10 besar rivalitas sepakbola dunia (I)

December 5th, 2011 by seprisubarkah Leave a reply »

Tulisan kemarin yang membahas tentang bermacam-macam rivalitas antar negara Eropa yang tergabung dalam satu grup Euro 2012, memberi inspirasi untuk terus melanjutkan pada bahasan rivalitas yang membumbui pertandingan sepakbola.

Rivalitas bisa datang dari mana saja. Ada datang dari pertengkaran sosial antar negara, persaingan menjadi yang terhebat antar regional, konflik sosial-budaya, hingga ketegangan pasca pecahnya negara besar.

Rivalitas luar lapangan antar negara yang membumbui partai sepakbola membuat ketegangan meningkat, partai menjadi seru, dan enak meningkat. Sisi buruknya kadang seperti sepakbola Indonesia, penonton rusuh hingga masuk lapangan. Kalau sudah begitu, tuan rumah biasanya yang rugi.

rivalitas di luar dan dalam lapangan selalu menjadi bumbu partai Yunani - Turki

rivalitas di luar dan dalam lapangan selalu menjadi bumbu partai Yunani - Turki

Berikut ini adalah 10 besar rivalitas antar negara yang membumbui pertarungan sepakbola di dunia. Tulisan ini bagian pertamadan tentunya ada bagian kedua karena pecayalah, terlalu panjang membahasa semua rivalitas negara dalam satu postingan.

1. Inggris vs Skotlandia

Sebenarnya kedua negara masuk dalam satu persemakmuran Inggris Raya. Di ajang olimpiade – membawa nama Inggris Raya – para pemain dari kedua negara sering diikutsertakan. Tidak sedikit pula para warga Skotlandia yang bermain di liga Inggris, yang katanya terbaik di dunia.

Dari kedekatan itu semua, rivalitas sangat menonjol dari keduanya. Dimulai dari sejarah William Wallace yang memimpin bangsa Skotlandia merdeka dari Inggris lalu berlanjut pada pertandingan pertama 135 tahun lalu. Lalu kedekatan geografis menambah panas perseteruan, layaknya Indonesia dan Malaysia.

Aroma sosial politik kedua negara merambah ke level sepakbola. 135 tahun lalu kedua negara bertemu pertama kali, hingga 2005 telah bertemu 110 kali. Walaupun Timnas Inggris lebih menonjol prestasinya, bukan berarti mendominasi pertemuan kedua negara.

Tercatat hanya empat kali Skotlandia bisa ditaklukkan selama 110 kali pertemuan tersebut. Salah satunya momen November 2009 kala Skotlandia dihabisi Inggris 0-2 di Glasgow.

2. Argentina vs Brazil

Jarang terdengar konflik luar lapangan antar kedua negara. Rivalitas di lapangan sepakbola murni karena prestasi, ditambah keduanya ingin membuktikan siapa yang terbaik di regional Amerika Selatan.

Brazil dengan 5 gelar dunia melawan Argentina 2 gelar diwakili legenda Pele dan Maradona. Kadang keduanya beradu argumen. Contoh saat menentukan pemain terbaik dunia antara Messi dan Ronaldo. Pele cenderung lebih ke Ronaldo, sedangkan Maradona menjagokan Messi.

Dalam skala regional, Argentina lebih baik dengan 14 gelar Copa America berbanding 8 milik Brazil. Ditambah Argentina meraih 2 emas olimpiade.

3. Turki vs Yunani

Di politik, Turki dan Yunani terkenal dengan keributan Siprus. Keributan yang memunculkan Republik Siprus Utara yang dominan etnis Turki. Republik ini hanya diakui Turki saja, tidak negara-negara lain.

Rivalitas politik merambah ke sepakbola. Prestasi Turki juara 3 Piala Dunia 2002 dan empat besar Euro 2008 dibalas Yunani dengan juara Euro 2004. Lalu kemenangan besar 4-1 Turki di Athena dibalas dengan kemenangan kemenangan Yunani 2-0 di Istambul. Keduanya di ajang kualifikasi Euro 2008.

4. Denmak vs Swedia

Kedua negara yang berasal dari skandinavia ini sering alot bila bertemu. Hal tersebut karena mereka negara tetangga. Rivalitas kedua negara lebih sering terdengar di level sepakbola.

Kedua suporter terkenal militan jika terjadi adu Swedia vs Denmark, dimanapun tempatnya. Paling terkenal adalah kualifikasi Euro 2008 saat Dnemar menjamu Swedia di Kopenhagen. Swedia unggul 3-0 sebelum disamakan 3-3. Penalty semenit sebelum usai laga memberi Swedia kemenangan 3-4.

Suporter tuan rumah marah dan masuk lapangan, hingga memancing denda dari UEFA dengan memberi kemenangan 3-0 untuk Swedia. Swedia lolos Euro 2008 dan Denmark gagal. Kedua tim juga bertemu di penyisihan Piala Dunia 2010, dimana ganti Denmark lolos dan Swedia gagal.

5. Kroasia vs Serbia

Kedua negara adalah mantan kesatuan Federal Yugoslavia yang mulai pecah awal 1990. Kroasia terbentuk tahun 1991 dan Serbia 2006. Sebagai negara pecahan tentu keduanya berbatasan langsung.

