Posts Tagged ‘blog’

Menambahkan Widget

January 26th, 2018

Widget adalah hiasan blog yang biasanya ditampilkan pada sisi kanan, atas, bawah atau kiri halaman utama. Fungsinya adalah sebagai penghias blog, namun tak jarang pula widget justru membuat tampilan blog sulit terbuka (loading lama). Pada wordpress, widget bisa ditampilkan melalui menu appearance. Pada blogger, widget bisa ditampilkan melalui menu tata letak/layout.

Bagi kalian yang sudah mahfum dengan blog, sebaiknya skip saja tulisan ini :D . Namun untuk kalian kelas 8H SMPIT Iqra yang ingin sekali membuat indah blognya, berikut beberapa referensi widget blogger.

1. Follow me on twitter by custom icon

Fungsi widget ini adalah untuk menampilkan link twitter kalian di blog. Kunjungi custom icon, pilih ikon seperti digambar, kemudian edit sesuka hati kalian.

7

2. Flag counter

Widget flag counter berguna untuk menampilkan warga negara-negara yang mengunjungi blog kalian.

8

First Post Since…. : Membuat Presentasi di Blogger

January 26th, 2018

Assalamualaikum,

It’s been a long time since i posted my last post. Pada kesempatan ini saya akan membuat sebuah tutorial penampil slide di google yang biasa disebut google slide. Google slide adalah fitur pada google drive. Tulisan ini saya khususkan untuk murid-murid 8H yang berbahagia. Semoga bermanfaat.

» Read more: First Post Since…. : Membuat Presentasi di Blogger

Sebuah Post, Blog, dan Futsal

October 23rd, 2012

Saya sendiri merasa agak aneh dengan postingan ini, karena sempat-semptnya membahas keluar dari sepakbola. Tapi tidak juga, karena nantinya akan saya ceritakan sedikit pengalaman dan filosofi saya dalam bermain futsal.

Dan sebenarnya tidak ada niatan juga ingin menulis blog, dan karena ada suat dorongan dari seorang Andica Haradi sang Haji sepakbola, maka saya menulis lalu jadilah tulisan ini.

Dari wacana yang dibuat oleh Andica diatas, yang saya tangkap adalah negara Indonesia yang besar terlalu banyak dipenuhi oleh komentator atau analisator sepakbola, sedangkan skill sepakbola yang dimiliki nol.

Dari sini saya sadar itu adalah kritik untuk saya yang memang senang menceritakan sepakbola, dan sedikit hal-hal berbau analisis. Namun yang ingin saya tegaskan adalah : saya sebagai penyuka sepakbola tidak segemerlap Bung Towell atau Bung Ropan dalam analisis, namun saya pecinta cerita dan drama sepakbola.

Tidak terlalu bersalah tentunya sebagai penulis ulang sejarah sepkbola amatiran bukan?? Toh di negara ini kita dipersilakan untuk merasa bebas, tentu bebas yang beradab. Just feel free to express it!!.

Oke, itu dari saya tentang bung Haji Andica. Nah gejolak kembali ketika ada jargon di twitter beliau yang  kira-kira bermaksud  :  “Harusnya skill analisis blog atau komentator atau yang berbau ocehan sepkbola  diimbangi dengan kemampuan di lapangan.”

Dari situ saya sadar bahwa hobi bercerita sepakbola saya juga harus diimbangi dengan skill sepakbola. Tentu tidak salah bukan jika mengekspresikan sepakbola melalui futsal?? hmm..

Kadang saya berfikir jika say bermain futsal, dimana pun event apapun, saya berusaha untuk memberikan yang terbaik saya sebagai penjaga gawang. Pernah terfikir ketika saya mengalami kekalahan dalam suatu ajang, maka saya sendiri lah yang dipersalahkan. Apakah itu adil??

Tergantung. Saya memandang diri saya bersalah supaya lebih teliti dan fokus lagi. Masa bodoh orang memandang bek-bek tim saya atau penyerang tim saya bermain buruk. Satu bermain buruk maka yang lain akan dicap bermain buruk juga. That’s it!!!

