10 besar rivalitas sepakbola dunia (II)

December 6th, 2011 by seprisubarkah Leave a reply »

Menyambung posting sebelumnya, kali ini akan ditampilkan 10 rivalitas tersisa di sepakbola internasional. Sama seperti sebelumnya, rivalitas antar negara biasa dibumbui perseteruan sosial dan budaya masyarakat negara-negara bersangkutan.

Insiden Beckham vs Simeone, rivalitas lain Argentina-Inggris setelah perang Malvinas

Insiden Beckham vs Simeone, rivalitas lain Argentina-Inggris setelah perang Malvinas

Inggris mendapat porsi besar dalam posting ini dengan beberapa rivalitas – seperti sengaja mencipatakan rivalitas – dengan beberapa negara. Seiring waktu, rivalitas antar negara ada yang mulai mereda atau bahkan masih seperti perang dingin, tidak merencanakan pertemuan sebelum ada perjanjian.

Dan inilah sisa 10 besar rivalitas sepakbola di dunia.

11. Inggris vs Irlandia

Sejarah Inggris dengan Irlandia diisi dengan perang, kekerasan, kelaparan, penindasan, dan perjuangan politik serta sosial. Rivalitas berbalut sejarah merambat ke sepakbola.

Puncak rivalitas terjadi tahun 1995 ketika Irlandia menjamu Inggris di sebuah ajang eksebisi Carling di Dublin. Stadion yang terisi oleh mayoritas Irlandia dan minoritas Inggris dikejutkan dengan gol David Kelly yang melewati kolong David Seaman.

Tidak terima, fans Inggris di sisi timur stadion Landsdowne Road melempari kursi ke lapangan dan membuat rusuh hingga pertandingan dihentikan. Hingga kini tidak ada lagi pertandingan Inggris vs Irlandia, dan kalaupun ada hanya sebatas wacana.

Konon, jika ingin mengadakan pertandingan Inggris vs Irlandia, kedua federasi harus lebih dulu membicarakan perjanjian pertandingan. Vinnie Jones, eks Leeds United (Inggris) pernah menyebut orang Irlandia bau bawang. Sungguh sebuah rivalitas yang dalam.

12. Inggris vs Jerman

Pergolakan Inggris dan Jerman pada masa silam tercatat kala perang dunia II dimana Inggris dan Jerman (Nazi) bermusuhan dan saling menyerang teritorial masing-masing.

Di sepakbola rivalitas Inggris – Jerman dimulai sejak pertengahan 1960. Final Piala Dunia 1966 membawa momen buruk untuk Jerman ketika kalah dari Inggris lewat gol “siluman” Geoff Hurst.

Namun dibalas juga secara dramatis oleh Jerman di semifinal Piala Dunia 1990 dan Piala Eropa 1996 lewat adu penalty. Dua kali Jerman menang dengan skor 4-3 dan 5-4 dari Inggris.

Inggris membalas dengan “lebih kejam” kala membantai 5-1 Jerman di Olympia Stadium, Munich (Jerman) dalam tajuk kualifikasi Piala Dunia 2002, hingga melahirkan lagu dari grup band The Bussiness berjudul England 5 Germany 1.

Bagi fans Inggris, Jerman adalah rival utama sepakbola selain Argentina dan beberapa negara Inggris raya.

13. Argentina vs Inggris

Latar belakang politik dan perebutan kekuasaan atas pulau Malvinas membuat Inggris dan Argentina bertempur. Argentina kalah dalam perang Malvinas.

Di sepakbola, Argentina adalah momok untuk Inggris. Dengan membawa-bawa sentimen Malvinas, Argentina meladeni Inggris di Piala Dunia 1986. Maradona menjadi aktor tunggal penghancur Inggris lewat gol gocekan dewa (melewati 5 pemain) dan gol tangan tuhan. Argentina menang 2-1.

Sentimen perang lagi-lagi dibawa kala kedua negara bertemu di 16 besar Piala Duni 1998. Akting Diego Simeone membuat David Beckham diusir dari lapangan dan Inggris kalah lagi lewat adu penalty. Kemudian muncul sentimen anti pemain Argentina di liga Inggris, yang kemudian di akhiri secara populer oleh Carlos Tevez tahun 2006.

14. Belanda vs Jerman

Sejarah perang dunia II mencatat pasukan Nazi Jerman berhasil menduduki Belanda. Kemudian memperburuk hubungan diplomatik kedua negara.

