Just Wanna be a Smart Woman! ^_^

Life, Love, Friendship, Traveling, Money, Financial Planning

Category : s.t.a.t.i.s.t.i.k.a

TONIJACK’S Indonesia

TJ

ToniJack's Indonesia

TONIJACK’S Indonesia

ToniJack’s Indonesia merupakan salah satu rumah makan waralaba di Indonesia. Berdiri sejak tahun 1992 di bawah bendera Mc’Donalds. Namun, setelah 17 tahun, pada bulan Oktober 2009, beberapa outlet Mc’Donalds di Indonesia memisahkan diri dan membentuk rumah makan baru “ToniJack’s Indonesia”. Karyawan-karyawan yang ada di outlet pun sebagian besar tetap sama dengan karyawan ketika masih ikut dengan Mc’Donalds.

Sebagai salah satu waralaba baru, tentu saja target pasar menjadi hal yang amat penting untuk keberlangsungan usaha. Untuk saat ini ToniJack’s membidik target pasar untuk anak-anak, karena anak-anak ini dianggap sebagai future consument. Selain menjadi konsumen di masa sekarang, anak-anak ke depannya bisa menjadi konsumen dan “menyeret” konsumen-konsumen yang lain.

Untuk target pasar anak-anak tersebut, ToniJack’s Plasa Surabaya lebih berorientasi pada pesta ulang tahun. Ada 3 buah ruangan pesta yang siap digunakan. Bahkan dalam 1 bulan bisa mencapa 200 pesta ulang tahun. Selain untuk anak-anak fasilitas untuk remaja juga disediakan. Disiapkan teens room di ruangan pojok, yang cocok untuk remaja-remaja yang biasanya mempunyai hobi mojok. Dalam ruangan tersebut juga disediakan permainan bilyar untuk konsumen.

Tidak hanya anak-anak yang mendapat tempat khusus, untuk orang dewasa kelas menengah ke atas yang suka dengan gaya hidup santai, disediakan café juga. Café ini didesain dengan gaya santai dan nyaman, tidak lupa juga dipasang wifi untuk para konsumennya.

Sebagai waralaba baru, peran marketing tentu saja amat dibutuhkan. Untuk saat ini ToniJack’s menggunakan store tour dan study wisata sebagai salah satu strategi marketingnya. Iklan di televisi sebenarnya sangat dibutuhkan, namun sebagai rumah makan yang baru berumur 7 bulan, ToniJack’s belum mempersiapkan anggaran untuk promosi tersebut. Saat ini ToniJack’s sedang mengembangkan people dan equipment-nya.

Produk makanan di ToniJack’s dimasak dengan bersih dan higienis. Sebelum masuk ke dapur dan memasak, karyawan harus mencuci tangan terlebih dahulu dan kemudian memakai sarung tangan. Untuk memasak nasi dipakai panci yang besar dengan kapasitas 7 kg beras. Sedangkan untuk memasak ayam, digunakan dua jenis tepung dan dimasak di suhu minyak 160­oC agar ayam dan tepung terasa renyah.

Selain dari proses memasaknya, penyimpanan bahan-bahan pun juga amat diperhatikan. Bahan-bahan seperti ayam, telur dan bahan yang lain disimpan di ruangan freezer besar dengan suhu kurang dari 0oC. Hal ini untuk menjaga keawetan dan kesegaran dari bahan makanan.

Tidak hanya memperhatikan  konsumen dan produknya, ToniJack’s juga memperhatikan karyawannya yang bekerja. Diberikan reward kepada karyawan dengan kinerja terbaik. Selain itu bisa diberikan hukuman untuk karyawan yang kinerjanya buruk. Hal ini akan menjadi motivasi untuk karyawan dalam bekerja. Selain itu, pihak manajemen juga memakai ghostshopper untuk melihat kinerja dari sebuah outlet/store secara keseluruhan. Hasil dari ghostshopper ini akan dilaporkan ke manajemen pusat dan diumumkan kepada masing-masing store.

