Blognya Nisfani Syahrien..

Learning from the journey

Tempat Terbaik

6 Juli 2013 23.06

 

Saya bersyukur luar biasa kepada Allah, atas nikmat yang diberikan kepada saya selama ini. Saya memang belum juga bekerja di tempat yang memberikan gaji besar, bukan perusahaan multinasional dengan gaya hidup seperti iklan provider 3 indie+, atau menjadi wirausaha yang mencari rezeki dari perusahaan milik sendiri.. Saya hanya seorang pekerja yang bekerja paruh waktu di dua tempat. Lantas, apa istimewanya?

Istimewanya adalah,. Betapa Allah sangat baik kepada saya. Allah selalu menempatkan saya di lingkungan yang sangat nyaman, yang penuh dengan orang – orang baik dan selalu mengingatkan akan kebaikan. Saya belum pernah mengalami seperti apa yang diceritakan teman – teman tentang kejamnya dunia kerja. Dunia kerja saya terasa menyenangkan!

Titian Kreatif Berdikari, your strategic growth partner. Saya selalu bingung jika ditanya, perusahaan bergerak di bidang apa ? hmm.. jawaban saya tak tentu. Kadang bilang PR-ing, konsultan media, atau konsultan strategi komunikasi.. kalo ada waktu cukup panjang si biasanya saya jelasin bidang kerjanya apa aja,. Cuma yang bingung kalo pas ketemu sekilas dan ditanya, pasti yg keluar Cuma salah satu dari jawaban di atas. Hehe. Maapkeun. Yang jelas, saya sangat beruntung bisa bergabung dengan tim Titian, bisa bertemu dengan orang – orang hebat berwawasan luas, memiliki jaringan luar biasa, dan diberi kesempatan melihat lebih jauh mengenal dunia yang baru bagi saya, jurnalistik. Jobdesc resmi saya sih sebenarnya Cuma nyatetin transaksi dan bikin laporan keuangan tiap bulan, tapi side job nya bikin ketagihan, haha.. Dunia kerjanya menyenangkan, tidak ada pressure, tidak ada saling berebut jabatan, tidak ada iri karena gaji,. Side job nya, nemenin wartawan liputan, bantu ngisi training, jaga registrasi, jalan2, makan2,. Apalagi kalau pas ada proyek kerja bareng dengan teman – teman seperjuangan di tim training. Kerja senang, perut kenyang, tidur nyaman, ilmu dapat, duit juga dapat..hehe.. yang paling saya syukuri adalah, masih bisa berada dalam lingkungan yang terus mendukung dan saling mengingatkan, contohnya nih, nge add mas Rully – CEO Titian- di kontak bbm itu bagaikan menginstall aplikasi DhuhaReminder, selalu jadi pengingat buat sholat Dhuha.. begitu juga dengan kebaikan – kebaikan mas Eri dan Irfan.. semua jadi contoh dan pelajaran bagi saya.

ULP Farmasi FF UA (Unit Layanan Pengujian Fakultas Farmasi Universitas Airlangga). Baru bergabung 4 bulan disini, sudah seperti keluarga dengan pegawai – pegawainya. Mereka yang menyematkan panggilan baru ‘Fani’ buat saya,. Setiap hari, gak pernah lepas dari tawa. Adaaaa saja yang menjadi bahan guyonan. Kerja terasa menyenangkan.. selain itu, banyak sekali ilmu yang didapat dari pembicaraan – pembicaraan di kantor,. Yang paling sering adalaah ilmu tentang keluarga. Karena rata – rata pegawainya sudah berkeluarga, tapi masih muda – muda,. Yaa yang diomongin ga jauh – jauh seputar perkembangan anak, urusan rumah tangga, dll. Saya jadi tau gimana susahnya ngurus anak balita, gimana cerita kelucuan anak – anak, permasalahan rumah tangga, pilihan investasi rumah, menjalankan usaha, dan sebagainya..  suasananya nyaman, akrab, tidak tegang.. dan menyenangkan! Kerja disini memang tidak bergaji besar, tapi memang sepadan dengan pekerjaan yang dilakukan juga tidak terlalu berat, ijin bisa kapan saja, masuk 4 jam sehari, terserah mulai jam berapa sampai jam berapa.. enak kan.. Yang saya pelajari disini, orang – orangnya semua pasti memiliki pekerjaan lain selain disini..jiwa entrepreneur smua.. dan smua taat pajak! bisa ngitung pajak OP nya sendiri loh.. Mas Fadjar, punya usaha bumper box bayi, mb etik punya apotek sendiri dan jadi apoteker di beberapa apotek, dan nyambi jadi dosen diluar unair juga, mb ellsy, jadi apoteker di sebuah apotek juga..pak Gun, jadi penerjemah online dan agen tupperware,. Mb Octa, punya usaha jual pulsa,. Apalagi petinggi2 nya, ULP Cuma sebagai sambilan aja,. Profesor – doktor dan master itu smuanya basic nya dosen, peneliti, dan banyak show diluar kota..  senangnya lagi, gara2 petinggi2 itu sering show dan jarang ditempat, kami bisa berkuasa di kantor.. sering rujak’an bareng, makan – makan prasmanan, dan kami ngadain yoga! Panggil instruktur yoga, tiap Kamis jam 3 sore kita yoga bareng..heheh lumayan ngurangin jam kerja 1 jam,..wkwkwk..

Nah mungkin itu juga sebabnya kenapa saya susah move on dan ga nyoba ngelamar – ngelamar kerja di tempat lain yang mungkin lebih formal gitu, pindah ke perusahaan yang jam kerjanya 8 to 4 dan gak berstatus part timer atau freelancer seperti sekarang.. Saya nyoba sih, Cuma selalu yang saya coba perusahaan – perusahaan multinasional yang berbasis di Jakarta dan lingkupnya se Indonesia, makanya lama ga nyantol2..hehe Saya sudah merasa terlalu nyaman di tempat kerja saya yang sekarang ini, jadi berat untuk meninggalkan,. Sampai akhirnya, penantian, doa dan usaha saya selama ini berbuah jawaban..