Lalu aplikasinya?? ya itu tadi, akan terbawa suasana kompetitif dalam event apapun itu. Dan pernah ada rekan yang mengatakan : ” Slow aja bro, ini kan cuma sparring biasa..” . Sparring biasa, namun tidak biasa untuk eksistensi diri saya. :)

Ah sudahlah, begitulah saya. Terlalu mendramatisir futsal sama seperti saya menceritakan sepakbola. :)

—————————————————–

Ah baru saja saya menemui sebuah blog anak SMP di kota saya. Isinya subhanallah menakjubkan untuk anak SMP. Berisi cita-cita dan harapan serta guratan ecerdasan emosional yang sangat luar biasa untuk ukuran anak kelas 3 SMP.

Saya tidak sengaja menemukannya ketika sedang stalking akun twitter adik saya @chachasaphira. Sendainya saja saya bisa kembali lagi ke masa sekolah, saya akan mengubah seluruh masa gelap selama SMP dan SMA. -_-

By the way, ini alamat blog sang anak smp tersebut http://rifdaviranah25.blog.com/

Menjadi Kompasioner

November 30th, 2011

kompasianacom_

Sempat galau gara-gara kurang beruntung di lomba Blog Beswan 2011 kemarin membuat saya mencari pelampiasan. Pelampiasan??? ya, pelampiasan untuk menulis atau kalau bisa ikut lomba sejenis. Lalu iseng-iseng search di google tercinta dengan keyword : blog competition maka saya menemukan kompasiana.

Mengapa kompasiana?? karena kebetulan saat itu situs media sosial satu-satunya di Indonesia tersebut sedang menyelenggarakan kompetisi blog bertema “Ayo, Indonesia Bisa” dengan tujuan mendukung atlet-atlet yang berlaga di SEA Games 26 lalu. Kebetulan juga saya menggemari olahraga, khususnya sepakbola sehingga tidak terlalu berfikir panjang dan tahu seluk-beluk apa yang ingin ditulis :).

Dan untuk mengikuti kompetisi blog kompasiana, saya harus menjadi kompasioner terlebih dahulu, sekaligus untuk identitas permanen bila bermain-main di microsite yang terhubung di kompas.com. Bagi yang belum tahu, Kompasioner adalah istilah bagi seseorang yang terlibat dalam sosial media di kompasiana, baik itu mengirimkan tulisan atau sekadar menjadi silent reader.

Tulisan pertama saya di kompasiana adalah Juara Umum dan Emas Sepakbola, sekaligus meresmikan diri menjadi bagian kompasiana dan lomba blog kompasiana tentunya. Lalu berlanjut dengan tulisan-tulisan lain yang diposting berkenaan dengan lomba.

Ketika masa lomba blog berakhir 27 November lalu, iseng-iseng saya bermain di beranda kompasiana. Dan apa yang saya temukan??? gila…sejumlah besar tulisan-tulisan kritis dan informatif dengan index-index tertentu. Dalam hati berkata, “walah, darimana saja kamu sep…kok baru tahu situs bermanfaat seperti ini”. :)

Mulai saat itu hingga kini saya aktif menulis juga di kompasiana, dan tanpa diduga ternyata berawal dari iseng-iseng mengikuti lomba – dengan tidak bermaksud lain –  malah terjun keseluruhan di kompasiana. Seperti efek drugs yang mencoba-coba, lalu ketagihan atau seperti keracunan sendiri.

Di kompasiana, saya lebih banyak berkutat – lebih tepatnya menulis – di olahraga. Sedangkan bila ingin berkomentar atau silent reader bisa di index mana saja yang unik-unik dan kritis.

Untuk menambah jumlah postingan, dan biar dibilang aktif juga ada beberapa tulisan di blog ini yang saya migrasikan ke kompasiana. Sekalian juga promosi blog, siapa tahu ada yang mampir disini. :)

Dan akhirnya tidak ada salahnya bergabung di kompasiana, bahkan mendapat banyak keuntungan. Saya merekomendasikan situs kompasiana kepada anda-anda semua, dan anda bisa temukan saya di kompasiana.com/subarkahn untuk index artikel atau menjadi teman.

