Setiap Orang Adalah Perencana Keuangan

Author: Muh. Havid Al Badar *)

Haloo sobat semuaa!!!

Akhirnya berkesempatan lagi melakukan hobi tulis -menulis yang agaknya sudah lama tidak dilakukan. Well, sebenarnya tulisan di Blog pribadi ini bukan bertujuan untuk menggurui tetapi lebih bertujuan untuk berbagi cara yang efektif dalam mengelola keuangan pada saat usia muda dan manfaat yang didapatkan dari merencanakan keuangan dengan baik. Selain itu mohon maaf juga kalau di dalamnya terselip curhatan-curhatan pribadi sebagai anak muda yang baru meniti karir dan berkutat dengan industri jasa keuangan yaa..

Here we go.. Sebelumnya, mungkin bagi sebagian orang merasakan bahwa merencanakan dan mengontrol keuangan adalah hal yang ribet dan tidak terlalu penting untuk dilakukan. Setidaknya itulah yang saya alami dulu ketika saya menulis setiap pengeluaran harian saya di tabel excel dan ketika teman kantor saya melihatnya dia lantas mengatakan “ribet banget sih hidup lo”. Mungkin sobat juga pernah mengalami hal semacam itu atau malah juga bernaggapan sama, untuk itulah tulisan ini saya beri judul “Setiap Orang Adalah Perencana Keuangan” Yes exactly!, everyone is a financial planner, no matter you have a CFP certification or not, actually you are a financial planner!.

Kenapa demikian? karena setiap dari kita pastinya pernah menginginkan sesuatu, dulu saat kita kecil kita menginginkan membeli mainan yang mungkin karena satu dan lain sebab kita tidak dapat langsung memilikinya, untuk itulah kita menabung setiap hari dari uang yang kita dapatkan. Begitupun sampai saat ini, saat kita ingin berlibur atau membeli sesuatu yang harganya diatas gaji bulanan kita, disitulah fungsi dari menabung yang mana sekaligus fungsi bagaimana kita merencanakan keuangan.

Selain itu bagi anak muda yang dinamis dan visioner (seperti saya ^o^) pastinya sudah memikirkan lebih jauh mengenai investasi. Dengan atau tanpa pengetahuan yang mendalam tentang investasi, pasar modal dan sebagainya, secara sederhana setiap orang pasti memikirkan bagaimana mempersiapkan masa depan, mendapatkan pendapatan tambahan dan menghindari penurunan nilai tabungan kita karena inflasi yaitu dengan investasi, dan itulah salah satu fungsi merencanakan keuanagan.

Baiklah, hal pertama yang saya lakuakan dalam perencanakan dan mengelola keuangan saya adalah dengan membuat budget atau anggaran bulanan. Itulah yang saya lakukan sejak pertama kali memiliki gaji bulanan hingga sekarang. Pertama yang saya lakukan adalah mengidentifikasi pemasukan dan pengeluaran dalam periode tertentu (bulanan), adapun sebagai contohnya sebagai berikut (hanya contoh saja yaa bukan data keuangan sebenarnya >o<):

 

budget

Personal Monthly Budget

Dengan mengidentifikasi aktivitas keuangan (pemasukan dan pengeluaran) kita setiap bulan, maka selanjutnya yang lebih penting kita lakukan adalah menjalankannya sebagai guidance/panduan kita sehari-hari. Baru kemudian di akhir bulan (atau biasanya saya lakukan setelah menerima gaji bulan berikutnya) dilakukan evaluasi sehingga dapat diketahui seberapa boros atau efisien kah pengelolaan keuangan yang kita lakukan. Secara sederhana, yang kita lakukan ada 3 hal, buat anggaran, catat/klasifikasikan transaksi, dan buat laporan.

Namun dengan semakin berkembangnya layanan perbankan secara digital saat ini, ketiga hal tersebut dapat dilakukan secara lebih mudah dan terintegrasi melalui internet banking. Seperti layanan “Pengelolaan Finansial Pribadi” yang saya gunakan dari Bank Negara Indonesia (BNI) berikut ini:

Budget Making

Budget Making

Pertama, pembuatan anggaran dapat dilakukan dengan mengatur kategori pemasukan dan pengeluaran pada fitur Pengelolaan Finansial Pribadi pada Internet Banking Bank BNI ini, langkah-langkah yang dilakukan cukup mudah hanya dengan memilih induk kategori, menamai kategori yang diinginkan, kemudian menentukan prioritas/kata kunci apabila diperlukan, dan untuk menyimpannya menggunakan Token seperti halnya transaksi internet banking pada umumnya.