Alhamdulillah, Allah memilihkan saya jalan. Saat ini saya akan bersiap untuk menjalani panggilan pendidikan sebuah perusahaan BUMN, yang artinya saya harus meninggalkan dunia saya sekarang. Beralih ke dunia kerja sebenarnya, yang seperti pada umumnya orang jalani. Terbersit sedikit ketakutan akan dunia yang akan saya masuki nanti, apakah akan senyaman saat ini, apakah orang – orangnya bersahabat dan lingkungannya kondusif. Saya tidak punya keinginan atau harapan yang muluk – muluk, saya hanya memohon kepada Allah, agar dipilihkan tempat terbaik bagi saya, memberkahi apa yang saya lakukan, dan ditempatkan bersama dengan orang – orang baik di sekitar saya. Yang bisa terus membuat saya semakin dekat dengan Allah, bukan malah menjauhkan saya dari Allah..

 

رَبِّ أَدْخِلْنِي مُدْخَلَ صِدْقٍ وَأَخْرِجْنِي مُخْرَجَ صِدْقٍ وَاجْعَلْ لِي مِنْ لَدُنْكَ سُلْطَانًا نَصِيرًا

Ya Tuhanku, masukkanlah aku secara masuk yang benar, dan keluarkanlah pula aku secara keluar yang benar. Dan berikanlah kepadaku dari sisi-Mu kekuasaan (pemimpin) yang menolong.” (Al-Isra’: 80)

 

Sedih juga sebenarnya, harus meninggalkan Surabaya dan kegiatan sekarang. Meninggalkan ULP saat sudah akrab dengan orang – orang disana, saat saya sudah bisa tertawa dengan puas ketika mb Yuyun dibully mas Fadjar, sudah gak jaim untuk ambil makanan dalam kulkas,.saat bisa bersama2 sambatan pegel setelah selesai yoga..  Apalagi meninggalkan Titian, saat Titian sedang  giat – giatnya membangun dan berbenah. Saat kantor Titian baru 100% jadi dan akan segera diresmikan fungsi operasionalnya. Saat pelaporan pajaknya akan mulai menggunakan e-SPT bulan ini..Saat saya belum selesai menjalankan semua tugas disana.. saat saya merasa belum banyak yang bisa diberikan untuk mereka. Saat masih banyak hal yang harus kami benahi. Saat masih banyak waktu yang mestinya bisa kami habiskan bersama.

Tapi keputusan harus diambil. Saya ingin merasakan hal yang berbeda. Sesuatu yang baru, dengan orang – orang baru yang bersamanya akan kuhabiskan waktu nanti.. Dunia baru, yang harapannya dapat memberikan manfaat dan memberikan peningkatan kualitas diri, yang didalamnya bisa menorehkan karya dan melejitkan  potensi,. Semoga keputusan yang diambil ini mebawa manfaat bagi banyak pihak,.diberkahi Allah, dan dimudahkan jalannya,. Allah, ridhoi.

 

 

رَّبِّ أَنزِلْنِي مُنزَلًا مُّبَارَكًا وَأَنتَ خَيْرُ الْمُنزِلِينَ

 

“Ya Tuhanku, tempatkanlah aku pada tempat yang diberkati, dan Engkau adalah sebaik-baik Yang memberi tempat”.al-mu’minun[23:29]

Maaf-memaafkan #2

Jumat 24 Agustus 2012 23.08

Depan tipi AA 51

Meminta maaf ketika ada salah, mungkin memang perbuatan yang beraaat sekali untuk dilakukan, tetapi memaafkan ternyata lebih berat. Mulut mungkin bisa bilang sudah memaafkan ,tapi yakin hati udah bener2 memaafkan?


Salah satu temen saya yang sekarang kerja di perusahaan rokok yang punya museum, Ika, di twitter pernah ngetweet _yang saya jadikan favorite_ begini : Benar – benar memaafkan adalah ketika saya diingatkan lagi dengan kesalahannya, saya tidak lagi merasa sakit hati atau kecewa mendengarnya.


Kemudian saya bertanya sama diri sendiri, bener gak yah apa yang ditweet ituh??hmm..saya inget – inget lagi tuh, kejadian – kejadian yang pernah bikin saya mengkel, marah, sakit hati dan kecewa. Kemudian saya inget kejadian saya dimaki – maki sama salah satu karyawan kampus gara – gara saya nanya suatu hal terkait fasilitas kampus. Waktu ituuu saya sampe nangis,.nge post status di facebook, dan bahkan kalo marah saya gak reda, saya pengen nulis di koran tuh kejadian.. waktu sudah lama berlalu dari peristiwa itu. Saya juga sudah gak sakit hati lagi, sudah gak memikirkan lagi, sudah lupa mungkin, dan saya pun menganggap saya sudah memaafkan bapak itu.


Tapiii.. suatu ketika saya lewat koridor kampus bersama seorang teman, dan kebetulan ada bapak itu duduk di salah satu sudut. Teman saya berkata, “Bapak itu loh, siapa sih namanya?” dann.. dengan seketika juga saya langsung teringat dengan peristiwa itu, saya cerita deh ke temen saya, saya pernah dimaki-maki, bla bla bla dengan berapi- api, sedikit mangkel juga, sambil mewanti2 supaya temen saya gak cari gara – gara sama bapak itu. Nah.tuh kan, padahal pertanyaannya hanya, Siapa nama bapak itu? Gitu saya jawabnya sampe crita – crita kejadian ituu..


Dari situ saya menyimpulkan, ternyata saya masih belum bisa ‘biasa aja’ dengan kejadian itu. Saya masih merasa sakit hati atas perlakuannya, sampe ketika saya diingatkan tentang sosok bapak itu, saya langsung ingat kejadian itu. Dan saya masih mangkel ternyata. Dan itu berarti,.saya belum bisa memaafkan beliau..


Saya sempet ngeles, ah, ya mana mungkin bisa balik normal, segimanapun udah memaafkan nya, pasti tetep inget lah ya.. tapi terus saya coba dengan kasus yang lain, sama, kasusnya saya juga dimaki – maki sama guru bahasa inggris, gara – gara saya ngerjain tugas lain pas kelasnya beliau.waktu ituuu malah lebih parah, karena menyangkut masalah bersama satu kelas. Dan saya ketua kelasnya, otomatis saya lah yang disalah-salahin. Nah, dengan kasus yang ini, ternyata saya bisa tuh bersikap ‘biasa aja’ ketika ketemu bapak guru saya itu, bahkan ketika menceritakan kisah ini, udah gak ada rasa mangkel lagi, udah gak sakit hati lagi. Hmm.. berarti, menurut tweet temen saya itu.. kalo kasus yang ini, artinya saya sudah memaafkan guru saya itu..


Gimanaa?? Apakah kita udah bener – bener memaafkan??


