Berawal Dari Diri Sendiri

October 17th, 2013 by seprisubarkah Leave a reply »

Ada ide dari beberapa orang yang saya anggap sangat brilian sebagai langkah awal (atau mungkin lanjutan) untuk setidaknya sedikit mengubah penampilan buruk bangsa kita, bangsa Indonesia. Beberapa dari mereka tentu saja menginspirasi banyak lainnya untuk berbuat sesuai dengan bidangnya, termasuk saya.

Pandji Pragiwaksono dan Salman Khan sangat berjasa besar bagi lingkungan melalui kegerahan dan semangat mereka. Pun demikian dengan karya-karya dan ide-ide mereka sehingga apapun yang orang katakan lumrah, ternyata perlu dipikirkan dan dikaji ulang.

Salman Khan

Saya menangkap kesamaan mereka dalam bidang yang mereka geluti adalah adanya panggilan dalam alam bawah sadar mereka untuk berbuat sesuatu. Mereka membuat perubahan dalam karya yang mereka ciptakan, untuk kebaikan sesama. Tidak mudah menemukan apa yang menjadi semangat seseorang untuk mengejar apa yang ingin mereka cita-citakan untuk perubahan, atau kebaikan, seperti yang mereka lakukan.

Namun saya memahami bahwa perubahan datang dari diri sendiri terlebih dahulu. Perubahan datang kepada mereka yang skeptis terhadap apa yang ada disekitarnya, perubahan datang kepada mereka yang mempertanyakan sebuah kebiasaan yang memang patut dikaji ulang ke-efisienan-nya.

Berapa dari kita yang sadar bahwa membuat SIM (Surat Izin Mengemudi) menggunakan CALO dengan biaya yang luar biasa diatas normal adalah suatu bentuk dukungan terselubung terhadap praktek korupsi dan suap menyuap?

Berapa dari kita yang menyadari bahwa membuat SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) dengan menyetujui biaya yang diluar dari batas adalah suatu bentuk lain terhadap pungutan liar?

Lalu apa yang harus dilakukan dengan itu? Tidak membuat SIM atau SKCK? tentu saja cara legal, resmi (kalau perlu menolak segala bentuk praktek liar) adalah yang terbaikĀ  untuk dilakukan. Namun sekali lagi, setiap orang berbeda prilaku dan pemikiran sehingga yang perlu ditenkankan sekali lagi adalah kesadaran diri sendiri untuk menciptakan perubahan (atau minimal memikirkan perubahan, dengan sedikit kegelisahan terhadap kebiasaan lama) ke arah yang lebih baik.

Rasanya sudah terlalu bosan untuk mengatakan bahwa praktik membuang sampah di tempatnya adalah salah satu bentuk kedisiplinan dalan kebersihan. Praktik tersebut secara langsung dapat membuat orang ke sikap, pemikiran, dan perilaku yang lebih baik. Tujuannya adalah perilaku positif diharapkan dapat mengubah perilaku negatif lain, atau setidaknya menyadarkan, seseorang tersebut.

Pandji dan Salman tentu saja mengalami siklus berani mengubah dan berpikir perubahan setelah menyadari adanya sesuatu yang harus dirubah dari diri sendiri kearah yang lebih baik. Dan tentu saja, apakah kita tidak ingin berubah untuk lingkungan yang lebih baik? Dan sekali lagi langkah awal adalah dengan berubah dan menggerakkan perilaku positif pada diri sendiri.

Advertisement

Leave a Reply

Before you post, please prove you are sentient.

What color is fresh snow?