Di sepakbola juga begitu. Rivalitas mulai dari final Piala Dunia 1974 kala Jerman menang 2-1. Kemudian dilanjutkan dengan 6 pertemuan di ajang berbeda. Hebatnya dari 6 pertemuan tersebut, kedua tim berbagi kemenangan.

Entah sentimen atau sekadar joke, saat Jerman kalah di semifinal PD 2010 lalu – sementara Belanda ke final – harian Bild Jerman menganjurkan publik Jerman agar mendukung Belanda di final, mengingat banyaknya armada Belanda di kompetisi Jerman, Bundesliga.

15. Spanyol vs Portugal

Nuansa pergolakan sosial abad pertengahan sangat terasa mengingat Raja Phillip II Spanyol menjajah tanah Portugal.

Sepakbola kedua negara menjalani rivalitas sengit setelah 2004. Portugal mengalahkan Spanyol di babak grup untuk melaju ke perempat final Euro 2004. Di Piala Dunia 2010 ganti Spanyol yang menang 1-0 pada babak 16 besar.

Dengung rivalitas Spanyol dan Portugal semakin terasa, mengutip ucapan mantan pelatih Portugal, Luiz Felipe Scolari tentang duel melawan Spanyol “Melawan Spanyol layaknya perang, pilihannya adalah kami atau mereka yang terbunuh.”

16. Chile vs Peru

Rivalitas Peru – Chile terkenal pada saat perang pasifik.

Di sepakbola, rivalitas Peru – Chile terjadi saat memperebutkan hak penemuan tendangan salto. Orang Chile mengklaim tendangan salto pertama kali ditemukan di Chile yang disebut “La Chilena”. Sedangkan orang Peru mengklaim tendangan salto ditemukan di Peru dengan nama “La Chalaca”.

Sayang rivalitas kedua tim ini kalah glamor dibanding raksasa Amerika Latin Argentina – Brazil.

17. Russia vs Ukraina

Russia dengan Ukraina terkenal dengan sengketa gas alam yang mengancam pasokan gas ke Eropa. Belum lagi melihat Ukraina yang merupakan bekas wilayah Russia (Uni Soviet).

Di sepakbola rivalitas dimulai pada kualifikasi Euro 2000. Pertandingan di Kiev menjadi drama kekalahan Russia dari Ukraina 3-2. Meski begitu Russia lebih unggul prestasi di kancah dunia dengan mencapai semifinal Euro 2008.

18. Amerika Serikat vs Iran

Rivalitas AS-Iran terasa di politik dan soal kemanan dunia. Sejak masa pertengahan 1970 hingga masalah nuklir Iran, kedua negara terlibat rivalitas.

Di sepakbola kedua tim bertemu sekali di Piala Dunia 1998, kala itu Iran menang 2-0. Pertandingan itu menjadi perhatian tv dunia karena rivalitas luar lapangan.

Namun menjadi momen perdamaian dimana pertandingan tersebut bertepatan dengan hari fairplay sepakbola 21 Juni sehingga menjadi kampanye perdamaian.

19. Italia vs Prancis

Dua negara tetangga ini sempat bersitegang soal perebutan pulau Sardinia-Corsica di lepas pantai laut Mediterania. Kedua negara berdamai dengan Sardinia menjadi milik Italia dan Corsica menjadi hak Prancis.

Di sepakbola, rivalitas kedua negara lebih kencang lagi. Tercatat Prancis dan Italia menjadi seteru abadi setelah kejadian dramatis Final Euro 200 dan Final Piala Dunia 2006.

20. Indonesia vs Thailand

Dua negara ini murni menciptakan rivalitas lewat sepakbola. Thailand bebrapa kali mengalahkan Indonesia di berbagai final seperti Piala Tiger (AFF) dan Final SEA Games.

Bahkan menjadi dramatis ketika Indonesia kalah adu penalty di Piala Tiger 2002 di Gelora Senayan – kala itu. Namun Indonesia juga kadang bisa mengalahkan Thailand.

Final Sea Games 1991 – uniknya juga dramatis, lewat adu penalty – adalah contohnya. Final 1991 juga menjadi final yang membawa Indonesia terakhir merebut juara – dari sekian banyak ajang sepakbola.

catatan :

tulisan bersumber dari berbagai referensi pengetahuan umum pribadi

sumber gambar :

google

Advertisement

Leave a Reply

Before you post, please prove you are sentient.

What is melted ice?