Sebagai reinkarnasi langsung Yugoslavia, rivalitas Serbia muncul karena Kroasia dkk. (Slovenia, Bosnia) menggagalkan misi menjadikan Yugoslavia Raya. Rivalitas sosial politik tersebut merambah sepakbola.

Pada partai Serbia vs Kroasia pada 2006, suporter Serbia merayakan besar-besaran kemenangan atas Kroasia (Serbia menang 3-1). Dari segi prestasi sepakbola, Kroasia melebihi Serbia. Mungkin itu juga menambah dalam rivalitas antara mereka.

6. Jerman vs Polandia

Sejarah mencatat kedua negara adalah aktor utama penyebab Perang Dunia II. Selain itu invasi Nazi ke Polandia serta menempatkan lokasi kamar gas di Auschwitz, Polandia menjadikan rivalitas dalam kedua negara.

Dalam sepakbola rivalitas kedua negara membesar seiring perpindahan Miroslav Klose dan Lukas Podolski ke Jerman dimana mereka berdua adalah kelahiran Polandia. Selain itu inferioritas Polandia ditambah dengan kekalahan prestasi atas Jerman (Jerman : 3 Piala Dunia + 3 Piala Eropa).

Di Euro 2008 lalu surat kabar Polandia Super Express menerbitkan kakarikatur yang menggambarkan pelatih Leo Benhakker mencengkram kepala Pelatih Jerman Joachim Loew dan kapten Michael Ballack. Sebuah ungkapan kecil rivalitas dalam Jerman-Polandia.

7. Nigeria vs Ghana

Rivalitas antara dua negara bertetangga Afrika ini – paling tersohor – terjadi di sepakbola sejak tahun 1950-an hingga kini. Bermula dari kejuaraan antar dua negara JALCO CUP yang menimbulkan benyak konfrontasi. Lalu merambat ke arena kualifikasi Piala Dunia 1962 dan Olimpiade 1984.

Di Piala Afrika Ghana lebih unggul dari Nigeria denganĀ  gelar berbanding 2, dan prestasi di level internasional lebih memihak untuk Ghana dimana Ghana menjadi perdelapan finalis dan perempat finalis PD 2006 dan 2010.

Sedangkan Nigeria hanya berada pada babak grup, belum mampu mengulang prestasi di PD 1998 dimana mereka melaju hingga perdelapan final.

8. Cina vs Jepang

Rivalitas dua dua negara terpisah selat keci ini sudah tejadi sejak masa perang dunia II belum dimulai. Didahului dengan invasi Jepang ke Cina pada 1931 dengan menjadikan Cina sebagai daerah kepentingan ekonomi dan perdagangan.

Hingga kini rivalitas di arena politik, sosial, dan ekonomi masih berlanjut antara Jepang dan Cina. Dan di sepakbola, pengaruh luar merambat. Rivalitas dalam sepakbola sangat kental terjadi ketika Jepang mengalahkan Cina 3-0 di final piala Asia, yang berlangsung di Cina.

Di ajang lain pun Cina lebih inferior dari Jepang. Saat dua piala dunia terakhir selalu dihadiri Jepang, Cina justru absen. Juga saat Asian Games saat Cina dibantai Jepang 3-0 pada AG 2010 Shanghai

9. Meksiko vs Amerika Serikat

Dua negara ini adalah tetangga di Amerika Utara. Rivalitas sosial politik sering terjadi dengan kejadian imigran asing Meksiko ke Amerika Serikat. Lalu ditambah dengan kekerasan rasial di Amerika yang melibatkan beragam kaum – terutama Hispanik dan kulit putih – pada tahun 1990 awal.

Di level sepakbola, kedua negara juga menunjukkan rivalitas. Dengan tajuk Piala Emas Concacaf Meksiko unggul 9 trofi berbanding 4 trofi Amerika Serikat.

Paling diingat adalah momen Meksiko menghabisi Amerika 5-0 di final tahun 2009. Itulah kekalahan terbesar Amerika atas Meksiko, dan parahnya terjadi di kandang sendiri. Makin membuat runcing rivalits keduanya.

10. Indonesia vs Malaysia

Terakhir adalah rivalitas dua negara melayu Indonesia vs Malaysia. Di latarbelakangi oleh aneksasi sosial kebudayaan dan otoritas kedaulatan oleh Malaysia, membuat suhu panas persaingan terbawa ke level sepakbola.

Paling panas adalah final AFF Cup 2010 dan Final SEA Games 2011 dimana terjadi banyak insiden seperti penyorotan sinar laser ke kiper Indonesia, hingga kontroversi peng-tidak hormatan penonton Indonesia atas lagu kebangsaan Malaysia – populer di Twitter.

Secara prestasi awal milenium baru, Malaysia lebih bersinar dari Indonesia dengan juara AFF 2010 dan SEA Games 2011. Kasus-kasus sosial-politik antar kedua negara belakangan dipastikan akan terbawa lagi di partai Indonesia-Malysia selanjutnya.

gambar : google



Advertisement

3 comments

  1. dianratnasari says:

    Indonesia ikut juga 10 besar ini..
    wah..
    ternyata rivalitas antar negara , banyak ya kebawa-bawa sampe bola gitu…

  2. seprisubarkah says:

    @dianratnasari iah aromanya sampe ke sepakbola

  3. heri_21 says:

    Indonesia vs Malaysia itu rivalitasnya di semua bidang :D

Leave a Reply

Before you post, please prove you are sentient.

what is 3 in addition to 2?