Archive for the ‘Sistem Proteksi’ category

Soal UH 1

February 10th, 2018

Silakan download file soal UH 1. download soal

Life is for the taking

December 15th, 2012

Ada seorang anak, katakanlah si A, yang sedari kelas satu SMP – atau mungkin juga kelas 6 SD, saya tidak tahu pasti – sudah tahu pasti cita-cita apa yang ingin dicapainya. Terkesan biasa memang kalau mengingat masa lalu kita yang juga ditanya oleh guru tentang cita-cita.

Tapi saya sadar ditak sepenuhnya dari kita mengerti apakah memang benar cita-cita itu yang ingin kita kejar, maksudnya jika kita ditanya guru tentang cita-cita kelak banyak dari kita yang hanya sekadar menjawab. Setelah itu lepas perkara.

Dan belakangan si A aktif mengikuti lomba antar sekolah, OSN, dan kegiatan lainnya.

Lalu ada seorang anak lagi, katakanlah si B. Selama masa sekolah dasar ia telah meraih berbagai juara lomba mata pelajaran. Hingga sekarang kelas 7 SMP pun ia masih aktif mengikuti lomba, OSN bahkan PASIAD. Lebih banyak yang dia ikuti, makin banyak tekanan yang ia dapat. Ia sendiri mengaku memang mengeluh akan jadwalnya yang membuat dia tidak mempunyai waktu bermain lagi.

————————————————————————————————

Iri rasanya melihat mereka berkembang begitu pesat. Parameternya jelas, kegiatan-kegiatan yang mereka ikuti tentu membuat perkembangan mental, kedewasaan, dan emosi mereka jauh melebihi rata-rata anak seusia mereka. Proses akan membuat mereka berkembang, hasil yang dicapai urusan kesekian.

Mereka memang baru kelas 7 di SMP, atau masih gurem di kegiatan-kegiatan yang mereka dikuti sekarang. Belum lagi tekanan dari kakak tingkat mereka yang jelas-jelas menjadikan mereka ancaman baru untuk aktualisasi diri di sekolah.

Seiring berjalannya waktu, mereka akan menyadari hasil yang akan mereka tuai nanti. Semua pengorbanan mereka, akan terbayar dengan lunas. Semua keluh-kesah mereka, akan berganti dengan senyum penuh kesyukuran. Ujungnya,orang tua mereka akan bangga.

Jika sudah begini saya sekali lagi menyadari butuh usaha, pengorbanan, dan doa untuk mencapai hasil yang maksimal. Dan sekali lagi saya merasa miris dengan masa-masa sekolah yang saya alami.

Ya begitulah hidup, it’s up to you to get your life for the taking, or going where the wind blows..

#Now Playing :   Mr. Big – Going Where The Wind Blows

Menjaga Sebuah Kultur

November 27th, 2012

Jika diibaratkan sebuah sistem, kultur sepakbola adalah bagian teratas dari penjalanan filosofi sepakbola sebuah klub. Kultur sepakbola terus ditopang dari era-era yang saling berantai dengan sebuah simbol kejayaan pada suatu era, sang pemain sepakbola.

Bisa dibilang Barcelona adalah klub terkuat saat ini. Tidak perlu saya jelaskan mendetil karena cukup melihat mereka bermain maka akan langsung menyadari bahwa mereka yang terbaik. Bukti klub terkuat pada era kini diperkuat berbagairaihan trofi mayor baik ditingkat individu maupun tim.Sebuah kebetulan kah?? tentu saja tidak karena melewati sebuah proses.

Dimulai jauh sebelum era sepakbola modern sekarang seorang dari Belanda yang membawa akar-akar totall football datang ke Barcelona. Dialah Johan Cruyff sang maestro.

Totall Football yang menjadi kultur sepakbola Barcelona adalah terjemahan langsung ke sepakbola dari karakter orang Belanda yang tergila-gila akan ruang dan spasi. Singkatnya karakter tersebut membuat pemain-pemain Belanda bisa merekayasa pikiran lawan dengan menciptakan ruang gerak sekecil-kecilnya ketika lawan menyerang.

Selanjutnya ketika menyerang, pemain-pemain Belanda akan menciptakan ruang gerak yang luas antar mereka sehingga lawan akan merasa lapangan akan menjadi sangat luas. Karena itulah totall football membuthkan kedinamisan gerak antar pemain.

Dengan totall football itu, Belanda berhasil menjuarai Piala Eropa 1988 dan menjadi tim paling menghibur di era 1970-an dengan gelar : Juara tanpa mahkota.

Filosofi permainan Belanda tersebut  tersebut kemudian ditanamkan Cruyff ke Barcelona dan terus digaungkan dari generasi ke generasi hingga yang terbaru yang kita kenal sekarang.

