jadi polisi atau sejenisnya. Polisi 4 itu embel-embel karena kebetulan lokasinya berdekatan dengan kantor polisi siliwangi di depan taman topi Bogor. 417 menjadi identitas anak-anak SD gaul di Bogor, yang artinya SD polisi 4-jalan polisi 1- nomor 7. Keren gak tuh, anak SD aja udah bisa bikin singkatan. Gw jujur bangga banget bisa sekolah yang ternyata saat ini menjadi SD terbaik se-kota Bogor. Meski gw dulu gak pernah nyentuk 15 besar di kelas, tapi gak masalah, namanya juga anak kecil, waktunya masih buat maen-maen. Dulu gw rada badung sama ortu, ngambil duit buat beli es krim atau kadang-kadang keluar rumah gak pamitan. Hahahah, cerita masa kecil yang koplak abis.
Read the rest of this entry »

Tags: , ,

Mengapa Mahasiswa Tidak Lulus Kuliah?

“Postingan ini diambil dari http://sayangdibuang.wordpress.com, habisnya lucu parah. semoga bisa jadi bahan ketawaan anak-anak beswan nantinya (ceileh, kayak yang udah punya istri aja)”

Jika saya lihat dari hitungan hari (baca: alasan) ini, sebenarnya bukan salah sang mahasiswa bila ia tidak lulus ujian, karena belajar pun ia tidak sempat…

Tahukah anda, setahun itu hanya terdapat 365 hari yang kita tahu sebagai tahun akademik siswa… Mari kita hitung!

Hari Minggu
52 hari dalam setahun. Anda pasti tahu bahwa hari minggu itu adalah hari istirahat. Hari tersisa tinggal 313.

Hari Libur (Nasional maupun internasional)
Kurang lebih terdapat 13 hari libur dalam setahun, misalnya tahun baru, natal, dsb… Hari tersisa tinggal 300.
Read the rest of this entry »

Tags: ,

Karena Hidup Bagaikan Cokelat – Schokolade

Cokelat atau dalam bahasanya hitler (schokolade) merupakan makanan atau di Indonesia dijadikan sebagai cemilan yang cocok disegala waktu, selagi senang ataupun sedang duka. Kenikmatan memakan coklat tergantung kepada si-penikmatnya. Disaat gundah rasa cokelat menjadi sangat manis bahkan lebih manis dari pada madu, hal inilah yang menjadi alasan mengapa cokelat mampu meredam amarah seseorang yang sedang gundah. Namun disaat hati sedang senang, rasa cokelat akan berubah menjadi agak pahit, mungkin ini adalah salah satu isyarat agar kita untuk berbagi kepada yang lain (berbagi suka cita). Cokelat diteliti mengandung caffein yang dapat menghilangkan rasa kantuk dan selalu ceria sepanjang waktu. Oleh karena itu cokelat sangat pas untuk anda yang senang bergadang.
chocolate_cake
Ternyata dibalik rasanya yang nikmat, cokelat memiliki filosofi besar dalam arti kehidupan. Hidup ini layaknya sebuah cokelat, klo diolah dengan baik maka rasanya akan terasa manis, namun sebaliknya bila tak diolah dengan baik maka rasanya akan berubah menjadi pahit. Itu artinya klo hidup ini diisi dengan sesuatu yang baik-baik maka hidup akan terasa bermakna dan sangat berasa sekali, namun kebalikannya bila hidup ini selalu diisi dengan maksiat atau kejahatan maka hidup akan terasa hambar dan tak ada artinya. Untuk meracik sebuah cokelat blok atau makanan yang nikmat perlu melalui proses yang sangat panjang, mulai dari memetik buah cocoa hingga pada proses pencairan. Seperti hidup yang harus dilalui dengan penuh perjuangan dalam waktu yang tak sedikit.

Ini ceritaku tentang Cokelat, karena cokelat itu Hidup.
Manis – pahitnya semua ada disini.

