Sama nilai,beda gol

August 9th, 2010 by seprisubarkah Leave a reply »

fifaDi sepakbola, kadang kita menemukan dalam suatu turnamen atau liga beberapa tim memiliki nilai yang sama dalam klasemen akhir.Untuk mencari yang terbaik, biasanya digunakan peraturan selisih gol, dimana rekor memasukkan suatu tim dikurangi rekor kebobolan tim tersebut.

Dalam setiap kompetisi, format selisih gol berbeda satu sama lain.Di Ligue 1 Prancis, Premier League Inggris, dan Bundesliga Jerman adalah penganut format selisih gol akhir antar tim yang bersaing.Misalnya, pada kasus Bundesliga 2000-2001 ketika Schalke dan Bayern Munchen memiliki nilai yang sama hingga pecan 33.Munchen memiliki selisih gol 64-29 (64 memasukkan dan 29 kemasukan), sedangkan Schalke 69-23 sehingga Schalke berhak memimpin klasemen Bundesliga Jerman dengan keunggulan selisih gol 46:35 dari Munchen.


Kasus lain terjadi di Premier League Inggris dimana tiga tim memiliki nilai 40, yaitu Blackburn,Birmingham,dan Newcastle.Dari tiga tim tersebut, diadapat selisih gol 31-28 (Balckburn),34-35 (Birmingham), dan 27-34 (Newcastle), sehingga Blackburn menempati posisi diatas Birmingham dan Birmingham menempati posisi diatas Newcastle.

Format lain yang dianut La Liga Spanyol.Dalam format ini tim-tim yang memiliki nilai yang sama diadu selisih gol antar pertemuan kedua tim.Kasusnya terjadi tahun 2006-2007 ketika Real Madrid dan Barcelona memiliki nilai akhir yang sama dan untuk menentukan juaranya, maka dilihat selisih gol pertemuan kedua tim.Pada pertemuan pertama, Madrid kalah 2-0 di Nou Camp (kandang Barcelona) sedangkan pada pertemuan kedua dimenangi Madrid 4-1 di Bernabeu (kandang Madrid) sehingga Madrid menang selisih gol 4-3 dari Barcelona.Madrid pun ditasbihkan menjadi juara La Liga saat itu.

Di level kompetisi antar negara seperti Piala Eropa (Euro) dan Piala Dunia, format selisih gol merupakan kombinasi dari kedua format selisih gol yang telah disebut diatas.Ketika dua tim yang memiliki nilai yang sama, maka pemenang akan ditentukan lewat rekor pertemuan antar tim.Contoh kasus adalah saat Piala Dunia 2010 grup H dimana Spanyol dan Chile sama-sama mengumpulkan nilai 6.Tetapi Spanyol diputuskan sebagai pemenang karena unggul rekor pertemuan 2-1 atas Chile.

Jika rekor kedua tim seri alias tidak ada yang menang, maka akan ditentukan lewat selisih gol kedua tim secara keseluruhan.Contoh kasus masih di Piala Dunia ketika Inggris dan Amerika Serikat sama-sama memiliki nilal 5 dan rekor pertandingan kedua tim adalah seri 1-1.Namun selisih gol kedua tim secara keseluruhan adalah 4-3 (AS) dan 2-1 (Inggris) sehingga Amerika keluar sebagai pemenang.

Contoh lain adalah ketika Afrika Selatan dan Mexico memiliki nilai sama yaitu 4 dan rekor pertemuan kedua tim adalah 1-1.Mexico keluar sebagai pemenang karena unggul selisih gol 3-2 dari Afrika Selatan yang memiliki selisih gol 3-5.Mexico surplus 1 gol, sedangkan Afsel minus 2 gol.

Kasus menarik terjadi di Euro 2004.Kala itu, Italia,Denmark, dan Swedia memiliki nilai akhir 5 pada klasemen akhir.Perhitungan rekor pertemuan antar tim tidak dipakai karena partai-partai yang melibatkan ketiga tim berlangsung seri (Italia-Denmark 0-0, Denmark-Swedia 2-2, Italia-Swedia 1-1).Format selisih gol keseluruhan juga tidak dipakai karena ini melibatkan tiga tim bernilai sama.

denmark-italia

Maka pemenang diputuskan melalui selisih gol antar ketiga tim.Dari sistem ini, maka akan didapat nilai gol unntuk Swedia 3 (2 gol lawan Denmark,1 gol lawan Italia), Denmark 2 (2 gol lawan Swedia) dan Italia 1 (1 gol lawan Swedia).Swedia dan Denmark pun lolos ke babak berikutnya dan membuat Italia dikecam karena kemandulan gol-nya.

Jika dilihat secara logika, jelas peraturan ini sebagai bentuk apresiasi kepada tim yang bermain bagus dan mencetak gol banyak sehingga akan membuat tim-tim lain akan berfikir ulang untuk bermain bertahan dan tidak mencetak banyak gol.

Salam olahraga…….

Advertisement

2 comments

  1. slamatagung says:

    salam olah jiwa dan raga…hehe
    manteb cuy

  2. seprisubarkah says:

    hahhaa……..dasar…

Leave a Reply

Before you post, please prove you are sentient.

what is 9 in addition to 8?