» Read more: Menjaga Sebuah Kultur

Battle of Old Trafford : Lunturnya Sebuah Rivalitas

November 3rd, 2012

Arsenal dan Manchester United adalah dua klub besar Inggris, yang bersama Liverpool dan Chelsea membentuk kekuatan yang bernama The Big Four. Terbentuknya pola kekuatan empat tim tersebut dikarenakan pola distribusi gelar juara Liga Inggris yang bergilir antara keempat tim tersebut.

Liverpool mendominasi di era 1980 hingga 1990 awal, Manchester United bersama Arsenal mendominasi dari era 1990 akhir hingga 2000 awal  hingga terakhir Chelsea yang mendominasi dari pertengahah 2000 hingga awal 2010.

Menarik untuk disimak adalah Arsenal vs Manchester United (MU). Rivalitas yang terbentuk dari gesekan kedua klub murni urusan lapangan hijau – tidak seperti MU vs Liverpool yang mengedepankan ego kedaerahan – terlebih lagi ketika Arsene Wenger masuk ke Arsenal tahun 1997.

Arsenal menjadi satu-satunya pengganggu MU di Liga Inggris dari 1997-2005 dengan merebut liga Inggris 1998,2002,dan 2004. Dan dikala MU mendominasi Liga Inggris pun Arsenal masih bisa konsisten di posisi kedua.

Titik persaingan memuncak kala Arsenal menjuarai Liga Inggris 2002 dan 2004. Di tahun 2002, Arsenal yang tinggal menuai 1 poin saja untuk merebut juara Liga Inggris harus berkunjung ke Manchester United. Laga sulit, namun mereka berhasil membawa 3 poin slewat gol semata wayang Sylvain Wiltord. Hasil tersebut memastikan mereka menjuarai Liga Inggris 2002.

Di musim 2003-2004 adalah era tak terkalahkan Arsenal selama satu musim penuh sekaligus menjadi juara Inggris sehingga mereka dijuluki The Invicibles alias tak terkalahkan. Julukan tersebut diberi ketika mereka berhasil menahan MU di Old Trafford dengan skor 0-0 pada pekan keempat.

Laga yang dilangsungkan di Old Trafford tersebut diwarnai dengan beberapa insiden sehingga dijuluki The Battle of Old Trafford. Insiden dimulai dengan kartu merah kapten Arsenal Patrick Vieira di menit 80, lalu diikuti dengan dihadiahkannya penalti untuk MU setelah Martin Keown menjatuhkan Diego Forlan di menit-menit akhir laga.

Kemudian Ruud Van Nistelrooy gagal mengeksekusi penalti dipanas-panasi oleh Martin Keown. Lalu pemain-pemain lain yang ikut panas mulai terlibat baku hantam. Diantara mereka yang baku hantam terdapat nama-nama seperti Cristiano Ronaldo, Kolo Toure, dan Roy Keane. Hasil laga, 4 pemain MU mendapat kartu kuning dan dua kenai denda oleh FA. Satu pemain Arsenal mendapat kartu merah, 1 kartu kuning dan lima lainnya mendapat denda dari FA.

Final Piala FA 2004-2005 kembali mempertemukan Arsenal – MU di Cardiff. Bermain di tempat netral ternyata membuat MU kesetanan, selama 120 menit Arsenal digempur habis-habisan namun tak berhasil menjebol gawang Jens Lehmann.

Adu penalti memutuskan Arsenal berhak menjuarai Piala FA setelah penendang keempat MU, Paul Scholes gagal menaklukkan Lehmann. Sementara penendang terakhir Arsenal Patrick Vieira berhasil menjebol gawang Roy Carroll.

Mirisnya, Piala FA 2005 adalah gelar terakhir Arsenal hingga kini. Banyak juga yang beranggapan inilah rivalitas kompetitif Arsenal – MU terakhir. Kini Arsenal telah dianggap sebagai klub besar dengan ambisi juara seadanya semenjak mereka pindah dari stadion lama Higbury ke stadion baru Emirates.

Melemahnya rivalitas kedua kubu diperkuat dengan pernyataan Alex Ferguson pada tahun 2010 yang meminta pendukung MU berhenti mengejek Arsenal sebagai tim yang sakit.

Logikanya, pelatih yang dulu tak berhenti memainkan perang urat syaraf dengan Arsene Wenger kenapa tiba-tiba mengasihani Arsenal?? Atau Ferguson melakukan itu karena tidak menganggap Arsenal sebagai rival lagi??. Benar saja, Arsenal memang tidak lagi menjadi rival utama MU dengan penegasan kekelahan terbesar Arsenal atas MU 8-2 di Old Trafford pada Agustus 2011.