[Kuliah Lapangan Sistem Manajemen Mutu, 27 April 2010]

Akhirnya, yang ditunggu-tunggu temen2 keLas genap datang juga…
KULAP, rek…
Setelah semua panitia mempersiapkan semua haL tentang kuLap, akhirnya hari H datang juga…
Bukan hanya ilmu yang didapatkan, namun juga kebersamaan…
HIDUP GENAP!!!…

[SebeLum Berangkat]
Sayang, aku ga bisa cerita banyak tentang kejadian sebeLum berangkat, cz harus ambiL konsumsi..
Tapi, yang pasti all panitia bersiap-siap pagi-pagi jam 6.00 WITS (Waktu ITS) di Jurusan Statistika tercinta…
Sie konsumsi sibuk ambiL snack, nasi kotak ma air mineral buat anak-anak…
Yang cowok2 pasang spanduk…
Kalau liat anak-anak kerja gini, rasanya seneng…
Ada pengaLaman Lumayan tidak menyenangkan juga sbg panitia…
Nunggu snack matang di toko roti!!!…
Katanya sich 15 menit, eh ternyata setengah jam lebih…
Berdasarkan jadwal, ada sambutan dari P. Sony, sebagai Kajur…
Tapi, ternyata ga bisa…
Yaw dah, akhirnya cuma Pak Mashuri aja yang sambutan, dilanjutkan foto bareng…
Sayangnya, aku ga bisa ikut foto bareng…
Hikz…Hikz..

[Perjalanan ke UBM]
Kita berangkat…
Naik bus Kalisari dengan kapasitas 60 orang, fasiLitas AC, dan WC juga…
Padahal peserta ga Lebih dari 40 orang…
AlhasiL, kursi banyak yang kosong, terutama yang bagian belakang…
Nyaman deh yang di beLakang, bisa pake kursi semaunya…
Di perjaLanan, yang ditunggu-tunggu, konsumsi snack pun dibagikan…
Sewuan, sewuan…
Kaya asongan aja…
Perjalanan dari kampus ke UBM, ga Lebih dari 1 jam…
Kita datang Lebih cepat dari yang dijadwaLkan…
Akibatnya, harus nunggu bentar…
SambiL nunggu, kita bagiin duLu masker sebeLum masuk pabrik…

[Di UBM]
Kita turun dari bus…
Dengan wajah hampir tertutup masker…
Baris duLu, dua-dua (kaya anak TK aja, red)…
Tangan disemprot kLorin duLu sebeLum masuk pabrik….
Dan satu Lagi, diLarang memotret di daLam pabrik…
Perjalanan ke pabrik pun diLanjutkan…
Pertama, kita masuk ke dalam gudang bahan baku…
Ada terigu BOGASARI (sebut merk ga pa2 ya)…
Tapioka, mentega dll, pokoknya semua bahan biskuit dah…
Selanjutnya, kita diperlihatkan mesin pengaduk adonan…
Gedhe juga mesinnya…
Next, kita masuk ke tempat pencetakan biskuit…
Semua pakai mesin…
Biskuit yang hasil cetakannya masih cacat (bahasa kerennya ”defect”) dimasukkan lagi ke adonan…
Tapi ni berlaku kLo cacatnya bukan karena terkontaminasi bahan Lain…
Abiz tu masuk ke tempat pembuatan wafer…
Lebih gampang cara buatnya…
Lempengan-lempengan wafer dibuat di ruang khusus….
Baru deh di kasih adonan coklatnya, truz dipotong-potong pake mesin…
Jadi deh wafernya…
Muter-muter pokoknya di tempat pembuatan berbagai macam biskuit…
Karyawannya banyak yang ibu-ibu…
Usaha padat karya (kaya di DJARUM)…
Bahkan karyawan di UBM ini punya yeL2..
Mereka ga mau kaLah ma mahasiswa ITS…
Setelah puas muter2 dan cuma bisa mencium aroma biskuit, kita masuk ke ruang meeting UBM…
Membuka ruang meeting, ternyata di meja sudah disiapkan beberapa toples biskuit…
Seeeeeeerbuuuuuuuuuuu…
Eh, ingt rek, kita mahasiswa, sopan dunkz…
Akhirnya kita duduk duLu…
Sambil orang UBM presentasi, kita ngemiL deh…
PenjeLasan tentang proses produksi sampai marketingnya…
Presentasi seLesai…
Ada yang tanya?…
Wah, kritis semua ya banyak yang tanya…
Keren deh keLas genap pokoknya!!!…
Sekarang ganti kita yang balik ditanyai…
Tentang marketing gitu Lah…
Wahhhhhh…
Kita diem aja, secara beLum ambiL riset pemasaran…
Akhirnya, Pak Mas yang jawab…
Jadi maLu..
SeLesai di ruang meeting, kembaLi ke bus dan foto-foto pastinya…
Pak Mas ternyata narcis juga…
Wkwkwkwkwk…
Saatnya kembaLi ke bus dan meLanjutkan perjaLanan…
Ke SOSRO…