Oh ya, kompasiana mengadakan lagi lomba blog dengan tema musikal laskar pelangi di Ancol. Bisa dikunjungi link ini. Jangan sampai ketinggalan ya.. :)

I wanna talk about culture

September 30th, 2011

Panas oleh tulisan-tulisan kolega beswan lain, akhirnya saya memberanikan diri menggubah posting kali ini dan selanjutnya mengenai budaya. Ada apa gerangan??, selain momen yang sangat tidak tepat untuk pemanasan sebelum kompetsisi blog, saya merasa perlu mengenalkan budaya daerah saya sendiri walau hanya lewat lagu kata :) .

Sebelum postingan ini terbit, saya sempat tertegun melihat berita di tv yang banyak sekali membahas anggar banggar, yah hampir mirip korupsi skala besar lah. Kali ini lawan si banggar adalah sang cicak KPK yang entah bagaimana bisa mendapat musuh baru lagi.

Ditambah lagi keterangan ayah saya yang memang menambah miris (memnijam istilah dodi) keadaan bangsa korup ini. Beliau mengatakan memang seperti itulah aturan main proyek besar, sang pemain yang ingin mendapat proyek menyetor sejumlah besar dana kepada pemegang proyek.

Masalahnya, banggar itu adalah penyusun sejumlah pengeluaran uang negara yang menyangkut didalamnya proyek-proyek besar daerah. Sang pemain tinggal menyetor ke orang banggar,orang keuangan, orang menteri, atau bahkan orang polisi. Kalau nasib ya dapat proyek, kalau tidak nasib yah ketipu :D .

Ah sudahlah, tidak ada habisnya membicarakan budaya yang satu itu. Bukannya makin bangga, makin miris malah yang didapat. Mungkin lebih baik akan dibiarakan budaya yang benar-benar budaya.

Banyak yang akan saya tulis nanti, yang pastinya tentang budaya Bengkulu seperti tabot, batik besurek, atau mungkin malah rumah bung Karno. Di sela-sela itu, mungkin akan terselip tulisan tour de Bengkulu yang kebetulan akan melewati situs-situs budaya Bengkulu :D .

Well, it’s gonna be awesome, so i don’t wanna talk about culture :D (big smile).

Blogpreneur Blogger Nusantara

September 26th, 2011

Blogpreneur, jujur kata ini masih asing, adalah istilah dalam dunia blog yang mengarahkan si pemilik blog untuk menjadi seorang pengusaha, dalam dunia blog. Tetapi bukan berarti saya benar-bena faham tentang blogpreneur. Adalah sesepuh di BTK yang mengenalkan istilah ini pada saya, yang kebetulan dia posting istilah tersebut di dinding grup.

Setelah dicermati, memang blogpreneurship memiliki kecenderungan untuk mengarahkan seorang blogger menjadi pengusaha. Usaha yang dimaksud disini mungkin lebih ke arah pemasangan iklan google ads, SEO, iklan baris, dan semacamnya.

Untuk menjadi seorang blogpreneur, bisa dikatakan agak rumit (menurut saya), namun kembali lagi kepada individu yang menjalankannya. Rumit disini dikarenakan kita harus mengerti bahasa CSS (atau HTML mungkin) untuk mengatur konten blog, mengusahakan kata kunci yang tepat untuk bersaing di SEO, dan juga mengambil jatah iklan dari  pengembang-pengembang (seperti google, adhitz, kumpulblogger).

» Read more: Blogpreneur Blogger Nusantara

Blog Tobo Kito

September 10th, 2011

blog-300x225

Blog Tobo Kito?? istilah yang masih sangat asing untuk orang-orang yang tidak mengerti Melayu Bengkulu. Blog Tobo Kito (BTK) berarti Blog-nya kita-kita, dimana kita-kita disini dimaksudkan untuk kami semua yang berpartisipasi dalam forum tersebut, baik yang tinggal di dalam maupun di luar kota Bengkulu.

Belum begitu banyak informasi dasar yang bisa saya didapatkan seperti kapan tanggal pasti berdirinya, jumlah anggota, visi dan misi. Hal tersebut dikarenakan hanya admin grup yang tah,  selain saya jugayang masih anak baru di grup BTK :D . Tapi yang jelas BTK adalah grup terbuka di salah satu sosial media sebagai wadah blogger Bengkulu untuk berkumpul.

» Read more: Blog Tobo Kito