Maaf-memaafkan #1

Jumat 24 Agustus 2012 23.08

Depan tipi AA 51


Masih dalam suasana lebaran bulan Syawal, masih hangat ucapan “maaf lahir batin” ke semua kerabat ketika pertama ketemu setelah lebaran. Wajar, sih. Tapi apa ya hanya sekedar wajar saja, trus minta maaf jadi kekedar ritual? Saya yakin minta maaf dan memaafkan yang sebenarnya tidak akan berjalan semudah itu. Saya yakin kirim sms ke orang2 yang ‘biasa saja’- dalam arti tidak terlalu dekat, ya hanya sekedar kenal, rasanya ituu biasa saja, bahkan satu sms dikirim ke banyak nomor. Salah? Tidak juga sih, tapi beda halnya ketika akan meminta maaf pada orang yang pernah kita sakiti, atau kita pernah berbuat salah sama orang itu.. Pastii bedaa..

Point pertama, kita harus mengakui kesalahan kita sendiri. Dan ini yang terasa berat, karena kita akan cenderung membela diri, mencari alasan pembenaran atas apa yang kita lakukan. Kedua, setelah sadar –oke-aku-memang-salah- kita harus mengumpulkan keberanian untuk minta maaf sama orang itu. Berspekulasi, apakah akan dimaafkan, apakah keadaan bisa kembali seperti semula sebelum ada masalah, pas kirim sms, misalnya. kita akan lebih berhati – hati dalam memilih kata, ketik-hapus-ketik lagi.. takut malah tersinggung, takut gak dimaafkan, dan takut2 lainnya. Ketiga, kita nggak boleh lagi sakit hati, gak boleh lagi masih membela diri, dan menyalahkan dia balik setelah meminta maaf itu. Apapun jawabannya, dimaafkan atau enggak..

Nah. Beda kan.. meminta maaf pake sms pas lebaran itu sah sah saja, dikirim ke banyak nomor itu juga boleh,ga ada yang ngelarang sih,. tapi kalo saya sih, itu nggak ada ‘rasa’ nya, jadi,.saya ngirim sms satu per satu, dengan sms yang berbeda setiap orang, dan isinya lebih ‘personal’, yang mungkin hanya saya dan dia yang tahu,. Ribet sih memang, tapi sensasi membalas sms satu per satu sambil mengingat –aku-pernah-ngapain-aja-ya-sama-dia- ituuu sesuatu banget.. isi sms jadi gak monoton, dan yang lebih penting lagi, supaya yang dikirimin sms juga lebih merasa dihargai,..

M Syukron Abdillah dan mimpi besarnya..

Senin, 23 April 2012 23.44

Innalillahi wa innailaihi rojiun,.

Saya yakin, semua yang mendapat kabar yang diawali dengan kata-kata itu tadi pagi pasti merasa gak percaya,. Kabar pagi tadi begitu mengejutkan, sms dari Nurul, beswan IAIN yang mengabarkan kalau sahabat kita,M.Syukron Abdillah, beswan 26 DSO Surabaya Universitas Trunojoyo telah meninggal dunia. Begitu mendadak, karena sebelumnya kami belum pernah mendengar berita bahwa dia sedang sakit,satu bulan yang lalu kami masih sempat rafting bersama, dan ia masih terlihat sehat wal afiat bahkan terakhir dia mengajukan diri untuk jadi panitia LD untuk tanggal 9 Mei besok.

Pagi itu kami (beberapa orang beswan Surabaya, bersama Pak Totok) langsung berangkat takziah menuju rumahnya di Lamongan. Sekitar jam 11.30 kami sampai, dan ternyata sudah dimakamkan. Rumahnya sangat sederhana, mungkin semi-permanen, dan masih ada bagian rumah yang beratapkan seng, berlokasi di suatu desa yang untuk menuju kesana hanya bisa dilalui oleh satu mobil, yang jika berpapasan dengan mobil dari arah lain, salah satu harus mengalah. Kami pun sempat mengunjungi makamnya, yang berjarak sekitar 500 meter dari rumahnya. Untuk menuju makamnya, hanya bisa dengan berjalan kaki, motor pun harus jalan hati – hati sekali karena jalan setapak bagian kanan –kirinya miring,.dan kanan kiri jalan adalah tambak..selip sedikit saja, motor pasti langsung masuk tambak..

Suasana haru masih menyelimuti rumah duka. Ibu dan kakak-kakaknya menyambut kedatangan kami dengan tangis dan memohon doa serta maaf untuk almarhum. Kami masih seakan gak percaya..

Kepergiannya begitu mendadak, baik di mata keluarganya maupun di mata kami.Namun bagaimanapun, kami harus ikhlas,. Yang paling membuat sedih,.Syukron baru saja wisuda tanggal 31 Maret kemarin, dan fotonya baru saja dikirim kerumah, ibunya berencana memberikannya pigora untuk dipajang diruang tamu, namun ternyata sebelum sempat dibelikan pigora, Syukron telah dipanggil oleh Allah,.

Syukron,begitu dia biasa dipanggil, anak ke sekian (saya lupa) dari 6 bersaudara yang semuanya sudah berkeluarga, kecuali Syukron dan seorang kakaknya. Ayahnya sudah lama meninggal, menurut cerita ibunya yang gak bisa berbahasa Indonesia ini. Selama kuliah Syukron kost di Madura dan hanya sesekali pulang ke Lamongan.

Jadi,.ceritanya begini,semoga saya gak salah tangkap,. Menurut diagnosa dokter, Syukron terkena penyakit liver,. Pemicunya adalah,sejak 8 hari yang lalu Syukron minum jamu pegel linu, setiap hari satu kali,. Kemudian, wajahnya muncul bintik merah disertai demam, setelah dibawa ke dokter, dokter menduga terkena tomcat, namun ternyata bukan hanya wajah yang memerah, tapi seluruh tubuhnya,. Lalu diagnosa dokter selanjutnya setelah melihat itu adalah keracunan.. bebrapa hari kemudian,kondisinya sempat membaik dan terlihat sehat, namun sore harinya badannya kembali panas tinggi, hingga akhirnya dibawa ke rumah sakit. Dalam sakitnya,Syukron tak pernah melewatkan sholat 5 waktu,bahkan masih tekun shalat malam,. Hanya satu malam di RS, dan pagi harinya Syukron telah meninggal dunia..