God is an Architect

Pagaralam, begitu orang menyebutkan kabupaten yang berjarak kurang lebih 6 jam dari kota pempek (palembang). Entah apa arti dari nama Pagaralam, mungkin karena letaknya yang tinggi di kaki gunung dempo yang menjulang seakan menyambut pendatang dari selatan pulau sumatera. Daerah sebelumnya hanyalah dataran rendah tanpa ada perbukitan sedikitpun. Pagaralam terkenal dengan perkebunan teh, layaknya di puncak bogor jawa barat. perkebunan teh yang dominan dengan warna hijau memberikan kesan tenang, damai, dan sejahtera.
Read the rest of this entry »

Tags: , ,

Menyerah Sebelum Berperang

Postingan ini saya tulis dengan penuh perasaan menyesal, ingin nangis tapi jangan lebay, terharu, sekaligus bangga kepada mereka.

Sekarang tanggal 11 Juli 2012, itu artinya hari Rabu dan berarti hari Rabu kedua di bulan Juli.
Sebelumnya ini bukanlah perasaan yang saya rasakan pertama kali, karena ada banyak kali yang telah saya rasakan.
Ini bukanlah kegagalan melainkan sebuah kesiasatan, kegagalan yang pasti tak akan ada kemenangannya.
Sebuah perasaan yang seharusnya tidak menjadi budaya dan melekat di dalam sanubari seorang manusia.
Pesimis, perasaan yang awal sekali timbul ketika membandingkan antara kesempatan dengan nilai akademik.
Menyerah sebelum berperang adalah sebuah kebodohan yang menuju pada kehancuran.
Read the rest of this entry »

Tags: ,

A Whole New World

kodeMasa liburan panjang sebentar lagi tiba (pada saat itu). Ini adalah waktu yang tepat bagi saya untuk memenuhi mata kuliah yang belum kelar. Yaitu: Kerja Praktek, atau bahasa tukangnya “magang”. Disaat semua keluarga merencanakan akan berpergian ke luar kota dengan modal yang sudah disiapkan sejak bertahun-tahun lamanya, saya malah menyiapkan setumpuk proposal kerja praktek. Tak sembarang orang bisa langsung diterima oleh perusahaan untuk kerja praktek. Semua perlu dipersiapkan dengan matang, mulai dari pengalaman hidup, indeks prestasi di kampus, hingga mental untuk tinggal mandiri jauh dari keluarga. Dengan tekad yang bulat, sebulat bulan purnama saat honey moon, saya memberanikan mengirimkan proposal ke perusahaan mesin pesawat terbang ternama di Dunia. Dengan ridho dan doa dari orang tua, akhirnya diterima bekerja praktek disana. Dan disinilah semua cerita tentang perjalanan nusantara dimulai.
Read the rest of this entry »

Tags: , ,

Bandung “Kota Seribu Lampu Merah”

Bandung, Kota Kembang Indonesia
Bandung, Kota Parisnya Indonesia atau Paris Van Java
Bandung, Biasa disebut lautan asmara (berganti haluan dari lautan api), secara gadisnya eui bikin tegang.
Read the rest of this entry »

Tags: ,

Our Innovation is Like a Waffle

innovation_591Setiap tahun Indonesia selalu melahirkan sarjana-sarjana baru, bahkan doktor-doktor baru yang telah menghasilkan sebuah perkembangan teknologi atau bahkan sebuah inovasi terbaru. Namun bagaimana nasib penelitian-penelitian mereka? Kebanyakan hanya dijadikan sebagai salah satu syarat untuk menentukan kelulusan mereka saja dan memperoleh gelar nama depan.

Coba perhatikan seputar teknologi tentang pemanfaatan air sebagai pengganti bahan bakar, kemana berita itu sekarang, bagaimana perkembangannya, dan sejauh mana aplikasinya di Indonesia.