[Perjalanan ke SOSRO]
Waru-Mojosari butuh waktu Lebih dari 1 jam…
So, tmn2 pada istrahat duLu…
Banyak yang tidur…
Terutama yang di bagian beLakang, PeWe puoL tidurnya…
NopeL si fotografer pun siap dengan kamera buat temen2 yang pada tidur…
Di perjalanan, semua pada berteriak Laper…
Tapi, cari-cari masjid ato SPBU dLu ni sekaLian shoLat n maem…
Yahhh, ternyata kita terLanjur nyampe di Pabriknya SOSRO..

[Di SOSRO]
Akhirnya nyampe juga di pabrik yang secara ga langsung pernah menghidupiku seLama 3 buLan ini.,.
Wkwkwkwk…
Kita turun dan shoLat duLu…
Aku dan panitia Lain ketemu ma mbak Tita, kita tanya tempat buat maem…
Ternyata ada berita bagus, SOSRO dan menyiapkan makan siang buat kita…
Hore!!!!!!!!!!!…
Berarti makanan kita, disimpen duLu…
SeLesai shoLat, kita disuruh naik duLu ke Galery…
Disambut dengan 4 macam minuman teh botol, tinggal miLih aja yang mana…
Ada TEBS, JoyTea, Fruit Tea dan Teh Botol Sosro (Promosi, rek)….
Di galery dipampang berbagai macam produk SOSRO berbagai rasa, ukuran dan kemasan…
Sejarah tentang SOSRO pun dipajang di sana…
Tapi…
Dasar anak2 narciz, foto-foto trz di sana…
Setelah ke”narcis”an seLesai, kita turun ke bawah ke ruang makan…
Silakan ambil teman-teman, minumnya sekaLian..
Ckckckckck, dapet teh botol lagi…
Setelah dibuka, makanannya maknyus tenan…
Ayamnya disuwir, ada telor asin, krupuk rambak dlll, yang bener-bener ajib…
Langsung deh semua makan dengan Lahapnya, Lha Laper’e…
SeLesai makan pun sempet narcis, dasar anak TK….
Ada yang ngegame juga, cz di ruang makan ada 3 PC dengan game dari SOSRO…
Macem-macem gamenya, ada Joytea Basket, ma … Delivery…
Pantes Lah buat anak SD…
Wkwkwkwkwkwk…