Menatap Battle of Old Trafford jilid 21 sejak era Premier League, Arsenal masih dalam performa tidak meyakinkan. Lini belakang masih saja keropos, lini depan tumpul,dan  tidak ada lagi kapten inspirator seperti Vieira dan Parlour yang mau bertarung. Arsenal cenderung menjadi tim lamban dengan hanya mengandalkan permainan bola-bola pendek.

Sementara MU masih saja berbahaya, cepat, dan memiliki variasi permainan yang baik. Masih MU dan  Alex Ferguson seperti yang era mereka medominasi Liga Inggris dulu.

Jika sudah begini, akankan rivalitas MU-Arsenal semakin luntur?? Akankan MU kembali menang mudah atas Arsenal??. Mari kita lihat nanti malam.

Selamat Datang Kembali

August 17th, 2011

Assalamualaikum, salam sejahtera…

Kawan, sudah begitu lama saya meninggalkan blog ini karena berbagai urusan dan juga hambatan. Hambatan terbesar tentu saja yang merupakan musuh terbesar kita, yaitu malas.

Kebetulan sekali, momen untuk BESWAN DJARUM BLOG COMPETITION memang dekat dengan comeback saya. Mungkin banyak yang hal teknis yang perlu dibenahi dalam blog ini agar momen comeback semakin lengkap.

comeback1

Dalam posting-posting saya selanjutnya, akan banyak sekali cerita dari perjalanan dan pengalaman yang saya sebut TOUR DARI UNIB (UNIB adalah kampus almamater saya,yang belum tahu search google saja). Mengapa saya sebut TOUR DARI UNIB?? nantilah kawan semua akan tahu sendiri.

Yang jelas saya ingin mengucapkan “hai” kepada beswaners maupun pembaca lepas lain yang kebetulan membaca tulisan ini. Setelah itu kita bisa berbagi bersama, bertukar pendapat atau bahkan mungkin ide-ide untuk kemajuan kita bersama.

Pada akhirnya, saya hanya bisa mengucapkan “selamat datang kembali” untuk saya yang telah lama hilang di blog. Kawan, saya rasa cukup dahulu posting comeback ini. Sampai bertemu kembali  dalam posting-posting selanjutnya.

Assalamualaikum, salam sejahtera..

sumber gambar : google.com

Reporter ketimpuk bola

September 3rd, 2010

kastrop

Kejadian ini menimpa salah satu reporter Sky Sport Jerman, Jessica Kastrop saat akan meliput partai Bundesliga antara Mains vs Stuttgart.Saat itu, Kastrop tengah mewawancarai mantan pemain Stuttgart, Fredi Bobic sebelum laga Mainz vs Stuttgart.

Tiba-tiba saja, datang bola yang melesat dari arah lapangan yang kemudian menimpuk kepala Kastrop.Kontan saja ia terkejut karena kencangnya bola.Selidik punya selidik, ternyata yang menendang adalah pemain Stuttgart, Khalid Bouhlarouz yang tengah latihan.

Mengetahui bola-nya mengenai kepala Kastrop, Bouhlarouz pun langsung meminta maaf.Untungnya, Kastrop tidak sampai menanggapi serius masalah tersebut dan menganggap hal itu wajar saja bagi peliput sepakbola yang berdiri di pinggir lapangan.

Sepekan kemudian Kastrop ditugaskan untuk meliput partai antara Stuttgart vs Dortmund.Kebetulan, Bouhlarouz bermain di partai tersebut.Karena rasa bersalah yang masih meliputinya, Bouhlarouz akhirnya mendatangi Kastrop dan memberinya sebuah buket dan helm pelindung kepala sepeti punya kiper Chelsea, Petr Cech.Tanpa ragu, Kastrop memakainya karena masih trauma sembari berbincang dengan pelatih Dortmund, Jurgen Klopp.

Tapi karena merasa kurang nyaman, akhirnya ia melepas helm tersebut.Untung saja kali ini tidak ada bola yang menyambar kepalanya.Jika ingin menyaksikan video Kastrop kesambar bola, bisa dilihat di Youtube.com.

Pasar Kaget : Fan Fest-nya Bulan Ramadhan

August 14th, 2010

fan-fest

Piala Dunia 2010 telah usai, banyak kejadian-kejadian unik yang sangat sayang dilewatkan.Gol kontroversial, keputusan wasit sembrono, dan permainan kasar adalah warna-warna Piala Dunia.Selain itu, banyak kejadian-kejadian di luar lapangan yang jarang dilihat tapi sangat menentukan kesuksesan negara tuan rumah.

