Archive for March, 2011

Kisah sang Morumbi

March 18th, 2011

estadio do morumbi

estadio do morumbi

“Faktanya adalah kami memasok pemain untuk seluruh dunia dan sepakbola adalah bisnis,” jelas Orandi Mura atau Nino di sebuah sore yang panas sembilan bulan lalu ketika kami mengobrol tentang bertebarannya pemain Brasil di seluruh dunia.

“Brasil tidak akan pernah kehabisan bakat,” tambahnya yakin. “Semua orang Brasil bermimpi menjadi pemain bola. Bisnis ini menguntungkan. Semua klub di Brasil ingin mendapat keuntungan dengan menjual pemain mereka ke klub kaya Eropa.”

Nino adalah salah seorang pejabat pemasaran di klub sepakbola Sao Paulo, salah satu klub paling sukses di Amerika Latin. “Salah satu tanggung jawab saya adalah juga memasarkan pemain walau tidak terlibat dalam transfernya secara langsung,” akunya sambil tersenyum.
» Read more: Kisah sang Morumbi

Dewa yang sederhana

March 1st, 2011

Menonton bola ke Craven Cottage, stadion klub sepakbola Fulham, seperti sebuah perjalanan menengok sejarah. Sebuah nostalgia ke masa silam yang penuh kesederhanaan.

detil-craven-cottage

craven cottage

Bangunan asli stadion yang ikonik seperti sebuah saksi ketika bangunan masih tunduk dengan alam sekitarnya. Sudut bangunan yang tidak benar-benar siku, lorong masuk stadion yang sempit, gerbang yang tua, dan di bagian tertentu pemandangan penonton terhalang oleh pilar-pilar bangunan. Craven Cottage sulit diperbesar dari 25 ribu kapasitasnya sekarang karena beberapa bagian bangunan termasuk dalam bangunan yang dilindungi.

craven-cottage

craven cottage dan sungai thames

Biasanya stadion-stadion anggota Liga Primer kalau tidak di tengah pemukiman penduduk yang ramai dan padat, akan berada di wilayah semi industrial. Craven Cottage sangat berbeda. Craven Cottage terletak di bantaran Sungai Thames dan di ujung sebuah taman luas yang dimasa lalu menjadi wilayah perburuan keluarga kerajaan.
» Read more: Dewa yang sederhana