#LDR

LDR (Long Distance Relationship) mungkin sempat menjadi masalah yang dihadapi setiap orang dalam berhubungan, baik dengan pasangan, orang tua maupun teman/sahabat. Terkadang dengan adanya jarak dalam artian sebenarnya yang jauh antara kita dengan seseorang akan memunculkan sensitifitas dan perasangka/dugaan yang berlebihan akan seseorang tersebut. Meskipun saat ini kita dapat berkomunikasi melalui banyak media sosial namun seringkali hal tersebut tidak dapat menggantikan kesan ketika kita berada berdekatan dengan seseorang tersebut.

Ku teringat dalam lamunan

Rasa sentuhan jemari tanganmu

Ku teringat walau telah pudar

Suara tawamu, sungguh ku rindu

Tanpamu langit tak berbintang

Tanpamu hampa yang ku rasa

Bait lirik lagu dari Raisa di atas rasanya menjadi pas sebagai ungkapan di dalam hati seorang yang menjalani LDR ketika melamun. Memang benar dalam keadaan berjauhan dengan orang yang kita sayang menjadikan kita mampu mengingat banyak hal yang kita lakukan bersama sebelumnya. Kehampaan dan kegamangan kita rasakan ketika kita merasa apa yang ingin kita ungkapkan kepadanya menjadi tidak tersampaikan dengan sebagaimana kita maksudkan.

Seandainya jarak tiada berarti

Akan ku arungi ruang dan waktu dalam sekejap saja

Seandainya sang waktu dapat mengerti

Takkan ada rindu yang terus mengganggu

Kau akan kembali bersamaku

Jauhnya jarak yang kita hadapi dalam hubungan kita seringkali membuat seakan-akan ingin melakukan apa saja hanya untuk bertemu walau hanya sebentar. Keinginan tersebut juga terkadang hanyalah bawaan emosi sesaat yang mana orang bijak mengatakan hal semacam tersebut dapat kita kelola dengan baik untuk menjaga hubungan tetap harmonis meskipun berjauhan.

Pagi ini saya menemui teman sekantor saya tengah emosi dikarenakan pacarnya yang berada di luar kota selama beberapa hari belakangan tidak pernah merespon telfon, bbm maupun pesan path darinya. Seketika saya dimintai tolong untuk mencarikan tiket pesawat tercepat untuk bisa sampai di semarang secepatnya. Dia ingin untuk segera menemui pacarnya secara langsung untuk mendapatkan kejelasan katanya. Sementara itu ketika ditanya oleh seorang teman lain yang mencoba meredakan emosinya tentang apa yang dia lakukan secara jujur dia menjawab entahlah dengan nada emosi. Dia merasa dalam keadaan LDR pihak perempuan akan selalu merasa menang dan pihak pria yang akan selalu bersusah payah untuk dapat meladeni setiap hal yang diinginkan perempuan. Tentu kita tidak dapat meyakini pendapat dari seorang yang tengah emosi, namun saya pun yang menjalani LDR juga merasakan perasaan sebagaimana yang teman saya rasakan ketika menghadapi situasi yang sama, namun untungnya sampai saat ini saya masih dapat menjaga emosi dan mengelola hubungan dengan baik dnegan saling memberikan pengertian lebih.

Terbit dan tenggelamnya matahari

Membawamu lebih dekat

Denganmu langitku berbintang

Denganmu sempurna ku rasa
Seandainya jarak tiada berarti

Akan ku arungi ruang dan waktu dalam sekejap saja

Seandainya sang waktu dapat mengerti

Takkan ada rindu yang terus mengganggu

Kau akan kembali bersamaku
(seandainya jarak tiada berarti)

Akan ku arungi ruang dan waktu dalam sekejap saja

Seandainya sang waktu dapat mengerti

Takkan ada rindu yang terus mengganggu

Kau akan kembali bersamaku

Kesimpulan yang dapat saya ambil adalah bahwa LDR merupakan keadaan yang bersifat pilihan. Banyak hal yang menjadi pertimbangan seperti karir, visi kedepan dan kemampuan serta kemauan masing-masing dari kita untuk menjalani keadaan tersbeut. Ketika kita menjalani keadaan tersebut satu hal yang paling penting untuk kita lakukan adalah saling memberikan perhatian dan pengertian lebih. sekalipun kita sedang sibuk, ada baiknya kita memberikan pengertian secara baik-baik ketika mendapatkan sms yang menanyakan keadaan kita, begitupun sebaliknya. Terlepas dari itu semua, bentuk perhatian lain yang seringkali kita lupakan adalah dengan menyebutkan anmanya dalam setiap doa kita kepada Tuhan, itu merupakan bentuk silaturahmi secara tidak langsung yang sangat bermanfaat bagi ketenangan hati kita sendiri. setidaknya itulah yang akhir-akhir ini dapat saya lakukan.

About the Author

Alumni of accounting @11MaretUniv /ex. Announcer @MentariFMSolo /ex. Dir. of finance&adm @KOPMAUNS /Member of @BeswanDjarum 26//