Selanjutnya, kita masuk ke ruang presentasi…
Disambut mbak Tita dengan sLide ‘SELAMAT DATANG’…
Presentasi pun dimuLai, dengan menjelaskan sejarah Teh Botol SOSRO…
Ternyata DJARUM ma SOSRO sama-sama dari Jawa Tengah ya, satu d KUDUS, satu di SLAWI…
Kalau ide kretek dari obat asma, ide teh botol muncul karena promosi…
Sebuah perusahaan teh ingin mempromosikan tehnya dengan metode incip rasa…
Pada awalnya, teh diseduh di pasar tempat promosi…
Namun ternyata banyak pengunjung yang butuh waktu yang lama buat nunggu…
Ada ide baru muncul…
Teh diseduh duLu di perusahaan, baru di bawa ke pasar pake panci…
Tapi, ternyata di jaLan banyak teh yang tumpah…
Nah, akhirnya ada ide yang akhirnya muncul sebagai cikal bakal teh botol…
Teh diseduh dulu, kemudian dimasukkan ke dalam botol beling bekas yang sudah dibersihkan, baru kaLau sudah nyampe pasar, dituang ke gelas2…
SOSRO sendiri berdiri tahun 1974…
Sampai akhirnya sekarang bisa mempunyai 10 pabrik di Indonesia…
Tidak cuma teh yang dipasarkan, sekarang SOSRO juga merambah ke pasar jus dan air mineral…
Di presentasi kita juga disuguhi video animasi pembuatan teh botol…
Tapi lebih jelasnya langsung ke pabrik aja ya…

Sebelum ke pabrik, kita pake topi duLu yach…
OK, next kita masuk ke pabrik…
Ada sebuah ruangan yang berisi tangki-tangki besar sebagai tangki pencampuran dan penyeduhan teh…
Sebagai info aja, di pabrik Mojosari ini baru diproduksi TBS, JoyTea dan TEBS…
Setelah teh diseduh dan dicampur dengan air dan gula industri, teh siap buat dikemas ke botol…
Sebelumnya, botol dibersihkan duLu pake mesin pembersih…
Botol yang sudah dibersihkan pun dicek Lagi kebersihannya, yang beLum bersih ga bisa ikut produksi…
Botol yang sudah bersih pun siap untuk dituangi teh…
Proses pengepakan ini berlangsung pada suhu tinggi untuk sterilisasi…
Botol yang sudah berisi teh pun, Langsung ditutup untuk mencegah kuman masuk…
Teh botol yang sudah jadi pun masih harus di’quality control’ dulu…
Dilihat apakah botol ada yang gumpil, tutup kurang rapat atau volume kurang tepat…
Selain itu, QC juga dilakukan dengan mengambil sampel teh dan diperiksa di laboratorium…

Di pabrik seLesai dan seLanjutnya di Pengolahan Limbah…
Secara garis besar mirip dengan IPAL-nya DJARUM…
Ada koLam indikator yang isinya ikan juga…
Sayangnya, kita ga dikasih ikan bakar…

Muter-muter selesai…
Balik Lagi ke ruang makan, dapat minum Lagi…
Sampe kekenyangan teh…
Wkwkwkwk…
Anak-anak muLai deh fotonya…
Sampe ga enak ma mbak Tita yang udah nunggu…
Di ruang presentasi, dimuLai tanya jawab Lagi…
Kelas genap yang kritis pun kembali beraksi…
Yang tanya dapat souvenir Lho…
Selesai tanya jawab, ada kuis…
Dah angkat tangan berkali-kali ga pernah ditunjuk…
Yaw dah Lah, ga dapet Fruit Tea ma boLpen deh…

Acara pun ditutup, eh KetuPat (BAIM) pun disuruh sambutan…
Lucu kamu, boy…
Wkwkwkwkwk..
Sebelum pulang, kita dikasih oleh-oleh dulu…
Tas SOSRO berisi Fruit Tea Botol 500 ml, Fruit Tea Tetra Pack dan TBS Tetra Pack pLuz note book…
Ga Lupa deh, foto-foto di depan SOSRO…

Thanks to :
– Baim [Ketua Panitia]
– Kadek [Waketupat + Pubdok]
– Nopel dkk [Pubdok]
– Yatik, Ira, Melan dkk [Acara]
– Joni [Transportasi]
– Hasan, Yuyus [Konsumsi]
– Ninin, Benaz [Kestari]
– Ara [Bendahara]
– Dan semua keLAs Genap S1 07
– SOSRO dan UBM atas sambutannya

Sampai ketemu Lagi di SE 2009…
Semoga di DJARUM ya…