Archive for December, 2011

10 besar rivalitas sepakbola dunia (II)

December 6th, 2011

Menyambung posting sebelumnya, kali ini akan ditampilkan 10 rivalitas tersisa di sepakbola internasional. Sama seperti sebelumnya, rivalitas antar negara biasa dibumbui perseteruan sosial dan budaya masyarakat negara-negara bersangkutan.

Insiden Beckham vs Simeone, rivalitas lain Argentina-Inggris setelah perang Malvinas

Insiden Beckham vs Simeone, rivalitas lain Argentina-Inggris setelah perang Malvinas

Inggris mendapat porsi besar dalam posting ini dengan beberapa rivalitas – seperti sengaja mencipatakan rivalitas – dengan beberapa negara. Seiring waktu, rivalitas antar negara ada yang mulai mereda atau bahkan masih seperti perang dingin, tidak merencanakan pertemuan sebelum ada perjanjian.

Dan inilah sisa 10 besar rivalitas sepakbola di dunia. » Read more: 10 besar rivalitas sepakbola dunia (II)

10 besar rivalitas sepakbola dunia (I)

December 5th, 2011

Tulisan kemarin yang membahas tentang bermacam-macam rivalitas antar negara Eropa yang tergabung dalam satu grup Euro 2012, memberi inspirasi untuk terus melanjutkan pada bahasan rivalitas yang membumbui pertandingan sepakbola.

Rivalitas bisa datang dari mana saja. Ada datang dari pertengkaran sosial antar negara, persaingan menjadi yang terhebat antar regional, konflik sosial-budaya, hingga ketegangan pasca pecahnya negara besar.

Rivalitas luar lapangan antar negara yang membumbui partai sepakbola membuat ketegangan meningkat, partai menjadi seru, dan enak meningkat. Sisi buruknya kadang seperti sepakbola Indonesia, penonton rusuh hingga masuk lapangan. Kalau sudah begitu, tuan rumah biasanya yang rugi.

rivalitas di luar dan dalam lapangan selalu menjadi bumbu partai Yunani - Turki

rivalitas di luar dan dalam lapangan selalu menjadi bumbu partai Yunani - Turki

Berikut ini adalah 10 besar rivalitas antar negara yang membumbui pertarungan sepakbola di dunia. Tulisan ini bagian pertamadan tentunya ada bagian kedua karena pecayalah, terlalu panjang membahasa semua rivalitas negara dalam satu postingan. » Read more: 10 besar rivalitas sepakbola dunia (I)

Drawing grup Euro 2012 : Aroma nostalgia dan dendam

December 4th, 2011

200px-uefa_euro_2012_logo

Drawing/undian Euro 2012 sudah dilakukan jumat (2/12) kemarin. Dari hasil undian akhirnya didapat empat grup yang diisi oleh empat tim masing-masing grup. Undian dilakukan di National Palace od Art di kota Kiev, Ukraina dengan dihadiri sejumlah besar legenda sepakbola seperti Marco Van Basten, Zinedine Zidane, dan lain-lain.

Hasil undian menempatkan beberapa tim-tim tradisional Eropa dalam satu grup yang sama, yang berarti menimbulkan beberapa memori masa silam dengan aroma bigmatch/pertandingan heboh.

Ya, memori masa silam yang menimbulkan semangat untuk membalas kekalahan atas lawan yang telah mengalahkan mereka di masa lalu. Dan sangat menarik bila kita membahas aroma klasik dari tiap-tiap grup Euro 2012.

» Read more: Drawing grup Euro 2012 : Aroma nostalgia dan dendam

Mengenang 2 tahun lalu

December 3rd, 2011

silatnas

Yap, foto diatas adalah ketika kami berada di Candi Borobudur menjelang kunjungan silatnas Semarang. Kunjungan berkesan 2 tahun lalu yang mengukir memori indah untuk kami Beswan Djarum Bengkulu 25. Dan tidak ada salahnya jika mengingat kembali memori indah itu disini. :)

Perjalanan menuju Semarang sudah dimulai dari tanggal 14 November 2009 dimana kami menghabiskan seharian untuk perjalanan Bengkulu-Jakarta-Magelang. Lalu hari berikutnya melanjutkan dari Magelang-Semarang.