Syukron yang saya kenal, memang sangat pendiam, kalem, gak banyak omong, dan pribadinya tertutup, namun ia termasuk aktif dalam pertemuan – pertemuan beswan yang kami adakan, seperti rapat dll. Jika tak berhalangan, ia selalu berusaha menyempatkan diri untuk datang, padahal jarak madura-surabaya yang cukup jauh dan sangat tergantung dari keberadaan kapal feri untuk menyeberang, tak jarang ia harus bermalam di pelabuhan karena pulang rapat terlalu malam dan gak ada feri untuk ke madura.

Kakaknya bercerita, Syukron bisa sampai kuliah di Madura hanya bonek (bondo nekat) alias hanya bermodalkan tekad. Orangtuanya tidak mengeluarkan serupiahpun untuk biaya Syukron kuliah, biaya hidupnya atau apapun. Kuliahnya hingga berhasil menjadi sarjana seperti sekarang, gratis karena ada beasiswa. Selain itu Syukron juga mengajar, yang menurut kakaknya dari hasil mengajar itu Syukron bisa membeli motor yang menjadi alat transportasinya selama ini. Kemudian kami juga tahu bahwa Syukron juga punya usaha semacam percetakan dan desain yang menerima order seperti cetak blocknote, poster, sertifikat dll. Dan bahkan mungkin usaha lain apalagi yang kami tidak tahu. Subhanallah,.seketika saya merasa malu dengan diri saya sendiri. Mungkin uang beasiswa saya dan teman – teman digunakan sebagai tabungan,sebagai tambahan uang saku, untuk membeli hal – hal yang bersifat kesenangan, bahkan berfoya – foya, namun Syukron benar - benar menggunakannya untuk biaya hidup,. Tak pernah sekalipun dia mengeluh ke keluarganya tentang keuangannya,karena dia tak ingin membebani keluarganya.

Saya masih ingat ketika kami ada acara Donor Darah Road to Campus, yang saat itu giliran di kampus UTM. Setelah selesai acara donor darah, Syukron sebagai tuan rumah mengajak kami berkeliling kampus, dan kebetulan saat itu ada acara semacam bazar di jurusannya, banyak stan makanan dan minuman yang penjualnya ya teman-teman mahasiswa juga. Syukron saat itu masih menjadi ketua hima, dan dia kemudian men traktir kita semua untuk bebas beli apapun disana, Subhanallah,dengan kondisinya yang seperti itu dia masih bisa mentraktir kita,.memperlakukan kita sebagai tamu istimewanya,.mumpung tumben-tumbenan kita main sampe Trunojoyo,.

Keluarganya sendiri tidak tahu menahu sama sekali mengenai urusan kuliahnya. Bahkan ibunya heran, kenapa Syukron sering bolak balik ke Madura,atau ke Surabaya, padahal kuliahnya sudah selesai. Yang kami tahu, Syukron aktivis di kampus. Pernah menjabat sebagai ketua himpunan mahasiswa Manajemen, dan yang terakhir dia menjadi wakil presiden mahasiswa UTM. Pantas saja kalau dia selalu seperti dikejar waktu dan gak sempat memperhatikan kesehatannya. Dia jarang sekali pulang ke Lamongan, sekalinya pulang, kondisi fisiknya drop, terlihat sekali bahwa dia memang memforsir dirinya sangat keras,.hingga berhasil menyelesaikan studinya dalam 3,5 tahun saja.

Syukron memiliki keterbatasan fisik sejak lahir, jari – jari tangannya tidak sempurna, namun itu tidak menghalangi tekadnya untuk bisa maju. Ia memiliki cita – cita besar, ingin mengubah dunia melalui orang – orang disekelilingnya. Ia ingin membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukanlah suatu halangan untuk berprestasi, dan dia tak pernah menyerah untuk mewujudkan itu semua. Terbukti, perjuangannya selama ini membuahkan hasil. Ia berhasil diterima di beberapa perusahaan yang menawarkan gaji 6,7 jt dan 4 jt per bulan, tinggal tandatangan kontrak saja, namun entah apa yang ada di pikirannya saat itu, ia menolak tawaran itu karena ia mendapat beasiswa S2 di sebuah universitas di Jakarta. Dia lebih memilih untuk melanjutkan kuliah S2, daripada bekerja, padahal jika melihat kondisi keluarganya, pasti siapapun akan memilih untuk bekerja. Bahkan saya sekalipun. Sambil menunggu keberangkatannya, dia berencana untuk kursus bahasa Inggris. Betapa besar keinginan dia untuk terus belajar dan menuntut ilmu, mungkin hanya dia satu –satunya orang di keluarganya yang mampu menempuh pendidikan hingga sarjana, bahkan mungkin satu – satunya juga di kampugnya, ia telah menjadi kebanggaan banyak orang,. Mungkin harapannya dengan kuliah S2, bisa lebih meningkatkan kualitas dirinya,.

Harapan keluarga, Syukron bisa sedikit menenangkan diri sejenak dan istirahat dari kesibukannya selama ini, Ia telah berhasil menjadi sarjana, buah dari kerja kerasnya selama ini,keluarga menginginkan ia bisa sedikit tenang dan menikmati hasilnya, bekerja dan memperoleh penghasilan, Namun ternyata Allah punya rencana lain yang lebih baik untuknya, sebelum semuanya terjadi, ia harus lebih dahulu meninggalkan kita semua..

Selamat jalan Syukron, semoga Allah menempatkanmu dalam tempat terbaik, menerima semua amal ibadahmu, mengampuni semua dosa – dosamu. Kami akan selalu mendoakan yang terbaik untukmu. Terima kasih telah menjadi kebanggaan kami semua, semangatmu, kerja kerasmu, menjadi contoh dan teladan bagi kami semua.

Selamat jalan kawan..

Kayangan Api

Minggu 7 Agustus 2011 13.58

Suatu perjalanan yang tidak direncanakan, hanya berdua bersama Imas, pamit teman- teman niatnya mau ke kota, nuker uang pecahan ribuan,. Ternyata setelah muter-muter kota kita tidak berhasil menemukan tempat penukaran uang yang bisa melayani penukaran uang,. Akhirnya kita memutuskan untuk pergi ke kayangan api, yang letaknya sekitar 5 km dr pasar kecamatan, dimana pasar kecamatan itu sndiri sekitar 5 km dari basecamp. Sudah lama sebenernya kami sekelompok ingin pergi ke kayangan api, tapi sampai saat ini belum terealisasikan juga, akhirnya daripada ujung – ujungnya ga jadi berangkat hingga KKN selesai, kami memutuskan pergi kesana tanpa teman teman.. hahay,..

