BUKAN TRAVELER

Hanya Kebetulan Lewat

BUKAN TRAVELER - Hanya Kebetulan Lewat

LEMBAR LEMBAR PENGABDIAN

IMG_20160130_081652

Menatap jauh ke arah padatnya kota Surabaya. Nalarku mulai meliar, bukan untuk merutuki tata kelola atau kesenjangan kehidupan penghuninya, bukan pula untuk mengkritisi kinerja para pejabat pemerintah yang sedang nyaman duduk di singgasana kebesarannya. Pikirku melesat jauh melewati ribuan kilo meter ke timur Indonesia. Menerobos waktu mengulang semua cerita indah di sebuah lembah ajaib yang mereka sebut Baliem.

Hampir satu bulan sudah saya meninggalkan keramahan dan keelokan alam dan kebudayaan lembah baliem, yang tersisa kini adalah sejuta pengalaman berharga serta setumpuk rindu yang selalu memanggilku kembali. Ada janji yang pernah terucap, bahwa saya akan kembali. Janji inilah yang akan saya negosiasikan kepada pengambil keputusan dalam semesta ini. Bagaimanapun caranya kelak saya akan kembali ke tanah ajaib Papua.

Potongan-potongan rindu yang menjadi motivasi, yang membuat api semangat tak pernah pudar. Karna jalan hidup adalah pilihan, memilih seperti apa dan bagaimana cara kita melewati sisa umur yang dititipkan Tuhan. Sampai detik ini belum ada sedikitpun keraguan untuk kembali ke pelosok Indonesia. Tak sabar rasanya kembali tersenyum bersama malaikat-malaikat keriting dari timur matahari. Para penunggu pagi yang selalu siap sedia menantikan ilmu yang di bawa oleh bapak ibu guru mereka.

Kutulis semua kenangan ini dalam sebuah cerita, kurangkum menjadi sebuah pelajaran hidup yang akan menjadi kenangan untukku ataupun untuk generasi setelahku. Bahwa pernah ada seseorang yang memilih jalan hidup yang sama sekali tidak populer di kalangan anak muda ketika seusianya dulu. Kuceritakan lembar demi lembar, maka sebut saja cerita ini adalah Lembar-Lembar Pengabdian.

PERUBAHAN ITU HARUS SEMAKIN NYATA

IMG_20160405_213318

Lembah baliem terletak di kabupaten Jayawijaya Propinsi Papua, menjadi pintu masuk menuju daerah lainnya di pegunungan tengah. Wamena sebagai ibukota dengan 44 distrik yang berada di sekitarnya. Nama lembah baliem sudah terkenal ke seantero dunia melalui festival budaya yang di gelar setiap tahunnya dan menjadi agenda kunjungan wajib baik bagi wisatawan domestik maupun Internasional. Uniknya yang menjadi pusat kunjungan wisatawan disini adalah budaya primitif masyarakat suku dani, dimana mereka hanya menggunakan koteka. pakaian penutup kemaluan laki-laki yang terbuat dari kulit labu air yang di keringkan dengan cara di jemur setelah mengeluarkan isi dan biji labu yang sudah tua. Tak berbeda jauh dengan kaum laki-laki, kaum perempuanpun hanya menggunakan salli. Rumput yang di anyam menjadi sebuah rok pendek yang dikenakan tanpa memakai atasan. Bisa dikatakan jika masyarakat Baliem meninggalkan budaya Primitifnya tak ada lagi hal menarik yang menjadi tujuan utama wisatawan kesana.

1 tahun 6 bulan saya diberi kesempatan untuk mengenal lebih jauh tentang adat istiadat dan kehidupan masyarakat di pedalaman lembah baliem melalui program sm-3t dan kontrak lanjutan. Fakta yang saya temui disini adalah banyak anak-anak sekolah dasar yang tidak bisa membaca, menulis, dan berhitung. Faktor kekurangan tenaga guru dimana menurut data BPS tahun 2012/1013 pengajar di Papua hingga saat ini hanya berjumlah 442 orang padahal dibutuhkan minimal 4000 pengajar, infrastruktur yang tidak memadai ditambah lagi oleh faktor budaya yang menganggap sekolah bukanlah hal utama untuk anak-anak mereka. Menurut data depdiknas tahun 2001 hanya sekitar
18% anak-anak Papua yang mendapat pendidikan usia dini yaitu sebesar 64.594 anak dari 360.416 anak di Papua.

Potret Papua melalui kondisi diatas tidaklah membuat kita terkejut jika papua dengan persentase 8,23% berhasil menduduki kota dengan tingkat putus sekolah tertinggi di Indonesia melalui data BPS (2002).

Semua pihak saat ini sedang berbenah, baik pemerintah ataupun masyarakat yang peduli akan dunia pendidikan. Hal ini terlihat dari berbagai terobosan yang dibuat oleh pemerintah untuk memajukan dunia pendidikan di daerah pedalaman. Seperti program pengiriman guru-guru berkualitas ke daerah terdepan, terluar, dan tertinggal Indonesia. Bukan saja pemerintah, banyak sekali saat ini yayasan yang bentuk serta tujuan programnya hampir sama yakni mengirimkan guru-guru ke daerah pedalaman.sedikit banyak hal ini pasti memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan saat ini. Semoga potret pendidikan Indonesia semakin berubah ke arah yang lebih baik, serta dampak perubahan itu semakin nyata.

INDONESIA – Alam Takambang Jadi Guru

alam takambang jadi guru adalah salah satu pepatah yang berasal dari minangkabau, Sumatra Barat. kalau dijadikan bahasa Indonesia kira-kira artinya adalah “alam takambang (membentang luas) dijadikan guru”.

alam-takambang1

pepatah ini sudah familiar ditelinga saya sejak kecil. karna memang saya lahir ditanah sumatra barat. tanah yang kaya akan adat istiadat dan warisan alam yang indah. tanah yang menghasilkan masakan terlezat no 1 di dunia. tentu saja saya bangga akhirnya seluruh dunia tahu bahwa makanan favorit saya sejak kecil sudah go Internasional dan seluruh orang ingin mencobanya.

WORLD’s 50 MOST DELICIOUS FOODS (50 MASAKAN TERLEZAT Di DUNIA )

alam takambang jadi guru memiliki makna bahwa alam (seluruh jagad raya) takambang (membentang luas) dapat dijadikan sebagai guru atau tempat belajar.

maka berawal dari sinilah saya dapat melihat bahwa berarti INDONESIA adalah guru terbaik didunia. indonesia mempunyai alam yang kaya raya. hamparan hutan, laut yang begitu luas, gunung, danau, dan segala anugrah Tuhan lainnya.

indonesia dilimpahi pemandangan alam yang eksotis. indonesia masih mewarisi kita Komodo. hewan purba langka yang hanya ada di Indonesia. kita dapat belajar secara langsung bukan dari fosil.

komodo2

kita punya labor pengetahuan alam terbesar. buka saja pintu kelas dan berlarilah. maka semua kan kau temukan. fotosintesis, spora, rantai makanan, teripang, bintang laut, apapun yang ada dipelajaran buku sekolah adik-adikku tercinta.

belajar_di_hutan__0

guru terbaik pasti mendapatkan tempat terbaik dihati para muridnya. dan aku yakin Indonesia akan jadi no 1 di hati kita semua.