Sebenarnya Indonesia kaya akan kuantitas lulusan S-1, S-2, bahkan S-3. Namun kebanyakan dari mereka memilih melanjutkan sekolah hanya untuk mendapatkan gelar semata tanpa peduli dengan penelitian yang telah mereka perjuangkan berbulan-bulan. Sebagian dari-nya menyalahkan negara yang tak mampu mengayomi dalam meng-aplikasikan penelitian mereka di kehidupan nyata. Mobil-mobil hemat bahan bakar buatan UI, ITB, ITS, hingga mobil terbaru terbitan USU yang dirasa memiliki kemampuan menempuh jarak yang jauh hanya dengan 1 liter bensin. Apakah ada yang menggunakan mobil tersebut di jalan-jalan ibukota? ya minimal teknologi mesinnya lah ya, seperti mesin BUATAN 100%Indonesia milik ITS.
Read the rest of this entry »

Tags: , ,

Karena Tidak Semua Orang Seberuntung James Bond (essay)

Tulisan ini dibuat oleh kak Lhuri Dwianti Rahmatani, mahasiswa FK UI (sekarang sudah tamat sih). Esainya tentang seks bebas.

***

bahaya-kondom Bentuknya kecil dan imut-imut. Teksturnya lembut menggemaskan. Belum lagi pilihan rasanya yang bahkan bisa lebih lengkap daripada variasi warna personel Teletubbies (tidak ada teletabis-rasa-duren kan?). Itu juga belum termasuk keahliannya dalam mencegah transmisi human immunodeficiency virus (HIV) lewat hubungan seksual. Bukan sulap bukan sihir, namun konon efektifitasnya bisa mencapai 97 % jika digunakan dengan tepat. Benar saudara-saudara, itulah kesaktian Yang Mulia Kondom.

Saya sebagai oknum generasi muda, merasa bahwa dalam upaya pencegahan infeksi HIV dewasa ini, penggunaan kondom cenderung lebih terkesan populer dibandingkan metode lainnya. Saya bukan kelompok ekstrim yang antipati terhadap kondom karena secara ilmiah saya sangat setuju kondom dapat memangkas angka populasi pengidap HIV/AIDS (acquired immunodeficiency syndrome) di dunia ini.
Read the rest of this entry »

Kenapa Tuhan Menciptakan Balon di Rangking 1?

Balon, sesuatu yang menggelembung
Balon, maenan yang bisa bikin bayi lupa sama tangisannya
Balon, Anjriiiiitttt semua Gara-Gara Balon!

Balon adalah suatu benda yang kadang-kadang bisa bikin orang bahagia dan tertawa saat kita memiliki balon (khusus bayi), tapi untuk saat itu, balon adalah benda yang paling gw benci sampe mampus pun gak bakalan gw maafin.

Tepat tanggal 18 Mei 2012 (H+4 ulang tahun gw) gw berangkat bersama 79 anak beswan yang berhasil lolos memenangi sayembara jalan-jalan ke Dufan dan mengikuti kuis Rangking 1 di TransTV. Disini kita akan diajakan jalan-jalan selama 4 hari di Jakarta dan semuanya FREE! mulai dari naik burung besi B737-900ER milik Lion Air (meski sempat trauma akibat tragedi SSJ100 milik Russia yang crash di puncak gunung salak) hingga menginap di Hotel Amaris Jakarta.