Dari gerbang masuk dekat pasar kecamatan, tertulis jarak menuju kayangan api adalah 5 km. Okelah,ga terlalu jauh,.tapi ternyataaa.. jalan menuju ke sana panjang, berkelok-kelok, naik turun, kanan – kiri hutan konservasi, dan jalannya berlubang di sana sini. Sempet was was juga, kami berdua perempuan, tanpa pengawalan, bermotoran di jalan sepi dan seakan tanpa kehidupan,. Tapi alhamdulillah semua berjalan lancar. Setelah 30 menit perjalanan, akhirnya keliatan juga gerbang kayangan api.. Alhamdulillah,nyampe juga. Tapi,. Kok ada tulisan lagi, kayangan api 2 km.. Oh…belum nyampe ternyata..huff..

Gerbang masuk, yang masih 2 km lagi ituu

Gerbang masuk, yang masih 2 km lagi ituu

Jalan masuk setelah gerbang.. tidak ada tanda2 kehidupan,.kayak gak berujung..

Jalan masuk setelah gerbang.. tidak ada tanda2 kehidupan,.kayak gak berujung..

Nyampe di kayangan api,.healaa Cuma gini doank,.. legendanya, kayangan api ini adalah sarana untuk menuju ke kayangan,.. api di kayangan api ini ga pernah padam, bahkan diwaktu hujan. Sayang pas kesana di siang bolong jd ga kliatan wujud apinya, Cuma kerasa panas banget,.. kayangan api ini di tahun 2000 menjadi salah satu sumber api untuk obor PON yang upacara pembukaannya diadakan di Sidoarjo,.

Ada di sini legendanya..

Ada di sini legendanya..

Kayangan api siang-siang, gak kliatan apinya tapi panass lhoo

Kayangan api siang-siang, gak kliatan apinya tapi panass lhoo

Tiket masuknya 1500 per orang, ditambah parkir 2000 per motor.kata pak penjaganya, biasanya rame pas malem atau pas musim liburan sekolah,.

Eh ada sumber air panas juga ternyata,. Yang lucu, namanya ‘air blekutuk’ hehee

Aku dan Imas di Air Blekutuk..

Aku dan Imas di Air Blekutuk..

Nih,tulisannya bener2 'air blekutuk'

Nih,tulisannya bener2 'air blekutuk'

Nahh,..setelah perjalanan hari itu,.akhirnya kita kesana lagi bareng – bareng sama yang lain, menjelang perpisahan KKN kita,.kita ngadain buka puasa bersama disana, semacem piknik gitu,.rada serem sih, tapi seru…

Pose bareng di depan kayangan api, nah..apinya kliatan kaan

Pose bareng di depan kayangan api, nah..apinya kliatan kaan

Percaya atau enggak,this is real..

28 Juli 2011

Basecamp KKN Ds Kunci,Kec Dander,Bojonegoro 23.37


MTs dan MA Al Munawwar, salah satu sekolah yang jadi objek KKN ku di Desa Kunci,Kecamatan Dander, Bojonegoro. Sekolah yang juga merupakan pondok pesantren juga. Biasanya kita bertugas mengajar bimbingan belajar persiapan UNAS untuk MTs setiap hari setelah jam sekolah. Hari itu, kita mendapat undangan dari kepala sekolah sekaligus pimpinan Pondok Pesantren, untuk dateng malem harinya, katanya ada pertunjukan dari siswa. Bayangan kami, mungkin semacem pagelaran seni seperti qasidahan, beladiri, atau lomba – lomba Agutusan. Pikiran kami macam-macam karena waktu itu menjelang Ramadhan, sekaligus menjelang hari kemerdekaan RI yang biasanya identik dengan lomba-lomba.

Malam itu kami sempat maju-mundur antara jadi berangkat atau enggak,angin cukup kencang, udara dingin seperti akan hujan, dan kondisi kami yang hanya ada 2 motor untuk transportasi. Jarak dari basecamp ke Al Munawwar cukup jauh, melewati jalan yang kanan –kirinya hutan dan sawah,.tanpa penerangan,.membuat kami aras arasen,sebenernya. Ditambah lagi, hari itu bertepatan dengan pertandingan Timnas Indonesia vs Turkmenistan,. Duh..yg laki2 udah mau minggat ke warung buat numpang nonton bareng tuh,.jadilah kami hanya tersisa sekitar 8 orang.. tapi akhirnya tetap memutuskan berangkat..

Sesampainya disana, gak terlihat sama sekali akan ada tanda – tanda keramaian,.malah, kondisinya suremm.. gelap,tanpa cahaya,. Ini beneran mau ada pertunjukan nggak siiih.. Sampai kemudian aku melihat beberapa muridku yang perempuan, udah teriak- teriak memanggil,.dan akupun menghampirinya,dan bertanya, sebenernya mau ada acara apa? Ternyataaa,.. mereka mau main sepak bola apiii…

Waww.. kukira Cuma ada di tivi aja,.di acara jalan-jalan yang meng eksplor budaya Indonesia itu,.dan sekarang aku bakalan liat langsung,.yeyyy… Sepak bola api ini adalah agenda rutin mereka tiap tahun, untuk menyambut bulan Ramadhan. Pesertanya dari ustadz, santri, sampe penjaga pondok juga ikut main,.tapi khusus yang laki – laki dan khusus yang punya keberanian..

Penontonnya kali ini ada santri perempuan dan ustadzah, juga anak-anak, ditambah kedatangan tamu yaitu kita sndiri kelompok KKN dari UNAIR, juga ada sekelompok mahasiswa dari Hongkong yang juga melakukan semacam proyek amal dari gereja untuk ngajar dan memberi bantuan buat santri di pondok ini.

Permainannya gak beda sama sepak bola pada umumnya, yang beda Cuma bolanya,. Bolanya dari kelapa yang masih ada sabutnya, yang udah dicelup ke minyak tanah,. Dan kemudian disulut pake api.. daaann…bola itu menyalaa dan permainanpun dimulaaii.. Permainan akan selesai dan berganti tim yang main kalau bolanya mati,.dan harus ganti dengan bola yang lain,.