Di Semarang kami memulai aktivitas ke-Beswan-an kami. Terhitung dari kunjungan pabrik PT. Djarum dan GOR PB. Djarum, hingga seminar bersama Rhenald Kasali dan Yoris Sebastian.

Dan menurut saya yang paling berkesan adalah berkumpul dan berinteraksi bersama teman-teman beswan daerah lain. Yang paling teringat dan paling gila tentu para cowok Beswan Pontianak. Aktor utama adalah Rio dan Ferdinand yang saling bertukar jokes hingga membuat kami seisi bus tertawa.

Memang, interaksi bersama beswan daerah lain hanya bisa dilakukan saat perjalanan bus atau sela-sela seminar. Namun yang paling mengena tentu saja saat di perjalanan bus, karena bisa tertawa lepas. :D

Hingga saatnya malam Dharma Puruhita. Malam pengukuhan beswan, malam yel-yel – dimana Regional Jakarta tidak siap dan kalah suara dari Regional lain – dan malam rock party after the ceremony.

Dan itulah 2 tahun lalu, di momen Silatnas. Kini telah muncul adik-adik kami Beswan 27 yang juga telah melewatkan Malam Dharma Puruhita tanggal 28 November lalu. Mereka akan merasakan manisnya momen-momen lain bersama para Beswan, dan suatu saat pun mereka akan mengenang saat-saat mereka bersama Beswan lain.

Beswan 27 Bengkulu

Beswan 27 Bengkulu

Oh ya, sebenarnya mereka belum mengadakan acara selamatan Beswan baru yang jadi ritual kami. Berharap saja mereka melakukannya dalam waktu dekat. :)

Bimo dan Danu

December 2nd, 2011

Perbincangan saya dengan teman-teman di twitter beberapa hari yang lalu sempat membuat saya kembali mengingat masa-masa ketika SMP dulu. Mengapa teringat masa SMP?? karena kebetulan sekali ada teman-teman akrab saya yang saat ini jauh dari kampung halaman, dan kebetulan juga berada di satu tempat yang sama, Yogyakarta.

Teman-teman akrab saya selam SMP itu adalah Danu dan Bimo. Yah, selama masa SMP kami hampir selalu bertiga, terkhusus ketika kelas 2 SMP. Karena frekuensi bersama yang sangat sering iotulah, kami sempat dijuluki AB three versi cowok. Agak aneh memang kalau diingat, karena kami sama sekali berbeda latar belakang. Bimo yang punya sedikit darah Jawa dan saya berdua Danu dengan darah Bengkulu.

Hingga sampai saya ingat suatu percakapan di depan rumah Danu. Yah, sepulang sekolah kami memang sering melaksanakan ritual jalan kaki, dan karena rumah Danu yang paling dekat maka kami sering mampir sebentar. Intinya pada percakapan tersebut Danu dan Bimo berandai-andai dengan menjadi orang sukses bersama rumah mereka dan tinggal di kawasan elit, sedangkan saya diceritakan hanya tinggal di lorong gelap penuh laba-laba.:D

Sedikit sadis memnag, cuma itulah candaan masa labil (baca : SMP). Ibarat kata, saya pada masa itu sering menjadi Nardji di grup Cagur bila bersama mereka. Hampir candaan dan kenyikan (Bengkulu : mengolok secara halus) selalu mengarah pada saya, dan konyolnya saya pernah merajuk (Bengkulu : ngambek) pada suatu waktu hanya karena kenyikan mereka. :D

Haha, konyol memang mengingat itu.

Seperti disebutkan diatas, saya masih melanjutkan kuliah di kota kelahiran dengan agenda tugas akhir yang belum selesai-selesai – rasanya mau seperti @Rerreadysti yang langsung ngamuk kalau menyinggung skripsi – dan mereka merantau di kota pelajar. Danu di UGM dan Bimo di UII.

Lalu suatu kebetulan kah jika mereka berdua sedang berada di daerah kuliah yang sama, dengan saya sendiri di kampung halaman?? Apakah ini indikasi candaan jaman SMP??? berharap saja tidak. :)

Terakhir, berharap mereka tidak membaca ini. Karena kalau mereka membaca,mungkin saja keluarĀ  ungkapan khas mereka, “asseeemm..!!”.