Kegiatan pertama adalah Rangking 1, hmm… kuis yang paling males gw ikutin di kampus. Gw sadar pengetahuan umum gw rendah banget, klo ditanya seputar bendera, ibu kota, atau nama negara gw paling minim. Kadang gw merasa klo gw gak perlu takut sama pertanyaan praktikum alias ilmu alam, secara gw anak teknik (agak sedikit busung dada). Dari 10 show Rangking 1 yang gw tonton hampir 80% gw jawab bener untuk soal praktikumnya. Let’s see the real fact in TransTV, kacau…

Waktu itu pertanyaan di segmen pertama bisa gw jawab dengan lantang “Hatta Radjasa”, hingga tiba pertanyaan kedua seputar Praktikum. Dengan bangganya temen2 sekitar gw mengharap banget sama jawaban yang bakal gw tulis, mereka taunya gw anak teknik (IPA). Pertanyaan segmen kedua muncul, pak Sogi memberikan pertanyaan seputar “BALON”. Balon berwarna biru dimasukkan kedalam ruang hampa dengan posisi badan balon didalam tabung. Satu balon lagi dibuat menutupi lubang tabung lainnya, jadi bentuknya semacam gendang balon dengan balon didalamnya. Nah pertanyaannya adalah, apa yang akan terjadi apabila gendang balon ditarik. Haaaaahaaaa, pertanyaan anak kecil ini mah, ya jelas ngembang dong ya, tapi ntah kenapa pikiran gw malah mikir mengempis??? Akhirnya karena terdesak dengan suara kanan-kiri gw akhirnya milih pikiran terakhir gw “Mengempis”, ntah dari mana alasannya. Alhasil, Failed. hampir seperempat temen2 gw keluar. hahahhaah… I;

Facebook n’ Twitter pada nge-Ronda

untitled-3-copyEuforia Jatuh Cinta, bikin petugas facebook kuwalahan nge-ronda sampe subuh,
Euforia Jatuh Cinta, bikin pegawai twitter sampe congek-an gara-gara banyak burung berkicau,
Euforia Jatuh Cinta, bikin Facebuker sama twit-er pada kehabisan akal ngeliat tulisan biru,

Saya Marhaindra Gary, beswan RSO Jakarta, akan mengawasi jalannya lalu lintas perdagangan link di Facebook dan Twitter sampe tanggal 5 Mei 2012. Namun sebelumnya, like dan RT dulu link ini ya: http://blog.djarumbeasiswaplus.org/marhaindragary/2012/04/27/tai-kucing-rasa-coklat-euforia-jatuh-cinta/ (promosi terselubung) :)
Read the rest of this entry »

Tags: , ,

Tai Kucing Rasa Coklat (Euforia Jatuh Cinta)

modern_toilet_restaurant_003Jatuh cinta, berjuta rasanya, tai kucing bisa jadi rasa coklat klo kita lg jatuh cinta (boleh dicoba!)
Jatuh cinta, bikin tubuh ini dari ujung rambut sampe kuku jempol kaki merinding saat dekat dengannya
Jatuh cinta, bisa merubah sifat orang hanya dalam waktu beberapa menit saja (masuk rumah sakit jiwa)

Hallo perkenalkan, gue, sebut saja “Mawar” 20 tahun (iklan mucikari) n’ gw bakalan ngasih trik buat nunjukin gmana euforia gw saat jatuh cinta (Niru gaya persentasi Mr. James Gwee).

gw yakin semua manusia pernah ngerasain jatuh cinta, gak pandang bulu (bulu atas sama bulu bawah). Karena menurut gw cinta itu hakikat smua manusia. Klo bicara soal gimana euforia (perasaan gembira berlebih), semua orang punya caranya sendiri. Ada yang dengan cara naik genteng terus nari-nari sambil bawa gayung (goyang gayung) atau ada yang pingsan dijalan terus tak sadarkan diri sampe 12 jam.
Kalo cara gw, beda, karena beda itu Laki:
Read the rest of this entry »

Tags: ,

Menggali Kenangan Gara-gara “Euforia”

Hmm, sudah lama tak merasakan jatuh cinta, sudah lama juga gw berjalan sendiri tanpa ada seorang wanita disamping gw. T.T, “Timur ke barat, Selatan ke utara, tak juga aku dapatkan” (Wali – Cari Jodoh), ntah kenapa gw gak laku-laku, KENAPA TUHAN, Kenapa!.

cinta1
Read the rest of this entry »