Pemainnya telanjang kaki, gak pake sepatu, bahkan ada yang pake sarung juga.. dan mereka kayak biasa aja menendang bola api itu pake kaki polosan gitu,kayak gak ada apinya,. Dan gak ngerasa kepanasan..

permainan dimulaii

permainan dimulaii

Penasaran donk,kenapa para pemain gak kepanasan,.sempet mbatin juga, jangan jangan bolanya memang gak panas,.tapi ternyataa, pas bolanya mendekat ke arah penonton, ya kerasa panass,. Sandal sampe gosong kelindes bola itu,hehe.. Ngeliat para pemain yang biasa aja, kulitnya pun gak melepuh, beberapa mahasiswa Hongkong itu nekat ikutan main,. Baru beberapa tendangan udah kapok,.berhenti mereka.. kita yang masih percaya dengan adanya hal – hal mistis gak berani ikutan nyoba,.karena kita percaya hal itu mungkin bisa terjadi karena emang ada ilmunya,.dan kita yang gak terlatih atau gak punya ilmu itu ya gak bakal bisa kebal kayak gitu..

Pertunjukan yang sangat menarik,menakjubkan. Diselingi dengan pertunjukan semacem debus,.seorang muridku di kelas, Roby, dia bisa menyemburkan api dari mulutnyaa,.dan mainin obor ke badannya,.ini terlihat nyata sekali di depanku,.bukan trik kamera atau sulap,. Semua bermain dengan senang, gak ada yang kesakitan atau luka, gak peduli siapa yang menang ataupun kalah, berapa gol yang dihasilkan,,yang pnting mereka bisa bermain bersama, menyajikan pertunjukan yang menarik.. kerenn abiss..

Gimana bisa bola yang terbuat dr sabut kelapa disulut api dan ditendang2 gitu, tanpa membuat pemainnya kepanasan atau membakar celana. Setelah ditanyakan,. ternyata rahasianya adalah, sebelum main anak2 itu minum air yang telah dibacakan doa oleh pak kyai nya, yang disebut ‘air asma’. Kemudian dari minum air itu, diniatkan untuk masing2 peminumnya, untuk kekebalan api di bagian mana, bisa kaki atau tangan bagi kiper. Begitu juga buat yang main atraksi sembur api.

Saya gak sepenuhnya percaya pada kekuatan mistis ini,.karena segala sesuatu yang ghaib atau tidak bisa dirasa dengan indra, benar – benar gak bisa dibuktikan dengan nyata asal muasalnya, merupakan hal – hal yang termasuk dalam grey area. Bagaimanapun sarananya, yang bisa membuat sesuatu menjadi ‘ajaib’, perlu diperhatikan dan sebaiknya sih dihindari,. Karena kita gak bener – bener tau, apa atau siapa yang sebenarnya berperan dalam menciptakan ke ajaib an itu. Bisa saja memang berasal dari ilmu yang dipelajari secara ‘putih’ atau bisa juga merupakan bantuan jin yang ‘hitam’. Tapi, menurutku yang awam dengan ilmu – ilmu seperti ini,.melihatnya dari sudut pandang bebas, kerjasama dengan jin dan semacamnya itu gak baik.. mau itu jin baik atau jin jahat..

Hmmm.. Kalo dilihat dari sisi yang lain, bisa saja ini terjadi karena adanya sugesti,. Keinget sama permainan outbond yang menginjak bara api, tapi kita gak kepanasan, nah itu kan kita juga gak pake ritual – ritual apapun untuk bisa ngelewatinnya, nyatanya bisa kan, dan gak kepanasan juga. Yang harus dilakukan Cuma percaya sama diri sendiri, memantapkan hati , dan memotivasi diri sendiri supaya yakin buat melangkah dan ga bakal kepanasan. Buat orang yang ragu – ragu, pasti was was dan takut buat melangkah, ujung-ujungnya kepanasan,. Tapi buat yang yakin, pede, bakal bisa melangkah dengan lancar dan gak kepanasan.

Bisa juga ini terjadi sama mereka yang main sepakbola api ini. Mereka bener – bener percaya dengan kekuatan ‘air asma’ yang udah didoakan pak kyai itu, dan akhirnya tersugesti untuk tidak merasa panas dan akhirnya tubuhnya pun merespon dengan gak melepuh ketika kena api. Hhemmm.. ini teori ngawur dan gak berlandasan kok,jangan dianggep serius,hehe analisa sambung-menyambung aja, random though,. Yang jelas,.permainan ini sangat menghibur, menakjubkan dan bikin tercengang,.ditengah permainan modern, permainan ini masih bisa bertahan dan masih menghibur..

Permainan tradisional yang amazing, awesome!! Percaya gak percaya, ini bener – bener terjadi.

Comeback…

Kamar kost, 22 Maret 2012

Sudah hampir setaun dari postingan terakhir,. udh lama juga ga ngeblog disini,..Pastinya banyaak yang sebenernya pengen ditulis, udah ada draft nya,,cuman ga selesai aja,.entah kenapa hasrat nulis lagi gak pengen disalurkan,.hehe

Setelah sekian lama, kembali tersadarkan oleh seorang sahabat ketika dia bilang “Blog mu bikin yg update donk,.masa postingan terakhir setahun yang lalu”.. oke,.saya update nih blognya…

selanjutnya mungkin saya mau nge posting tentang masa – masa setahun yang lalu, sejak blog ini ditinggalkan,.yaituu masa-masa KKN..dan ceritanya akan dimulai dari sana,.jangan heran kalo critanya ga update..gak bakal bahas tomcat, kenaikan BBM, wisma atlet, gayus dkk, karena masih banyak yang terlewat..

ok then,.semoga bisa konsisten dan bisa nular semangatnya buat nulis skripsi :)

Yang Kini Tlah Hilang,..

Cii…Luk..Baaa…!!!Emmmuaaaah….

pada masih inget ga sama kata2 diatas??haha,entah kenapa,malem ini, ditengah kesibukan UAS-seharusnya- aku iseng nyalain internet, niatnya mau browsing cari bahan tugas,..tapi gatau gmn juntrungannya tiba2 nyasar ke situs download lagu.. dan nemu lagu jaman dulu,lagu anak2 jaman kecil dulu..

Dan salah satu lagunya,..ya ituuu Ci Luk Baa nya Maissy,..wkwkw udah brapa taun lalu tuh,. Iseng dengerin, lucu,. Trus jadi punya ide nyari lagu2 jadul jaman masa kecil dulu,.dan dimulailah perburuan saya mencari lagu2 jadul itu,. Dulu, aku koleksi kaset lagu semacem itu, kayak lagu2nya susan, Maissy, Trio Kwek-kwek,.nah skarang kan udah ga musim tuh kaset,.makanya niat banget nyari mp3nya,.dan ketemuuuuu!!!

