Tristyan's Story

Through Story Sharing My Thought

I\m Sorry Good Bye!

Kenalkan ketiga kucing piaraan saya. Caty, Snowy  dan Ocha.  Ketiganya baru aku pelihara sekitar tiga bulanan ini. Kenapa kucing? Bukankah hewan kucing itu identik dengan feminisme? Dan bukankah lebih banyak cowok lebih suka piara burung atau ayam jago. Buat orang yang mengatakan hal seperti itu mungkin harus beajar berhitung. Bayangkan berapa banyak cewek yang teriak histeris kalau liat kucing, seolah seperti liat kuntilanak saja. Contohnya adalah si Nyna dan si Emy dua teman Beswan Djarum saya yang super parno kalo liat kucing. Kalau gak percaya coba aja lempar kucing ke arah mereka dijamin mereka akan teriak dan nangis sejadi-jadinya. Udah pernah dipraktekin lho and sukses abis (#sadis).

Dari kecil memang saya sudah mengenal kucing  sebagai hewan piaraan keluarga saya. Terutama almarhumah nenek. Di masa hidupnya beliau sangat perhatian sama hewan yang satu ini. Kalu saya pribadi lebih suka sama kucing ras, bukan karena tidak cinta produk dalam negeri tapi kucing ras emang lebih unyu, apalagi dengan bulunya yang panjang dan proposrsi tubuh yang chubby.

Dari kecil saya emang pengen banget piara yang namanya kucing ras, tapi berhubung harganya dan biaya perawatannya yang mahal maka orang tua belum bisa memenuhi. Dulu waktu masih kecil pernah nemu kucing ras yang tiba-tiba masuk ke rumah dan sempat saya pelihara sehari. Ssetelah itu si kucing kabur lagi dan saya nangis sedih. Setelah bisa cari uang sendiri akhirnya kesampaian juga buat piara kucing ras.

Selain karena lucu guys, kucing itu dipelihara karena bisa menunjukan kayak apa si empunya lho. Gak percaya?

Catlovers itu Pekerja Keras

Kalau kamu piara kucing (ras) aktivitas membersihkan litterbox (toilet empuss), menjemur kucing di pagi hari, menyisir bulu, memberi makan dan minum tepat waktu bakalan menjadi rutinitas yang tidak bisa kamu hindari. Semua itu harus kamu lakukan dengan telaten, apalagi urusan memandikan yang penuh dengan adegan saling cakar kalau kucing yang dimandiin belum terbiasa dengan air. Jadi seorang catlover itu sudah pasti orangnya pekerja keras, telaten dan sabar. Apalagi kalau kucing sedang sakit kita harus ekstra sabar mengobati dan memantau perkembangannya.

I\m Sorry Good Bye!

Ini contoh kucing yang dipakein baju. (wkwkwk...!)

Catlovers itu Penyayang

Semua catlovers pasti paling suka momen memanjakkan kucing kesayangannya dengan mengelus-elus kucingnya. Apalagi kalau si kucing bermental manja pasti tambah bikin gemes. Tidak jarang catlover suka sekali menggendong dan memakaikan berbagai aksesoris lucu buat kucingnya. Bahkan ada lho yang memakaikan pakaian khusus kucing. Yang saya heran kok ada juga ya yang jual pakaian kucing secara online di FB ckckc….. Kalau saya gak sampe tahap akut seperti itu, karena menurut saya kucing itu sudah lucu tanpa dikasih aksesoris-aksesoris yang malaham mengganggu bagi si kucing itu sendiri, apalahi dibajuin hello???!!! Kalau sama kucing aja sayang, sudah bisa dipastikan kalau catlovers itu juga tipe penyayang sesama manusia.

Catlovers itu  Gak Pelit

Memelihara kucing ras butuh banyak pengorbanan waktu untuk merawat dan memperhatikan perkembangan kucing. Kucing juga perlu diajak main biar tidak stress. Jika tidak bisa-bisa kucing itu tidak terbiasa dengan juragannya dan menjadi kucing yang galak. Disamping itu  biaya perawatannya juga lumayan. Kucing ras makan makanan khusus yang biasanya berupa dryfood. Dryfood ini sebgian besar diproduksi oleh produsen luar negeri (impor). Saat ini yang saya ketahui baru satu produk yang buatan dalam negeri dan itupun baru, dan saya baru mencobanya beberapa hari ini.

Kucing ras juga butuh cek kesehatan dan vaksin rutin lho. Kalau vaksin diulang tiap tahun sekali, tapi cek kesehatan beberapa bulan sekali. Jadi biaya perawatan kucing relatif mahal. Kalau catlovers saja tidak sungkan merogoh kocek untuk kucing sudah pasti dia juga sosok yang dermawan kan?

