4 Tipe Pemuda – Ridwan Kamil

On June 30, 2011, in motivasi, by pujiprabowo

Saya sudah mengikuti beberapa kali presentasi dari Ridwan Kamil, Arsitek Urbane, Dosen ITB, Salah satu Pemenang International Young Creative Entrepreneur 2006, Salah satu pendiri Bandung Creative City Forum, dan masih banyak prestasinya. Ridwan Kamil juga sudah menjadi konsultan Kota Kreatif untuk 50 Kota di luar negeri. Ada cerita yang selalu dibagikan dalam setiap presentasinya yaitu tentang pesan 4 tipe pemuda dari Ayahnya kepada Ridwan Kamil:

Pintar – Tidak Peduli

Banyak banget yang pinter, diem di luar negeri dan gak peduli ke Indonesia.

Peduli – Tidak Pintar

Orang yang demo-demo, dibayar mau.

Tidak Pintar – Tidak Peduli

Preman-preman yang gak peduli di pasar.

Pintar – Peduli

Nah kita sebaiknya menjadi yang ini, menjadi pintar dan juga peduli. Membuat perubahan untuk Indonesia.

Semoga bermanfaat pesan dari Ayahnya Ridwan Kamil. Kalo mau liat videonya disini, kalo mau liat blognya disini.

Pujiprabowo.

Tagged with:  

16 Responses to 4 Tipe Pemuda – Ridwan Kamil

  1. ndee says:

    he he he he,, benner banget, mas.. kebanyakan sekarang masyarakat tuh hedonis gitcuuu… apalagi generasi muda.. ck ck ck

    nice posted

  2. pujiprabowo says:

    betul ndee :)

  3. rini says:

    kata “pintar” disini seperti makna pintar yang luas dan kata “peduli” disini seperti sesuatu yang bisa di mulai dari rasa cinta pada negerimu. :)

    nice post….

  4. nurulikhsan says:

    Pilihat terakhir memang sangat tepat, pintar sekaligus peduli. Memiliki kedua sikap ini sangatlah sulit, tapi mari kita berusaha untuk mewujudkannya, demi Indonesia yang lebih maju. :-)

  5. nurulikhsan says:

    Ingin Menjadi Wirausahan Handal?
    silakan mampir di sini:

  6. arnissilvia says:

    Wah! mas ridwan kamil ini yang desain Museum Tsunami di Aceh! Sumpah! Keren Banget! Pantes aja keren, bapaknya keren juga ^^
    Thanks for the informative and inspiring topic..

  7. soikhurojib says:

    sip,,untuk item terakhir pintar – peduli,,kalau dalam bahasa imam alghozali itu orang yg berilmu dan mau memanfaatkan ilmunya,,,betul apa yg dikatan bang ikhsan walau itu sulit paling tidak kita tetap berusaha mewujudkanya,,dan semoga tetap istiqomah,,nice post

  8. uji says:

    amin…semoga kita semua bisa jadi pemuda dan pemudi keempat.. :)

  9. Ditta.w.Utami says:

    wah, mas uji… T.O.P deh postingannya… b(^_^)d

    jadi pengen ikut seminarnya :D

  10. suci says:

    Wah..kang uji….terima kasih sudah mengingatkan :P

  11. tristyantoprabowo says:

    pemuda oh pemuda……….. jangan sia-siakan usia produktifmu dg hal-hal yang tidak berguna…..kepedulian adalah kata kunci membangun diri dan memajukan bangsa ini….nice post Sob!
    saya nulis tentang kegiatan les gratis Djarum untuk lingkungan, mampir ya :)

  12. ahmadzikra says:

    yupz… mantap tu. semoga kita menjadi orang2 pintar yang perduli. terutama terhadap permasalahan2 yang menyangkut kebersamaan.. :)

  13. mulkan says:

    Cool, pilhan no 4 harus menjadi pilhan beswaner nie :D

    kla ada opsi Pintar – Pintar, gimna mas Uji?

    Mbak Arnisilvia udah ke Aceh ya? gmn ceritanya!

  14. pujiprabowo says:

    @ditta, suci :)
    @bowo: yayaya..don’t wasting time :)
    @zikra: aminnn…setuju bgt :)
    @mulkan: pintar-pintar-peduli…ehehehhe setujuu…
    eh mbak arnis kan emang di aceh bukan?

  15. mulkan says:

    heheehehe, hidup tidak cukup pintar tok. :D harus pintar-pintar + peduli maka dia akan jadi insan yang kamil seperti ridwan kamil
    oya mbak arnis emg di aceh? kok g pernah nongkrong kla ada acara?

  16. pujiprabowo says:

    @mulkan: ahaha..setujuuu… orang pintar minumnya…ahehhehaaeha
    nah loh mbak arnis ditanya…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Before you post, please prove you are sentient.

What is that thing with fingers at the end of your arm (one word)?