Mendadak jadi lupa kalo lagi UAS,.blajar di skip dulu,haha! Perburuan pun dimulai,.. dari nge search di search engine situs download-an mp3,.trus nyasar di youtube,.dan ini bikin lebih interest lagi,.ternyata banyak ditemuin video klip jaman dulu itu… sukses ngakak malem2 inget2 jaman itu,.jaman baju-bajunya norak, penggarapan video klip yang ga banget, sampe jadi inget wajah jaman kecilnya Enno Lerian sm Dhea Ananda, yg skarang maen sinetron2 itu,.haha..

trio kwek kwek

Trio Kwek Kwek.. masih imut2..hehe :)

maissy

Maissy,.si centil yang calon dokter :)

joshua

Joshua, si anak ajaib

enno

Dudidudidam,..maen FTV skrg,.


Rata – rata lagu – lagu jaman pertengahan 90 an, sekitar 95 an lah,. Jaman segitu, rasanya surga bagi lagu2 anak-anak. Sampai sekarang pun lagu – lagunya masih awet, sedangkan,.miris banget ngeliat jaman sekarang yang lagu anak-anaknya malah amat sangat jarang terkespose media, di tengah kemajuan teknologi…kasian anak-anak sekarang, nyanyinya lagu2 cinta – cintaan,.. dulu ada yang namanya acara Dunia anak, Tralala-trilili, Ci..Luk..Ba.. waah tontonan wajib anak SD tuh,hehe.. sekarang tiap pagi disuguhin Dahsyat, Inbox, derings..huff.. porsi buat anak2 hampir bisa dibilang ga ada,.. kalaupun ada idola Cilik, AFI junior, yang dinyanyikan juga lagu2 orang dewasa yang dimodif,.

Akhirnya,melihat fenomena sekarang itu,.dan kebetulan disarankan sama Pak Totok pembina beswan Surabaya lewat FB,.kenapa ga disimpen aja tu lagu2 anak-anak buat anak-anakku kelak..ahahaa..boleh juga tuh idenya Pak Totok.. akhirnya sodara sodara,.saya simpen lagu2 jadul ini..biar ntar anak-anakku tau bahwa dulu pernah ada lagu2 anak-anak yang bagus – bagus,.dan lagu – lagu itu bukan hanya lagu-lagu cinta – cintaan orang dewasa,.. ehhe. Meskipun smpet muncul pertanyaan, meskipun skarang disimpen berupa mp3, jangan-jangan ntar jaman anakku udah ga musim mp3,.entah format apalagi,..

Sedikit saja sih harapan buat media,. Kasih donk porsi tayangan buat anak-anak, yang imbang sm buat orang dewasa,. masa hr minggu aja, yang dulu parade film kartun dari pagi sampe jam 12 siang,dari chibi maruko chan sampe dragon ball, skarang udah tinggal doraemon doank.. buat pencipta lagu, skali2 ciptakan lagu buat anak-anak lah,..penyanyinya udah banyak tuh jebolan idola cilik yang potensinya oke2,. Buat produser – produser lagu, yang kreatif dan pede donk mengorbitkan lagu-lagu anak-anak,Semoga anak-anakku kelak ga sampe harus denger lagu dari jaman dulu ini.. means, pada jamannya nanti udah ada lagu-lagu anak-anak yang gak jadul ini..hehe

Gadis Cilik dan Jembatan Tali Dua

3 Mei 2011,ruang tengah AA-51, 00.31

“Apapun kulakukan demi cita – citaku”,.

Mungkin itu yang ada di benak seorang anak perempuan kecil berseragam SD itu. Bagaimana tidak, setiap hari ia harus berjalan melintasi sebuah jembatan tali dua untuk menuju ke sekolah tempatnya menimba ilmu. Ya, jembatan tali dua, dan ini bukan sedang outbond. Dibawah jembatan itu ada sungai yang lebar dan arusnya sangat deras, dan anak ini menyeberang, tanpa menggunakan pengaman apapun. Ia menyeberang begitu saja, perlahan lahan meniti tali dan berpegangan pada tali yang lain, berharap tak akan ada sesuatu yang buruk terjadi padanya. Setiap hari jembatan it dilaluinya, ketika pergi dan berangkat sekolah. Tanpa sadar bahwa bahaya mengintainya, ia bisa saja sewaktu – waktu jatuh dan terpeleset masuk ke dalam sungai kemudian terseret arus. Tapi, siapa yang tahu? Dan siapa peduli? Ia peduli. Peduli pada masa depannya. Ia tak ingin menyerah dengan keadaan, apapun akan dilakukan, demi mengejar citanya.

seperti inilah jembatannya

seperti inilah jembatannya

Itu adalah potret seorang siswi SD di Lebak, Banten yang ditanyangkan di suatu program berita salah satu stasiun TV swasta. Begitu ironis. Masih ingat ketika kita mengikuti outbond beswan djarum?salah satu permainannya adalah jembatan tali dua. Bagiku jembatan tali dua hanya sebuah permainan menegangkan yang memiliki banyak filosofi dan makna di dalamnya. Dan mungkin untuk bisa mencoba permainan jembatan tali dua, kita harus membayar mahal.

Bandingkan. Kita harus membayar untuk bisa merasakan permainan sarat makna itu. Sedangkan, gadis cilik ini, kalau bisa memilih, pastilah ia tak mau melewati jembatan itu setiap harinya untuk bersekolah.. Pasti ia akan memilih jalan lain, sekali lagi, kalau bisa memilih. Sayangnya, tidak.

jembatan tali dua dalam outbond beswan.aman,tp mahal

jembatan tali dua dalam outbond beswan.aman,tp mahal

Masih berapa banyak lagi putra – putri bangsa ini yang bernasib seperti gadis itu? Menempuh bahaya setiap harinya,untuk bersekolah. Menerima haknya sebagai warganegara untuk menempuh pendidikan, dengan begitu susah dan beratnya. Atau banyak yang lain yang bahkan lebih parah. Mereka bisa jadi tak bisa bersekolah, karena bahkan nyawa taruhannya, akibat keterbatasan sarana infrastruktur. Salah siapa? Tanyakan pada rumput yang bergoyang.