Catlovers Itu Baiiiiiiiiiiiiiiik Hati

Jadi udah bisa disimpulkan guys kalau catlovers itu sudah pasti orang yang baik hati karena telah sabar, telaten, penyayang dan gak pelit. So buat kamu yang lagi mau cari pacar, cari yang catlovers aja dijamin gak mengecewakkan! (#ending-nya promosi)

Dateng ke Pesta Blogger 2011 di Jakarta, kesananya naik pesawat dibayarin segala akomodasi (hotel, makan, transportasi dsb) wah siapa yang gak mau? Thanks to Djarum Beasiswa Plus yang membuat itu nyata. Alhamdulillah saya dan kesembilan (karena si Acil absen) top 10 Beswan Djarum Blogger plus si Johan juara favorit Kompetisi Blog 2010 bisa hadir di ONlOFF 2011 (nama Pesta Blogger sekarang).  Yes!!! untuk kedua kalinya naik pesawat gratis dibayarin sama Djarum Beasiswa Plus, karena naik pesawatnya PP jadi udah naik peswat 4 kali for free (mental ndeso mode on).

Dapet jadwal pesawat hari H (Sabtu, 3/12) jam 06.20 pagi, so saya dan Ichan (salah satu top 10 dari Kudus juga) paling nggak harus udah di Semarang Jumat malamnya. Jadilah kami berdua berangkat ke Semarang naik motor jumat malam (padahal waktu itu lagi ada Welcome Party Beswan Djarum Kudus, so kita pamit duluan).

Dengan jas yang bolong dikit di punggung kami menerjang badai (hujan deres) di sepanjang jalan kota Demak. Mati lampu pula. Jadi lengkap sudah romantisme malam itu (hueks …cuih!). Sampai di A. Yani airport niatnya pengen tidur aja di mushola, untung dapet info dari abang tukang parkir kalo ada penginapan murah deket bandara. Nama penginapannya “Karno Kusumo”. Dari namanya aja udah mistis mirip-mrip Ki Kusumo blablabla gitu, kebayangkan bakalan kayak gimana itu penginapan.

Bener aja, tuch penginapan emang spooky, kayaknya bekas asrama militer. Tapi lumayan nyaman lah, ada fasilitas AC (meski jadul), 3 kasur, dan kamar mandi di dalam ruangan. Lumayan daripada manyun di mushola.


Sabtu pagi jam tujuhan sampailah kita di Bandara Soetta. Lalu dibawalah rombongan alay ini menuju gedung Rasuna Said, venue acara ONlOFF. Foto dulu donk kita-kita di wallfame. Ketemu juga dengan Anis Baswedan, tokoh pendidikan inspiratif.  Orang yang satu ini benar-benar luar biasa, sambutannya di awal acara benar-benar inspiratif. Poin penting yang disampaikan Anis dan masih saya ingat adalah bahwa sebgai blogger kita punya tanggung jawab untuk menyebarkan gelombang-gelombang optimis lewat tulisan kita. Sebab selama ini media lebih banyak menulis, dam mempublikasikan hal-hal negatif dan pesimistis. Itu tugas yang akan saya lakukan. No keluh kesah! No Galau!. Hal itu juga menginsprasi saya untuk  updates status dan posting hal-hal postif di sosial media. Semoga komitmen.

Bayangkan suatu saat nanti anak atau cucu anda mengakses internet dan membaca tulisan anda di blog tentang kegalauan anda. Lalu anak anda akan mengatakan “Dulu Mama aja galau, masak aku gak boleh galau?” Maka buatlah anak cucu anda bangga dengan tulisan-tulisan yang mengisnpirasi dan berkontribusi terhadap negeri ini. – Anis Baswedan

I\m Sorry Good Bye!

Top 10 Beswan Djarum Blogger with Anis Baswedan & Ndoro Kakung

Mendengar sambutan Anis Baswedan serasa ikut kuliah umum, dan saya suka karean sangat menginspirasi. Sampai teman-teman Beswan Djarum blogger bisa-bisa menulis semua kata-kata yang keluar dari mulut Anis, karean sungguh semua kata itu inspiratif.

Di sesi selanjutnya ada hiburan stand up comedy yang sedang in, dan sumpah memang lucu abis. Disusul dengan dentuman hip-hop-nya Saykoji. Kemudian di sessi breakout ada banyak sekali workshop singkat yang berjalan pararel, kita tinggal pilih sesuai minat kita. Kebetulan saya pilih join di workshop fotografi dan sharing pengajar muda (Indonesia Mengajar).

I\m Sorry Good Bye!

Top 10 Beswan Djarum Blogger + Blog Favorite Winner 2010

Taklupa juga hunting goodie bag di stand-stand yang mewarnai acara tersebut. Beberapa diantaranya ada stand komunitas blogger, stand acer (sponsor utama), stand US Embassy, sama stand pakaian. Mampirlah saya di salah satu stand yang paling ramai yatu VOA yang menantang peserta ONlOFF untuk jadi presenter ala Helmi Johannes hehe…… awalnya sempat males mau ikutan coz antriannya lumayan banyak. Begitu agak sepi masuk dech saya ke stand itu coba-coba jadi presenter trus dapet souvenir lagi (goodie bag berisi kalender, topi, fashdisk, pulpen, & mouse pad). Udah paling baik hati banget dech tuch stand VOA.Tapi yang paling baik hati itu tentu saja Djarum Beasiswa Plus yang sudah memberikan banyak pengalaman berharga, meski saya sudah tidak menerima beasiswa lagi (alumni). Once again thank a million Djarum Beasiswa Plus!

watch?v=1sMEecwHAnk