Salah satunya adalah Fan Fest atau festival penggemar dalam harfiah bahasa Indonesia.Fan Fest adalah suatu tempat dimana seluruh fans yang tidak mendapat tiket di berkumpul untuk menonton sepakbola (umumnya piala dunia atau piala eropa) dengan satu layar super besar.Di Fan Fest juga terdapat jajanan-jajanan yang dijual baik itu dari sponsor resmi kejuaraan maupun bukan sponsor resmi.

Kekuatan Fan Fest sangat dahsyat.Paling tidak, negara tuan rumah meraih jutaan dollar dari fan fest.Wooww…sangat dahsyat..Sebagai negara yang paling serius dan paling untung adalah Jerman dengan keuntungan kira-kira 100 juta dollar lebih…!!

Well, itu fan fest di dunia lain.Kini kita sedang memasuki “fan fest” lainnya, Pasar Kaget…hehehehehe….Seperti yang kita ketahui, di bulan ramadhan selalu saja ada yang namanya pasar kaget atau tempat dimana orang-orang pada berkumpul mencari jajanan untuk berbuka puasa.Suasana dan keramaian ini yang saya mirip-mirip-kan dengan fan fest di luar.

pasar-kaget

Bukan saja tempat jualan, pasar kaget sering juga jadi ajang promosi bagi “brand-brand” terkemuka.Memang sih, “brand-brand” tersebut cuma mau di pasar-pasar kaget yang telah dikoordinasi dengan matang.Tapi, bagaimanapun juga, keramaian pasar-pasar kaget tak terkoordinasi juga tak kalah ramai.

Apapun itu, ramainya pasar kaget di Bulan Ramadhan mengingatkan kita akan bayangan fan fest di luar negeri dan jangan lupakan kalau Bulan Ramadhan selalu membawa berkah untuk kita…hehehhee…..

Pemain dibarter sosis

August 7th, 2010

tukaran-daging

Ceritanya terjadi di negeri drakula,Rumania pada tahun 2006.Saat itu, klub divisi 4 Runania Regal Hornia ingin mendapatkan bek klub divisi 2 Rumania UT Arad, Marius Cioara yang berposisi sebagai bek.Masalahnya muncul ketika Regal Hornia tidak memiliki dana yang cukup untuk membeli Cioara, maklum hanya anggota divisi 4 Rumania.

» Read more: Pemain dibarter sosis

Salah Tunggu

July 20th, 2010

Timnas Spanyol – juara piala dunia 2010 – pulang ke Madrid lewat bandara Barajas,Madrid.Mungkin di bandara banyak supporter ataupun media yang telah menunggu La Furia Roja pada terminal dan gerbang yang tepat.Maklumlah, dunia yang sudah canggih – kalau tidak mau dibilang edan – ini semua telah tertata rapi dan teratur sehingga jarang terjadi salah informasi sehingga supporter dan media menyambut para pahlawan di tempat yang tepat.

Nah, cerita yang satu ini adalah kisah lucu dari supporter Aston Villa tempo dulu.Ceritanya, supporter Aston Villa sedang menunggu tim kesayangan mereka yang baru saja menjuarai Piala FA 1920 di stasiun kota Birmingham (lupa namanya….).Memang, pada waktu itu belum menggunakan pesawat untuk bepergian keluar kandang.

Para supporter yang tengah diselimuti kebahagiaan tersebut menunggu di peron 6 stasiun.Namun ternyata kereta yang mengangkut tim tiba di peron 5 stasiun.para supporter tersebut kontan kaget dan langsung menyerbu peron 5 dan untunglah tidak terjadi huru-hara yang membuat cemas semua pihak.

Bisa dibanyangkan bagaimana jika supporter zaman sekarang yang jumlahnya bejubel  salah tunggu tim idola di bandara atau stasiun.Bisa-bisa kekacauan bakal terjadi dan perayaan bakal ternoda oleh supporter sendiri.

villa-1920

Dari Ultah Djarum hingga Jogging Bersama

April 25th, 2010

Kebayang kan jika semua beswan djarum ngumpul bersama..??.Ada saja yang bakal dilakukan mulai dari hal-hal gila hingga yang kreatif.Mungkin kegiatan kami Beswan Bengkulu termasuk kategori diatas..hehehe….(nilai sendiri deh…).Tanggal 24 April kami kembali berkumpul untuk menghadiri ulang tahun PT Djarum yang ke 59 di pantai panjang, sedangkan pada tanggal 25 April kami semua mengadakan jogging bareng beswan Djarum.Semua lokasi mengambil tempat yang sama, yaitu Pantai Panjang Bengkulu….(Bali-nya Sumatera gitu……hehehe) dan semua berkat inisiatif kami sendiri..

» Read more: Dari Ultah Djarum hingga Jogging Bersama