Selamat hari Pendidikan Nasional Indonesiaku, semoga kelak pendidikan menjadi milik semua anak Indonesia :D

-Finished at GA II/7, 3 mei 2011. 21.21-


Cikole Punya Cerita- Outbond AMT Beswan Djarum –part 2

Ini cerita tentang filosofi jembatan tali dua,.yang diceritakan oleh Bpk. Ronny, pimpinan Detasemen zone 235, 28 Januari 2011.

Jembatan tali dua, inti permainannya adalah, kita harus melewati jembatan yang terdiri dari 2 utas tali baja, satu tali untuk pijakan, dan satu tali lainnya di depan kepala untuk pegangan.. di bawah jembatan itu, ada jurang, dan kita hanya ditopang oleh seutas tali, yang bakal menyelamatkan kita kalo kita jatuh dari jembatan. Mungkin sebenernya permainan ini ga seberapa menakutkan atau menegangkan, Cuma lewat gitu doank.. ternyata ketika dicoba, di tengah perjalanan jembatannya ga Cuma diem,.. jembatannya digoyaang…!! alhasil kita yang berada di tengah-tengah jembatan harus berjuang bertahan sekuat tenaga menyeimbangkan supaya gak jatuh.. dan finally akhirnya bisa nyampe juga diujung,. Banyak yang teriak, nggak sedikit yang nangis, dan ada juga yang sampe trauma..

Pose Fenomenal Lizta

Pose Fenomenal Lizta

Ada apa dibalik permainan jembatan tali dua? Ternyata ada filosofi besar di dalamnya..

Semuanya berawal dari persepsi. Pandangan kita terhadap sesuatu. Pandangan ini dapat mempengaruhi tindakan yang akan kita ambil, dan akan mempengaruhi keputusan kita. Seperti jembatan tali dua, persepsi awal kita adalah, kalau kita takut, merasa serem, tegang dan gak ingin mencoba, itu akan mempengaruhi tindakan kita. Kita akan semakin takut melangkah, tangan dan kaki gemetar, dan akhirnya perasaan akan takut jatuh pun semakin menyerang.. tapi kalau dari awal kita merasa tertantang, merasa pasti bisa, dan berani mencoba, diapain aja di tengah – tengah, enjoy ajaa..

Nah,yang ingin dibangun disini adalah bagaimana membentuk pandangan positif terhadap suatu hal.

Khusus tali dua ini, bisa diibaratkan adalah sebuah proses dalam menggapai cita – cita. Tujuan di ujung adalah cita – cita kita, langkah kita adalah bagaimana kita meraih cita – cita itu, dan goyangan tali adalah hambatan – hambatan. Semakin kita teriak – teriak di tengah jembatan karena digoyang, goyangan itu malah akan semakin kenceng, dasar emang instrukturnya seneng banget ngeliat orang tersiksa.. begitu juga dengan masalah – masalah yang kita hadapi dalam menggapai impian kita, semakin kita mengeluh dengan masalah itu, masalah bukannya akan terselesaikan, malah akan semakin bertambah berat ujiannya..

Kita boleh berhenti sejenak jika masalah datang menghadang,untuk namun jangan lupa untuk kembali melangkah menggapai impian dan cita ketika masalah tersebut telah berhasil diatasi. Kita harus tetap mau melangkah melanjutkan perjalanan, kita harus berani! Meskipun tidak menutup kemungkinan dalam perjaalanan kita nanti masih akan ada masalah lagi.. jangan hanya berkutat di sekitar permasalahan terus. Kita harus mempunyai tekad yang kuat bahwa kita akan terus melangkah, punya keyakinan yang kuat bahwa kita bisa mencapai tujuan. Dan, pantang untuk menyerah. Kalo nyerah, alamat jatuh deh ke jurang..

Boleh berhenti sejenak untuk mengatasi masalah, setelah itu harus kembali melangkah, mencapai tujuan dengan tekad yang kuat, dan pantang menyerah.

Seorang pemenang bukan tidak pernah gagal, tetapi seorang pemenang tidak akan melemparkan masalah. Ketika jatuh, harus bangkit lagi. Harus punya daya juang yang tinggi, pikiran positif dan keyakinan yang kuat. Di sini, saat kita digoyang,kita harus tetep punya pikiran positif bahwa kita bisa lewat jembatan ini, harus tetep punya tekad yang kuat untuk menyelesaikan permainan ini, yang penting tekadnya harus kuat, jadi walaupun tubuh udah gak kuat lagi, tekad yang kuat tadi bisa memotivasi tubuh untuk tetep kuat dan bisa bertahan.

Tekad yang kuat, dapat memotivasi kita mencapai tujuan

Nothing impossible! Jika kita tahu kita punya kekurangan, yang harus kita lakukan adalah hanya terus berusaha dan mencoba lebih banyak dari yang lain. Jangan banyak mengeluh, merasalah kita belum melakukan apa-apa. Dan yang tak kalah penting, semangat!!!

[setelah ini ditampilkan video tentang seorang pria yang mempunyai cacat fisik,tdk mempunyai tangan dan kaki, namun hidupnya tidak berbeda dengan masnusia normal pada umumnya, bahkan, ia lebih berprestasi, ia menjadi motivator hebat dan terkenal. Ada juga seorang atlet dunia yang juga memiliki keterbatasan namun prestasinya luar biasa. Yang tak kalah hebatnya, seorang pilot wanita adalah seorang remaja yang tidak memiliki tangan.Subhanallah.]

Seringkali manusia yang diberi anugerah kelengkapan fisik, memiliki mental seperti orang cacat. Tanpa disadari, kita terlalu banyak mengeluh dan memberikan excuse atas ketidakmampuan kita. Seperti, “wajar saja,.orangtua saya miskin,.” Atau “ya wajar lah,.saya tidak kuliah di universitas terkenal seperti dia”..seringkali kekurangan kita dijadikan alasan ketika kita tidak mencapai keberhasilan. Padahal, yang harus dikoreksi adalah diri kita sendiri.

Yang paling pantas disalahkan atas ketidakberhasilan kita adalah diri kita sendiri, bukan keadaan atau orang lain.

Ketakutan adalah sesuatu yang harus dihadapi, bukan dihindari. Orang yang menghindar hanyalah seorang pengecut, belajarlah menjadi seorang pemenang. Muhammad Ali, petinju dunia berkata: “Untuk menjadi seperti saya, harus memiliki 2 hal, keinginan dan kemampuan. Tetapi yang utama adalah keinginan”.

To be a winner, all you need just two, will and skill.

But the most important is will.-Muhammad Ali

Finished on may 3,2011. 00.28