Classifying Transaction

Classifying Transaction

Kemudian kedua, setelah kita membuat kategori, kita dapat mengklasifikasikan transaksi di mutasi rekening kita sesuai dengan kategori yang telah kita atur sebelumnya. Caranya sangat mudah, yaitu dengan membuka menu mutasi rekening, pilih periode transaksi, tandai transaksi dan pilih kategori dari transaksi tersebut, kemudian simpan dengan menggunakan Token sebagaimana transaksi internet banking biasanya. yang utama yang diperhatikan dalam hal ini adalah kemauan kita dalam mengidentifikasi setiap transaksi yang telah kita lakukan. Secara pribadi, saya tidak akan ambil pusing dengan yang orang lain katakan, memang yang saya lakukan mungkin ribet, tapi itu tidak ada artinya dibandingkan dengan kepuasan yang saya rasakan di akhir saat mengetahui laporan keuangan saya serta kepuasan mengetahui target tabungan surplus anggaran saya tercapai!

Personal Budget Report

Personal Budget Report

Ketiga, yang menarik dari fitur “Pengelolaan Finansial Pribadi” dari BNI ini adalah adanya report yang dapat kita cek secara langsung seperti gambar di atas, menarik bukan?!

Well, itulah 3 hal yang perlu kita lakukan dalam mengelola keuangan pribadi kita. Diluar ketiga hal tersebut ada hal lain yang tidak kalah penting yang juga harus kita perhatikan, yaitu pemisahan rekening untuk masing-masing tujuan penggunaan dana kita. Let me tell you that personal budget akan berjalan untuk aktivitas-aktivitas keuangan yang terulang setiap bulan (Recurring Activities) yaitu gaji, bunga deposito, penarikan tunai untuk makan dan pengeluaran-pengeluaran lainnya yang terjadi. Naah, untuk tujuan-tujuan khusus seperti untuk Berlibur, melaksanakan ibadah Haji/Umroh, dan tujuan-tujuan lainnya seperti yang saya miliki yaitu rekening khusus untuk trading saham, maka rekening harus dipisahkan.

Dan, fitur lain dari Pengeloalaan Finansial Pribadi milik BNI ini adalah adanya integrasi atas semua rekening yang kita miliki di BNI seperti di bawah ini:

Ringkasan Multi Rekening

Ringkasan Multi Rekening

Dengan demikian pastinya sangat memudahkan kita dalam lebih mengontrol keuangan pribadi kita setiap saat setiap waktu.

Tips terakhir yang ingin saya share di tuliasan ini adalah:

  1. Setelah pada akhirnya kita mengetahui apakah pengelolaan keuangan kita efisian atau over budget maka yang perlu kita lakukan adalah memilih apakah kita akan merevisi budget ataukah kita lebih berusaha untuk menyesuaikan dengan budget tersebut pada bulan depan. Jika yang kita lakukan telah efisien maka tidak begitu masalah, karena nilai efisiensi dapat kita gunakan untuk keperluan lain atau tetap menjadi tabungan/investasi. Namun jika hasilnya over budget, maka kita harus lebih berusaha menghindari pengeluaran yang tidak prioritas dan atau mencari sumber pemasukan lain di bulan selanjutnya.
  2. Berkaitan dengan sumber pemasukan lain, salah satu sumber yang dapat memberikan recurring income bagi kita adalah bunga deposito. Untuk itu penting juga bagi kita untuk lebih mengefektifkan tabungan kita yang tersimpan di rekening. Meskipun tidak besar seperti Yield Obligasi Ritel ataupin indikasi return dari Reksa Dana, tapi memang pemang peruntukan dan tujuannya adalah langsung memberikan cash inflow bagi kita di bulan berikutnya. Meskipun demikian, porsi investasi dari instrumen lain yang memberikan return di atas deposito tetap perlu dan lebih penting dipertahankan. Sekali lagi, deposito (money market) adalah solusi untuk mengefektifkan dana idle kita di rekening tabungan dalam jangka pendek. Untuk yang satu ini, BNI juga memberikan solusi dengan kemudahan membuka Rekening Deposito langsung melalui internet banking seperti menu berikut ini:

    Time Deposit

    Time Deposit

Demikian sobat semua, sekali lagi saya katakan bahwa pada dasarnya setiap orang adalah seorang perencana keuangan karena setiap orang pasti menginginkan masa depan yang lebih baik, apakah itu untuk tujuan dalam jangka waktu yang sangat pendek maupun yang sangat panjang. Untuk merencanakan keuangan dengan baik tidak memerlukan skill khusus, cukup dengan mulai merencanakan hal-hal yang dapat terukur dengan baik dan mau memperhatikan hal detail. Sampai jumpa di tulisan saya berikutnyaa…

 

 

*) Penulis bekerja sebagai Investment Analyst di sebuah perusahaan asuransi swasta di Indonesia dan anggota Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI) dengan sertifikasi CSA (Certified Securities Analyst)

Cara Cerdas Kelola Keuanganmu #BNIFinancialPlanner

About the Author

Alumni of accounting @11MaretUniv /ex. Announcer @MentariFMSolo /ex. Dir. of finance&adm @KOPMAUNS /Member of @BeswanDjarum 26//